Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Mengenal Varian Delta Asal India, Negara Mana Saja Yang Terkena Varian Baru tersebut

Mengenal Varian Delta Asal India, Negara Mana Saja Yang Terkena Varian Baru tersebut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
  • visibility 665
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANGKA kenaikan kasus positif COVID-19 itu bertambah dari hari ke hari. Kenaikan kasus positif pasca libur lebaran ini sesuai yang diramalkan sejumlah ahli. Berdasar data Satuan Tugas COVID-19, jumlah kenaikan kasus tiga minggu pasca lebaran mencapai 53,4 persen.

Sejumlah daerah seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta, punya andil menyumbang lonjakan itu.

Lonjakan kasus di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta, diduga disebabkan adanya varian baru virus corona dari India atau varian B.1.617. Varian B.1.617 itu, menurut Menteri Kesehatan Budi G Sadikin mendominasi kasus di Kabupaten Kudus (Jawa Tengah), Bangkalan (Jawa Timur), dan DKI Jakarta.

“Penularan dari varian mutasi ganda India itu terjadi lebih cepat walaupun tidak lebih mematikan,” kata Menteri Budi dalam keterangan pers virtual yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/6/2021).

Varian India ini, kata Budi, dibawa oleh para pekerja migran yang kembali ke tanah air melalui pelabuhan-pelabuhan laut. Selain dari pekerja migran, varian ini masuk lewat barang-barang yang diangkut kapal, termasuk dari India.

Pengawasan di pelabuhan laut ini, diakui Budi agak sulit diawasi karena banyaknya kapal pengangkut barang yang masuk. Ini berbeda dengan pengawasan di pelabuhan udara yang pengawasannya sudah lumayan ketat.

Total jumlah kasus positif COVID-19 dari Maret 2020 hingga Senin (14/6/2021) ini mencapai 1.919.547 kasus. Sedangkan pasien sembuh mencapai 1.751.234 orang, dan jumlah yang meninggal sebanyak 53.116 orang.

Mengenal Varian India
Varian yang nama resminya B.1.617 ini pertama kali dideteksi di India pada Oktober 2020. Menurut GISAID global database, varian ini juga telah ditemukan di setidaknya 21 negara.

Organanisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan varian dari India ini sebagai “varian berbahaya”. Artinya, ada sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa varian ini menyebar dengan cepat antar manusia, dan menyebabkan penyakit yang lebih parah, atau mungkin lebih tahan terhadap pengobatan dan vaksin.

Namun, menurut Maria Van Kerkhove, pimpinan teknikal COVID-19 di WHO, saat ini masih dibutuhkan informasi lebih lanjut tentang penyebaran virus varian baru ini secara global.

Ada tiga sub-varian penting dari B.1.617. Salah satu yang paling mengkhawatirkan disebut B.1.617.2 atau varian Delta. Varian ini pertama kali terdeteksi di India pada Desember 2020.

Namun, penyebaran varian Delta belum banyak ditemukan hingga awal Maret 2021, ketika varian tersebut menjadi dominan.

Subvarian lain adalah B.1.617.1 atau varian Kappa juga pertama kali terdeteksi di India pada Desember 2020. Varian Kappa telah terdeteksi di banyak negara lain, tetapi hanya menyumbang sebagian kecil kasus.

Pada Kamis (3/6/2021), WHO menyebut, varian Delta telah teridentifikasi di 62 negara per 1 Juni 2021. Karenanya, warga dunia pun diminta untuk waspada dan tidak mengendurkan protokol kesehatan lantaran varian Delta adalah Virus Corona yang menjadi variant of concern (VOC) dari WHO atau berbahaya dengan tingkat penularan yang lebih cepat.

Menurut Profesor Kedokteran di Rutgers New Jersey Medical School dan Profesor Biostatistik dan Epidemiologi di Rutgers School of Publik Health, Stanley Weiss MD, varian virus Corona seperti varian Delta dapat dengan cepat mengambil alih dan menjadi strain utama yang beredar di satu wilayah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa varian virus Corona India tersebut memiliki keunggulan dalam hal bertahan hidup.

Guru Besar sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH menyebut varian Delta dapat menimbulkan gejala yang lebih parah. Di antaranya meningkatkan risiko terjadinya hilang pendengaran, nyeri ulu hati, dan mual.

Pasien yang tertular virus Corona varian Delta, kata Ari, harus dirawat di rumah sakit dan memerlukan suplementasi oksigen.

Kemampuan varian Delta ini, kata Ari, menginfeksi lebih mudah dan cepat. “Jika kita berada dalam satu ruangan dengan orang dengan varian Delta ini, dan orang tersebut bersin atau berbicara, virus akan lebih cepat berpindah,” katanya.

Mengingat kondisi itu, Menteri Kesehatan Budi G Sadikin, meminta masyarakat tak lengah dalam menghadapi situasi ini. Masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan, hingga menjaga jarak. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tak terlampau euforia karena sudah divaksinasi.

(Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) berbincang dengan Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad (kedua kiri) saat meninjau penanganan COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (5/6/2021). Dalam kunjungan itu, Menkes meninjau penanganan COVID-19 di sejumlah rumah sakit dan puskesmas serta memberikan bantuan berupa 30 ventilator, 50 ribu swab Antigen dan 50 ribu vaksin serta mengirim sebanyak 38 tenaga kesehatan terdiri perawat dan dokter dari IDI.
InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa, Dalam Sehari Polres OKI Cokok 3 Pria Ini, Kasus Apa ?

    Luar Biasa, Dalam Sehari Polres OKI Cokok 3 Pria Ini, Kasus Apa ?

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.655
    • 0Komentar

    JAJARAN Polres OKI melalui Satre Narkoba Polres OKI dalam sehari berhasil ungkap kasus bisnis barang haram yang dilakoni 3 pria di dua tempat berbeda. Ketiga pelaku, yakni Ali Endi alias Endit (49), dan Iskandar (61), digulung Satres narkoba di Desa Rawang Bukit Sirah Pulau Padang, OKI, serta Ruslan alias Bentek (25), dicokok polisi di Desa Arisan Buntal […]

  • Gubernur: UT Berperan Dalam Pembangunan SDM di Sumsel

    Gubernur: UT Berperan Dalam Pembangunan SDM di Sumsel

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru meresmikan langsung gedung baru Universitas Terbuka (UT) di Jalan Kolonel H Burlian KM 10 Palembang, Senin (13/12). Peresmian gedung baru tersebut sebagai bentuk semangat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di Sumsel sehingga nantinya dapat semakin bersaing. “Peresmian gedung baru UT ini tentu menjadi catatan sejarah baru di […]

  • Antisipasi Kemacetan Lalin Pemprov. Sumsel Siagakan 13 Mobil Derek

    Antisipasi Kemacetan Lalin Pemprov. Sumsel Siagakan 13 Mobil Derek

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] berupaya maksimal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas diruas jalan dalam Wilayah Sumsel. Salah satunya mensiagakan 13 unit mobil derek untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat kendaraan mogok yang berpotensi mengganggu kelancaran lalulintas pemudik. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H Nasrun Umar saat memimpin Apel Gelar […]

  • Guru Non PNS Ternyata Dapat Insentif, Ini Cara Mencairkannya ?

    Guru Non PNS Ternyata Dapat Insentif, Ini Cara Mencairkannya ?

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama sudah mulai mencairkan tunjangan insentif guru madrasah bukan PNS. Anggaran tunjangan tersebut saat ini sudah berada di rekening masing-masing guru penerima yang telah dibuatkan oleh bank penyalur. Dilansir dari Kemenag RI, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain mengatakan, guru madrasah bukan PNS penerima tunjangan insentif sudah mulai bisa melakukan proses […]

  • Jabat Ketua ACC-BIS, Ini Tugas Gubernur BI

    Jabat Ketua ACC-BIS, Ini Tugas Gubernur BI

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    GUBERNUR Bank Indonesia, Perry Warjiyo, akan menjabat sebagai Ketua Asian Consultative Council – Bank for International Settlements (ACC-BIS) mulai 26 September 2021 hingga dua tahun ke depan. ACC-BIS beranggotakan 13 gubernur bank sentral anggota BIS dari negara-negara di Asia-Pasifik, yaitu Australia, Tiongkok, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Sebagai […]

  • Awasi Distribusi, Kemenperin-Polri Bentuk Satgas Pengawasan Produksi dan Distribusi Minyak Goreng Curah

    Awasi Distribusi, Kemenperin-Polri Bentuk Satgas Pengawasan Produksi dan Distribusi Minyak Goreng Curah

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 604
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan bersinergi membentuk satuan tugas (satgas) dalam upaya pengawasan produksi dan distribusi program minyak goreng sawit (MGS) curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu karena sekarang ini berdasarkan informasi salah satu kebutuhan pokok tersebut berkurang di pasaran. Jika ditemukan pelanggaran dalam prosesnya, kedua pihak akan […]

expand_less
WordPress Archive Travel Booking – WooCommerce WordPress Plugin Traveler - Travel Booking WordPress Theme [Demo Import Working] Travel – Tour Booking WordPress Theme Travel Trek - Tour and Travel Agency Elementor Template Kit Travel WordPress Theme – GoExplore! Travelador – Blog Tourism & WooCommerce Shop Theme Travele – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travelera – WordPress Blog Theme Travelin - Travel Tour Booking Elementor Template Kit Travelio – Travel & Tourism Elementor Template Kit