Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » VAR, Ogawa & Oya [“Liga Kita Kini Tak Lagi Main Bola di Lapangan Bebek”]

VAR, Ogawa & Oya [“Liga Kita Kini Tak Lagi Main Bola di Lapangan Bebek”]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 1.258
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, nonton Liga Indonesia itu kayak naik angkot tanpa rute tetap kadang nyasar, kadang muter-muter, kadang malah mogok di tengah jalan. Tapi sekarang, kita patut mengacungkan dua jempol dan satu lutut untuk perubahan yang mulai terasa.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mulai serius membenahi isi dapur. Pak Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, bilang “Kita nggak cuma masak air doang sekarang, udah mulai rebus daging”.

Salah satu langkah yang bikin tepuk tangan netizen bukan cuma dari grup WA, tapi juga dari tribun stadion, adalah penerapan VAR alias Video Assistant Referee. Ini seperti mengajak CCTV buat bantu emak-emak di warung  biar nggak ada yang curi gorengan.

Menariknya, VAR tak hanya muncul di Liga 1, tapi juga bakal masuk Liga 2. Ini bukan kaleng-kaleng, Bung! Bahkan di Inggris sana, Liga Championship tempat Oxford United bermain aja belum pake VAR. Kita malah udah selangkah lebih maju. Boleh dong kita sombong dikit ke negara Ratu Elizabeth “Oi Britania, Liga 2 kita udah VAR-an, kamu kapan?”.

Lihat Jepang, negeri yang kalo ngebangun toilet umum aja bisa seindah taman meditasi. J League mereka rapi, terstruktur, dan penuh inovasi. Nah, kita kebagian berkahnya LIB merekrut Takeyuki Oya, eks petinggi J League selama 16 tahun, untuk menjadi GM Kompetisi.

Ini kayak ngajak mantan koki sushi Michelin bintang 3 buat bantu warung tegal sebelah rumah. Kalau diseriusin, menunya bisa naik kelas dari telur dadar jadi beef teriyaki.

Dan jangan lupakan Ogawa, pelatih wasit yang sudah lebih galak dari guru BP zaman Orba. Bersama dia, sistem perwasitan mulai beresin dosa-dosa masa lalu. Bahkan tahun depan akan masuk wasit asing, tapi nggak lebih dari 30 persen. Kayak bumbu lada harus ada pedasnya, tapi jangan sampai bikin sendok patah.

Kita bisa belajar juga dari Qatar, mereka sukses bikin Liga jadi industri, bukan cuma tontonan. Infrastruktur mentereng, manajemen rapih, dan Liga mereka jadi panggung bagi para pemain internasional. Bahkan mereka rela “impor pemain” demi prestasi, walau kadang agak berlebihan kayak orang beli gadget tiap bulan.

Tapi jangan lupa, Pak Erick juga bilang, PSSI cuma punya 1 persen saham di LIB. Artinya, PSSI tak mengatur semuanya. Ini kayak punya saham satu lot di perusahaan tahu bulat bisa nonton, tapi jangan coba-coba ngatur harga jual.

Yang bikin adem hati adalah, baik PSSI maupun LIB sudah sepakat soal kalender liga tiga tahun ke depan. Ini penting. Supaya pemain tidak lagi bingung, “Saya latihan buat Timnas apa Liga, ya?”, karena sebelumnya jadwal sering tumpang tindih kayak nasi uduk campur nasi goreng.

Lalu, soal hasil kerja Oya Pak Erick berpesan “Jangan buru-buru nanya hasil”. Benar sekali, membangun Liga ini bukan bikin mie instan, tapi bikin rendang! Perlu waktu, perlu bumbu, dan harus pakai api kecil. Kalau buru-buru, dagingnya bisa alot, apalagi kalau makannya sambil nonton wasit salah tiup peluit.

Perubahan di tubuh Liga Indonesia sedang menuju arah yang lebih waras. Teknologi diterapkan, manajemen dibenahi, SDM diasah, dan kita belajar dari negara-negara yang sudah sukses mengelola sepak bola sebagai industri dan kebanggaan nasional. Tapi semua itu butuh proses. Kita ini lagi ngerakit mobil, bukan nyewa taksi.

Sekarang tinggal PR-nya di kita semua suporter, media, pemerintah, bahkan tukang jualan cilok depan stadion untuk ikut jaga komitmen.

Kalau Jerman bisa konsisten sejak 2000-an membangun dari level junior sampai jadi juara dunia, kenapa kita harus nyerah cuma karena hujan deras waktu pertandingan?

Karena seperti kata pepatah “Bola itu bulat, tapi mimpi sepak bola Indonesia harus lurus dan fokus”. dan buat yang masih nyinyir, ingatlah satu nasihat dari tribun belakang “Daripada terus nyalahin wasit, mending ikut bantu bangun stadion”.

Dukung sepak bola kita, karena sekarang, nonton Liga Indonesia itu bukan lagi nonton drama, tapi nonton masa depan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerap Terdampar di Perairan Kampung Arborek Raja Ampat Sorong, Paus Sperma Jadi Ide KKP Untuk Tarik Minat Wisata Edukasi, Wah.., Ini Respon Warganya

    Kerap Terdampar di Perairan Kampung Arborek Raja Ampat Sorong, Paus Sperma Jadi Ide KKP Untuk Tarik Minat Wisata Edukasi, Wah.., Ini Respon Warganya

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.645
    • 0Komentar

     KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kawasan Konservasi Daerah Raja Ampat menjajaki wisata budaya paus sperma untuk tujuan edukasi dan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kampung […]

  • PPKM Jawa – Bali Diperlonggar,  Ini Dia Pelonggarannya

    PPKM Jawa – Bali Diperlonggar, Ini Dia Pelonggarannya

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan pemerintah akan meningkatkan kapasitas kunjungan pusat perbelanjaan/mal menjadi 50 persen dan memberikan akses dine-in/makan di tempat sejumlah 25 persen atau 2 orang per meja selama seminggu ke depan di wilayah level 4 dan 3 yang melakukan uji coba “Perlu saya jelaskan bahwa percobaan […]

  • Dulu Tempat Menimba Ilmu, Kini Kembali Jadi Harta Sumsel

    Dulu Tempat Menimba Ilmu, Kini Kembali Jadi Harta Sumsel

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 572
    • 0Komentar

    SUMSEL hari ini tidak cuma sibuk bangun jalan dan potong pita, ada satu kabar yang lebih adem dari es tebu di siang bolong, tiga aset tua yang sempat terlunta akhirnya pulang ke rumah. Bukan rumah sembarangan, namun aset-aset yang punya nilai sejarah, sosial, bahkan emosional, dari Jogja, Bandung, hingga Palembang, bangunan-bangunan yang dulu jadi tempat […]

  • Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Virtual Bareng Presiden Jokowi

    Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Virtual Bareng Presiden Jokowi

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru mengikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 secara virtual bersama Presiden Joko Widodo dari Command Center Pemprov Sumsel. Menurutnya alokasi dana yang disiapkan pemerintah pusat untuk percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp677 triliun merupakan akumulasi dari APBD seluruh kab/kota provinsi di Indonesia. Hal itu nilainya membutuhkan pengelolaan yang akuntabel. Oleh karena itu […]

  • Vaksinasi Terus Dimaksimalkan, Kapolri Menargetkan Vaksinasi Massal Capai 70 Persen di Hari Kemerdekaan

    Vaksinasi Terus Dimaksimalkan, Kapolri Menargetkan Vaksinasi Massal Capai 70 Persen di Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 735
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda jajaran untuk melakukan percepatan vaksinasi massal guna meraih target di Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021. “Kami laksanakan video conference (Vicon) dengan para Kapolda pada tanggal 17 Agustus, Insyaallah kami dibantu dengan kerja sama rekan-rekan baik Pemda, TNI serta seluruh relawan akan mampu capai […]

  • Pisah Sambut Kapolres Muba

    Pisah Sambut Kapolres Muba

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    “Mohon diterima kami sekeluarga, menjadi warga baru di Bumi Serasan Sekate. Mohon doa dan dukungannya juga supaya kami berhasil melaksanakan tugas sebagai Kapolres Muba. Kepada Ibu Andes semoga sukses selalu ditempat yang baru,”

expand_less
WordPress Archive Colio – jQuery Portfolio Content Expander Plugin Coliv – Restaurant Template Kit Collective – Minimal WordPress Theme Cologne – Perfume & Fragrance Elementor Template Kit Colova – Clean & Multi-Concept WordPress Theme Colza – Mining & Industry WordPress Theme Comed – Comedian Elementor Template Kit Coming Soon and Maintenance Mode Coming Soon Counter Page / Maintenance Mode WordPress Plugin – Lacoming Soon Coming Soon Products for WooCommerce