Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Introfeksi dan Tidak Tuli!

Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Introfeksi dan Tidak Tuli!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
  • visibility 1.503
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GONJANG-ganjing penetapan kebijakan aktivitas mudik lebaran 2021 telah terjadi semenjak awal maret. Mulai dari kebijakan diperbolehkannya mudik lebaran melalui menteri perhubungan dan sampai pemerintah merubah atau berputar pikiran untuk melarang aktivitas mudik lebaran tahun ini sejak tanggal 6 sampai 17 mei . Kebijakan tersebut telah resmi ditetapkan pada tanggal 23 maret 2021 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan disampaikan oleh Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayan Bapak Muhadjir Efendy melalui jumpa pers virtual pada hari Jum’at tanggal 26 maret 2021.

Larangan mudik tidak hanya terjadi pada tahun 2021 saja. Namun sudah terjadi pada tahun 2020 akibat dari terus meningkatnya angka kasus pasien pandemi covid-19 dan sebagai usaha preventif pemerintah untuk menekan angka yang terus melambung tinggi tersebut.

Larangan seperti itu sebagai upaya untuk mencegah kerumunan dan penyebaran secara besar akibat dari perpindahan orang dari satu daerah ke daerah lainnya yang mana belum dipastikan orang tersebut membawa virus atau tidak.

Namun kebijakan ini menjadi sebuah pro dan kontra. karena pemerintah melakukan sebuah kebijakan yang sifatnya hanya konsentrasi pada sebuah ceremonial belaka dan hal itu menandakan pemerintah belum mampu untuk mengimplementasikan sebuah kebijakan secara konsisten pada aktivitas keseharian.

Hal yang wajar bila masyarakat seolah-olah berat menerima kebijakan ini. Karena tindakan pemerintah dalam mengimplementasikan sebuah kebijakan tidak secara konsisten seperti mencegah kerumunan. Bila dilihat secara realistis keadaan sehari-hari seperti kerumunan sudah terjadi dimana-mana baik di pasar, cafe/tongkrongan, mall, dan tempat umum lainnya. Begitu juga ketika arus transportasi pada kesehariannya baik itu darat dan laut sudah banyak yang berkendara keluar daerah bahkan menyebrang laut menggunakan kapal pun sudah ramai pada kesehariannya.

Walaupun terdapat transportasi udara seperti pesawat komersil yang konsisten dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 seperti menerapkan protokol kesehatan baik itu menjaga jarak dan melakukan rapid tes/swab tes. Namun hal itu hanya dapat dirasakan untuk kalangan menengah keatas saja. Yang notabenenya bila di koherensikan dengan arus mudik maka pelakunya bukan hanya menengah atas saja namun menengah bawah pula ikut terlibat. Dan  cukup berat bagi warga menengah bawah untuk menggelontorkan uangnya menggunakan pesawat komersil dan melakukan rapid tes/swab tes.

Harus menjadi sebuah evaluasi bagi pemerintah dalam kekonsistenan implementasi kebijakan. Karena tindakan yang dilakukan pemerintah berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat sendiri. Begitupula larangan mudik bukanlah satu-satunya solusi dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Pemerintah bisa juga menggunakan kebijakan yang diterapkan seperti di pesawat komersil yang notabenenya pemerintah mengizinkan itu pada kesehariannya.

Penerapan – penerapan rapid tes/swab tes sebagai syarat administrasi untuk diperbolehkannya mudik serta pembatasan-pembatasan penumpang transportasi pribadi dan umum seperti mobil, bus, kapal. Dan perlu digaris bawahi harus ada program gratis dari pemerintah terhadap rapid tes/swab tes tersebut untuk kalangan menengah bawah. karena pelaku mudik bukan hanya dari kalangan warga menengah atas saja. Namun banyak juga dari kalangan menengah kebawah yang cukup berat untuk menanggung rapid tes/swab tes tersebut.

Masih ada waktu dari pemerintah untuk mempertimbangkan kebijakan yang sudah ditetapkannya. Pemerintah bisa menggunakan kebijaksanaannya dalam sebuah pertimbangan yang bersumber pada seluruh aspek permasalahan dan sangat penting bagi pemerintah untuk mendengarkan pendapat pada seluruh elemen.  [***]

 

 

Oleh : Ilham Mardiantoro

Mahasiswa Administrasi Publik, Fisip, Universitas Sriwijaya

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fokus pada Masa Depan AI & Otomasi,Workato Automate Asia 2023 Bentuk Pola Pikir Otomasi Baru melalui Kolaborasi dengan Akademisi di Singapura

    Fokus pada Masa Depan AI & Otomasi,Workato Automate Asia 2023 Bentuk Pola Pikir Otomasi Baru melalui Kolaborasi dengan Akademisi di Singapura

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    Acara ini akan menampilkan peluncuran buku terbaru CEO Workato, yang diintegrasikan secara sempurna ke dalam kurikulum lokal untuk memberdayakan tenaga kerja dengan keterampilan otomatisasi yang siap menghadapi masa depan. Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach  – Workato, platform otomatisasi perusahaan terkemuka yang didukung AI, mengumumkan buku baru yang inovatif, “The New Automation Mindset: The Leadership Blueprint […]

  • Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    Pascagempa, Enam Ribu Warga Sumatera Barat Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.320
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6.002 warga Sumatera Barat mengungsi akibat dampak gempa M6,1 yang terjadi pada Jumat (25/2), pukul 08.39 WIB. Sebagian besar warga mengungsi tersebar di 35 titik Kabupaten Pasaman Barat. Data BNPB per Sabtu dini hari (26/2), pukul 02.35 WIB, mencatat total warga meninggal dunia 8 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan 76 orang. […]

  • Car Free Day, Menlu Dukung Olahraga Bersama Gunakan Kebaya

    Car Free Day, Menlu Dukung Olahraga Bersama Gunakan Kebaya

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.111
    • 0Komentar

    MENTERI Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mendukung perempuan mengenakan kebaya, untuk olah raga Gerak Jalan Sehat pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD), Minggu (19/6/2022), kata Menlu dalam keterangan tertulisnya. “Saya sangat mendukung acara ‘Jalan Kaki Bersama Perempuan Indonesia Berkebaya’ karena kami ingin membudayakan berkebaya. Kemudian kedua, kebaya juga dalam […]

  • Menko Marves Dorong Sulut Capai Target GerNas BBI 30 Juta UMKM

    Menko Marves Dorong Sulut Capai Target GerNas BBI 30 Juta UMKM

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.506
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan yakin bahwa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dapat memberi kontribusi yang signifikan untuk pencapaian target Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GerNas BBI) sebanyak 30 juta unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) onboarding pada 2023 mendatang. Hal itu diungkapkannya dalam Launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia – Bangga […]

  • Perbanyak Koleksi Kearifan Lokal, Tarik Minat Wisatawan Kunjungi Anjungan Sumsel di TMII

    Perbanyak Koleksi Kearifan Lokal, Tarik Minat Wisatawan Kunjungi Anjungan Sumsel di TMII

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    USAI bersilaturahmi ke Perpusnas, Ketua Dekrnasda Sumsel Hj Febrita Lusti Herman Deru melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau anjungan Sumsel di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (10/2). Kesempatan ini dimanfaatkan istri Gubernur Herman Deru itu untuk melihat dan mengecek kembali koleksi yang ada di anjungan Sumsel. Sebelumnya lebih kurang 2 tahun yang lalu, ia berkeinginan […]

  • Pilkada Ditunda, KPU RI  : Tunggu Perppu, Pemda Jangan Diutak Atik Dulu Anggaran

    Pilkada Ditunda, KPU RI  : Tunggu Perppu, Pemda Jangan Diutak Atik Dulu Anggaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    KOMISI Pemillihan Umum [KPU] RI meminta agar Pemerintah Daerah tidak mengutak –atik anggaran sebelum adanya Peraturan Pengganti Perundang- undangan (Perppu),sebab setelah disepakati di NPHD. Hal itu, diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman Arief dalam Talk Live Sumsel Visual Firtual Fest 2020, bersama Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, Asisten I Pemprov Sumsel Ahmad […]

expand_less
WordPress Archive Easy Custom JS and CSS – Extra Custmization for WordPress Easy Digital Downloads 2Checkout Payment Gateway Easy Digital Downloads Acquisition Survey Addon Easy Digital Downloads ActiveCampaign Easy Digital Downloads Add to Cart Popup Addon Easy Digital Downloads Advanced Reports Addon Easy Digital Downloads Advanced Sequential Order Numbers Easy Digital Downloads All Access Easy Digital Downloads Amazon S3 Easy Digital Downloads Authorize.net Payment Gateway