Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD untuk Lakukan Delapan Langkah Berikut Ini

Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD untuk Lakukan Delapan Langkah Berikut Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
  • visibility 1.130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SETIAP tahun wilayah Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di beberapa provinsi Sumatra dan Kalimantan. Potensi curah hujan rendah perlu disikapi secara serius oleh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, sehingga karhutla dapat dicegah sejak dini.

Menghadapi kondisi cuaca pada Agustus hingga Oktober 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan. Delapan langkah disampaikan secara tertulis BNPB kepada 34 BPBD provinsi untuk penanggulangan karhutla di masing-masing wilayah.

Pertama, BNPB meminta BPBD untuk melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan atau _ground-check_ bersama dinas-dinas terkait untuk mengantisipasi dan menangani terjadinya kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kedua, BPBD segera mengambil langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat terkait ancaman kekeringan di daerah masing-masing, antara lain menyiapkan logistik dan peralatan seperti tangki air bersih, penyediaan pompa air di setiap kecamatan serta memprioritaskan pada wilayah yang terdampak kekeringan.

“Melakukan kampanye hemat air dengan memanen air hujan dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang relatif bersih untuk dapat digunakan Kembali,” kata Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNPB Ir. Harmensyah, Dipl.S.E.,M.M. melalui surat yang ditujukan kepada kepala pelaksana BPBD provinsi per 22 Juli 2021.

Harmensyah menambahkan pada Langkah kedua ini, BPBD mengkoordinaiskan stakeholder terkait dalam penyiapan alternatif kebijakan pemenuhan kebutuhan air di masyarakat melalui penyiapan sumur bor dan pengaturan distribusi air.

Ketiga, BPBD mengambil langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan pemerintah serta masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutam dan lahan di daerah masing-masing. Kesiapsiagaan dapat dilakukan melalui pemantauan melalui sistem peringatan dini terkait kebakaran hutan dan lahan yang telah ada, seperti Sipalaga, Hot-spot Lapan dan Sistem Peringatan Karhutla.

Harmensyah menambahkan, kesiapsiagaan juga dilakukan melalui pengecekan serta penyiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran.

“Segera diperbaiki jika ada kelemahan atau kerusakan pada alat-alat tersebut,” pesannya.

Ia juga mengatakan, kesiapsiagaan dengan melakukan pengkoordinasian kesiapan mekanisme tanggap darurat atau penanggulangan bencana bersama dengan stakeholder daerah, upaya-upaya penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi di media elektronik beserta informasi lain termasuk memasang papan informasi pelarangan membakar hutan dan hukumannya, serta menyiapkan, memperbarui dan menyimulasikan rencana kontingensi menghadapi ancaman bencana serta menyusun rencana operasi dengan melibatkan seluruh stakeholder setempat termasuk TNI dan Polri.

Keempat, BNPB meminta untuk meningkatkan usaha-usaha penegakan hukum kepada perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara ilegal.

Kelima, Pemerintah daerah melalui BPBD menyiapkan _helpdesk_ atau _call center_ atau pos pelaporan antisipasi dan pelayanan cepat penanggulangan bencana kekeringan dan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta mengembangkan sistem komunikasi serta informasi sampai ke lokasi rawan bencana.

Keenam, BPBD melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, mengikuti kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta tetap menjalankan segala peraturan pemerintah terkait percepatan penanganan Covid-19.

“Menginstruksikan stakeholder terkait untuk mengumpulkan data kasus OTG/terkonfirmasi serta rumah sakit yang berada di zona risiko tinggi ancaman bencana kekeringan dan asap untuk menyiapkan tempat khusus evakuasi bagi OTG/terkonfirmasi sehingga terpisah dengan masyarakat yang sehat,” ujarnya pada langkah ketujuh.Terakhir, Harmensyah meminta BPBD untuk melakukan koordinasi penanganan darurat bencana dapat menghubungi Pusdalops PB BNPB melalui jaringan Komunikasi telepon, faksimili maupun Call Center 117.BNPB

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Mana Saja Kita Harus Pakai Masker?

    Di Mana Saja Kita Harus Pakai Masker?

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    Di mana dan kapan saja kita harus pakai masker? WHO menganjurkan untuk mengenakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan, khususnya dalam kondisi-kondisi tertentu seperti ketika banyak orang di sekitar kita, tidak bisa menjaga jarak, atau saat ventilasi udara tidak baik. Baca panduan lengkap tentang penggunaan masker dalam masa pandemi COVID-19 dari WHO yang […]

  • Melebung Ikan, Apa Itu ?

    Melebung Ikan, Apa Itu ?

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.882
    • 0Komentar

    TRADISI melebung Ikan biasanya dilakukan oleh masyarakat Ogan  Ilir [OI],namun bagi Gub Sumsel dan Wakil Gub Sumsel, tradisi dimanfaatkan untuk ajang silahturahmi dengan masyarakat setempat. Seperti dilakukan oleh orang nomor 1 di Sumsel dan Wakilnya, mereka mengajak keluarga datang ke Desa Ulak Segelung,Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, minggu (8/9/2019). Melubung sendiri, artinya panen ikan bersama-sama (melebung). Menurutnyatradisi […]

  • Lantik TP PKK Desa 

    Lantik TP PKK Desa 

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Musi Banyuasin Susy Imelda Frederika Beni Hernedi kembali melantik Ketua TP PKK Desa. Kali pelantikan dilakukan kepada 9 (sembilan) Ketua TP PKK Desa dalam Kecamatan Babat Toman, yakni Desa Serekah, Sugi Raya, Sugi Waras, Pangkalan Jaya, Toman, Kasmaran, Bangun Sari, Sri Mulyo, dan Desa […]

  • Pemotretan Finalis Redress Design Award 2021 Menawarkan Sekilas di Grand Final Fashion Show

    Pemotretan Finalis Redress Design Award 2021 Menawarkan Sekilas di Grand Final Fashion Show

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    BADAN amal lingkungan, Redress, merilis pratinjau tampilan runway yang belum pernah dilihat sebelumnya dari Finalis Redress Design Award 2021 yang menawarkan gambaran sekilas tentang apa yang akan ditampilkan di Grand Final Fashion Show pada 11 September diadakan di Hong Kong – dan disiarkan langsung ke seluruh dunia. Pemotretan, ditata dan diambil oleh dua kreatif Hong […]

  • Pajak Lancar, Kota Jalan, Siapa yang Masih Ketinggalan?

    Pajak Lancar, Kota Jalan, Siapa yang Masih Ketinggalan?

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.623
    • 0Komentar

    PAJAK Lancar, Kota Jalan, Siapa yang Masih Ketinggalan? Bunyinya kayak teka-teki, tapi sebenarnya serius, karena tanpa pajak lancar, pembangunan kota bisa tersendat. Dan tanpa kesadaran warga, digitalisasi canggih pun bisa cuma pajangan. Belum lama ini, Pemerintah Kota Palembang melalui BAPENDA menggelar pemberian penghargaan kepada wajib pajak, mitra pembayaran, dan perangkat daerah pelaksana. Acaranya rapi, plakat […]

  • Serap Aspirasi Masyarakat Untuk OKI Mandira 2024

    Serap Aspirasi Masyarakat Untuk OKI Mandira 2024

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id. Kayuagung – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menggelar Konsultasi publik untuk menampung dan menerima masukan dari masyarakat  dalam rangka penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024. Tujuannya agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019 lebih cermat, terintegrasi dan mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat Ogan […]

expand_less
WordPress Archive Experts – Business Professional Theme For Finance Firms Exponent – Modern Multi-Purpose Business WordPress theme Exposure – Personal Portfolio Elementor Template Kit Express Shop for WooCommerce with Audio & Video ExProduct - Single Product Theme Exquisite – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Exqute – Painting Company WordPress Theme Extendons WooCommerce Dynamic Pricing Plugin & Bulk Discounts External Importer Pro Extinct – Retro Vintage Portfolio WordPress Theme