Panjat Pinang Palembang di JSC Makin Menantang, 45 Batang Diperebutkan, Kenapa 5 Dipasang Miring?
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Festival panjat pinang di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Minggu (30/8/2026), menghadirkan tantangan berbeda bagi para peserta.
Sebanyak 45 batang pinang disiapkan untuk diperebutkan dalam perlombaan yang menjadi salah satu hiburan masyarakat untuk memeriahkan bulan kemerdekaan Republik Indonesia.
Yang membuatnya berbeda, lima dari 45 batang pinang tersebut tidak dipasang tegak seperti biasanya. Batang pinang itu sengaja dipasang miring menghadap venue dayung JSC.
Posisi tersebut tentu memberikan tantangan tersendiri. Peserta harus mengandalkan kekuatan, keseimbangan, sekaligus kekompakan tim untuk mencapai bagian atas batang pinang.
Tak hanya peserta dewasa, festival panjat pinang ini juga memberi ruang bagi anak-anak dan ibu-ibu untuk ikut merasakan keseruan perlombaan.
Empat batang pinang dibuat dengan ketinggian lebih rendah, sekitar tiga sampai empat meter, dan diperuntukkan khusus bagi anak-anak serta ibu-ibu.
General Manager Sumatera Ekspres, H. Iwan Irawan, mengatakan festival panjat pinang tersebut telah memasuki pelaksanaan keenam.
Menurutnya, konsep perlombaan tahun ini sengaja dibuat lebih beragam agar masyarakat yang datang tidak hanya menyaksikan perlombaan, tetapi juga bisa menikmati suasana kemeriahan perayaan kemerdekaan.
Iwan berharap festival panjat pinang tersebut dapat terus digelar dan menjadi agenda rutin setiap tahun. Ia juga berharap semakin banyak sponsor yang ikut mendukung sehingga pelaksanaan ke depan dapat berlangsung lebih meriah.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Edward menilai panjat pinang bukan hanya perlombaan untuk mendapatkan hadiah. Tradisi yang identik dengan perayaan kemerdekaan itu juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebersamaan, kekompakan dan semangat gotong royong.
“Panjat pinang merupakan budaya kita untuk memupuk kebersamaan, kekompakan, dan rasa gotong royong. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat bagus untuk masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Edward.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan tetap menjaga semangat kebersamaan.
Dengan 45 batang yang diperebutkan, lima di antaranya dibuat miring dan empat lainnya disiapkan untuk anak-anak serta ibu-ibu, festival panjat pinang di JSC tahun ini tidak hanya menawarkan perebutan hadiah, tetapi juga menghadirkan variasi tantangan dan hiburan bagi masyarakat Palembang. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
