Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kartini’s Day, Covid 19 dan Gerakan Perempuan untuk  Kemanusiaan

Kartini’s Day, Covid 19 dan Gerakan Perempuan untuk  Kemanusiaan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
  • visibility 1.484
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TULISAN ini, adalah bentuk ikhtiar saya, dalam memperingati Kartini’s day tanggal 21 April ini ditengah-tengah  situasi massifnya epidemi Covid 19 di Indonesia. Biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, perayaan  Kartini’s Day sebagai bentuk kritik politik,  selalu dilakukan oleh kaum perempuan Indonesia dengan berbagai cara, dari Fashion show kebaya warna-warni, perlombaan merias dan memasak, bahkan pembacaan puisi dan seminar akademis bertemakan perempuan atau kegiatan-kegiatan lainnya.

Untuk tahun ini kegiatan-kegiatan tersebut  ditunda dulu. Mengikuti aturan pemerintah, sebagai warganegara yang baik dan taat hukum,  anjuran untuk melakukan social  distancing adalah sebuah keharusan, tidak ada perkumpulan, tidak ada kegiatan bertemakan perempuan apalagi arisan.

Tentu alih-alih bersedih tidak bisa merayakan Kartini’s day,  sebagian besar kaum perempuan Indonesia memperlihatkan kedewasaan politik untuk  “move on”, mereka memaknai tidak selamanya tragedi adalah keterpurukan, sudah saatnya perempuan harus bangkit dan  maju dalam usaha memutus mata rantai epidemi Covid 19.

Mengusung kesadaran politik sebagai warga Negara, kaum perempuan sadar, bahwa mereka punya peran penting untuk menjaga ketahanan kesehatan keluarga dan masyarakat, khususnya pada edukasi  serta perlindungan bagi anak-anak dan Lansia selama epidemi Covid 19 berlangsung.

Tidak mau berpangku tangan, kaum perempuan Indonesia dari berbagai lintas batas wilayah, identitas dan agama  kemudian bahkan menginisasi diri dalam berbagai gerakan perempuan yang muncul secara spontan sebagai  wujud dari manifestasi perjuangan kemanusiaan tanggap bencana untuk  melawan penyebaran epidemi Covid 19.

Tidak perlu manifesto politik, apalagi politik pencitraan, beberapa gerakan perempuan bahkan mampu melampaui sekat-sekat ekslusifitas diantara mereka. Gerakan-gerakan perempuan dibeberapa Kota besar, seperti  Gerakan Perempuan Tangguh di Jakarta, Gerakan Perempuan Kota Jambi Peduli serta Gerakan Perempuan Aisyiyah  intens  melakukan aksi donasi bantuan pada pengadaan alat-alat kesehatan  seperti baju APD dan masker  untuk tenaga medis yang didistribusikan diberbagai rumah sakit besar di Indonesia.

Bentuk perjuangan yang berbeda ditunjukkan oleh beberapa Gerakan Perempuan lainnya, Seperti Gerakan Perempuan Kader Partai PDIP Surabaya, dan Gerakan Perempuan Tanah Gambut di Kalimantan yang konsen melakukan aksi pada produksi dan pendistribusian jamu gratis pada masyarakat dibeberapa tempat guna membantu menjaga kesehatan masyarakat dalam  mempertahankan imunitas untuk melawan virus Covid 19.

Di tempat terpisah  Gerakan Perempuan Golkar Peduli di Jakarta dan Cianjur, juga melakukan kegiatan  kemanusiaan, khususnya pada distribusi makanan  siap saji untuk para  tenaga medis dan pendistribusian sembako pada masyarakat kurang mampu yang terpapar dampak Covid 19. Aksi lainnya yang patut di apresiasi, dilakukan oleh Gerakan PKK Kota Bogor  serta Gerakan Perempuan Desa Menang Raya Oki, yang melakukan inisiatif pada pengadaan masker dengan meproduksi  masker handmade secara massal,  serta mendistribusikan  masker-masker tersebut kepada masyarakat.

Tentu banyak aksi-aksi serupa yang  dilakukan oleh berbagai gerakan perempuan lainnya, yang tidak bisa disebutkan satu-persatu disini, telah menandakan bahwa telah terjalin kesatuan pada misi dan visi dari berbagai gerakan perempuan di Indonesia untuk  saling membantu dalam usaha melengkapi needs  dan kebutuhan sosial masyarakat  selama epidemi  Covid 19. Munculnya gerakan-gerakan perempuan tersebut, menjadi spesial pada peringatan Kartini’s Day tahun ini, apabila tahun sebelumnya, perayaan Kartini’s Day selalu dikemas dengan isu-isu emansipasi dan kritik politik yang hanya merepresentasi keberadaan kaum perempuan secara fomal dan simbolis, maka tidak untuk tahun ini, kaum perempuan Indonesia jauh lebih berani, mengeser isu emansipasi, kaum perempuan justru bertransfomasi  secara massif melakukan aksi nyata dalam berbagai gerakan populis yang tanggap perjuangan kemanusiaan guna melawan Covid 19. [***]

Oleh : Amaliatulwalidain, MA

Dosen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Pemerintahan & Budaya

Universitas Indo Global Mandiri

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghargaan dari BNPB Bidang Penanggulangan Bencana

    Penghargaan dari BNPB Bidang Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

      BADAN Nasional Penanggulangan Bencama (BNPB) dan berbagai pihak melakukan kolaborasi dan kerja sama dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Sinergi berbagai pihak atau pentaheliks ini tak hanya di tingkat pusat tetapi juga di daerah. Upaya sinergi ini diapresiasi BNPB dengan pemberian penghargaan berlangsung jelang penutupan Rakornas PB 2021. BNPB menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah […]

  • Gubernur Sumsel Sampaikan 2 Hal Ini kepada Kapolda Baru

    Gubernur Sumsel Sampaikan 2 Hal Ini kepada Kapolda Baru

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    SELAIN membahas pengamanan Pilkada di 7 daerah di Sumsel pada tahun 2020, Gubernur Sumsel H.Herman Deru juga mewanti-wanti agar Kapolda baru tanggap soal bencana asap Karhutla yang kerap melanda Sumsel. Hal itu diungkapkannya pada acara Kenal Pamit Kapolda Sumsel di Rumah Dinas Gubernur Sumsel Griya Agung, Selasa (26/11/2019) malam. Dikatakan HD pada 2020 nanti 7 kabupaten […]

  • Webinar Nasional, Serap Aspirasi Implementasi Undang-undang Cipta Kerja

    Webinar Nasional, Serap Aspirasi Implementasi Undang-undang Cipta Kerja

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Nasrun Umar berharap, kegiatan serap aspirasi implementasi Undang-undang Cipta Kerja mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di Provinsi Sumsel. Hal itu diungkapkannya  saat  membuka acara Serap Aspirasi Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja Sektor Penataan Ruang, Pertanahan dan Proyek Strategis Nasional di Hotel Harper Palembang, Kamis (26/11/20). “Penataan ruang […]

  • Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Pastikan Ribuan Mangrove Terus Tumbuh
    CSR

    Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Pastikan Ribuan Mangrove Terus Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Memperingati Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju terus melanjutkan upaya pelestarian hutan mangrove di pesisir Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Program ini berjalan sejak 2023 bahkan tidak berhenti pada penanaman bibit, melainkan  juga diikuti pemantauan rutin, agar mangrove dapat tumbuh dan memberi manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang. Sebanyak 21 ribu bibit mangrove telah […]

  • Menkeu Nyatakan,  Transformasi Digital Meningkatkan Transparansi

    Menkeu Nyatakan, Transformasi Digital Meningkatkan Transparansi

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    MENTERI Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan transformasi digital menjadi tantangan dalam pelaksanaan tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Meski demikian, Menkeu pun menyebutkan bahwa transformasi digital pada sistem kepabeanan dan cukai juga memberikan dampak positif. Platform digital dapat meningkatkan transparansi dan mengurangi ketidakpastian pengambilan keputusan serta mendeteksi adanya potensi penyalahgunaan atau penipuan, perdagangan […]

  • Cangkul Disimpan, Helm Dipasang, Pemuda Muba Naik Kelas ke Dunia Migas

    Cangkul Disimpan, Helm Dipasang, Pemuda Muba Naik Kelas ke Dunia Migas

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.010
    • 0Komentar

    ANAK muda Muba sekarang punya kegiatan baru yang jauh lebih keren dari sekadar nongkrong di warung kopi sambil debat siapa yang paling jago push rank. Kali ini, mereka bersiap bukan rebutan wifi, tapi rebutan kursi pelatihan dan sertifikasi migas bareng PPSDM Cepu, hasil kolaborasi keren Pemkab Muba lewat Disnakertrans. Bayangin, dari yang tadinya main Mobile […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory Re-Captcha GeoDirectory Review Rating Manager GeoDirectory Social Importer GeoDirectory WP All Import Geolite – Land Surveying & Digital Mapping Elementor Template Kit Geoport – Transport & Logistics WordPress Theme Gerlong – Responsive One & Multi Page Portfolio Theme Gerow – Business Consulting WordPress Theme Gesso – Art & Print Shop WordPress Theme Gesto – Digital Marketing Agency WordPress Theme