Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Introfeksi dan Tidak Tuli!

Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Introfeksi dan Tidak Tuli!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
  • visibility 1.493
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GONJANG-ganjing penetapan kebijakan aktivitas mudik lebaran 2021 telah terjadi semenjak awal maret. Mulai dari kebijakan diperbolehkannya mudik lebaran melalui menteri perhubungan dan sampai pemerintah merubah atau berputar pikiran untuk melarang aktivitas mudik lebaran tahun ini sejak tanggal 6 sampai 17 mei . Kebijakan tersebut telah resmi ditetapkan pada tanggal 23 maret 2021 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan disampaikan oleh Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayan Bapak Muhadjir Efendy melalui jumpa pers virtual pada hari Jum’at tanggal 26 maret 2021.

Larangan mudik tidak hanya terjadi pada tahun 2021 saja. Namun sudah terjadi pada tahun 2020 akibat dari terus meningkatnya angka kasus pasien pandemi covid-19 dan sebagai usaha preventif pemerintah untuk menekan angka yang terus melambung tinggi tersebut.

Larangan seperti itu sebagai upaya untuk mencegah kerumunan dan penyebaran secara besar akibat dari perpindahan orang dari satu daerah ke daerah lainnya yang mana belum dipastikan orang tersebut membawa virus atau tidak.

Namun kebijakan ini menjadi sebuah pro dan kontra. karena pemerintah melakukan sebuah kebijakan yang sifatnya hanya konsentrasi pada sebuah ceremonial belaka dan hal itu menandakan pemerintah belum mampu untuk mengimplementasikan sebuah kebijakan secara konsisten pada aktivitas keseharian.

Hal yang wajar bila masyarakat seolah-olah berat menerima kebijakan ini. Karena tindakan pemerintah dalam mengimplementasikan sebuah kebijakan tidak secara konsisten seperti mencegah kerumunan. Bila dilihat secara realistis keadaan sehari-hari seperti kerumunan sudah terjadi dimana-mana baik di pasar, cafe/tongkrongan, mall, dan tempat umum lainnya. Begitu juga ketika arus transportasi pada kesehariannya baik itu darat dan laut sudah banyak yang berkendara keluar daerah bahkan menyebrang laut menggunakan kapal pun sudah ramai pada kesehariannya.

Walaupun terdapat transportasi udara seperti pesawat komersil yang konsisten dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 seperti menerapkan protokol kesehatan baik itu menjaga jarak dan melakukan rapid tes/swab tes. Namun hal itu hanya dapat dirasakan untuk kalangan menengah keatas saja. Yang notabenenya bila di koherensikan dengan arus mudik maka pelakunya bukan hanya menengah atas saja namun menengah bawah pula ikut terlibat. Dan  cukup berat bagi warga menengah bawah untuk menggelontorkan uangnya menggunakan pesawat komersil dan melakukan rapid tes/swab tes.

Harus menjadi sebuah evaluasi bagi pemerintah dalam kekonsistenan implementasi kebijakan. Karena tindakan yang dilakukan pemerintah berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat sendiri. Begitupula larangan mudik bukanlah satu-satunya solusi dalam menghadapi arus mudik tahun ini. Pemerintah bisa juga menggunakan kebijakan yang diterapkan seperti di pesawat komersil yang notabenenya pemerintah mengizinkan itu pada kesehariannya.

Penerapan – penerapan rapid tes/swab tes sebagai syarat administrasi untuk diperbolehkannya mudik serta pembatasan-pembatasan penumpang transportasi pribadi dan umum seperti mobil, bus, kapal. Dan perlu digaris bawahi harus ada program gratis dari pemerintah terhadap rapid tes/swab tes tersebut untuk kalangan menengah bawah. karena pelaku mudik bukan hanya dari kalangan warga menengah atas saja. Namun banyak juga dari kalangan menengah kebawah yang cukup berat untuk menanggung rapid tes/swab tes tersebut.

Masih ada waktu dari pemerintah untuk mempertimbangkan kebijakan yang sudah ditetapkannya. Pemerintah bisa menggunakan kebijaksanaannya dalam sebuah pertimbangan yang bersumber pada seluruh aspek permasalahan dan sangat penting bagi pemerintah untuk mendengarkan pendapat pada seluruh elemen.  [***]

 

 

Oleh : Ilham Mardiantoro

Mahasiswa Administrasi Publik, Fisip, Universitas Sriwijaya

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Ngapain Ngontrak Terus? Mending Ngangsur Rumah: Drama KUR Perumahan Ala BNI”

    “Ngapain Ngontrak Terus? Mending Ngangsur Rumah: Drama KUR Perumahan Ala BNI”

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.478
    • 0Komentar

    PERNAH nggak sih lo kepikiran, tiap bulan gajian, duit langsung melayang ke juragan kos?, kadang juragan kos itu lebih kaya dari Avenger. Kita kerja lembur, dia tinggal rebahan sambil nyeduh kopi, duit masuk sendiri. Lah, ini yang bikin orang tua suka ngomel “Ngapain ngontrak terus?, hidup jangan cuma pindah dari kontrakan ke kontrakan, kayak burung […]

  • Hari Veteran Nasional, Alex : Tanpa Pejuang Tidak Ada Republik Ini Berdiri

    Hari Veteran Nasional, Alex : Tanpa Pejuang Tidak Ada Republik Ini Berdiri

    • calendar_month Sabtu, 18 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menggelar Resepsi Kenegaraan dengan para Pejuang Perintis Kemerdekaan Prov. Sumsel sekaligus memperingati Hari Veteran Nasional tahun 2018 di Griya Agung, Jumat (17/8/2018). “Sungguh istimewa Peringatan Kemerdekaan ke-73 tahun ini, karena bertepatan dengan satu hari setelah itu, pembukaan Asian Games yang sudah menjadi impian sejak tahun 2004,” ungkapnya. […]

  • RI & Hongaria Jalin Kerjasama JPH, Kemenag : Halal Menjelma Sebagai Ekosistem Global & Salah Satu Perhatian Besar Dunia

    RI & Hongaria Jalin Kerjasama JPH, Kemenag : Halal Menjelma Sebagai Ekosistem Global & Salah Satu Perhatian Besar Dunia

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia dan Hongaria menjalin kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria. Penandatanganan MoU dilaksanakan hari ini dalam gelaran Indonesia-Euro Business Forum (IE-BF) Tahun 2022 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI di Hotel Shangrila Jakarta. […]

  • MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI), H. Sandiaga Salahuddin Uno membuka Festival Sriwijaya XXIX tahun 2021

    Festival Sriwijaya XXIX, Festival Pertama Setelah Pandemi Melandai

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.362
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI), H. Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Festival Sriwijaya merupakan festival pertama yang dikunjunginya setelah pandemi melandai di Indonesia. Karena itu ia pun berharap kegiatan ini menjadi pembangkit untuk memulihkan ekonomi kreatif di Indonesia. Sandiaga Uno tak hanya mengapresiasi gelaran Festival Sriwijaya XXIX Tahun 2021 yang digagas Gubernur […]

  • Kaya Energi Tapi…

    Kaya Energi Tapi…

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Siapa yang bisa hidup tanpa listrik di zaman now? Kalau zaman batu sih wajar, tapi kalau zaman serba digital begini, rasanya nggak mungkin! Nah, makanya Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, punya ambisi besar di periode keduanya memastikan semua desa di Sumsel 100 persen teraliri listrik. Nggak ada lagi yang gelap-gelapan kayak di […]

  • Ada 7 Kasus Covid019 Lagi Sembuh Di Muba

    Ada 7 Kasus Covid019 Lagi Sembuh Di Muba

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (2/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 7 kasus sembuh. “Ada penambahan 7 kasus sembuh per 2 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba ini menambahkan, tidak ada lonjakan kasus positif pasca pergantian tahun di Kabupaten Muba. “Masyarakat Muba dihimbau untuk terus mematuhi prokes dan memakai […]

expand_less
WordPress Archive Easy Custom JS and CSS – Extra Custmization for WordPress Easy Digital Downloads 2Checkout Payment Gateway Easy Digital Downloads Acquisition Survey Addon Easy Digital Downloads ActiveCampaign Easy Digital Downloads Add to Cart Popup Addon Easy Digital Downloads Advanced Reports Addon Easy Digital Downloads Advanced Sequential Order Numbers Easy Digital Downloads All Access Easy Digital Downloads Amazon S3 Easy Digital Downloads Authorize.net Payment Gateway