Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Sampahmu Menentukan Nasib Kotamu……

Sampahmu Menentukan Nasib Kotamu……

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 742
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADIPURA itu, ibarat foto prewedding kota bersih, rapi, dan penuh senyum di taman, akan tetapi  jangan tanya belakang pasar, bisa jadi aromanya bikin bunga layu sebelum mekar. Sekarang? Adipura sudah ganti baju, pakai jas kebijakan, dasi sistemik, dan sepatu teknologi. Kalau dulu cukup bersihkan daun kering dan cat ulang trotoar, sekarang Adipura meminta kita membersihkan cara pikir.

Adipura baru ini bukan hadiah ulang tahun buat kota yang kelihatan kinclong di pusat, tapi lupa ada gunung sampah setinggi rumah di pinggiran. Ia bukan lagi lomba ‘kota paling wangi pas inspeksi’, melainkan cermin besar siapa yang serius buang sampah pada tempatnya dan siapa yang cuma buang anggaran tapi hasilnya nihil.

“Kota yang abai soal lingkungan, itu seperti orang kaya yang malas mandi mungkin punya semuanya, tapi tetap bau”- (Petuah ngawur tapi ngena dari Mbah Modin Kampung Hijau)

Kementerian Lingkungan Hidup dan BPLH kini mengatur ulang peta jalan Adipura. Bukan lagi soal taman dicat atau jalan disapu pas pagi doang. Tapi bagaimana sistem persampahan dikendalikan dengan cerdas, manusiawi, dan berdampak.

Komposisi penilaiannya pun sudah kayak resep rendang Padang yang serius 50% soal sistem pengelolaan sampah & kebersihan, 20% soal anggaran dan kebijakan daerah, 30% dari kesiapan SDM dan infrastruktur.

Jadi, kalau kota masih buang sampah sembarangan, lalu berharap dapat Adipura, itu seperti pengantin datang ke pelaminan pakai celana kolor—nggak niat tapi pengin dipuji.

Mari kita bicara soal 343 TPA yang masih pakai metode open dumping, itu lho, buang sampah ngasal di lapangan terbuka lalu dibiarkan begitu saja, seperti mantan yang sudah jelas bikin luka tapi masih dipeluk tiap malam.

Dalam skema Adipura sekarang, kota dengan sistem begini langsung dicoret dari daftar penghargaan. Ini bukan sekadar hukuman, tapi pelajaran, jika kita ingin maju, kita harus berani menutup bab usang dan membuka halaman baru bernama sanitary landfill. Lengkap dengan pengelolaan gas metan dan lindi, tentu. Jangan cuma bisa ‘lindi-lindi’ menolak tanggung jawab!.

Ada tiga kunci sukses Adipura baru kurangi sampah dari sumbernya. Ini bukan soal plastiknya disulap, tapi mindset warganya diubah.
“Barang siapa membuang sampah pada tempatnya, niscaya rezekinya tidak nyasar ke tempat tetangga,”- (Hadis lokal kampung kreatif).

Perkuat peran masyarakat, seperti  di Jepang, warga sudah terbiasa memilah 7 jenis sampah tiap pagi. Di kita? Masih ada yang nyampur popok bayi dengan sisa rendang seminggu lalu. Di Tokyo, jika salah buang sampah bisa kena tegur sopan. Di sini, yang salah malah bawa kardus alasan, bukan tanggung jawab.

Anggaran dan SDM, kalau masih menganggap petugas kebersihan sebagai pelengkap penderita, jangan mimpi dapat Adipura. Di Swedia, pengelolaan sampah jadi sumber energi, jadi lapangan kerja. Di kita? Sampah masih jadi bahan meme, bukan solusi energi.

“The greatest threat to our planet is the belief that someone else will save it”- Robert Swan, penjelajah kutub dan pegiat lingkungan

Artinya, kalau kita nungguin pemerintah doang sambil ngopi-ngopi sambil ngeluh soal bau sampah, ya jelas bau itu nggak bakal ilang. Kita semua harus turun tangan. Mulai dari tangan sendiri, bukan nunjuk tangan orang.

Adipura bukan piala buat dipajang waktu ada tamu dari provinsi. Tapi simbol bahwa kota ini punya otak, hati, dan tangan yang bekerja sama menjaga bumi. Kalau cuma bersih di pusat kota tapi pinggiran bau amonia, itu sama aja seperti mandi cuma di ketiak doang.

Maka, mari kita sambut Adipura baru dengan semangat baru membangun kota bukan cuma dengan semen dan cat, tapi dengan kesadaran dan komitmen. Biar nanti generasi cucu kita bisa main layangan tanpa takut kena plastik bekas pecel lele. “Karena masa depan bukan tempat buang sampah dari hari ini”.

Kalau ada yang tanya “Kota kita dapat Adipura gak, Pak?”
Jawab saja “Tergantung… apakah kita semua sudah berani buang ego ke tempatnya?”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • deddy-mizwar

    Dana Haji di Gunakan Untuk Proyek Infrastruktur, Takut Gak Barokah Ah…

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Rencana Presuden Joko Widodo (Jokowi) akan menggunakan dana tabungan haji masyarakat mendapat kritikan. Apalagi dana yang dihimpun tersebut mencapai Rp80 triliun.

  • Susun Regulasi Komunikasi Antar Pribadi untuk Tekan Angka Gizi Buruk

    Susun Regulasi Komunikasi Antar Pribadi untuk Tekan Angka Gizi Buruk

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.563
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pertemuan penyusunan regulasi komunikasi antar pribadi pencegahan stunting di di Ruang Rapat I Dinkes Muba, Senin (15/11/2021). Pertemuan untuk kedua kalinya ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS diwakili Sekretaris dr Arios Saplis. Ia mengatakan pembangunan kesehatan merupakan investasi untuk meningkatkan […]

  • Kata -kata mutiara menyambut pagi biar ente semangat

    Kata -kata mutiara menyambut pagi biar ente semangat

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.961
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -“Menyambut pagi” adalah ungkapan dalam bahasa Indonesia yang mengacu pada tindakan atau sikap menyambut atau memulai hari yang baru. Ungkapan ini mencerminkan semangat positif, keceriaan, dan kesediaan untuk menghadapi hari dengan penuh energi dan antusiasme. Dalam konteks budaya Indonesia, menyambut pagi juga bisa merujuk pada tradisi atau kegiatan khusus yang dilakukan pada saat pagi […]

  • Sebar 6.000 Benih Ikan di Sungai Musi

    Sebar 6.000 Benih Ikan di Sungai Musi

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6.000 benih ikan di sebar di perairan Sungai Musi Palembang guna menjaga ekosistem di sungai tersebut. Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan kegiatan ini dilakukan rutin, namun karena ada wabah covid-19 melanda, kegiatan tersebut sempat terhenti selama 6 bulan. “Kini kita lakukan lagi bersama dengan PWI Sumsel, “katanya saat melakukan penyebaran benih ikan [Restocking], […]

  • Sampaikan Aspirasi Masyarakat melalui SP4N-LAPOR!

    Sampaikan Aspirasi Masyarakat melalui SP4N-LAPOR!

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    UNTUK mewujudkan tatalaksana pemerintahan yang baik atau good governance, pemerintah telah mengintegrasi sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam satu pintu serta dapat meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba mengikuti Webinar Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!), Rabu […]

  • Resep Ikan Asin Kuah Santan, Gurih Pedas dengan Bumbu Sederhana yang Bikin Rasanya Naik Kelas

    Resep Ikan Asin Kuah Santan, Gurih Pedas dengan Bumbu Sederhana yang Bikin Rasanya Naik Kelas

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ikan asin tidak harus selalu digoreng sampai kering. Dengan santan dan racikan bumbu sederhana, ikan asin bisa diolah menjadi lauk berkuah yang gurih, pedas, dan aromanya lebih kaya. Cara membuatnya pun tidak rumit. Yang perlu diperhatikan justru saat mengolah ikan asin dan santannya, supaya rasa asin tetap pas dan kuah tidak pecah. Bahan-bahan […]

expand_less
WordPress Archive Pepe – Building & Construction Business Services Elementor Template Kit Pepeka – WooCommerce Theme Perbra - Car Auto Care & Detailing Elementor Template Kit Perez – Personal Portfolio WordPress Theme Perfect WooCommerce Brands Perfetto – Premium Real Estate WordPress Theme Perfex CRM Chat Perfex CRM Chat & Tickets App for Support Board Perfmatters WordPress Plugin Performance YouTube Player Block for WordPress (Gutenberg)