Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Sebatang Tusuk Gigi yang Sering Diremehkan

Sebatang Tusuk Gigi yang Sering Diremehkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 1.455
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namaku tusuk gigi…
Aku kecil, kurus, langsing, mirip artis sinetron yang gagal makan sahur, tapi jangan salah, meski tubuhku sebatang kayu tipis, tugasku besar menyelamatkan harga dirimu dari daging kambing nyangkut dan daun singkong yang bandel.

Aku tidak pernah minta dipuja, tidak juga minta difoto lalu diunggah ke Instagram. Aku hanya duduk diam di pojok meja makan, kadang terselip di toples kecil, kadang tergeletak di plastik tipis. Aku jarang dipandang, apalagi disayang. Tapi begitu kau selesai pesta makan sate, akulah yang kau cari.

Pagi ini aku dibawa keluar dari plastik, diletakkan di meja warung. Aku hanya terbaring, memandangi lauk-pauk yang bikin ngiler gulai ayam, rendang, sambal hijau. Aku tahu, sebentar lagi tugas besar menantiku.

Lalu kau datang, dengan perut kosong dan semangat 45. Nasi Padang dua piring, kau lahap tanpa dosa. Sambal, daging, kuah gulai semuanya masuk. Aku hanya bisa menghela napas. “Nah, bentar lagi nih… pasti ada yang nyangkut”

Dan benar saja, ketika kau bercermin di sendok, tampaklah sejumput cabe hijau nongkrong di gigimu. Wajahmu panik, kau tengok kiri-kanan, kau butuh aku.

Dengan tangan penuh harap, kau raih tubuhku. Aku dimasukkan ke dalam mulutmu, ditusukkan ke sela gigi. Sakit sedikit, iya. Tapi aku rela karena itulah pekerjaanku menjadi pahlawan tanpa tanda jasa.

Banyak yang menganggapku sepele, dipakai sebentar, lalu dibuang ke tempat sampah, tidak ada ucapan terima kasih, tidak ada penghormatan. Tapi hei, bukankah pepatah bilang, “air setetes bisa memadamkan api kecil”?. Begitu pula aku meski hanya sebatang kayu, aku bisa menyelamatkan reputasi seseorang.

Aku mengajarkanmu satu hal jangan pernah meremehkan yang kecil, sebab kadang yang kecil justru jadi penentu. Ingatlah pepatah, “semut kecil pun bisa menggagalkan gajah yang sombong”

Jujur, aku sering tertawa melihat tingkah kalian, ada bapak-bapak yang kalau pakai aku, gayanya macam mafia. Duduk di kursi plastik, kaki disilang, lalu aku dimainkan di mulutnya sambil berkata, “Negara ini butuh pemimpin yang berwibawa.” Padahal, aku hanya sedang berjuang mengusir sisa pete di giginya.

Ada juga orang yang pakai aku bukan untuk gigi, tapi untuk main sulap. Mereka mematahkanku jadi dua, lalu pura-pura “abrakadabra.” Hey, aku bukan alat sulap, aku ini pekerja kebersihan gigi profesional!

Dan jangan lupakan anak-anak iseng yang menjadikanku miniatur tombak untuk melawan boneka. Sakit hati? Enggak juga. Aku sudah biasa diremehkan.

Kalau kau mau belajar, aku ini penuh filosofi, aku kecil tapi berarti, sama dengan hidupmu. Jangan minder kalau kau merasa kecil atau remeh. Kalau kau tahu kapan harus hadir, kau bisa jadi penyelamat banyak orang. Aku sekali pakai, hidup juga begitu waktu tak bisa diulang.

Sekali kesempatan lewat, kau tak bisa kembali. Jadi gunakanlah hidupmu dengan sebaik-baiknya. Aku ikhlas dibuang,
setelah menolong, aku tidak minta balas budi. Aku tahu tugasku selesai. Seharusnya manusia juga begitu menolong dengan ikhlas, bukan berharap pujian.

Kadang aku iri pada sendok, dia dipakai terus, dicuci, dipakai lagi, jadi bintang utama di meja makan, sedangkan aku?. Sekali pakai, langsung ke tong sampah.

Tapi suatu hari sendok bilang padaku “Bro, jangan sedih. Aku memang dipakai terus, tapi kalau aku tidak ada, orang masih bisa makan pakai tangan. Kau beda, kalau kau tidak ada, mereka bisa malu besar”

Aku terdiam, ternyata benar, aku bukan tentang kuantitas, tapi kualitas. Aku hadir di saat paling genting, itulah makna hidupku.

Wahai manusia, belajarlah dariku. Jadilah seperti tusuk gigi kecil tapi bermanfaat, sederhana tapi ikhlas. Tidak perlu banyak gaya, cukup hadir di waktu yang tepat.

Kalau dunia ini punya lebih banyak manusia tusuk gigi, orang-orang yang rela menolong tanpa pamrih, mungkin hidup akan lebih ringan. Tidak ada yang terlalu sombong, tidak ada pula yang merasa terlalu kecil, semua punya peran.

Aku memang hanya sebatang kayu tipis. Aku tidak berkilau seperti sendok perak, tidak gagah seperti pisau dapur. Tapi aku punya fungsi menyelamatkan senyummu.

Maka jangan remehkan aku, si tusuk gigi. Karena dalam hidup, sering kali yang menyelamatkanmu bukanlah yang besar dan hebat, melainkan yang kecil dan sederhana.

Jadi, kalau lain kali kau selesai makan sate, lalu mencari-cari aku, ingatlah satu hal aku mungkin hanya sebatang kayu, tapi aku adalah filosofi hidup.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Fitri, Pj Gub Sumsel beri santunan ribuan anak yatim

    Jelang Idul Fitri, Pj Gub Sumsel beri santunan ribuan anak yatim

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.362
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni berbagi kebahagiaan  bersama ribuan anak yatim piatu. Kegiatan ini bertajuk ‘Senyum 1445 bersama Pj Gubernur Sumsel’ yang digelar di Masjid Jamik Tjik Luwo Al Murhaniah, Talang Jambe, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (4/4/2024). Sebagai bentuk perhatiannya pada anak yatim menjelang lebaran atau hari Raya Idul Fitri […]

  • MSCL & CBEDA UNSRI, Tempat Mahasiswa Teknik Sipil Ubah Ide Jadi Nyata

    MSCL & CBEDA UNSRI, Tempat Mahasiswa Teknik Sipil Ubah Ide Jadi Nyata

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    DI sebuah sudut kampus Indralaya, mahasiswa Teknik Sipil UNSRI kini bisa “menguji” jembatan sebelum semen dan besi bertemu di dunia nyata. Inilah Gedung Laboratorium Material, Structure dan Construction Laboratory (MSCL) dan Computer Base Engineering Design dan Analysis Centre (CBEDA) yang baru diresmikan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, Rabu, 27 Agustus 2025. Sejak pembangunan dimulai […]

  • Republik & Sonia Bius Masyarakat Muba

    Republik & Sonia Bius Masyarakat Muba

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    RIBUAN masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memadati Opproom Pemkab Muba. Suasana tersebut rupanya rangkaian Malam Grand Final Pemilihan Kuyung Kupek Musi Banyuasin Tahun 2019 yang telah mengerucut menjadi 15 pasang peserta, Senin malam (25/11/2019).   Kemeriahan semakin tak terbendung ketika Republik Band dan Puteri Indonesia Tahun 2018 Sonia Fergina Citra tampil menghibur peserta dan audiens Malam […]

  • “Pilkada Ulang Empat Lawang Jangan Jadi Dendam Ulang”

    “Pilkada Ulang Empat Lawang Jangan Jadi Dendam Ulang”

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kalau PSU ini sukses, kita bisa bilang ke anak cucu. “Nenekmu dulu ikut nyoblos ulang, tapi tetap santun kayak minum teh di sore hari.” Tak ada gebrak meja, tak ada dorong-dorongan di TPS, dan tak ada serangan fajar yang bikin amplop lebih ramai dari daftar hadir. Semua tenang, adem, dan damai. Inilah demokrasi yang […]

  • Resep Ajaib dari Samosir

    Resep Ajaib dari Samosir

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu, sampah plastik di Bukit Holbung mengalir seperti air mancur dosa. Turun dari bukit, numpuk di jalan, meresahkan mata, dan merusak harum citra wisata. Tapi pepatah tua bilang, “kalau tak bisa menjadi pohon rindang, jadilah ilalang yang menghalau debu.” Maka warga Desa Hariara Pohan, Samosir, Sumatera Utara, memilih menjadi ilalang perlawanan terhadap sampah. […]

  • Tambah 93 Kasus Baru, Total Positif Covid -19 di Sumsel  2.568 kasus, Palembang Sumbang 63 Kasus, WHO : Potensi Menular Lewat Udara

    Tambah 93 Kasus Baru, Total Positif Covid -19 di Sumsel  2.568 kasus, Palembang Sumbang 63 Kasus, WHO : Potensi Menular Lewat Udara

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    KASUS baru positif covid-19 di Sumsel bertambah 93 orang sehingga total menjadi 2.568 orang, sementara Palembang masih terbanyak menyumbang kasus baru mencapai 63 kasus. Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Prov. Sumsel, Yusri, jumat [10/7/2020]. Selain di Palembang kata dia, kasus baru ditemukan di OKI 1 orang, Banyuasin 9 orang, PALI […]

expand_less
WordPress Archive Taxico – Taxi Company & Online Cab Service Elementor Template Kit Taxico – Taxi Company & Online Cab Service FSE WordPress Theme TaxPay – Advisor & Financial Consulting Elementor Template Kit Tayta – Single Property & Apartment Complex Theme TazZA – Organic Food Elementor Template Kit Team Booking – WordPress Booking and Appointment Scheduling System Team Builder — Meet The Team WordPress Plugin Team Grid – Team Member Showcase WordPress Plugin & Team Editor Team Member Carousel Addon For Elementor Team Showcase | WordPress Plugin