Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Cik Ujang Kasih Bensin, UMKM Langsung Ngebut!

Cik Ujang Kasih Bensin, UMKM Langsung Ngebut!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 2.450
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU urusan semangat, pelaku UMKM itu ibarat mesin diesel, suaranya berisik, tapi tenaganya gak ada matinya, dan Jumat (17/10/2025) kemarin, mereka kayak abis diisi pertalite motivasi langsung sama Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, pas buka acara SMEXPO 2025 di Palembang Square Mall.

Yang bikin seru, acaranya bukan acara pamer-pameran ala pejabat ngantuk. SMEXPO ini lebih kayak hajatan akbar para pelaku usaha kecil, ada yang jual kopi, keripik, tas rajut, sampai parfum buatan lokal yang wanginya bisa bikin mantan nyesel.

Biasanya kalau denger nama Pertamina, yang terlintas itu antrian di SPBU dan doa “semoga gak naik minggu depan”. Tapi kali ini beda!
Pertamina lewat Patra Niaga Regional Sumbagsel lagi-lagi bikin kejutan, bukan promo BBM, tapi promo harapan buat UMKM.

Cik Ujang bilang, UMKM ini tulang punggung ekonomi rakyat. Nah, kalau tulang punggungnya kuat, ekonomi gak gampang bungkuk. Tapi kalau patah?, ya kita semua bakal berjalan miring kayak jalanan depan rumah pas abis hujan deras.

Makanya, pemerintah terus kasih perhatian, seperti perizinan dipermudah, pelatihan ditambah, akses modal dibuka, bahkan dibikinin jalan ke pasar digital biar dagang gak cuma di warung, tapi bisa ke marketplace dunia.

Sementara, dulu emak-emak jualan nunggu pelanggan lewat depan rumah, sekarang tinggal bikin video 10 detik, “nih, pempek lembut no tipu-tipu!”,bisa viral dan dikirim sampai luar negeri.

Sekarang zamannya bukan siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling kreatif, di Korea, orang bisa kaya cuma jual rumput laut bungkus lucu, di Jepang saja jual kucing tidur aja bisa jadi souvenir, ha..ha..
Nah, di Sumsel gimana?, kita punya pempek, songket, kopi, kemplang, dan sejuta ide yang cuma butuh satu kemasan kece dan niat gak males promosi.

Bener kata orang bijak, “Zaman sekarang kalau gak digital, ya tinggal”.

Cik Ujang juga nyindir hal penting: kolaborasi “Bangun UMKM itu gak bisa sendirian,” katanya.
Ya betul juga sih, kadang pemerintah udah bikin program, tapi pelakunya masih asyik debat di grup WA, “link-nya mana, nih?”.

Padahal, kalau semua pihak saling nyumbang, pemerintah kasih kebijakan, Pertamina bantu wadah, masyarakat beli produknya,  ekonomi rakyat bakal kayak motor baru, suaranya halus, lajunya kencang, dan gak gampang mogok.

Ngintip negara Sebelah

Coba tengok Vietnam, mereka dulu juga ngos-ngosan ngembangin usaha kecil. Tapi sekarang? kopi Vietnam udah nongol di Eropa. Produk kerajinan mereka jadi souvenir premium, kenapa bisa? karena mereka serius, tiap desa dikasih akses pelatihan, tiap pelaku usaha dipaksa melek digital.

Indonesia sebenernya bisa banget!, di Sumsel, misalnya, kopi Pagaralam gak kalah dari kopi Brazil. Songket Palembang bisa ngalahin kain India soal elegan, tinggal gimana kita bungkus dan pasarkan.

Kalau dipikir, UMKM itu gak sekadar cari untung, mereka itu pasukan garis depan ekonomi rakyat, apalagi di setiap bungkus keripik itu hasil begadang, bahkan disetiap songket itu hasil sabar dan doa.
Mereka ini bukan sekadar pedagang, tapi pahlawan tanpa blazer, yang terus bertahan di tengah badai ekonomi.

Jadi kalau kamu beli produk lokal, jangan cuma mikir “murah gak, ya?”, tapi juga inget “aku lagi bantu tetangga buat hidup lebih baik.”
Kata pepatah Palembang, “Sekepal nasi dak biso ngenyangke, tapi biso nyambung nyowo”. Artinya sekecil apa pun dukunganmu, tetap berarti buat orang lain.

Oleh karena itu, SMEXPO 2025 ini semacam oase di tengah padang tandus, karena di saat banyak pelaku usaha bingung mau mulai dari mana, acara ini kasih arah, yakni ayo maju bareng.

Cik Ujang udah kasih bensin semangat, Pertamina udah sediain lintasan, ya…sekarang tinggal pelaku UMKM-nya, gimina.. mau ngegas atau malah nunggu didorong?. Soalnya dalam dunia usaha, yang kelamaan mikir biasanya disalip sama yang udah duluan jualan.

Nah, dari Palembang Square ke pasar dunia, siapa sangka langkahnya bisa sejauh itu, kalau Korea punya K-pop, mungkin Sumsel bisa punya K-Pempek  alias Khas Pempek, sebab kalau Jepang punya ramen, kita punya tekwan yang gak kalah gurih.

Karena itu, ekonomi rakyat itu gak butuh teori muluk, cukup niat, kerja keras, dan sedikit dukungan, seperti kata orang tua dulu, “Air setetes bisa ngelubangi batu, asal terus menetes”.
Begitu pula UMKM, kecil sekarang gak masalah, asal gak berhenti bergerak.

Jadi buat pelaku UMKM gas terus, bro!, mesin semangat udah nyala, tinggal jangan lupa isi ulang kalau mulai seret.
Karena kayak kata Cik Ujang, “Kalau UMKM ngebut, ekonomi Sumsel ikut ngegas!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Serap Aspirasi Warga Teluk Kijing III

    Bupati Serap Aspirasi Warga Teluk Kijing III

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex melakukan kunjungan kerja ke Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais dalam rangka Safari Jumat di Masjid Nurul Iman, Jumat (6/9/2019). Safari Jumat ini merupakan kegiatan rutin Pemkab Muba untuk meningkatkan silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Seusai melaksanakan Shalat Jum’at Bupati Muba berdialog dengan masyarakat setempat. Dari dialog tersebut Kepala […]

  • Sumsel Konsisten Prioritaskan  Pembangunan Pendidikan

    Sumsel Konsisten Prioritaskan  Pembangunan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Provinsi Sumsel konsisten prioritaskan pembangunan pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja oleh sebab itu rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Mei 2018 mendatang, Pemrov. Sumsel mengusung tema guru profesional yang berkarakter. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd menambahkan, kegiatan seminar nasional ini merupakan rangkaian hari pendidikan nasional. Untuk tema yang diangkat, mengenai guru […]

  • Pemda Dapat Lokasikan Anggaran, Terbitnya Perpres No 82 Wujud Komitmen Besar Pemerintah ke Pesantren

    Pemda Dapat Lokasikan Anggaran, Terbitnya Perpres No 82 Wujud Komitmen Besar Pemerintah ke Pesantren

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 591
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Terbitnya Perpres ini diharapkan kian meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia karena ada regulasi baru yang memperkuat bagi pemerintah daerah untuk membantu dalam hal alokasi anggaran. “Terbitnya Perpres ini adalah sebuah momentum besar bagi dunia pesantren. Kami berterima kasih […]

  • Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 10 – Satelit Air Mata di Planet KerjaPaksa: Sarip & Buruh Lupa Pulang

    Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 10 – Satelit Air Mata di Planet KerjaPaksa: Sarip & Buruh Lupa Pulang

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    PLANET kerja paksa, tempat di mana matahari terbit cuma buat ngingetin jam masuk kerja, dan bulan gak pernah nongol karena disuruh lembur juga. Di sinilah para buruh bekerja sampai mimpi mereka pun disubkontrakkan ke vendor outsourcing. Sarip turun dari pesawat kargo bekas, dijemput truk pengangkut peluh, supirnya ngeluh sambil nyetir pakai dengkul, “Mas, di planet […]

  • Cuaca Cukup Panas, Jemaah Perbanyak Minum Dan Hindari Ke Luar Ruangan

    Cuaca Cukup Panas, Jemaah Perbanyak Minum Dan Hindari Ke Luar Ruangan

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    KONDISI cuaca di Arab Saudi sangat panas. Suhu tertinggi 44 derajat celsius namun terasa lebih panas seperti suhu 47 derajat celsius pada siang hari. Sementara suhu terendah 33 derajat celsius pada dini hari dan ini sangat berpengaruh bagi fisik. “Kami selalu mengimbau kepada jemaah haji untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan. Apabila harus keluar […]

  • “Dari Sunmori ke Saham, Saat Jaket Kulit Bertemu Laporan Keuangan”

    “Dari Sunmori ke Saham, Saat Jaket Kulit Bertemu Laporan Keuangan”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    DI JALANAN, mereka dikenal sebagai raja aspal, kaket kulit, helm full face, knalpot meraung, dan postur gagah di atas motor sport, moge, atau bahkan bebek modifan. Tapi minggu pagi pekan lalu, ada pemandangan yang bikin dompet ikut deg-degan, ratusan bikers Sunmori bukan cuma gaspol, tapi juga daftar jadi investor pasar modal. Iya, beneran. Bikers, cuy, […]

expand_less
WordPress Archive Tutor LMS Pro Tutorgo – Education WordPress Theme TUULIKKI Nordic Blog & Shop WordPress Theme TV Schedule and Timetable for WordPress Twilio Jetpack CRX Addon Twirl – A Personal WordPress Blog Theme Twitch LiveStream Box and Countdown WordPress Plugin Twitchomatic Automatic Post Generator and Twitch Auto Poster Plugin for WordPress Twitter Feeds for Elementor WordPress Plugin Twitter Timeline Feed WordPress Plugin