Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomotif » UKM, Harley & Aftermarket Otomotif, Bengkel Pinggir Jalan ke Jalan Raya Dunia

UKM, Harley & Aftermarket Otomotif, Bengkel Pinggir Jalan ke Jalan Raya Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 832
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICARA soal ekonomi kreatif otomotif, orang sering bayangannya langsung ke pabrik gede, mesin berisik, dan bos berkacamata tebal yang sibuk menghitung laba. Padahal, dunia otomotif itu nggak sesempit ban sepeda motor Supra 125. Ada sektor lain yang justru jadi ladang basah aftermarket otomotif.

Aftermarket ini bukan pasar kaget atau lapak yang jual barang obralan bekas. Aftermarket otomotif artinya semua produk tambahan di luar motor itu sendiri, mulai dari sparepart, apparel, aksesoris, sampai stiker tengkorak yang biasanya ditempel di helm biar kelihatan sangar. Nah, di sinilah UKM bisa jadi bintang.

Coba kita tengok Jepang, negeri Sakura itu bukan cuma jago bikin anime dan sushi, tapi juga melahirkan bengkel kecil yang produknya diincar dunia. Ada bengkel modifikasi di Shizuoka, misalnya, yang cuma diawali tiga orang teknisi kurus berambut gondrong. Mereka bikin knalpot kustom, dan tahu-tahu produk mereka dipakai di ajang balap Internasional, dari garasi sempit, bisa mendunia.

Pertanyaannya kenapa di Indonesia nggak bisa? Wong tukang las di kampung aja kalau disuruh bikin raket nyamuk bisa, apalagi bikin bracket lampu motor. Masalahnya bukan soal kemampuan, tapi soal akses pasar dan branding. Nah, di sinilah peran komunitas macam Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) jadi penting.

Biasanya, biker Harley itu kalau nongkrong, seragamnya khas jaket kulit impor, sepatu buatan Eropa, helm branded harga sebiji bisa buat DP rumah subsidi. Tapi bayangkan kalau HDCI masuk ke kampanye produk UKM aftermarket otomotif. Tiba-tiba, jaket kulit yang dipakai bikers bukan lagi buatan Italia, tapi hasil karya penjahit Cibaduyut. Helmnya produksi lokal yang desainnya nggak kalah futuristis. Dan siapa tahu, kunci motornya pakai gantungan buatan UMKM Tasikmalaya.

Itu bukan sekadar penjualan, tapi kebanggaan nasional, pepatah Jawa bilang, “Ajining diri saka lathi, ajining bangsa saka karyane”. Harga diri bangsa itu ada di karyanya, kalau biker tajir bisa percaya diri pakai produk lokal, otomatis citra UKM naik kelas.

Selama ini, UKM sering dianggap cuma pengekor pabrikan besar, pabrik bikin motor, UKM paling banter bikin variasi spion model kupu-kupu atau knalpot bersuara ala konser dangdut. Padahal, kalau serius, UKM bisa jadi penggerak inovasi aftermarket otomotif.

Misalnya, bikin helm dengan teknologi pendingin biar kepala nggak sumpek pas riding di jalan macet Jakarta. Atau jaket dengan GPS tracker yang bisa nyari biker kalau nyasar di pelosok. Ide-ide gila begini biasanya muncul dari UKM, bukan dari korporasi besar yang sibuk rapat strategi.

Bahkan, UKM juga bisa main di pasar eco aftermarket, bayangin kalau ada bengkel lokal yang bikin pelapis jok motor dari bahan daur ulang botol plastik. Selain ramah lingkungan, juga bisa bikin biker merasa sedang menyelamatkan dunia sambil ngebut di jalan tol.

Di sinilah peran HDCI jadi ibarat jalan tol buat UKM, ribuan anggota dengan daya beli tinggi, gaya hidup otomotif yang kental, serta gengsi sosial yang melekat, bisa jadi media promosi paling efektif. Kalau satu anggota HDCI pakai sarung tangan produk UKM, bisa jadi tren. Lama-lama, bukan cuma komunitas motor gede, tapi masyarakat umum ikut latah.

Kalau nanti ada HDCI Store yang khusus menjual produk aftermarket otomotif buatan UKM. Itu seperti official store di mal, tapi versi biker. Dari knalpot custom sampai kaos riding, semuanya karya anak bangsa. Kalau tren ini jalan, ekonomi kreatif otomotif kita bisa meroket, dan UKM nggak lagi jadi pengikut, tapi pemain utama.

Jangan salah, dunia aftermarket ini juga penuh humor, saya pernah lihat spion motor yang bentuknya tangan robot ala Transformer. Ada juga helm dengan lampu LED yang bisa nyala-nyala, kayak pohon natal berjalan. Kreativitas UKM memang kadang kelewat liar. Tapi bukankah itu yang bikin seru? Kalau semua produk terlalu kaku, dunia otomotif bisa terasa hambar, kayak mi instan tanpa bumbu.

Pepatah modern bilang “Innovation often comes from the garage”. Inovasi besar sering lahir dari garasi kecil, dan di Indonesia, garasi itu banyak. Tinggal bagaimana caranya menghubungkan garasi kecil UKM dengan jalan raya pasar yang luas.

Kerja sama Kementerian UMKM dan HDCI ini ibarat menyalakan mesin motor gede yang lama dipanaskan. Tenaganya ada, potensinya besar, tinggal ditarik gas. Dunia aftermarket otomotif adalah peluang emas untuk UKM masuk ke level lebih tinggi. Dari sekadar pemain pinggiran, bisa jadi ikon ekonomi kreatif otomotif nasional.

Oleh sebab itu, jangan remehkan karya anak bangsa, kalau knalpot lokal bisa bikin motor meraung gagah, kenapa kita masih malu? Mari gaspol pakai produk sendiri. Karena, seperti kata pepatah biker “Life is too short for boring rides, and too precious for imported pride”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik PPS, Ini pesan Ratu Dewa

    Lantik PPS, Ini pesan Ratu Dewa

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Walikota Palembang H Ratu Dewa, hadiri pelantikan dan pengambilan sumpah janji Panitia Pemungutan Suara (PPS), untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, bertempat di Hotel Novotel Palembang, Minggu (26/5/2024). Hadir dalam pelantikan itu, Ketua KPU Palembang, Syawaludin, Asisten II Setda Palembang, Heri Aprian Rasuan, Sekretaris Kesbangpol Akhmat […]

  • Pelatih & Pemain Anggap Piala Menpora 2021 Ajang Penting Menuju Persiapan Liga 1 & Liga 2

    Pelatih & Pemain Anggap Piala Menpora 2021 Ajang Penting Menuju Persiapan Liga 1 & Liga 2

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    PIALA Menpora 2021 memiliki makna penting bagi klub atau pemain untuk mempersiapkan diri menuju kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Banyak pelajaran berharga yang diambil pelatih atau pemain untuk mempersiapkan diri menuju kompetisi yang rencananya akan digelar Juli mendatang. Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic persiapkan anak asuhnya menuju musim Liga 1 mendatang, usai anak asuhnya berhasil […]

  • Sempena Hari Jadi Pekanbaru ke-236, PPJI Riau Gelar Bazar Kuliner Online

    Sempena Hari Jadi Pekanbaru ke-236, PPJI Riau Gelar Bazar Kuliner Online

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    PERKUMPULAN Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Provinsi Riau bersempena memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-236 menggandeng sejumlah pihak terkait dengan industri kuliner menggelar kegiatan “Bazaar Kuliner Online” disingkat Bakul Online di UKM Hub, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru dengan menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19,  pada 28 Juni sampai 12 juli 2020. Kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk […]

  • Ini Respon Kepala BPN Sumsel Terhadap Rencana Gubernur Sumsel

    Ini Respon Kepala BPN Sumsel Terhadap Rencana Gubernur Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Selatan Drs. Pelopor, M.Eng. Sc mengaku bangga Pemerintah Provinsi Sumsel menaruh perhatian penuh, dimana menawarkan anggaran dari Pemprov untuk kabupaten/ kota agar mempercepat sertifikasi tanah. “Bangga Pak Gubernur Sumsel mensupport penuh khusus untuk program percepatan sertifikasi tanah, ini selaras dengan program kementerian agraria dan pertanahan RI Insya Allah […]

  • Pemprov Sumsel Salurkan Anggaran untuk Pembangunan Infrastruktur di Empat Lawang Senilai Rp144 Miliar

    Pemprov Sumsel Salurkan Anggaran untuk Pembangunan Infrastruktur di Empat Lawang Senilai Rp144 Miliar

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Prov.Sumsel menyalurkan dana senilai Rp144 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang.Dana senilai Rp144 miliar itu dipergunakan untuk pembangunan Stadion Mini senilai Rp9 miliar, sementara Rp134 miliar untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan. “Ada Rp144 miliar dan provinsi yang diberikan untuk kabupaten ini. Namun, saya rasa itu belum cukup dibanding dengan […]

  • Dampak Pandemi, Stimulus Ketenagalistrikan Berlanjut

    Dampak Pandemi, Stimulus Ketenagalistrikan Berlanjut

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memutuskan untuk tetap memberikan stimulus sektor ketenagalistrikan kepada masyarakat dan pelaku usaha akibat pandemi covid-19. Stimulus keringanan berupa diskon tarif tenaga listrik, dan pelaksanaan pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum diperpanjang pada periode triwulan II tahun 2021. Terkait dengan hal tersebut, PT PLN (Persero) telah menyampaikan kesiapannya sehingga stimulus periode […]

expand_less
WordPress Archive Yokoo – Bike Shop & Rental WordPress Theme Yoku – Yoga Studio & Ayurveda WordPress Yolox | Business & Startup Blog WordPress Theme Yomost – Business Services Elementor Template Kit YOORI eCommerce | Single & Multi-Vendor PWA Marketplace CMS Yordy – Directory Listings WordPress Theme Yorn – Music & Video WordPress Theme Yottis | Personal Creative Portfolio WordPress Theme + Store YouContent – Unlimited Unique Content Generator from Youtube Captions Youseo – SEO & Digital Creative Agency Elementor Template Kit