Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » “Hati Suci, Oleh-oleh Kurma & Janji untuk Gak Kumat Lagi”

“Hati Suci, Oleh-oleh Kurma & Janji untuk Gak Kumat Lagi”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 705
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU pulang dari pasar bawa belanjaan, pulang dari kantor bawa capek, maka pulang dari Tanah Suci mestinya bawa yang suci-suci juga, hati yang baru, niat yang segar, dan semangat hidup yang tidak hanya bergantung pada saldo rekening dan suhu kompor tetangga.

Dan begitulah, jemaah haji Indonesia gelombang II telah resmi menutup rangkaian panjang penyelenggaraan ibadah haji 1446 H. Kloter KJT28 dari Majalengka dan Cimahi jadi rombongan penutup, take-off dari Bandara Madinah pukul 23.27 WAS. Lebih cepat dari jadwal. Luar biasa. Biasanya orang Indonesia dikenal karena “jam karet”, ini malah jam pesawatnya lebih gesit dari niat mantan ngajak balikan.

Tapi jangan cuma lihat dari sisi keberangkatan dan pemulangan. Mari kita ulas sisi lain dari perjalanan spiritual ini. Karena haji bukan sekadar soal naik pesawat, pakai kain ihram, atau nyetatus di medsos dengan caption “Labbaik Allahumma Labbaik” lalu nambah hastag #MabrurPlease.

Lebih dari itu, ini adalah perjalanan mengaduk-aduk batin, menggugah kesadaran, dan  kalau berhasil  bisa bikin seseorang pulang dengan paket lengkap jiwa bersih, hati bening, dan mulut lebih sedikit nyinyir.

Pulang dari Tanah Suci itu ibarat habis servis besar dalaman diganti, oli diganti, ban dicek, dan rem diperbarui. Tapi apa gunanya servis kalau mobilnya tetap ugal-ugalan di jalanan kampung?

Maka tantangan terbesar bukan saat sa’i bolak-balik Safa-Marwah. Bukan juga saat wukuf di Arafah, walau suhu panasnya bisa mengelupas niat. Tantangan sesungguhnya justru datang saat kembali ke rutinitas. Saat kaki sudah mendarat di Bandara Soetta, tapi hati masih di pinggir Kakbah.

Mereka yang pulang dari haji tidak sekadar menyandang status “Pak Haji” atau “Bu Hajjah”,  meskipun di kampung biasanya langsung diundang jadi penceramah dadakan dan diminta doa biar panen durian lancar. Tapi seharusnya pulang haji itu berarti pulang dengan perubahan. Minimal kalau dulu suka marah, sekarang belajar sabar. Kalau dulu suka hutang dan lupa bayar, sekarang jangan lupa doakan si penagih juga masuk surga.

Di tengah euforia kepulangan, ada catatan haru yang tak bisa dilupakan. Sebanyak 446 jemaah wafat di Tanah Suci mereka tidak sempat menjejak kembali Tanah Air. Tapi yakinlah, mereka pulang ke rumah yang lebih kekal. Kalau haji itu panggilan, maka pulang di sana adalah undangan istimewa dari Tuhan langsung, tanpa antrean visa.

Kita yang masih bisa pulang harus belajar dari mereka. Karena umur itu kayak sinyal WiFi di masjid kita gak tahu kapan putusnya. Maka selama masih hidup, manfaatkan waktu buat yang baik-baik. Minimal berhenti ngomentarin orang di TikTok pakai akun anonim.

Layanan untuk jemaah haji tahun ini terbilang top cer. Akomodasi, transportasi, konsumsi, bahkan bimbingan ibadah disiapkan semaksimal mungkin. Meskipun ya, selalu ada dinamika  kadang kamar sempit, AC ngadat, atau ayam gorengnya kalah renyah dari harapan.

Tapi hidup memang begitu gak semua bisa sesuai ekspektasi. Seperti jodoh, pekerjaan, dan hasil panen cabe. Yang penting niat baiknya dijaga, dan syukur tetap ditanam.

Pernah ada satu jemaah cerita waktu melempar jumrah, batu yang ia bawa malah nyasar ke sandal sendiri. Alih-alih marah, ia malah tertawa dan bilang, “Yah, ini berarti dosaku masih numpang di kaki”. Humor semacam itu justru yang bikin ibadah terasa lebih manusiawi. Tidak kaku, tidak tegang. Karena agama itu bukan buat bikin kita stres, tapi buat bikin kita waras.

Maka dari itu, mari kita rayakan kepulangan para jemaah bukan dengan pesta makan kambing semata, tapi dengan doa dan tekad agar kita semua jadi lebih baik meski belum sempat berangkat haji.

Karena sejatinya, setiap orang bisa jadi “haji” dalam kehidupannya sendiri. Haji dalam menjaga sabar. Haji dalam menolong sesama. Haji dalam membersihkan niat dan menjauhi drama.

“Kalau tubuhmu belum sampai ke Kakbah, pastikan hatimu tetap menghadap-Nya. Karena yang paling penting dari ibadah adalah niat yang lurus, hati yang bersih, dan hidup yang bermanfaat”.

Salam hangat untuk para jemaah yang baru pulang. Semoga hajimu mabrur, sikapmu makmur, dan hidupmu tidak cuma sibuk update status tapi juga upgrade akhlak. Aamiin.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan HUT Muba ke 67 Tahun,  Pemkab Muba Gelar Festival Randik 

    Meriahkan HUT Muba ke 67 Tahun,  Pemkab Muba Gelar Festival Randik 

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke-67 tahun, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba bakal menggelar kegiatan Festival Randik, yang akan mulai dilaksanakan bertepatan hari jadi Muba pada 28 September 2023 mendatang. Untuk kesuksesan dan kelancaran  kegiatan Festival Randik tersebut, diadakannya rapat bersama Kepala Perangkat Daerah Muba yang terkait. […]

  • Ini Perlu Dipertahankan, Pemeriksaan BPK di Sumsel Lampaui Nasional

    Ini Perlu Dipertahankan, Pemeriksaan BPK di Sumsel Lampaui Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 677
    • 0Komentar

    LAGI-LAGI, kinerja Gubernur Sumsel H. Herman Deru memimpin Sumsel menuai apresiasi. Kali ini apresiasi tersebut datang dari Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang juga Pimpinan Pemeriksa Keuangan Negara IV, Dr. Isma Yatun, CSFA., CFTA. Isma mengakui kehebatan kepemimpinan Herman Deru sejak tiga tahun terakhir karena mampu membuat capaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan […]

  • SKJ 88 perkuat sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda Muba

    SKJ 88 perkuat sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda Muba

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Puluhan Personel Kejaksaan Negeri Sekayu, TNI-Polri dan ASN Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melaksanakan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 88 dalam rangka menjaga kebugaran fisik dan kesehatan serta untuk mempererat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda di Kabupaten Muba, dilaksanakan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Muba, Jumat (16/6/2023). Olahraga bersama tersebut diikuti oleh jajaran Kejaksaaan Negeri […]

  • Menkeu Bebaskan Bea Masuk Barang Yang Diimpor, Apa Manfaatnya ?

    Menkeu Bebaskan Bea Masuk Barang Yang Diimpor, Apa Manfaatnya ?

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK 175/PMK.04/2021 tentang pembebasan bea masuk atas impor kembali barang yang telah diekspor. Peraturan tersebut mulai berlaku efektif pada 4 Februari 2022 dan untuk memudahkan perdagangan. “Melalui aturan ini DJBC berupaya untuk menyederhanakan prosedur, memodernisasi pelayanan, serta meningkatkan kepastian hukum dalam memberikan […]

  • Update COVID-19 Terkini di Muba: Bertambah 13 Kasus Sembuh, 30 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Update COVID-19 Terkini di Muba: Bertambah 13 Kasus Sembuh, 30 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 676
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID- GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (30/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 13 kasus sembuh, 30 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 13 kasus sembuh, 30 positif, dan 1 meninggal dunia per 30 Juli 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, penambahan kasus positif diantaranya kasus 2286 Laki-laki usia […]

  • Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 9 – Adu Debat di Planet Tik-Tak: Sarip vs Kandidat Kode Promo]

    Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 9 – Adu Debat di Planet Tik-Tak: Sarip vs Kandidat Kode Promo]

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    PLANET Tik-Tak, surganya joget absurd, tempat orang bisa viral cuma karena ngupil sambil backflip. Planet ini ibarat gabungan antara panggung dangdut kelurahan sama laboratorium Elon Musk kacau tapi laku. Sarip mendarat pakai ojek roket sewaan, pilotnya ngaku mantan drummer band dangdut luar angkasa yang gagal karena alergi glitter. Di tangan Sarip, koper berisi Sate Tanggung […]

expand_less
WordPress Archive AutoPro – Car Dealer WordPress Theme Autoresq – Car Repair WordPress Theme Autorex – Car Service & Workshop WordPress Theme AutoRide – Chauffeur Limousine Booking WordPress Theme Autoser – Car Repair and Auto Service WordPress Theme AutoShow – Car Shoowroom & Dealer Elementor Template Kit AutosMart – Automotive Car Dealer WordPress Theme Autostar – Car Rental WordPress Theme AutoTrics – Car Repair & Auto Service Elementor Template Kit Autozpro – Auto Parts WooCommerce WordPress Theme