Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags

Guru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
  • visibility 1.466
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HARI Guru Nasional ternyata telah dicetuskan sejak 1994 sesuai dengan keputusan presiden. Berdasarkan Keppres Nomor 78 Tahun 1994 dan juga di UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional dan diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI.

Meski Hari Guru telah diperingati setiap 25 November, tapi karena sangat jarang diadakan kegiatan khusus di hari tersebut, wajar banyak orang yang tak tahu tentang hari nasional yang satu ini. Padahal, perkumpulan guru sebenarnya sudah ada sejak zaman pemerintahan

Belanda. kala itu, persatuan guru Indonesia bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) dan didirikan pada 1912. Kelompok persatuan guru ini beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya.

Nah, lucunya, para guru ternyata telah lebih dulu memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia secara tidak langsung saat mereka mengubah nama persatuan tersebut menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada 1932, beberapa tahun sebelum Indonesia merdeka.

Dua bulan setelah kemerdekaan Indonesia, yaitu pada 24-25 November 1945, Hari Guru mulai digaungkan. Waktu itu, para guru membentuk kongres guru untuk mendukung kemerdekaan Indonesia di kota Surakarta.

Kongres tersebut menjadi tempat berkumpulnya para guru yang berjuang mempertahankan pendidikan Indonesia di tengah penjajahan. Mereka semua yang tergabung di kongres adalah guru yang masih aktif mengajar, pensiunan pejuang, pegawai pendidikan, dan lainnya.

Dicetuskannya Hari Guru Nasional Pada 25 November 1945, persatuan guru itu telah menamai diri mereka dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sayang, waktu itu belum ada keputusan resmi dari pemerintah untuk menjadikannya sebagai salah satu hari besar nasional. Barulah pada 1994, Hari Guru Nasional resmi diperingati setiap 25 November. Ini juga tercantum di situs resmi PGRI.

Dicetuskannya Hari Guru tentunya untuk mengenang jasa dan perjuangan para guru yang telah bekerja keras memperjuangkan pendidikan di Indonesia.

Mereka, bahkan rela kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan semangat hanya untuk mencerdaskan anak – anak bangsa Indonesia dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter, peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah pikir, dan olah raga. Di samping itu juga guru dan tenaga pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon generasi emas Indonesia pada  2045 yang harus memiliki bekal jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

Untuk itu, guru harus dapat berperan sebagai the significant others bagi peserta didik. Artinya guru harus jadi sumber keteladanan. Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

Di sisi lain apakah kita sudah cukup memuliakan guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita, sehingga kita menjadi pribadi yang sangat tangguh dan berhasil seperti saat ini. Sebab tak ada orang yang sukses tanpa melalui sentuhan guru.

Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru menjadi kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat.

Namun demikian, perlu kita sadari bersama bahwa upaya pemerintah tentu memiliki keterbatasan. Dan oleh karena itu, sangat pantas kita beri apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru.

Perhatian pemerintah daerah yang menjanjikan tunjangan tambahan dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru tentu sangat kita hargai. Melalui kebijakan pemerintah daerah, Alhamdulillah banyak hal-hal yang bisa diatasi.

Kepada semua asosiasi profesi maupun organisasi guru tanpa terkecuali, kita patut berterima kasih karena telah menjadikan mitra pemerintah dan mitra guru khususnya. Akhirnya sekali lagi, mari kita kobarkan semangat menjadi guru sebagai teladan bagi anak-anak kita.

Selamat Hari Guru Nasional. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa membimbing langkah-langkah kita mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru-guru yang hebat dan mulia. Terima kasih.[**]

Penulis : Budina Sofiyan

Politisi  Muda Partai Demokrat

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah Memaknai ‘ Blusukan’ yang Sebenarnya ???

    Salah Memaknai ‘ Blusukan’ yang Sebenarnya ???

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.690
    • 0Komentar

    ERA kepemimpinan Jokowi seringkali memunculkan kinerja blusukan, akan tetapi sering kali makna blusukan selalu disalah artikan, popularitas kinerja pemerintah dianggap berhasil apabila kerjanya bisa terekpost di media massa, padalah ketika benar-benar kita turun kemasyarakat kenerja Jokowi tidak dirasakan oleh rakyat secara langsung dan semua program tidak bisa tersosialisasi secara keseluruhan. Ini yang seharusnya menjadi perhatian […]

  • HUT Agraria dan Tata Ruang ke- 6, Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Aplikasi Loketku & Aplikasi Permohonan Informasi Online

    HUT Agraria dan Tata Ruang ke- 6, Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Aplikasi Loketku & Aplikasi Permohonan Informasi Online

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang ke- 61 Tahun 2021 dengan mengusung tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional”, Jumat (24/9/2021) di halaman kantor Pertanahan Kabupaten Muba. Dalam amanatnya, H […]

  • Warga Diharapkan Saksikan Sumpah & Jani Kades Terpilih

    Warga Diharapkan Saksikan Sumpah & Jani Kades Terpilih

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    PELANTIKAN  kepala desa terpilih hasil pilkades serentak 2019 di Ogan Komering Ilir (OKI) yang dilaksanakan di desa-desa merupakan keinginan para kepala desa terpilih tersebut agar sumpah janji yang mereka ucap disaksikan langsung oleh warga nya. “Kami dipilih oleh masyarakat dan masyarakat ingin menyaksikan kadesnya mengungkap ikrar janji” ungkap Kepala Desa Pantai Kecamatan Sirah Pulau Padang […]

  • Mari Bersama Cegah Covid, Jangan Lengah, Pandemi belum Berakhir

    Mari Bersama Cegah Covid, Jangan Lengah, Pandemi belum Berakhir

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    INDONESIA kembali menerima kedatangan 1 juta dosis vaksin Sinovac dukungan dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Selasa (26/10/2021). Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harmadi, menyatakan kedatangan 1 juta vaksin ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir. “Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” kata Sonny Harmadi dalam konferensi pers […]

  • Pemda Diharapkan Menjadi Agen Promosi Kesehatan Yang Baik Dalam Penanganan Pandemi, Itu Perlu Didukung Bersama

    Pemda Diharapkan Menjadi Agen Promosi Kesehatan Yang Baik Dalam Penanganan Pandemi, Itu Perlu Didukung Bersama

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    PEMERINTAH pada prinsipnya melarang aktivitas mudik selama periode Ramadhan-Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa keputusan terkait penanganan pandemi COVID-19 diambil berdasarkan berbagai macam pertimbangan. Untuk itu, dalam penerapan kebijakan ini pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat diminta mendukung demi masa depan yang lebih baik. Pemda dan […]

  • Jadi Kabupaten Sehat, Muba Bakal Di Verifikasi

    Jadi Kabupaten Sehat, Muba Bakal Di Verifikasi

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] tengah mempersiapkan penyambutan Tim Verifikasi Lapangan Kabupaten Sehat tahun 2019, yang dilaksanakan pada tanggal 12-15 Agustus 2019. Persiapan itu dibahas di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Rabu (7/8/2019). Dipimpin oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, bersama Perangkat Daerah terkait, Camat, […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Braintree Easy Digital Downloads Check Payment Gateway Easy Digital Downloads Checkout Fields Manager Easy Digital Downloads ClickBank Gateway Easy Digital Downloads Coinbase Payment Gateway Easy Digital Downloads Commissions Easy Digital Downloads Compare Products Easy Digital Downloads Conditional Gateways Addon Easy Digital Downloads Conditional Success Redirects Easy Digital Downloads Content Restriction