Breaking News
light_mode
Trending Tags

Guru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
  • visibility 1.458
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HARI Guru Nasional ternyata telah dicetuskan sejak 1994 sesuai dengan keputusan presiden. Berdasarkan Keppres Nomor 78 Tahun 1994 dan juga di UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional dan diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI.

Meski Hari Guru telah diperingati setiap 25 November, tapi karena sangat jarang diadakan kegiatan khusus di hari tersebut, wajar banyak orang yang tak tahu tentang hari nasional yang satu ini. Padahal, perkumpulan guru sebenarnya sudah ada sejak zaman pemerintahan

Belanda. kala itu, persatuan guru Indonesia bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) dan didirikan pada 1912. Kelompok persatuan guru ini beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya.

Nah, lucunya, para guru ternyata telah lebih dulu memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia secara tidak langsung saat mereka mengubah nama persatuan tersebut menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada 1932, beberapa tahun sebelum Indonesia merdeka.

Dua bulan setelah kemerdekaan Indonesia, yaitu pada 24-25 November 1945, Hari Guru mulai digaungkan. Waktu itu, para guru membentuk kongres guru untuk mendukung kemerdekaan Indonesia di kota Surakarta.

Kongres tersebut menjadi tempat berkumpulnya para guru yang berjuang mempertahankan pendidikan Indonesia di tengah penjajahan. Mereka semua yang tergabung di kongres adalah guru yang masih aktif mengajar, pensiunan pejuang, pegawai pendidikan, dan lainnya.

Dicetuskannya Hari Guru Nasional Pada 25 November 1945, persatuan guru itu telah menamai diri mereka dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sayang, waktu itu belum ada keputusan resmi dari pemerintah untuk menjadikannya sebagai salah satu hari besar nasional. Barulah pada 1994, Hari Guru Nasional resmi diperingati setiap 25 November. Ini juga tercantum di situs resmi PGRI.

Dicetuskannya Hari Guru tentunya untuk mengenang jasa dan perjuangan para guru yang telah bekerja keras memperjuangkan pendidikan di Indonesia.

Mereka, bahkan rela kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan semangat hanya untuk mencerdaskan anak – anak bangsa Indonesia dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter, peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah pikir, dan olah raga. Di samping itu juga guru dan tenaga pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon generasi emas Indonesia pada  2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

Untuk itu, guru harus dapat berperan sebagai the significant others bagi peserta didik. Artinya guru harus jadi sumber keteladanan. Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

Di sisi lain apakah kita sudah cukup memuliakan guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita, sehingga kita menjadi pribadi yang sangat tangguh dan berhasil seperti saat ini. Sebab tak ada orang yang sukses tanpa melalui sentuhan guru.

Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru menjadi kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa upaya pemerintah tentu memiliki keterbatasan. Dan oleh karena itu, sangat pantas kita beri apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

Perhatian pemerintah daerah yang menjanjikan tunjangan tambahan dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru tentu sangat kita hargai. Melalui kebijakan pemerintah daerah, Alhamdulillah banyak hal-hal yang bisa diatasi.

Kepada semua asosiasi profesi maupun organisasi guru tanpa terkecuali, kita patut berterima kasih karena telah menjadikan mitra pemerintah dan mitra guru khususnya. Akhirnya sekali lagi, mari kita kobarkan semangat menjadi guru sebagai teladan bagi anak-anak kita.

Selamat Hari Guru Nasional. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa membimbing langkah-langkah kita mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru-guru yang hebat dan mulia. Terima kasih.[**]

Penulis : Budina Sofiyan

Politisi  Muda Partai Demokrat

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Konsisten Serahkan LKPD Tercepat se-Indonesia

    Muba Konsisten Serahkan LKPD Tercepat se-Indonesia

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    SETELAH dua tahun berturut-turut menjadi yang tercepat dalam penyampaian Laporan Keuangan di Indonesia  kali ini Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2017-2018 dan berhasil pula meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta diganjar rekor Muri, di LKPD tahun 2019 ini Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin kembali menjadi yang […]

  • Ini Cara Muba Dukung Pembangunan Akhlak Masyarakat

    Ini Cara Muba Dukung Pembangunan Akhlak Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    PENDIRIAN pondok pesantren di Kabupaten Musi Banyuasin berkembang pesat.Kehadiran pesantren memberi kebaikan kepada para santri dan menghidupkan sisi religius lingkungan sekitar. Tercatat ada 78 ponpes yang terdaftar di Muba pada 2021 ini. “Alhamdulillah sudah sangat banyak pendirian pondok pesantren, kami senang dengan menjamurnya ponpes di masa kami. Artinya syiar agama di Muba subur, didukung, dan […]

  • KBRI Vientiane bantu pulangkan 6 WNI terjebak dipekerjakan online scammers di Provinsi Bokeo, Laos

    KBRI Vientiane bantu pulangkan 6 WNI terjebak dipekerjakan online scammers di Provinsi Bokeo, Laos

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.921
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id -Vientiane, Laos​ – KBRI Vientiane membantu pulangkan 6 WNI yang sebelumnya terjebak dipekerjakan sebagai online scammers di Golden Triangle Special Economic zone (GTSEZ), Provinsi Bokeo, Laos. Keenam WNI meninggalkan Laos melalui perbatasan Golden Triangle-Chiang Rai, Thailand untuk melanjutkan perjalanan pulang ke tanah air. Mereka akhirnya bisa pulang setelah memperoleh kembali paspornya yang ditahan oleh Perusahaan. Proses pengembalian terbilang sulit karena […]

  • Dodi – Beni Bakal Hadiri FKL di Siak

    Dodi – Beni Bakal Hadiri FKL di Siak

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

    SETELAH sukses dilaksanakan Festival Kabupaten Lestari (FKL) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada tahun 2018 yang lalu, hasil Rapat Umum Anggota (RUA) Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) 2018 menyepakati bahwa  tuan rumah akan bergantian setiap tahunnya, dimana Kabupaten Siak akan menjadi tuan rumah Festival di tahun 2019. Demikian disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Muba, Ir Zulfakar pada rapat […]

  • Gub Sumsel Eratkan Kerjasama  Belajasumba

    Gub Sumsel Eratkan Kerjasama Belajasumba

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak para gubernur di pulau Sumatera khususnya yang masuk dalam wilayah Belajasumba yakni Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumsel dan Bangka Belitung untuk meningkatkan kerjasama di berbagai sektor khususnya pembangun di wilayah sekitar perbatasan provinsi. Harapan tersebut diungkapkan Herman Deru di sela-sela menghadiri pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024, […]

  • Gubernur Diundang Hadiri Perayaan Natal Oikumene

    Gubernur Diundang Hadiri Perayaan Natal Oikumene

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    “Pemprov Sumsel dukung penuh kegiatan ini, jadikan ini menjadi perayaan Natal yang aman, nyaman dan damai,”

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Braintree Easy Digital Downloads Check Payment Gateway Easy Digital Downloads Checkout Fields Manager Easy Digital Downloads ClickBank Gateway Easy Digital Downloads Coinbase Payment Gateway Easy Digital Downloads Commissions Easy Digital Downloads Compare Products Easy Digital Downloads Conditional Gateways Addon Easy Digital Downloads Conditional Success Redirects Easy Digital Downloads Content Restriction