Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kronologi Rusuh Palembang, Dari Balap Liar Jadi “Fast & Furious DPRD Edition”

Kronologi Rusuh Palembang, Dari Balap Liar Jadi “Fast & Furious DPRD Edition”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 941
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINGGU dini hari (31/8/2025) biasanya Palembang sepi, cuma suara kodok di rawa dan sesekali becak motor pulang mangkal. Tapi dini hari itu suasana berubah drastis, ratusan massa yang diduga kelompok balap liar dan geng motor mendadak bikin kerusuhan besar. Targetnya bukan sembarang tempat  Gedung DPRD Sumsel dan sejumlah fasilitas kepolisian jadi sasaran utama.

Kalau biasanya anak muda malam Minggu cari kopi susu atau pacaran di Benteng Kuto Besak, kali ini mereka seperti main di game GTA versi Palembang.

02.35 WIB: Ratusan Massa Mulai Bergerak

Sekitar 200 orang tiba di kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel. Bayangkan jalanan dini hari yang harusnya lengang, tiba-tiba jadi kayak arena konser rock tanpa tiket. Mereka berkumpul, suasana makin panas.

03.00 WIB: Aksi Perusakan Dimulai

Tepat pukul 03.00 WIB, pagar dan fasilitas di sekitar DPRD mulai jadi korban. Kalau pepatah bilang, “pagar makan tanaman,” tapi kali ini malah pagar DPRD dimakan massa.

03.08 WIB: Api Pertama Menyala

Tak puas merusak, massa nekat menyalakan api di depan Gedung DPRD. Kalau biasanya orang bakar sate dini hari, ini malah bakar fasilitas negara. Bau asap bukan bikin lapar, tapi bikin waswas.

03.12 WIB: Aparat Tiba, Massa Mundur Sesaat

Polisi bersama TNI Kodam II/Sriwijaya sempat memukul mundur massa. Tapi ibarat kucing dikejar anjing, begitu anjing berhenti, kucing balik lagi, begitu juga mereka.

03.16 WIB: Pos Polisi Jadi Korban Pertama

Pos Polisi di Simpang Lima DPRD dibakar, kalau pos polisi bisa ngomong, mungkin dia bilang “Aku jaga kalian tiap hari, tapi kenapa aku yang dibakar?”

03.18 WIB: CCTV Dibutakan

Takut aksinya terekam, massa merusak kamera CCTV. Dalam film action, biasanya tokoh utama matikan kamera sebelum merampok bank. Nah ini versi lokalnya.

03.26 WIB: Pagar Dirobohkan, Massa Masuk Halaman DPRD

Pintu pagar DPRD dirobohkan, massa menyerbu masuk halaman. Untungnya gedung utama masih utuh. Kalau sampai roboh, bisa jadi trending “Parlemen Drift 2025.”

03.33 WIB: Massa Tinggalkan DPRD

Setelah puas merusak, mereka kabur. Tapi bukan berarti pulang tidur. Mereka malah cari “level” baru.

03.36 WIB: Target Baru: Mapolda Sumsel

Rombongan pindah ke depan Mapolda Sumsel. Kalau dalam game, ini seperti “unlock stage berikutnya.”

03.42 WIB: Pos Polisi Flyover Dirusak

Pos polisi di bawah flyover depan Mapolda dihancurkan. Palembang seolah punya festival “bakar pos” dini hari itu.

03.50 WIB: Batu Melayang ke Mapolda

Massa melempari Mapolda dengan batu. Nahas, satu personel polisi kena di bagian pelipis. Kalau pepatah Jawa bilang, “rawe-rawe rantas, malang-malang putung,” ya begitulah aksi brutalnya.

04.00 WIB: Pos Polisi Simpang Patal Jadi Korban

Belum puas, pos polisi di Simpang Patal juga dirusak. Pos polisi malam itu jadi kayak “menu all you can burn”.

04.17 WIB: Polisi Amankan 8 Orang

Aparat berhasil menangkap 8 pelaku. Tapi massa belum habis, ibarat film seri, masih ada episode lanjutan.

04.25 WIB: Kantor Ditlantas Polda Sumsel Jadi Sasaran

Massa merusak kantor Ditlantas, membakar pos depan, bahkan membakar satu unit kendaraan dinas polisi. Kalau biasanya anak muda bakar ban di jalan, kali ini levelnya naik: bakar mobil dinas.

04.45 WIB: Pos Lantas Kelambi Daro Dirusak

Pos Lantas di kawasan Simpang Rumah Susun Kelambi Daro ikut jadi korban. Malam itu, pos polisi ibarat warung kecil di pinggir jalan: siapa saja bisa mampir, tapi bukan untuk ngopi, melainkan dirusak.

04.47 WIB: 34 Orang Tambahan Diamankan

Polisi bergerak cepat, 34 orang lagi ditangkap. Total ada 42 remaja diamankan oleh Dit Krimum Polda Sumsel. Mereka sekarang bukan balapan di jalan, tapi balapan mengisi BAP di kantor polisi.

Suara dari DPRD

Plt Kabag Humas & Protokol DPRD Sumsel, Muhammad Fakhri Azhar, membenarkan adanya kerusakan fasilitas. “Memang ada beberapa fasilitas yang dirusak, tapi gedung DPRD secara keseluruhan masih aman,” katanya. Dengan kata lain pagar babak belur, tapi rumah masih berdiri.

Pesan Moral dari Malam Rusuh

Kericuhan dini hari itu bikin kita mikir ulang energi anak muda kalau tak disalurkan, bisa berubah jadi kerusakan. Mereka mungkin awalnya cuma balap liar, tapi berakhir jadi liar beneran.

Pepatah bilang “Api kecil jadi kawan, kalau besar jadi lawan”.Begitu pula anak muda kalau diarahkan, mereka jadi kekuatan bangsa. Kalau dibiarkan, mereka bisa jadi badai dini hari yang membakar pos polisi.

Rusuh Palembang dini hari bukan sekadar berita kriminal. Ini alarm sosial. Ada keresahan anak muda, ada kegagalan memberi ruang ekspresi, dan ada simbol-simbol negara yang akhirnya jadi sasaran.

Malam itu, Palembang mencatat sejarah aneh: balap liar berubah jadi drama “Fast & Furious DPRD Edition.” Semoga jadi yang terakhir, bukan awal dari serial baru.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plh. Bupati Optimistis Pencapaian Pembangunan Muara Enim 2022 Jauh Lebih Baik

    Plh. Bupati Optimistis Pencapaian Pembangunan Muara Enim 2022 Jauh Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.887
    • 0Komentar

    SEBAGAI  bagian dari awal kegiatan pemerintahan, Senin (29/03/2021) Pemerintah Kabupaten Muara Enim melaksanakan tahapan terpenting dalam ikhtiar pembangunan daerah, yaitu Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 di Gedung Kesenian Puteri Dayang Rindu. Hal terpenting yang ditekankan Plh. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar, S.H., M.Si., yaitu optimisme. Dirinya meyakinkan […]

  • Tampil di IFW 2024, Gambo Muba Pukau Pecinta Fashion 

    Tampil di IFW 2024, Gambo Muba Pukau Pecinta Fashion 

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pesona Gambo Muba terus memikat para pecinta fashion baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kali ini, produk eco fashion yang di inisiasi Thia Yufafa Dodi Reza dan kini terus dimaksimalkan oleh Ketua Dekranasda Muba Asna Aini Apriyadi itu berhasil memukau para pecinta fashion di ajang Indonesian Fashion Week (IFW) 2024 di Ballroom Jakarta […]

  • Polda Sumsel Akan Turunkan Tim, Selidiki Kasus Ini

    Polda Sumsel Akan Turunkan Tim, Selidiki Kasus Ini

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    KASUS salah input data hasil rapid test antigen penumpang pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mendapat perhatian serius Polda Sumsel, bahkan untuk mengusutnya Polda akan menurunkan tim untuk selidiki kasus tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Komisaris Besar (Kombes) Supriadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengecek video yang viral di media […]

  • Enam Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ini Yang Kedelapan Kalinya

    Enam Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ini Yang Kedelapan Kalinya

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    ENAM juta dosis bahan baku vaksin CoronaVac dari Sinovac kembali tiba di Indonesia, Minggu (18/04/2021. Kedatangan vaksin kali ini merupakan kedatangan yang kedelapan dari keseluruhan vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia sejak kedatangan pertama pada 6 Desember 2020. Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA-891 yang membawa vaksin tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira […]

  • Cakades Ini Gugat Tes Ulang Psikologis, Apa Alasannya ?

    Cakades Ini Gugat Tes Ulang Psikologis, Apa Alasannya ?

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

    HASIL test psikologi Calon Kepala Desa (Cakades) Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 digugat oleh Cakades Sepang Kecamatan Pampangan Arisnika, serta berasal dari Desa Pulauan Kecamatan Pangkalan Lampam Asman Kusen. Dalam tes kejiwaan yang diadakan RSUD Kayuagung dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Sumatera Selatan beberapa waktu lalu, hasil akhir kedua cakades […]

  • “Judi Digital, Anak Ayam di Tangan Serigala” [Ruang Digital Indonesia antara Layar Cerah & Bahaya Gelap]

    “Judi Digital, Anak Ayam di Tangan Serigala” [Ruang Digital Indonesia antara Layar Cerah & Bahaya Gelap]

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Di dunia maya, jangan cuma bisa nyambi joget TikTok dan jualan skincare, tapi juga harus bisa jadi polisi moral buat diri sendiri,”. Begitulah kira-kira pepatah generasi sekarang yang harus kita cetak tebal di kepala dan hati. Karena hari ini, ruang digital kita bukan cuma panggung buat meme lucu, podcast patah hati, atau jualan […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Berliner WordPress Theme CSS Igniter Blockchain WordPress Theme CSS Igniter Brittany WordPress Theme CSS Igniter Business3ree WordPress Theme CSS Igniter BusinessTwo WordPress Theme CSS Igniter Coastline WordPress Theme CSS Igniter Corner WordPress Theme CSS Igniter Decorist WooCommerce Theme CSS Igniter Doberman WordPress Theme CSS Igniter El Greco WordPress Theme