Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kronologi Rusuh Palembang, Dari Balap Liar Jadi “Fast & Furious DPRD Edition”

Kronologi Rusuh Palembang, Dari Balap Liar Jadi “Fast & Furious DPRD Edition”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 978
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINGGU dini hari (31/8/2025) biasanya Palembang sepi, cuma suara kodok di rawa dan sesekali becak motor pulang mangkal. Tapi dini hari itu suasana berubah drastis, ratusan massa yang diduga kelompok balap liar dan geng motor mendadak bikin kerusuhan besar. Targetnya bukan sembarang tempat  Gedung DPRD Sumsel dan sejumlah fasilitas kepolisian jadi sasaran utama.

Kalau biasanya anak muda malam Minggu cari kopi susu atau pacaran di Benteng Kuto Besak, kali ini mereka seperti main di game GTA versi Palembang.

02.35 WIB: Ratusan Massa Mulai Bergerak

Sekitar 200 orang tiba di kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel. Bayangkan jalanan dini hari yang harusnya lengang, tiba-tiba jadi kayak arena konser rock tanpa tiket. Mereka berkumpul, suasana makin panas.

03.00 WIB: Aksi Perusakan Dimulai

Tepat pukul 03.00 WIB, pagar dan fasilitas di sekitar DPRD mulai jadi korban. Kalau pepatah bilang, “pagar makan tanaman,” tapi kali ini malah pagar DPRD dimakan massa.

03.08 WIB: Api Pertama Menyala

Tak puas merusak, massa nekat menyalakan api di depan Gedung DPRD. Kalau biasanya orang bakar sate dini hari, ini malah bakar fasilitas negara. Bau asap bukan bikin lapar, tapi bikin waswas.

03.12 WIB: Aparat Tiba, Massa Mundur Sesaat

Polisi bersama TNI Kodam II/Sriwijaya sempat memukul mundur massa. Tapi ibarat kucing dikejar anjing, begitu anjing berhenti, kucing balik lagi, begitu juga mereka.

03.16 WIB: Pos Polisi Jadi Korban Pertama

Pos Polisi di Simpang Lima DPRD dibakar, kalau pos polisi bisa ngomong, mungkin dia bilang “Aku jaga kalian tiap hari, tapi kenapa aku yang dibakar?”

03.18 WIB: CCTV Dibutakan

Takut aksinya terekam, massa merusak kamera CCTV. Dalam film action, biasanya tokoh utama matikan kamera sebelum merampok bank. Nah ini versi lokalnya.

03.26 WIB: Pagar Dirobohkan, Massa Masuk Halaman DPRD

Pintu pagar DPRD dirobohkan, massa menyerbu masuk halaman. Untungnya gedung utama masih utuh. Kalau sampai roboh, bisa jadi trending “Parlemen Drift 2025.”

03.33 WIB: Massa Tinggalkan DPRD

Setelah puas merusak, mereka kabur. Tapi bukan berarti pulang tidur. Mereka malah cari “level” baru.

03.36 WIB: Target Baru: Mapolda Sumsel

Rombongan pindah ke depan Mapolda Sumsel. Kalau dalam game, ini seperti “unlock stage berikutnya.”

03.42 WIB: Pos Polisi Flyover Dirusak

Pos polisi di bawah flyover depan Mapolda dihancurkan. Palembang seolah punya festival “bakar pos” dini hari itu.

03.50 WIB: Batu Melayang ke Mapolda

Massa melempari Mapolda dengan batu. Nahas, satu personel polisi kena di bagian pelipis. Kalau pepatah Jawa bilang, “rawe-rawe rantas, malang-malang putung,” ya begitulah aksi brutalnya.

04.00 WIB: Pos Polisi Simpang Patal Jadi Korban

Belum puas, pos polisi di Simpang Patal juga dirusak. Pos polisi malam itu jadi kayak “menu all you can burn”.

04.17 WIB: Polisi Amankan 8 Orang

Aparat berhasil menangkap 8 pelaku. Tapi massa belum habis, ibarat film seri, masih ada episode lanjutan.

04.25 WIB: Kantor Ditlantas Polda Sumsel Jadi Sasaran

Massa merusak kantor Ditlantas, membakar pos depan, bahkan membakar satu unit kendaraan dinas polisi. Kalau biasanya anak muda bakar ban di jalan, kali ini levelnya naik: bakar mobil dinas.

04.45 WIB: Pos Lantas Kelambi Daro Dirusak

Pos Lantas di kawasan Simpang Rumah Susun Kelambi Daro ikut jadi korban. Malam itu, pos polisi ibarat warung kecil di pinggir jalan: siapa saja bisa mampir, tapi bukan untuk ngopi, melainkan dirusak.

04.47 WIB: 34 Orang Tambahan Diamankan

Polisi bergerak cepat, 34 orang lagi ditangkap. Total ada 42 remaja diamankan oleh Dit Krimum Polda Sumsel. Mereka sekarang bukan balapan di jalan, tapi balapan mengisi BAP di kantor polisi.

Suara dari DPRD

Plt Kabag Humas & Protokol DPRD Sumsel, Muhammad Fakhri Azhar, membenarkan adanya kerusakan fasilitas. “Memang ada beberapa fasilitas yang dirusak, tapi gedung DPRD secara keseluruhan masih aman,” katanya. Dengan kata lain pagar babak belur, tapi rumah masih berdiri.

Pesan Moral dari Malam Rusuh

Kericuhan dini hari itu bikin kita mikir ulang energi anak muda kalau tak disalurkan, bisa berubah jadi kerusakan. Mereka mungkin awalnya cuma balap liar, tapi berakhir jadi liar beneran.

Pepatah bilang “Api kecil jadi kawan, kalau besar jadi lawan”.Begitu pula anak muda kalau diarahkan, mereka jadi kekuatan bangsa. Kalau dibiarkan, mereka bisa jadi badai dini hari yang membakar pos polisi.

Rusuh Palembang dini hari bukan sekadar berita kriminal. Ini alarm sosial. Ada keresahan anak muda, ada kegagalan memberi ruang ekspresi, dan ada simbol-simbol negara yang akhirnya jadi sasaran.

Malam itu, Palembang mencatat sejarah aneh: balap liar berubah jadi drama “Fast & Furious DPRD Edition.” Semoga jadi yang terakhir, bukan awal dari serial baru.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gawat Darurat, Tekan 112

    Gawat Darurat, Tekan 112

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    BAGI anda yang belum tahu, 112 adalah layanan kegawat daruratan milik Pemkot Bandung yang dikendalikan oleh Bandung Command Center. Layanan ini terintegrasi dengan berbagai instansi di Kota Bandung sehingga bila ada masalah tekan nomor itu. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Yayan Ahmad Brilyana mengingatkan, masyarakat jangan ragu menggunakan aplikasi ini bila ada kasus kegawatdaruratan di […]

  • Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati

    Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati Sumselterkini.co.id, – Jabatan Kepala desa/ Kades di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] menjadi 8 tahun, kenapa demikian ?, berikut alasannya. Menurut Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya mengatakan, perpanjangan masa jabatan ini diharapkan dapat memberikan waktu yang lebih lama bagi para kades untuk […]

  • Pj Bupati Muba dukung Polres Muba Ikuti Lomba Kawasan Tertib Lalulintas Tingkat Nasional 

    Pj Bupati Muba dukung Polres Muba Ikuti Lomba Kawasan Tertib Lalulintas Tingkat Nasional 

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud mendukung Polres Muba Ikuti Lomba Kawasan Tertib Lalulintas Tingkat Nasional. Melalui Asisten Administrasi Umum Setda Muba Drs Safaruddin MSi mengajak masyarakat Kabupaten Muba, ikut juga mendukung, harapannya meraih juara pada lomba kawasan tertib lalu lintas (KTL) tingkat nasional dengan tidak melakukan parkir sembarangan seperti di trotoar. Hal […]

  • Tutup Semua Tempat Hiburan saat Tahun Baru

    Tutup Semua Tempat Hiburan saat Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Khawatir terjadi klaster baru di tempat hibura malam, Febri Zulian, kordinator Koalisi Masyarakat Peduli Dunia Kesehatan Republik Indonesia (KOMPAS-RI) meminta pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang untuk dapat menutup tempat hiburan malam selama malam pergantian tahun setidaknya pada tanggal 30-31 Desember 2020. Mengingat Sumatera Selatan terkhususnya Kota Palembang kini terus bertambah kasus positif […]

  • Tangani COVID-19, Pemkot Palembang Alokasikan Dana Senilai Rp116 Miliar

    Tangani COVID-19, Pemkot Palembang Alokasikan Dana Senilai Rp116 Miliar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Guna menangani COVID-19 yang tengah melanda saat ini, Pemerintah Kota Palembang mengalokasikan dana senilai Rp116 miliar.     WALIKOTA Palembang H Harnojoyo dalam rapat gugus tugas penanganan percepatan Covid-19, di Rumah Dinas Walikota Palembang, Kamis (2/3/2020). “Dana Rp 116 Miliar tersebut, dari hasil pergeseran anggaran DAK, APBD Dana Hibah sosial sifatnya merupakan keperluan yang tidak […]

  • Lebih dari Rp3,8 Miliar Zakat Terkumpul di Istana, Presiden Ikut

    Lebih dari Rp3,8 Miliar Zakat Terkumpul di Istana, Presiden Ikut

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    HARI ini, Istana Negara tak sekadar ramai dengan sidang kabinet paripurna. Nuansa Ramadan terasa lebih hangat karena Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Baznas. Kegiatan simbolik ini dikemas dengan tajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”, tapi maknanya jauh lebih dari seremonial. Di Konter Zakat Istana, terlihat 111 […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Berliner WordPress Theme CSS Igniter Blockchain WordPress Theme CSS Igniter Brittany WordPress Theme CSS Igniter Business3ree WordPress Theme CSS Igniter BusinessTwo WordPress Theme CSS Igniter Coastline WordPress Theme CSS Igniter Corner WordPress Theme CSS Igniter Decorist WooCommerce Theme CSS Igniter Doberman WordPress Theme CSS Igniter El Greco WordPress Theme