Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Saat Jersey Menyatukan Parpol, Bola, Guyub & Gawang Rasa Persaudaraan

Saat Jersey Menyatukan Parpol, Bola, Guyub & Gawang Rasa Persaudaraan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 744
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAPANGAN Baseball Jakabaring di Jakabaring Sport City [JSC], biasanya cuma dikenal untuk lemparan bola dan jargon atletik.

Namun kemarin, aroma minyak kayu putih sampe minyak nyong-nyong menjadi satu, terlihat semangat lintas partai, dan teriakan “oper, Bro!” mendadak menjadikan lapangan itu  seperti menjadi saksi sejarah, lantaran para politisi melepas dasi, mengganti jas dengan jersey, celana panjang pun berubah menjadi celana pendek,  dan mereka para anggota dewan itu sepakat untuk  pertandingan lebih baik dan diselesaikan lewat tendangan, bukan perdebatan.

Itulah suasana terjadi di lapangan bukan di ruang sidang paripurna, untuk menjadi satu di Turnamen Sepak Bola Antar Partai Politik yang  resmi dibuka Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru.

Tapi jangan bayangkan suasana kaku, karena ini bukan seremoni biasa, ini seperti reuni akbar para pemikir negeri yang iseng-iseng ngadu stamina dan strategi di rumput hijau.

“Tunjukkan kemampuan terbaik dan jaga sportivitas. Dan ingat, satu gol dihargai 250 ribu. Jadi semangatlah, bukan karena hadiahnya, tapi demi kebersamaan,” mantap ucapan Gubernur sambil tersenyum, mirip wasit yang ngopi dulu sebelum meniup peluit, he..he.!.

Kenapa demikian? pasalnya pertandingan ini bukan sekadar event olahraga tapi festival guyub lintas warna, pesta demokrasi dalam bentuk peluit dan tiupan semangat!.

Pemandangan hari itu unik sekali, para petinggi partai yang biasanya pakai jas dan dasi kini pakai jersey, celana pendek, dan kaus kaki panjang. Yang biasanya bawa map rapat, sekarang bawa sepatu bola. Dan yang biasanya adu visi-misi, hari itu adu akurasi tendangan!

Turnamen ini jadi semacam oase, tempat politikus dari berbagai partai bisa bersua bukan untuk berdebat, tapi untuk tertawa, terpelanting bareng, dan saling tos setelah bikin assist.

Di tribun, para penonton dari berbagai latar belakang ikut bersorak.
Anak-anak nonton sambil makan es krim, emak-emak jualan pempek, dan bapak-bapak ngerekam pertandingan sambil bilang “Tuh Pak Ketua bisa juga lari, lho! Kirain cuma bisa lari dari kenyataan. Eh, maksudnya… kenyataan bahwa dia dulu striker SMA-nya!”

Yang penting semua tertawa. Semua saling menyemangati. Bahkan yang kalah pun tetap pulang dengan peluh dan pelukan. Karena yang diincar bukan cuma trofi, tapi rasa persaudaraan.

Hal seperti ini layak dicontoh, kebersamaan yang ringan, penuh canda, tapi bermakna. Karena di banyak negara, olahraga memang jadi jembatan. Di Brasil, politisi main futsal mingguan. Di Korea Selatan, pemimpin komunitas tanding bowling. Di Finlandia, para walikota malah punya liga hoki es!. Dan di Sumsel? Kita mulai dengan sepak bola dan semangat lodeh persatuan!.

Yang paling menarik lagi di Inggris, mantan Perdana Menteri Boris Johnson pernah ikut pertandingan amal dan… jatuh tersungkur sambil nyundul orang. Di Jerman, partai-partai punya liga futsal sendiri untuk jaga kebugaran dan… networking diam-diam. Bahkan di Jepang, parlemen punya turnamen badminton tahunan, karena katanya debat lebih sejuk kalau habis lari-lari.

Artinya? Olahraga bukan cuma keringat. Tapi alat pendingin suhu politik yang kerap mendidih kayak mie instan overcooked.

Namun kali ini, bukan soal kursi, tapi gawang. Bukan rebutan jabatan, tapi rebutan bola.
Dan anehnya, justru di sini kita melihat politik dalam bentuk terbaiknya  guyub, lucu, dan sedikit ngos-ngosan.

Turnamen ini bukan sekadar pertandingan. Ini pengingat bahwa beda partai bukan berarti beda hati. Bahwa jersey bisa jadi penengah, dan bahwa tawa bisa menyatukan lebih kuat dari kampanye.

“Kebersamaan itu seperti main bola,” salah satu penonton berkomen singkat.

“Kalau terus main sendiri, ya capek. Tapi kalau saling oper, bisa cetak gol bareng” katanya lagi.

Semoga pertandingan ini jadi awal dari banyak kegiatan guyub lainnya.
Lain kali siapa tahu ada Lomba Masak Antar Fraksi, atau Zumba Akbar Ala Ketua Partai, perserta dari anggota dewan kaum hawa, yang penting bersatu, berpeluh, dan bergembira.

Dan jangan lupa, satu gol = 250 ribu., tapi satu senyum tulus di lapangan? Tak ternilai harganya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puisi ini pasti bikin ente semangat

    Puisi ini pasti bikin ente semangat

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.028
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Hidup terus bersemangat, bangun pagi usai sholat shubuh, meluangkan waktu untuk berjalan pagi sembari menghirup udara segar..nah..semangat..semangat. Ada satu puisi bisa jadi renungan ente menjalankan aktivitas sampe sore, silahkan simak ! Pagi yang cerah.. Pagi yang cerah datang menyapa, Matahari terbit dengan sinar yang membara. Di langit biru, awan berarak lembut, Hembusan angin […]

  • 5 Alternatif Terapi & Beberapa Pengobatan COVID-19 Kini Telah Dihapuskan, Alasannya!

    5 Alternatif Terapi & Beberapa Pengobatan COVID-19 Kini Telah Dihapuskan, Alasannya!

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    BEBERAPA alternatif terapi dan beberapa pengobatan COVID-19 kini telah dihapuskan dari pedomanan tatalaksana COVID-19 nasional terbaru. Seperti plasma konvalesen, Ivermectin, Hidroksiklorokuin, Azitromisin, dan Oseltamivir. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menyatakan bahwa penghapusan ini berdasarkan keputusan 5 organisasi profesi dokter. Diantaranya Perhimpunam Dokter Paru (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Perhimpunan […]

  • Sambut Hari Kartini, Alhamdulillah RUU TPKS Disetujui

    Sambut Hari Kartini, Alhamdulillah RUU TPKS Disetujui

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.243
    • 0Komentar

    KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, mengatakan bahwa disetujuinya Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) pada Rapat Pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan ini merupakan bingkisan indah menyambut peringatan hari lahir RA Kartini. Dengan dilaksanakannya pembicaraan tingkat I tersebut, maka RUU TPKS akan masuk pada pembicaraan tingkat II […]

  • Covid -19 Belum Bisa Dijinakan, Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Wujudkan Herd Imunity Melalui Akselerasi Cakupan Vaksin, Pemkab OKI : Semuanya Harus Terlibat, Tanpa Itu Program Vaksinasi Menjadi Keniscayaan

    Covid -19 Belum Bisa Dijinakan, Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Wujudkan Herd Imunity Melalui Akselerasi Cakupan Vaksin, Pemkab OKI : Semuanya Harus Terlibat, Tanpa Itu Program Vaksinasi Menjadi Keniscayaan

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.645
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir akselerasi cakupan vaksinasi Covid-19  untuk tenaga medis untuk dosis kedua telah menyentuh angka 74,33%, pelayanan publik sebanyak 29,80%  serta untuk lansia sebanyak 2.38 % sedangkan untuk masyarakat umum tembus di angka 1.72 % untuk dosis yang pertama. Bupati Ogan Komering Ilir melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. […]

  • Maksimalkan DAK, Upaya Geliatkan Ekonomi Masyarakat  Sumsel

    Maksimalkan DAK, Upaya Geliatkan Ekonomi Masyarakat  Sumsel

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H  Mawardi Yahya kembali mengingatkan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan pemerintah Provinsi dan Kabupaten/ kota untuk mempercepat realiasi  pembangunan  fisik dan non fisik dengan penyerapan   Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini penting untuk menunjang tercapainya  prioritas pembangunan di Sumsel TA 2021. “Penyerapan DAK  baik untuk bangunan fisik […]

  • Percepat Pengaduan Masyarakat, Kominfo Kerjasama Lima Instansi, Instansi Apa Saja?

    Percepat Pengaduan Masyarakat, Kominfo Kerjasama Lima Instansi, Instansi Apa Saja?

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus meningkatkan performa Sistem Pengelolaan dan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat atau SP4N-LAPOR! Setelah sebelumnya dikelola oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kantor Staf Kepresidenan (KSP), dan Ombudsman RI, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU SP4N-LAPOR! 2021-2026 dilakukan penguatan portal pengaduan ini dengan menambahkan dua […]

expand_less
WordPress Archive Hepta – Multipurpose Business WordPress Theme Herbalist – Medical Marijuana Store Elementor Template Kit Herbalist – Medical Marijuana Store WordPress Theme Herd Effect – fake notifications that stimulate user action Hermes – Multi-Purpose Premium Responsive WordPress Theme Herr – Digital Magazine WordPress Theme Herrington - Business Consulting WordPress Theme Heru – Creative Elementor Template Kit Hervin – Creative WordPress Ajax Portfolio Showcase Slider Theme Hestate – Real Estate Elementor Template Kit