Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » UB: Kampus Pertama Cetak Talenta AI yang Bisa Ubah Indonesia, Kampus di Palembang Kapan?

UB: Kampus Pertama Cetak Talenta AI yang Bisa Ubah Indonesia, Kampus di Palembang Kapan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 865
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UNIVERSITAS  Brawijaya [UB] Malang ibarat dapur raksasa tempat mahasiswa jadi koki ide,  mereka mengaduk kreativitas, menambahkan bumbu teknologi, dan voila, lahirlah produk AI yang bisa bikin Indonesia tersenyum bahkan sampai mahasiswa di Palembang kepo, “Kapan giliran kita?” Ya..kata -kata itu terdengar jelas di telinga saya kemarin salah satu tongkoran di kantin salah satu Universtas Termuka di Palembang kemarin. Ternyata mereka juga sudah membaca kabar itu melalui situs komdigi…

Patut diapreasi mahasiswa UB, tenyata mereka bukan saja sibuk membaca buku, bukan kuliah sembri scroll di medsos sambil ngemil mie instan. UB kini memegang obor kreativitas dan inovasi, menyalakan api semangat bagi mahasiswa seluruh Nusantara.

Bahkan Peluncuran AI Talent Factory baru-baru ini bukan sekadar seremoni, ini panggilan bagi seluruh kampus di Indonesia, termasuk Palembang, bahwa generasi muda kita punya potensi mencetak talenta AI yang siap mengubah bangsa.

Rektor UB, Prof. Widodo, mengakui hampir semua produk AI yang digunakan masyarakat masih berasal dari luar negeri. Padahal, anak-anak muda Indonesia bukan sekadar bisa nonton tutorial YouTube sambil ngemil keripik, mereka mampu menciptakan produk sendiri. UB seolah berkata, “Ayo mahasiswa seluruh Nusantara, termasuk Palembang!. Berlomba-lomba berkreasi, ciptakan ide gagasan, dan bersama-sama ubah Indonesia jadi lebih maju!”

Mahasiswa Indonesia, bahkan yang sedang menimba ilmu di luar negeri, sering membuktikan kepintarannya. Di ajang lomba Internasional fisika, matematika, kimia, atau robotika, nama Indonesia kerap menempel di papan juara. Tidak selalu ranking satu, tapi konsistensi meraih prestasi menunjukkan bahwa kita punya potensi luar biasa.

Seandainya, jika kampus-kampus di Palembang mengikuti jejak UB, bukan sekadar meniru bentuk bangunan atau logo, tapi cara pandang kreatif yang mengutamakan kolaborasi dan inovasi. Mahasiswa tidak lagi sekadar duduk di kelas, tapi didorong untuk brainstorming, membuat prototipe, dan menghasilkan IP lokal yang bernilai global.

Kalau semua kampus Palembang dan seantero Nusantara menerapkan model ini, dampak positifnya berlapis ekosistem inovasi merata, dari Bukit Siguntang sampai Jakabaring, sehingga Palembang tidak sekadar jadi penonton perkembangan teknologi.

Selain itu mahasiswa terbiasa berpikir kreatif dan kritis, bukan hanya menghafal teori. Ekonomi digital meningkat, karena ide-ide kreatif bisa menjadi startup, produk, atau solusi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti pepatah Minang “Kalau baso tidak dimakan, percuma jadi kering”, semua potensi harus dieksekusi. UB sudah menyiapkan tanah dan pupuk kreativitas kampus di Palembang tinggal menyiram dengan ide-ide segar agar inovasi tumbuh subur.

Metode pembelajaran UB 50% diskusi & brainstorming, 30% eksplorasi mandiri, 20% belajar mandiri bisa menjadi model bagi kampus di Palembang. Bayangkan, setiap kampus menjadi laboratorium ide, melahirkan portofolio nyata, bukan sekadar CV tebal tapi kosong. Mahasiswa belajar bahwa kegagalan bukan akhir, tapi bahan bakar untuk inovasi berikutnya.

Mahasiswa Indonesia, meski kadang telat bangun, malas mandi pagi, atau lebih sering ketawa di grup WhatsApp, sebenarnya punya otak encer. Tinggal diberi kesempatan, mereka bisa menghasilkan ide brilian. AI Talent Factory UB bisa diibaratkan toko es krim inovasi, mahasiswa bebas pilih rasa kreativitas sendiri, campur-campur ide, dan lahirlah produk AI asli Indonesia yang manis di mata dunia.

Universitas Brawijaya di Malang ini ibarat dapur raksasa tempat mahasiswa jadi koki ide. Mereka mengaduk kreativitas, menambahkan bumbu teknologi, dan voila lahirlah produk AI yang bisa bikin Indonesia tersenyum bahkan sampai mahasiswa di Palembang kepo, “Kapan giliran kita?”

Jangan takut bersaing

Oleh sebab itu, jangan takut bersaing, jangan takut berpikir berbeda, jika model UB direplikasi di kampus Palembang dan Nusantara, Indonesia tidak lagi menjadi penonton teknologi, tapi pemain utama yang menciptakan solusi sendiri, bahkan untuk masalah global.

Kreativitas itu seperti pohon mangga, butuh tanah subur, pupuk kesabaran, dan air dorongan konsisten. UB sudah menyediakan tanah dan pupuk kampus di Palembang tinggal menyiram dengan ide segar agar pohon inovasi Indonesia berbuah lebat dan bisa dinikmati dunia.

UB mengajarkan satu hal penting kemajuan bangsa datang dari keberanian membuka diri untuk berkreasi, bukan sekadar mengikuti rutinitas lama. AI Talent Factory menunjukkan bahwa kampus bisa menjadi pusat kreativitas, memicu kolaborasi lintas daerah, dan menghasilkan IP lokal bernilai global.

Jika model ini direplikasi di Palembang dan seluruh Nusantara, dampaknya luar biasa, distribusi talenta digital merata, mahasiswa melek inovasi, dan ekonomi kreatif nasional meningkat signifikan.

Generasi muda Indonesia, baik di kampus negeri, swasta, maupun yang menimba ilmu di luar negeri, memiliki potensi sama kepintaran, kreativitas, dan semangat juang yang tak kalah dengan negara maju manapun.

Tinggal bagaimana kita menyediakan ruang, peluang, dan dorongan agar potensi itu mekar. Siapa tahu, satu ide sederhana dari mahasiswa Palembang bisa jadi produk AI yang mengubah cara orang bekerja, belajar, atau hidup di masa depan.

Kuncinya sekarang sadar dan  adopsi filosofi UB kolaborasi, eksperimen, inovasi tanpa takut gagal. Seperti pepatah Jawa “Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan karya”.

UB sudah menorehkan jejak karya kampus di Palembang dan seluruh Nusantara bisa ikut menorehkan sejarahnya. Indonesia tidak lagi sekadar menonton, tetapi aktif mencipta dengan kreativitas mahasiswa sebagai mesin penggerak utama.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama PPKM, Industri Pengolahan Kayu dan Furnitur Tetap Terjaga

    Selama PPKM, Industri Pengolahan Kayu dan Furnitur Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.487
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung sektor industri untuk dapat beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Langkah ini guna menjaga produktivitas sektor industri agar dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, namun tidak terjadi klaster penyebaran COVID-19 di lingkungan pabrik. Guna mewujudkan hal tersebut, […]

  • Grab Luncurkan GrabAds untuk Pasang Iklan

    Grab Luncurkan GrabAds untuk Pasang Iklan

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Grab meluncurkan GrabAds, sebuah unit bisnis periklanan dengan pemasangan promosi pada tubuh mobil. Layanan ini dinilai membantu mitra pengemudi GrabCar dari segi pendapatan. Head GrabAds, Grab Nasheet Islam menjelaskan GrabAds memberikan kesempatan kepada berbagai jasa pemasang iklan untuk mendistribusikan konten yang menarik serta menciptakan pengalaman beriklan yang mengesankan untuk para konsumen. “Para […]

  • Harus Menjadi Perhatian, Pemulihan Pandemi Perlu Kerjasama Internasional

    Harus Menjadi Perhatian, Pemulihan Pandemi Perlu Kerjasama Internasional

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 470
    • 0Komentar

    SITUASI pandemi yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir ini menjadi isu utama yang mengemuka dalam Konferensi Rekonstruksi Dunia Kelima yang berakhir Selasa (24/5/2022) dan untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya kerjasama. Dalam pidato penutupan di Mangupura Hall, Bali International Convention Center, Direktur Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana, Ricardo Mena, menyebutkan salah satu kunci […]

  • Polres Amankan 158 Kg Ganja Kering

    Polres Amankan 158 Kg Ganja Kering

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 609
    • 0Komentar

    SATUAN Reserse Narkoba Polres Gayo Lues kembali berhasil mengamankan tiga orang tersangka dengan 158 kilogram ganja kering saat hendak dibawa ke Medan melalui jalur Terangun-Abdya. Tiga orang tersangka turut diamankan dalam kasus tersebut. Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Narkoba Polres Gayo Lues, IPTU Darli, S.H., mengatakan, tiga orang yang […]

  • Biota Eksotis Ikan Mola mola Terdampar, KKP dan Masyarakat Banda Sinergi Tangani, Namun Sayang Tidak Dapat Dimanfaatkan Karena Mengandung…

    Biota Eksotis Ikan Mola mola Terdampar, KKP dan Masyarakat Banda Sinergi Tangani, Namun Sayang Tidak Dapat Dimanfaatkan Karena Mengandung…

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.822
    • 0Komentar

    SEEKOR Ikan Mola mola (mola mola) baru-baru ini terdampar di Pantai Banda Besar, tepatnya di Pantai Timbraru, Negeri Selamon, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Ikan Mola mola tersebut ditemukan seorang nelayan di Pantai Timbaru (14/6/2021) lalu sudah dalam keadaan mati diduga terseret ombak akibat pengaruh musim timur dan dehidrasi. Nelayan dan masyarakat sempat memotong bagian […]

  • Ratusan TKA China Mogok Kerja di Proyek Pabrik III B Pusri, Ada Apa?

    Ratusan TKA China Mogok Kerja di Proyek Pabrik III B Pusri, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja sebagai subkontraktor PT Eloco Domo melakukan aksi mogok kerja di kawasan pembangunan Proyek Pabrik III B PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Kamis (13/8/2026). Aksi tersebut mulai berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Selasi, eks lapangan bola yang kini menjadi lokasi pembangunan Pabrik III B […]

expand_less
WordPress Archive Derwati - Trendy & Creative Portfolio Theme Design Upgrade Pro for LearnDash Desix – Digital Agency WordPress Theme Detox – Data Science & Analytics WordPress Theme DEVA – Fashion Store WooCommerce Elementor Template Kit DevBox — Creative Digital Agency Elementor Template Kit DevFox – IT Solutions and Services WordPress Theme + RTL Devias – Blog & Magazine Elementor Template Kit Device Scroll Image For WPBakery Page Builder Device Slider For WPBakery Page Builder