Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tradisi yang Tergusur oleh Charger 100%

Tradisi yang Tergusur oleh Charger 100%

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 731
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, datang ke Musi Banyuasin bukan untuk bagi-bagi sembako atau nyalon lewat senam, tapi bawa misi menyelamatkan anak-anak dari kepunahan tradisi yang makin akut melalui program “KORMI Goes To School”, beliau tampaknya sadar, anak sekarang lebih lihai main jempol di layar daripada loncat enggrang di tanah lapang.

Acara ini dikemas dengan semangat “Sumsel Bugar”, digelar di halaman rumah dinas Bupati, yang mendadak berubah jadi arena nostalgia massal. Lengkap dengan senam, doorprize sepeda, dan kursi roda buat NPCI, semua dibungkus dalam semangat gotong royong yang makin langka, kayak ketapel yang disangka alat sniper zaman purba oleh anak zaman now.

Memang saat ini permainan tradisional sudah kayak kaset pita, ada di museum, hilang dari halaman sekolah. Enggrang, gasing, kelereng, gerobak sodor, bahkan petak umpet, kini hanya tinggal kenangan, bahkan Google Maps pun tak bisa melacaknya, apalagi anak-anak saat ini lebih hafal nama skin di Mobile Legends ketimbang cara bikin gasing dari kayu nangka.

Program KORMI Goes To School ini hadir ibarat nasi uduk di tengah menu diet ala Barat, gunanya untuk mengingatkan kita bahwa lokal itu lezat, sehat, dan kadang lebih bikin bahagia.

Wakil Gubernur menyadari, anak-anak sekarang tak hanya kehilangan permainan tradisional, tapi juga kehilangan rasa berkeringat. Mereka olahraga pakai jempol, bukan kaki.

Padahal, seperti kata pepatah lama (yang barangkali juga sudah dilupakan), “Di dalam badan yang sehat, tersembunyi kemampuan untuk menolak sinyal Wi-Fi demi main galah asin”. Artinya? Sudah waktunya kita cabut charger, keluar rumah, dan ajak anak-anak kita loncat tali, bukan loncat ke metaverse.

Program ini tak hanya layak didukung, tapi juga perlu dievaluasi biar tak sekadar seremoni, jangan sampai permainan tradisional cuma hidup setahun dua tahun, habis itu dikubur lagi oleh kurikulum yang terlalu berat sebelah. Kalau bisa, sekolah-sekolah bikin jadwal rutin “Jumat Tradisional”. semacam jam pelajaran di mana siswa disuruh main layangan, bukan bikin slide PowerPoint.

Kritik tipis-tipis buat pemangku kebijakan jangan sekadar selfie di acara, tapi pastikan program ini jalan terus. Jangan seperti gebrakan yang penuh semangat di awal, lalu meredup di tengah jalan, kayak niat diet setelah lihat diskon ayam geprek.

Bayangkan betapa bahagianya jika kelak lomba antar sekolah tidak hanya lomba pidato dan paskibra, tapi juga lomba main engrang cepat dan lomba balap karung gaya bebas, sebab yang kita butuhkan bukan hanya generasi cerdas, tapi juga generasi lentur pinggang dan tangguh kaki, biar nggak gampang ambruk dihajar dunia kerja.

Dan terakhir, kalau bisa program “Goes to School” ini jangan cuma mainan buat anak-anak, guru juga bisa ikutan karena siapa tahu dengan main gasing, stres menghadapi kurikulum bisa berkurang, dan murid lebih hormat karena gurunya jago lompat tali.

Tradisi itu bukan barang antik, tapi warisan yang bisa bikin sehat. Jadi kalau kita masih pengen anak-anak kita kuat, cerdas, dan nggak cuma jago push rank,  ajaklah mereka turun ke tanah, biarkan baju kotor oleh lumpur, bukan cuma bersih karena filter  media sosial.

Toh, kata orang bijak zaman dulu “Main gasing lebih baik daripada main perasaan”, siapa tahu, dari permainan sederhana itu, lahir pemimpin masa depan yang seimbang otak dan ototnya bukan cuma pinter debat di medsos, tapi juga jago balap karung kalau dibutuhkan. Jika Wakil Gubernur serius bikin “Festival Nasional Gerobak Sodor” ajang unjuk gigi, bukan untuk gengsi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkominfo Muba Borong 3 Prestasi Membanggakan Dalam Satu Pekan

    Dinkominfo Muba Borong 3 Prestasi Membanggakan Dalam Satu Pekan

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Fantastis, prestasi membanggakan bergelimang terus meroket harumkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba pada pekan ini, mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Nasional. Kabar baik pertama, Dinkominfo meraih Juara terbaik II AMH  tahun 2023 katagori siaran pers, pada hari Senin (30/10/2023). Bak gayung bersambut berselang hanya satu hari melalui LPPL Radio Gema Randik […]

  • Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

    Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik layar laptop yang masih ada stiker “Core i3 Inside” dan tumpukan mi instan di pojok meja, industri gim Indonesia sedang menggeliat. Bukan cuma menggeliat karena pinggang pegal habis duduk coding 12 jam, tapi menggeliat karena ada harapan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang kini makin […]

  • Ratusan Penonton Padati MET di Manila, Ada Apa ! Salah Satu Suhu Dunia Mode Filipina, Steve De Leon Bikin Penonton Bernostalgia..

    Ratusan Penonton Padati MET di Manila, Ada Apa ! Salah Satu Suhu Dunia Mode Filipina, Steve De Leon Bikin Penonton Bernostalgia..

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.256
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Manila, Filipina – Pameran busana “Filipino Barong-Wastra Indonesia: Thread and Pattern of Kinship” berhasil memukau sekitar 500 penonton yang memadati Metropolitan Theatre (MET) Manila (21/11). Tak satupun penonton meninggalkan tempat acara dari awal sampai akhir. Bahkan, usai gelaran pameran busana selesai pun masih banyak penonton yang menyerbu ke panggung untuk sekedar berfoto dengan para perancang busana dan […]

  • Revisi Berkas, Hari Ini Mularis- Syaidina Gak Jadi Daftar ke KPU

    Revisi Berkas, Hari Ini Mularis- Syaidina Gak Jadi Daftar ke KPU

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    “Hanya soal administrasi saja, mungkin malam ini semuanya beres,”

  • Alex Noerdin: Pak Menteri Ingin Tanjung Carat Dipercepat

    Alex Noerdin: Pak Menteri Ingin Tanjung Carat Dipercepat

    • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    Pak Menteri setuju, malah beliau mau ini dipercepat. Kalau ini proses ini selesai bisa kita launching.

  • Hardiknas, Sudahkah Guru Dimuliakan?

    Hardiknas, Sudahkah Guru Dimuliakan?

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    UPACARAa Hardiknas di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali berlangsung khidmat. Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, memimpin langsung jalannya upacara di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (4/5/2026), dengan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dalam amanat itu, pendidikan kembali ditegaskan sebagai proses memuliakan manusia. Sebuah kalimat yang terdengar luhur, […]

expand_less
WordPress Archive Zebre – Freelancer & Agency Portfolio Minimal WP Theme Zedello – Consultant & Finance Business Elementor Template Kit Zeen | Next Generation Magazine WordPress Theme Zenit – Clean Photography WordPress Theme Zenix – Tech Startup & SaaS Elementor WordPress Theme ZenSpot – LifeStyle Blog WordPress Theme Zento – Modern & Lightweight Blog for WordPress Zenura – Yoga WordPress Theme Zenwares – Kitchen Interior & Appliances WooCommerce WordPress Theme Zephyr Material Design Theme