Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Selama PPKM, Industri Pengolahan Kayu dan Furnitur Tetap Terjaga

Selama PPKM, Industri Pengolahan Kayu dan Furnitur Tetap Terjaga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
  • visibility 1.492
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung sektor industri untuk dapat beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Langkah ini guna menjaga produktivitas sektor industri agar dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, namun tidak terjadi klaster penyebaran COVID-19 di lingkungan pabrik.

Guna mewujudkan hal tersebut, Kemenperin telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian (SE Menperin) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19.

“Implementasi SE Menperin 3/2021 ini sudah cukup bagus diterapkan oleh industri. Kami melihat di pabrik-pabrik sudah menerapkan aturan yang dianjurkan pemerintah, termasuk dilengkapi dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk screening yang sampai saat ini berjalan lancar,” kata Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika di Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Selanjutnya, Kemenperin tengah melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan di sektor esensial, terutama yang berorientasi ekspor dan domestik serta padat karya. Pelaksanaan uji coba ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali. Perusahaan industri mengikuti uji coba dengan beroperasi dalam kapasitas 100 persen karyawan yang dibagi minimal menjadi dua shift.

Saat meninjau dua perusahaan industri pengolahan kayu dan furnitur di Tangerang, Selasa (24/8), Putu melihat bahwa perusahaan-perusahaan tersebuttelah menerapkan pembagian jam kerja menjadi beberapa shift sehingga tidak terjadi kerumunan di lingkungan area pabrik.

Misalnya tercemin di PT. Sumber Graha Sejahtera, Balaraja, Tangerang, Banten. “Pengaturan shift kerja sudah sangat baik, kemudian didukung juga dengan area pabrik yang sangat luas tetapi jumlah pekerja tidak terlalu banyak, sehingga ada ruang untuk tidak berdekatan,”ujar Putu.

Melalui penetapan protokol kesehatan di lingkungan pabrik dengan baik, karyawan di PT. Sumber Graha Sejahtera yang terinfeksi Covid-19 persentasenya sangat kecil, yaitutidak sampai 3 persen. “Berdasarkan laporan dari perusahaan, dari 700 pekerja, hanya 20 orang yang terinveksi virus Corona,” lanjut Plt Dirjen Agro.

Penetapan protokol kesehatan yang ketat saat pandemi COVID-19 juga dilakukan PT. Gema Graha Sarana (VIVERE Group) di Sukaharja, Tangerang, Banten. Perusahaan yang sudah melakukan transformasi digital industri 4.0 serta menjadi salah satu pembicara pada seminar rangkaian perhelatan Hannover Messe 2021 beberapa waktu lalu ini sudah menerapkan 6M dan 3T yang merujuk pada SE Menperin Nomor 3 Tahun 2021. Produsen furnitur kelas premium ini sebagian besar produknya untuk pasar ekspor.

Dalam aturan tersebut, terdapat kewajiban penerapan protokol kesehatan yang mencakup 6M: memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan disinfektan, menjaga jarak, menjauhi dan mencegah terjadinya kerumunan, menghindari makan bersama, serta mengurangi pergerakan yang tidak berhubungan langsung dengan aktivitas pekerjaan.

Sedangkan 3T adalah pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) untukmemutus mata rantai penularan COVID-19. “Protokol kesehatan sudah sangat bagus, karena sudah melaksanakan anjuran yang ditetapkan pemerintah seperti melakukan screening terhadap pekerja, kemudian dilengkapi dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, sehingga lebih objektif,” jelasnya.

Selanjutnya, Putu juga mengimbau perusahaan agar selalu tertib melakukan pelaporan IOMKI yang dilakukan secara elektronikmelalui portal Sistem Informasi Industri Nasional atau SIINas (siinas.kemenperin.go.id).

Putu menyebutkan, Kemenperin juga mendorong percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri. Melalui upaya tersebut, diharapkan produktivitas manufaktur nasional semakin meningkat, baik itu untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.

“Di PT. Sumber Graha Sejahtera sudah dilaksanakan vaksinasi dengan bagus dan kalau kita lihat di perusahaan tersebut 98,1 persen pekerjanya sudah divaksinasi, kemudian di PT. Gema Graha Sarana sudah 97 persen,” papar Putu.

Plt Dirjen Agro menambahkan, dengan upaya menjaga produktivitas industri manufaktur melalui IOMKI, tercatat ekspor PT. Sumber Graha Sejahtera saat ini mampu meningkat hingga 20 persen. Sebelum pandemi,50 persen dari produk-produknya dipasarkan untuk kebutuhan dalam negeri dan sisanya untuk ekspor. Sedangkan ketika pandemi produknya 70 persen untuk ekspor dan 30 persen untuk kebutuhan dalam negeri.

“Ini terjadi karena kegiatan industri di beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan negara produsen lainnya terganggu akibat pandemi, sehingga kita bisa mengambil pasar ekspor dari negara-negara pesaing tersebut,” jelas Putu.

COO/Production Director PT. Sumber Graha Sejahtera, Rudiyanto Tan menyambut baik upaya pemerintah untuk terus mendukung produktivitas perusahaan-perusahaan industri pada saat pandemi, terutama yang beriorientasi ekspor.

“Melalui langkah-langkah yang dilakukan pemerintah terutama penerapan IOMKI, kami tetap bisa kompetitif di saat pandemi. Selain itu, beberapa tools yang dikeluarkan pemerintah juga memungkinkan kami dapat terus beroperasi, sehingga mampu terus bersaing dengan negara lain di pasar ekspor,” ungkapnya.

Sementara itu, CEO VIVERE Group Dedy Rochimat menyambut baik dukungan pemerintah agar kegiatan industri tetap berjalan pada saat masa pendemi COVID-19 disamping proses pengembangan kapasitas perusahaan yang berkelanjutan, sehingga produktivitas perusahaan bisa tetap terjaga.InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernikahan 0-5 Tahun, Jangan Sampai Jadi ‘Ujian Gagal Cinta’

    Pernikahan 0-5 Tahun, Jangan Sampai Jadi ‘Ujian Gagal Cinta’

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pernikahan di usia muda sering kali diibaratkan seperti petualangan yang baru dimulai. Nggak tahu ke depan bakal ada badai atau cuma langit cerah sepanjang jalan. Nah, yang sering terlupakan adalah kenyataan  pernikahan itu bukan cuma tentang berbagi cinta, tapi juga berbagi tanggung jawab, tawa, dan terkadang pada titik tertentu, yakni berakhir dengan deru […]

  • Pornas VIII 2018 di Riau, Nasrun Umar : Buktikan Provinsi Sumsel Terdepan

    Pornas VIII 2018 di Riau, Nasrun Umar : Buktikan Provinsi Sumsel Terdepan

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar melepas  Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Sumsel, yang akan bertarung pada Pekan Olahraga Nasional (Pornas) VIII 2018 di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Riau. Pelepasan dilakukan di halaman kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Rabu (18/7/2018). Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, Pemerintah […]

  • Bikin Kaget, Provost Polres Lubuklinggau Periksa Urine Anggota

    Bikin Kaget, Provost Polres Lubuklinggau Periksa Urine Anggota

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    PROVOST Polres Kota Lubuklinggau  memeriksa urine seluruh anggotanya secara dadakan. Pemeriksaan tersebut membuat seluruh anggota Polres Lubuklinggau kaget. Hal itu dilakukan guna memberantas penyalahgunaan narkoba di intern, karena penyalahgunaan narkoba merupakan penyakit serius dan tidak boleh dianggap biasa saja. Oleh sebab itu penananganannya harus dilaksanakan secara komprehensif. Salah satunya integritas dari aparat penegak hukum sebagai […]

  • Bentuk Tim Saber DBD, Basmi DBD

    Bentuk Tim Saber DBD, Basmi DBD

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

      KENDATI pandemi Covid-19 belum berakhir tidak membuat Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengendorkan pengawasan dalam kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Dimana pada tahun sebelumnya Kecamatan Bayung Lencir termasuk daerah cukup tinggi pada kasus DBD. Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir membentuk tim sabu bersih (Saber) dalam memberantas DBD khusus di  Kecamatan Bayung […]

  • Ini Perkembangan Penanganan Hoaks Covid-19 dan PPKM

    Ini Perkembangan Penanganan Hoaks Covid-19 dan PPKM

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 692
    • 0Komentar

    PERBAIKAN pengendalian Covid-19 di Indonesia semakin diakui oleh dunia. Sayangnya, upaya penanganan Covid-19 ini masih terganggu oleh beragam hoaks mengenai pandemi Covid-19 yang menyerang beragam kalangan tua ataupun muda. Pada tanggal 20 November 2021 lalu, Indonesia memperingati hari anak sedunia, yang ditetapkan sejak tahun 1954, untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Namun, ancaman hoaks […]

  • Srikandi layani masyarakat Desa di Bayung Lencir

    Srikandi layani masyarakat Desa di Bayung Lencir

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Aplikasi Srikandi sudah mulai melayani masyarakat desa di Kecamatan Bayung Lencir, Muba, bahkan aplikasi itu berhasil menjadi inisiator pertama di Indonesia. Diketahui, Aplikasi Srikandi merupakan aplikasi yang diluncurkan Pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Kemudian, Aplikasi Srikandi juga bertujuan menciptakan kelancaran […]

expand_less
WordPress Archive CoffeeBean – Portfolio and Blogging WordPress Theme Coffeeine – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit CoffeeKup – Cafe & Coffee Shop Elementor Template Kit Coffo – Cafe & Coffee Shop WordPress Theme Cohubz – Creative Hub & Coworking Space Elementor Template Kit Coiffeur – Hair Salon WordPress Theme Coin Market Cap & Prices - WordPress Cryptocurrency Plugin Coinary – Blockchain Cryptocurrency & Bitcoin Elementor Template Kit CoinOne – Cryptocurrency Elementor Template Kit Coinpress – Cryptocurrency Pages for WordPress