Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » “Resep Sayur Asem Jawa Segar Ala Bicik Mona Penuh Humor”

“Resep Sayur Asem Jawa Segar Ala Bicik Mona Penuh Humor”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 1.122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICIK Mona itu kalau masak, bukan sekadar urusan isi perut, beliau selalu bilang, “Dapur itu panggung sandiwara, bumbunya pemain utama, dan panci adalah penonton setia”, jadi, kalau beliau bikin sayur asem Jawa, bukan cuma soal rasa, tapi juga soal cerita. Kadang yang bikin kenyang bukan cuma kuahnya, tapi gelak tawa dan petuahnya.

Suatu siang, saat matahari terik kayak lampu sorot hajatan, Bicik Mona masuk dapur. Beliau ngelirik jagung manis yang ditaruh di meja, terus nyeletuk “Hidup itu kayak jagung, manis kalau dipetik di saat yang tepat. Kalau kelamaan, keras kayak hati mantanmu”

Semua yang dengar ketawa, tapi dalam hati mikir, “Iya juga, ya.” Nah, kali ini kita ikutin gaya beliau bikin sayur asem Jawa. Resep klasik yang kalau masuk mulut bisa bikin kening adem, lidah girang, dan perut manggut-manggut.

Bahan-Bahan Segar Ala Bicik Mona

Katanya Bicik Mona, bahan sayur asem itu ibarat teman arisan. Harus lengkap biar rame, jangan ada yang absen.

  • Jagung manis – 1 buah, dipotong jadi beberapa bagian, kayak hidup, harus dipotong biar bisa dibagi sama orang lain.

  • Labu siam – 1 buah, dipotong dadu, jangan kayak labu, luar mulus dalam hampa.

  • Kacang panjang – segenggam, dipotong 5 cm, pepatah Jawa bilang panjang umur itu bonus, tapi panjang sabar itu wajib.

  • Melinjo – secukupnya, walau pahit, justru di situ letak pelajaran “Manis itu biasa, pahit itu guru kehidupan”

  • Daun melinjo – segenggam, buat penyeimbang.

  • Asem Jawa – 1 kepal kecil, dilarutkan dalam air hangat.

  • Gula merah dan garam – secukupnya, kayak pasangan hidup: jangan kebanyakan biar nggak eneg.


Bumbu Halusnya

Nah, bumbu ini kayak grup lawak, masing-masing punya peran.

  • Bawang merah – 6 siung.

  • Bawang putih – 3 siung.

  • Cabe merah – 3 buah, biar ada pedes-pedesnya.

  • Kemiri – 2 butir, biar gurih kayak cerita orang kampung.

  • Terasi bakar – secuil aja, cukup buat bikin tetangga nyari sumber bau.


Cara Memasak

  1. Tumis Bumbu Halus
    Kata Bicik Mona, menumis itu kayak ngegodain gebetan. Api jangan terlalu besar, nanti gosong. Cukup sedang aja, biar bumbu harum dan nggak kabur dari kuali.

  2. Masukkan Air dan Asem Jawa
    Setelah bumbu harum, tuang air plus larutan asem Jawa. Bicik Mona nyeletuk “Air asem itu kayak hidup. Kalau terlalu asam, kasih gula. Kalau terlalu manis, tambahin asem. Intinya seimbang”

  3. Masukkan Sayuran
    Urutannya katanya nggak boleh ngawur. Jagung dulu, karena dia keras kepala kayak bapak-bapak nonton bola. Baru labu siam, kacang panjang, melinjo, terakhir daun melinjo.

  4. Beri Gula dan Garam
    Ini tahap paling sakral. Bicik Mona suka bilang “Hidup itu jangan hambar. Tapi jangan juga terlalu asin, nanti orang pada kabur.”

  5. Cicipi dan Sajikan
    Setelah mendidih dan sayuran matang, angkat. Sajikan panas-panas, ditemani sambel terasi dan tempe goreng. Rasanya? Bikin lidah bilang “alhamdulillah” tanpa disuruh.

Setiap masakan ada hikmahnya, Bicik Mona selalu sisipkan petuah sambil ngaduk kuah.

  • Jagung manis ngajarin kita kalau kebahagiaan itu sederhana.

  • Kacang panjang ngajarin kalau hidup harus punya visi jauh ke depan.

  • Melinjo yang pahit ngajarin kalau masalah itu bikin kita kuat.

  • Asem Jawa ngajarin kalau sesekali asam itu wajar, asal jangan kebanyakan.

Beliau suka bilang “Masak itu bukan cuma soal kenyang, tapi soal kebersamaan. Kalau masakanmu kurang bumbu, kasih senyum. Kalau kurang enak, kasih doa. InsyaAllah beres”.

Sayur asem Jawa ala Bicik Mona bukan sekadar resep. Ini kombinasi segar antara rasa, canda, dan nasihat. Dari dapur sederhana, beliau ngajarin bahwa hidup itu kayak kuah asem harus seimbang antara asam, manis, pahit, dan gurih. Kalau salah satunya hilang, rasanya jadi hambar.

Jadi, lain kali kalau kamu masak sayur asem, jangan cuma mikirin perut. Ingat juga pesan moralnya, jangan keras kepala kayak jagung, jangan hambar kayak air putih tanpa garam, dan jangan kebanyakan drama kayak cabe merah yang kepedesan.

Akhirnya, Bicik Mona nutup ceritanya sambil senyum “Hidup itu kayak sayur asem, Nak. Kalau kamu bisa nikmati pahit, asam, manis, dan asin sekaligus, berarti kamu sudah matang”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda SMAN 1 Sekayu Gelar Karnaval

    Peringati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda SMAN 1 Sekayu Gelar Karnaval

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – SMAN 1 Sekayu, Muba menggelar acara karnaval guna memperingati Hari Pahlawan dan  Sumpah Pemuda. Puluhan siswa berpakaian adat mewarnai karnaval  tersebut. Berbagai macam seragam mulai dari seragam tentara, kamtibmas, kebaya dan ala-ala pejuang tempo dulu tampak semarak dikenakan siswa. Sontak para peserta menjadi pusat perhatian masyarakat saat rombongan karnaval ini berkeliling di […]

  • DWP Prov. Sumsel Berkunjung ke Muba, Begini Harapannya

    DWP Prov. Sumsel Berkunjung ke Muba, Begini Harapannya

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    DWP Kabupaten Muba terus mempertahankan dan meningkatkan e-Reporting ke website DWP Pusat, karena sekarang ini DWP Provinsi terus mengalami peningkatan dalam pelaporan kegiatan melalui e-Reporting, dan berada di urutan tertinggi ke tiga dari DWP se Indonesia.

  • Rembug Kontak Tani Nelayan Andalan 

    Rembug Kontak Tani Nelayan Andalan 

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.802
    • 0Komentar

    PEMKAB Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan hari ini menyelenggarakan Kegiatan Rembug Paripurna dalam rangka Pemilihan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2020-2025 di Kabupaten Muba, Selasa (24/11/20) bertempat di Aula Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten […]

  • Mudik Dilarang, Pemudik Nekat Terobos Pintu Penyekatan

    Mudik Dilarang, Pemudik Nekat Terobos Pintu Penyekatan

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    SATGAS Penanganan Covid-19 menyayangkan adanya perlawanan dari masyarakat yang memaksa mudik dan berupaya menerobos pintu penyekatan kepolisian. Padahal berdasarkan data akumulasi skrining yang dilakukan kepolisian, mendapati sekitar 4 ribu pemudik yang positif COVID-19 dan jumlah ini masih berpotensi meningkat selama proses skrining terus berjalan. “Satgas berharap aparat dilapangan selalu bersabar dalam menjalankan tugas yang sedang […]

  • Festival Kreativitas Pemuda OKI tahun 2023 jadi  Ajang Kembangkan Kreativitas Anak Muda

    Festival Kreativitas Pemuda OKI tahun 2023 jadi Ajang Kembangkan Kreativitas Anak Muda

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Anak muda Kabupaten Ogan Komering Ilir kian miliki kesempatan mengembangkan berbagai kreativitas dan mengasah keterampilan. Melalui Festival Kreativitas Pemuda OKI tahun 2023, Pemkab OKI ingin membentuk karakter pemuda yang berkualitas dan mampu mengelola potensi diri secara optimal. “Kita support agar pemuda bisa eksplorasi kemampuan yang dimiliki dengan mengoptimalkan kemajuan dan kecanggihan teknologi, sudah cukup […]

  • Gubernur Resmikan Puluhan  Infrastruktur di Kabupaten Ogan Ilir, Ini Bukti Pembangunan Kian Merata

    Gubernur Resmikan Puluhan  Infrastruktur di Kabupaten Ogan Ilir, Ini Bukti Pembangunan Kian Merata

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    Pemerataan pembangunan di Sumatera Selatan (Sumsel) yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Kian nyata hal ini terlihat menyusul telah rampungnya pembangunan infrastruktur  yang telah dilakukan  Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Rampungnya pembangunan infrastruktur di Sumsel ditandai dengan peresmian dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur di Kabupaten/kota yang diawali dari Kabupaten OKU Timur, OKU dan OKU Selatan […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop SteadyIncome WordPress Theme MyThemeShop Style WordPress Theme MyThemeShop Textured WordPress Theme MyThemeShop Thunderstruck WordPress Theme MyThemeShop Top WordPress Theme MyThemeShop Urban WordPress Theme MyThemeShop Video WordPress Theme MyThemeShop Viral WordPress Theme MyThemeShop Vogue WordPress Theme MyThemeShop Wildfire WordPress Theme