Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Introfeksi dan Tidak Tuli!

Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Introfeksi dan Tidak Tuli!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
  • visibility 1.480
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GONJANG-ganjing penetapan kebijakan aktivitas mudik lebaran 2021 telah terjadi semenjak awal maret. Mulai dari kebijakan diperbolehkannya mudik lebaran melalui menteri perhubungan dan sampai pemerintah merubah atau berputar pikiran untuk melarang aktivitas mudik lebaran tahun ini sejak tanggal 6 sampai 17 mei . Kebijakan tersebut telah resmi ditetapkan pada tanggal 23 maret 2021 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan disampaikan oleh Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayan Bapak Muhadjir Efendy melalui jumpa pers virtual pada hari Jum’at tanggal 26 maret 2021.

Larangan mudik tidak hanya terjadi pada tahun 2021 saja. Namun sudah terjadi pada tahun 2020 akibat dari terus meningkatnya angka kasus pasien pandemi covid-19 dan sebagai usaha preventif pemerintah untuk menekan angka yang terus melambung tinggi tersebut.

Larangan seperti itu sebagai upaya untuk mencegah kerumunan dan penyebaran secara besar akibat dari perpindahan orang dari satu daerah ke daerah lainnya yang mana belum dipastikan orang tersebut membawa virus atau tidak.

Namun kebijakan ini menjadi sebuah pro dan kontra. karena pemerintah melakukan sebuah kebijakan yang sifatnya hanya konsentrasi pada sebuah ceremonial belaka dan hal itu menandakan pemerintah belum mampu untuk mengimplementasikan sebuah kebijakan secara konsisten pada aktivitas keseharian.

Hal yang wajar bila masyarakat seolah-olah berat menerima kebijakan ini. Karena tindakan pemerintah dalam mengimplementasikan sebuah kebijakan tidak secara konsisten seperti mencegah kerumunan. Bila dilihat secara realistis keadaan sehari-hari seperti kerumunan sudah terjadi dimana-mana baik di pasar, cafe/tongkrongan, mall, dan tempat umum lainnya. Begitu juga ketika arus transportasi pada kesehariannya baik itu darat dan laut sudah banyak yang berkendara keluar daerah bahkan menyebrang laut menggunakan kapal pun sudah ramai pada kesehariannya.

Walaupun terdapat transportasi udara seperti pesawat komersil yang konsisten dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 seperti menerapkan protokol kesehatan baik itu menjaga jarak dan melakukan rapid tes/swab tes. Namun hal itu hanya dapat dirasakan untuk kalangan menengah keatas saja. Yang notabenenya bila di koherensikan dengan arus mudik maka pelakunya bukan hanya menengah atas saja namun menengah bawah pula ikut terlibat. Dan  cukup berat bagi warga menengah bawah untuk menggelontorkan uangnya menggunakan pesawat komersil dan melakukan rapid tes/swab tes.

Harus menjadi sebuah evaluasi bagi pemerintah dalam kekonsistenan implementasi kebijakan. Karena tindakan yang dilakukan pemerintah berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat sendiri. Begitupula larangan mudik bukanlah satu-satunya solusi dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Pemerintah bisa juga menggunakan kebijakan yang diterapkan seperti di pesawat komersil yang notabenenya pemerintah mengizinkan itu pada kesehariannya.

Penerapan – penerapan rapid tes/swab tes sebagai syarat administrasi untuk diperbolehkannya mudik serta pembatasan-pembatasan penumpang transportasi pribadi dan umum seperti mobil, bus, kapal. Dan perlu digaris bawahi harus ada program gratis dari pemerintah terhadap rapid tes/swab tes tersebut untuk kalangan menengah bawah. karena pelaku mudik bukan hanya dari kalangan warga menengah atas saja. Namun banyak juga dari kalangan menengah kebawah yang cukup berat untuk menanggung rapid tes/swab tes tersebut.

Masih ada waktu dari pemerintah untuk mempertimbangkan kebijakan yang sudah ditetapkannya. Pemerintah bisa menggunakan kebijaksanaannya dalam sebuah pertimbangan yang bersumber pada seluruh aspek permasalahan dan sangat penting bagi pemerintah untuk mendengarkan pendapat pada seluruh elemen.  [***]

 

 

Oleh : Ilham Mardiantoro

Mahasiswa Administrasi Publik, Fisip, Universitas Sriwijaya

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi Bansos, Prabowo, Rakyat Tak Perlu Lagi Berulang Kali Serahkan Data ke Negara

    Digitalisasi Bansos, Prabowo, Rakyat Tak Perlu Lagi Berulang Kali Serahkan Data ke Negara

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Digitalisasi bansos menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya menyederhanakan pelayanan perlindungan sosial. Prabowo menegaskan masyarakat tidak semestinya terus diminta menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki negara. Pesan itu disampaikan Prabowo dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026), ketika memaparkan […]

  • Kabur Dari Karantina Covid, Polda Sudah Limpahkan Berkas

    Kabur Dari Karantina Covid, Polda Sudah Limpahkan Berkas

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    DITRESKRIMUM Polda Metro Jaya sudah melimpahkan berkas kasus Rachel Vennya, yang kabur dari karantina Covid-19, ke kejaksaan. Pelimpahan ini merupakan perlimpahan tahap pertama dalam kasus tersebut. “Sudah (penyerahan berkas) tahap satu kan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Yusri Yunus, Minggu (21/11/2021). Pelimpahan tahap satu merupakan pelimpahan berkas penyidikan, untuk diteliti oleh […]

  • Catat ! Gubernur – Bupati Sepakat Perbaiki Jalan Rusak di OKI

    Catat ! Gubernur – Bupati Sepakat Perbaiki Jalan Rusak di OKI

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id,Kayuagung,- Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Bupati OKI, H. Iskandar, SE berkomitmen segera memperbaiki jalan rusak diwilayah ini. Untuk membantu pemerintah Kabupaten OKI dalam perbaikan jalan kabupaten, Gubernur Sumsel akan menggelontorkan dana seberang Rp 60 miliar “Silahkan nanti pak Bupati perbaiki jalannya menggunakan dana bantuan yang diberikan,”terangnya Herman Deru saat bersilaturahmi dengan warga Kecamatan […]

  • Kabar Bulan Puasa dari Pemkot Palembang, Simak !

    Kabar Bulan Puasa dari Pemkot Palembang, Simak !

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.473
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota Palembang (Pemko) menerapkan perubahan jam kerja ASN di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama bulan suci Ramadan 1444 H tahun ini. Itu dikatakan Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda namun perubahan itu akan dikonfirmasinya lagi. “Kemungkinan besar akan ada perubahan jam kerja untuk ASN tetapi masih kita bahas dahulu,”kata […]

  • “Anak Muda, Laptop & Negara yang Akhirnya Ikut Nimbrung”

    “Anak Muda, Laptop & Negara yang Akhirnya Ikut Nimbrung”

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.565
    • 0Komentar

    SAAT ini banyak orang bekerja tanpa terlihat bekerja, tangannya main laptop, matanya ke layar, tapi hasilnya bisa bayar listrik, beli kopi, dan kadang traktir teman. Ini bukan sulap, bukan pula pesugihan. Ini kerja versi baru yang belum sepenuhnya dimengerti generasi lama. Itulah kira-kira gambaran kenapa peluncuran Pelatihan Gig Economy bagi Gen Z dan AI Open […]

  • “Sampahmu Cerminan Pikiranmu”, Kalau Tak Bisa Jadi Solusi, Jangan Malah Nambah Bikin Polusi!

    “Sampahmu Cerminan Pikiranmu”, Kalau Tak Bisa Jadi Solusi, Jangan Malah Nambah Bikin Polusi!

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 742
    • 0Komentar

    DULU, orang tua kita sering bilang “Jangan buang sampah sembarangan, nanti kena karma jadi bungkus nasi padang,”. Entah siapa penulis pepatah itu, tapi yang jelas, urusan sampah memang tak bisa cuma dibebankan ke pundak pemerintah saja. Kalau dibiarkan, negeri ini bukan lagi Indonesia Raya, tapi bisa-bisa jadi Indonesia Raya Daur Ulang!. Itulah sebabnya Rapat Koordinasi […]

expand_less
WordPress Archive Easy Custom JS and CSS – Extra Custmization for WordPress Easy Digital Downloads 2Checkout Payment Gateway Easy Digital Downloads Acquisition Survey Addon Easy Digital Downloads ActiveCampaign Easy Digital Downloads Add to Cart Popup Addon Easy Digital Downloads Advanced Reports Addon Easy Digital Downloads Advanced Sequential Order Numbers Easy Digital Downloads All Access Easy Digital Downloads Amazon S3 Easy Digital Downloads Authorize.net Payment Gateway