Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » TAWA TAPI TAHU -“Lentera Cinta Sebelum Tidur : Filosofi Lampu Tidur & Nasehat Bijak Sebelum Merem”

TAWA TAPI TAHU -“Lentera Cinta Sebelum Tidur : Filosofi Lampu Tidur & Nasehat Bijak Sebelum Merem”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 1.100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAHKAH kau menatap lampu tidur yang remang-remang sambil merenungi hidup, lalu tiba-tiba sadar “Eh, colokan listrik belum dicabut!”
Itulah kekuatan lampu tidur, ia bukan sekadar benda menyala di pojok kamar, ia adalah lentera kehidupan, saksi bisu atas segala drama malam dari bantal basah air mata hingga kentut yang tak sengaja terdengar pas semua hening.

Lampu tidur itu ibarat ibu-ibu arisan, kecil, diam-diam, tapi bikin suasana adem dan tenteram. Ia tak pernah jadi sorotan utama seperti lampu disko atau ring light selebgram. Tapi tanpanya, malam terasa hambar. Tak ada cahaya lembut yang menyambut mata lelah setelah seharian menghadapi atasan yang nyinyir dan grup WA keluarga yang isinya cuma kiriman “Assalamualaikum” pakai bunga-bunga GIF.

Dari lampu tidur, kita belajar…lampu tidur mengajarkan kita ilmu meredup dengan elegan bahwa dalam hidup, tak semua harus terang-benderang, kadang, yang redup justru memberi kenyamanan.

“Terang-terang dikit bikin silau, redup-redup cantik malah bikin rindu,” kata pepatah gombal dari anak kos yang suka merenung di kasur sambil nonton YouTube motivasi.

Coba bayangkan tidur dengan lampu utama yang menyala terang, rasanya kayak tidur di bawah sorotan spotlight konser dangdut. Panas, silau, dan kalau ada nyamuk pun dia bisa selfie dulu sebelum gigit. Sementara lampu tidur? Lembut… hangat…. penuh cinta, seperti  virtual  sudah move on, tapi masih doain kamu tiap malam (katanya, sih).

Filosofi dari sebuah lampu di pojok kamar, lampu tidur yang kecil mengajarkan bahwa tak perlu menjadi besar untuk memberi terang, seperti ibu di kampung yang diam-diam masakin rendang pas anaknya pulang, ttau seperti dosen yang walaupun galak, tapi nilainya tiba-tiba A.

Lampu tidur juga simbol keberadaan yang setia, tak peduli seberapa sering kamu pindah gaya tidur dari posisi punggung ke tengkurap lalu ke gaya cacing kepanasan, ia tetap di sana memberi cahaya kecil agar kamu tak terjebak menyandung meja atau jatuh gara-gara cari charger di kegelapan.

Kata pepatah “Lebih baik lampu tidur menyala, daripada gelap tapi berharap mantan kembali”

Pernah ngalamin lampu tidur mati pas malam-malam? Tiba-tiba semua berubah jadi film horor. Bayangan bantal jadi pocong, gantungan baju jadi genderuwo. Dan colokan listrik yang tadinya di pojokan pun jadi seperti portal ke alam gaib.

Dari sini kita belajar, bahwa hal kecil seperti lampu tidur bisa jadi penjaga malam paling setia, bahkan lebih konsisten dari jadwal hidup kita yang suka ngacak kayak remote TV hilang tombolnya. Ia nyala terus tanpa banyak gaya, nggak pernah izin cuti, dan nggak pernah marah walau kita sering lupain dia pas liburan.

Cahayanya yang redup itu, seperti sop buntut yang diracik pelan-pelan nggak ngegas, tapi nyusup ke jiwa. Di saat dunia gelap gulita dan sandal jepit entah kemana, dialah satu-satunya cahaya harapan di ujung colokan.

Jadi, wahai kamu si lampu tidur mungil berbentuk silinder warna-warni seperti pelangi yang lagi diet, ketahuilah… kamu bukan sekadar barang elektronik. Kamu adalah simbol dari ketenangan, kehangatan, dan harapan sebelum merem, filosofi hidup bisa lahir dari benda kecil seperti kamu.

“Jadilah seperti lampu tidur: kecil, tak banyak bicara, tapi membawa damai”

Dan untukmu yang membaca ini sambil siap-siap tidur, ingat! hidup tak selalu harus terang benderang. Kadang, sedikit cahaya saja sudah cukup untuk melihat jalan pulang, baik jalan ke kasur, maupun jalan kembali ke hati seseorang (kalau masih ada pintunya).

Akhir kata, jangan lupa colokin lampu tidurmu malam ini, biar tidurmu damai, dan mimpimu lucu seperti narasi ini. Dan kalau lampunya pakai motif pelangi seperti di foto tadi, ya… itu tandanya kamu tidur dalam festival cahaya dan tawa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Ingin ODP Covid-19 Nyaman di Wisma Atlet

    Wagub Ingin ODP Covid-19 Nyaman di Wisma Atlet

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    KETUA ODP Center, Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya  kembali datang ke Wisma Atlet untuk melakukan pengecekan ulang. Saat pengecekan, Wagub tampak didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Lesty Nurainy, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Yusuf Ahmad, serta Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Aufa Syarkowi dan Dirut PT JSC Meina Fatriani Paloh. Tak hanya kamar di Wisma […]

  • 2024, Semua Kandidat Masih Sama-sama Punya Peluang Merebut Kursi Palembang 1

    2024, Semua Kandidat Masih Sama-sama Punya Peluang Merebut Kursi Palembang 1

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.600
    • 0Komentar

    PARA kandidat dalam Pilkada Kota Palembang untuk merebut kursi nomor 1 tetap berpeluang.Pilkada serentak diperkirakan tetap dilaksanakan pada 2024. Pemerhati Politik Sumsel Bagindo Togar Butar Butar menjelaskan, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda [Finda] yang masa jabatannya sendiri akan berakhir pada 2023 mendatang. Ia menjelaskan dengan Pilkada Palembang dilaksanakan pada 2024, maka semua kandidat yang bertarung […]

  • Kambing Hutan, Penyendiri Di Lereng Bukit Terancam Punah

    Kambing Hutan, Penyendiri Di Lereng Bukit Terancam Punah

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    KAMBING hutan Sumatera hidup di ketinggian 200 meter hingga 3.000 meter di atas permukaan laut. Habitatnya berupa hutan primer dan hutan sekunder di dekat pegunungan atau kawasan perbukitan. Kawasan Pegunungan Bukit Barisan di Pulau Sumatera kaya akan keanekaragaman hayati berkategori langka dan dilindungi. Termasuk di dalamnya adalah hewan satu ini. Namanya kambing hutan Sumatera atau […]

  • Sukseskan Asian Games 2018, Ini Sejumlah Proyek yang Tengah Dikerjakan PLN

    Sukseskan Asian Games 2018, Ini Sejumlah Proyek yang Tengah Dikerjakan PLN

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    Prediksi kebutuhan pasokan daya untuk penyelenggaraan Asean Games di kawasan JSC sebesar 20 s.d 25 MW

  • Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (28/12/2020) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus COVID-19. “Tidak ada penambahan kasus per 28 Desember 2020,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 28 Desember ada 696 kasus diantaranya 607 kasus sembuh, 60 masih dirawat, dan 29 kasus meninggal dunia. Sementara itu, berdasarkan data update Gugus […]

  • Door…, Spesialis Curat dari Pulau Geronggang Ini Dihadiahi Timah Panas

    Door…, Spesialis Curat dari Pulau Geronggang Ini Dihadiahi Timah Panas

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.513
    • 0Komentar

    RIDO Saputra (19) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kanannya oleh anggota karena sempat mendorong polisi lalu berusaha melarikan diri, Selasa (26/11/2019). Kendati masih remaja, warga Dusun Talang Batin Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut ternyata spesialis kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Terbukti ada empat kasus keterlibatannya. Kapolres OKI AKBP […]

expand_less
WordPress Archive MemberPress MailChimp MemberPress Mailrelay MemberPress Mailster MemberPress PDF Invoice MemberPress Sendy MemberPress WooCommerce MemberPress Pro WordPress Plugin MemberPress WP Simple Pay Pro Membership Manager Pro MeMeMe – The Meme Generator | WP Plugin