Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD untuk Lakukan Delapan Langkah Berikut Ini

Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD untuk Lakukan Delapan Langkah Berikut Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
  • visibility 1.120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SETIAP tahun wilayah Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di beberapa provinsi Sumatra dan Kalimantan. Potensi curah hujan rendah perlu disikapi secara serius oleh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, sehingga karhutla dapat dicegah sejak dini.

Menghadapi kondisi cuaca pada Agustus hingga Oktober 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan. Delapan langkah disampaikan secara tertulis BNPB kepada 34 BPBD provinsi untuk penanggulangan karhutla di masing-masing wilayah.

Pertama, BNPB meminta BPBD untuk melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan atau _ground-check_ bersama dinas-dinas terkait untuk mengantisipasi dan menangani terjadinya kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kedua, BPBD segera mengambil langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat terkait ancaman kekeringan di daerah masing-masing, antara lain menyiapkan logistik dan peralatan seperti tangki air bersih, penyediaan pompa air di setiap kecamatan serta memprioritaskan pada wilayah yang terdampak kekeringan.

“Melakukan kampanye hemat air dengan memanen air hujan dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang relatif bersih untuk dapat digunakan Kembali,” kata Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNPB Ir. Harmensyah, Dipl.S.E.,M.M. melalui surat yang ditujukan kepada kepala pelaksana BPBD provinsi per 22 Juli 2021.

Harmensyah menambahkan pada Langkah kedua ini, BPBD mengkoordinaiskan stakeholder terkait dalam penyiapan alternatif kebijakan pemenuhan kebutuhan air di masyarakat melalui penyiapan sumur bor dan pengaturan distribusi air.

Ketiga, BPBD mengambil langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan pemerintah serta masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutam dan lahan di daerah masing-masing. Kesiapsiagaan dapat dilakukan melalui pemantauan melalui sistem peringatan dini terkait kebakaran hutan dan lahan yang telah ada, seperti Sipalaga, Hot-spot Lapan dan Sistem Peringatan Karhutla.

Harmensyah menambahkan, kesiapsiagaan juga dilakukan melalui pengecekan serta penyiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran.

“Segera diperbaiki jika ada kelemahan atau kerusakan pada alat-alat tersebut,” pesannya.

Ia juga mengatakan, kesiapsiagaan dengan melakukan pengkoordinasian kesiapan mekanisme tanggap darurat atau penanggulangan bencana bersama dengan stakeholder daerah, upaya-upaya penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi di media elektronik beserta informasi lain termasuk memasang papan informasi pelarangan membakar hutan dan hukumannya, serta menyiapkan, memperbarui dan menyimulasikan rencana kontingensi menghadapi ancaman bencana serta menyusun rencana operasi dengan melibatkan seluruh stakeholder setempat termasuk TNI dan Polri.

Keempat, BNPB meminta untuk meningkatkan usaha-usaha penegakan hukum kepada perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara ilegal.

Kelima, Pemerintah daerah melalui BPBD menyiapkan _helpdesk_ atau _call center_ atau pos pelaporan antisipasi dan pelayanan cepat penanggulangan bencana kekeringan dan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta mengembangkan sistem komunikasi serta informasi sampai ke lokasi rawan bencana.

Keenam, BPBD melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, mengikuti kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta tetap menjalankan segala peraturan pemerintah terkait percepatan penanganan Covid-19.

“Menginstruksikan stakeholder terkait untuk mengumpulkan data kasus OTG/terkonfirmasi serta rumah sakit yang berada di zona risiko tinggi ancaman bencana kekeringan dan asap untuk menyiapkan tempat khusus evakuasi bagi OTG/terkonfirmasi sehingga terpisah dengan masyarakat yang sehat,” ujarnya pada langkah ketujuh.Terakhir, Harmensyah meminta BPBD untuk melakukan koordinasi penanganan darurat bencana dapat menghubungi Pusdalops PB BNPB melalui jaringan Komunikasi telepon, faksimili maupun Call Center 117.BNPB

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FIFA Matchday Timnas Lawan Palestina Sebut Ketum PSSI, Catat Tanggalnya..

    FIFA Matchday Timnas Lawan Palestina Sebut Ketum PSSI, Catat Tanggalnya..

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.611
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah komunikasi dengan Presiden Federasi Sepakbola Palestina dan mereka sudah setuju untuk laga FIFA matchday  2023. Seperti janji Ketua Umum PSSI Erick Thohir ke depan, PSSI harus bisa merancang dengan negara mana saat digelar FIFA matchday. Sebab, selama ini jadwal FIFA matchday baru ditentukan beberapa hari jelang pertandingan. ‘’Presiden Federasi […]

  • Karhutla Musi Banyuasin, Gakkum Telusuri Titik Awal Kebakaran 25 Hektare di Kebun Sawit dan Pinang

    Karhutla Musi Banyuasin, Gakkum Telusuri Titik Awal Kebakaran 25 Hektare di Kebun Sawit dan Pinang

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan karhutla Musi Banyuasin memasuki tahap penyelidikan setelah api membakar sekitar 25 hektare kawasan Hutan Produksi di wilayah KPH Lalan Mendis, Sumatera Selatan. Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera kini menelusuri titik awal kebakaran yang berada di areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT TCP. Kebakaran diketahui terjadi sejak 26 Juli 2026. Api kemudian […]

  • Mengapa Tas adalah Aksesoris Penting di Dunia Fashion?

    Mengapa Tas adalah Aksesoris Penting di Dunia Fashion?

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.665
    • 0Komentar

    Pentingnya tas dalam dunia fashion   Sumselterkini.co.id, [vritimes] -Tas, sebuah aksesoris kecil yang seringkali dianggap sepele, namun memiliki dampak besar dalam dunia fashion. Mari kita jelajahi mengapa tas menjadi aksesoris yang begitu penting dan tidak bisa diabaikan oleh setiap pecinta fashion. Membawa Gaya di Setiap Langkah Tas bukan hanya sekadar wadah untuk membawa barang, tapi lebih […]

  • Gedung Workshop & Rumah Santri Ponpes Daarul Qutub El Gontori Diresmikan Gubernur

    Gedung Workshop & Rumah Santri Ponpes Daarul Qutub El Gontori Diresmikan Gubernur

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.073
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru meresmikan Gedung Workshoop serta Rumah santri pondok pesantren Daarul Qutub El Gontori Kota Pagaralam, Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Pagaralam Utara, Kamis (06/02/2020). Setibanya dipondok pesantren Daarul Qutub El Gontori Gubernur didampingi Walikota Pagaralam serta ketua DPRD Kota Pagaralam langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid. Hadir dalam acara ini […]

  • AC Makin Dibutuhkan, 4.121 Teknisi Justru Disiapkan Jaga Iklim, Ini Alasannya

    AC Makin Dibutuhkan, 4.121 Teknisi Justru Disiapkan Jaga Iklim, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penggunaan AC yang terus meningkat membuat pekerjaan teknisi pendingin ikut berubah. Mereka tak lagi hanya dituntut mampu memasang atau memperbaiki AC, tetapi juga harus memahami cara menangani refrigeran agar tidak memperbesar dampak terhadap lingkungan. Pemerintah kini memperkuat kemampuan 4.121 teknisi Refrigeration and Air Conditioning (RAC) sebagai bagian dari pengembangan tenaga kerja hijau. Keahlian mereka […]

  • Peningkatan Ekonomi Keluarga, TP PKK Muba Gelar Pelatihan Pengembangan Kreativitas melalui Potensi Sumber daya yang Dimiliki

    Peningkatan Ekonomi Keluarga, TP PKK Muba Gelar Pelatihan Pengembangan Kreativitas melalui Potensi Sumber daya yang Dimiliki

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Pelatihan Pengembangan Kreativitas dalam Pengelolaan Ekonomi Keluarga Melalui Potensi Sumber daya yang Dimiliki guna memanfaatkan secara maksimal potensi sumber daya yang ada. Sumber daya dikelola,  optimalkan sebagai upaya dalam pengembangan kreativitas keluarga. Acara  dibuka  Pj Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Triana Sandi Fahlepi diwakili Sekretaris […]

expand_less
WordPress Archive Experts – Business Professional Theme For Finance Firms Exponent – Modern Multi-Purpose Business WordPress theme Exposure – Personal Portfolio Elementor Template Kit Express Shop for WooCommerce with Audio & Video ExProduct - Single Product Theme Exquisite – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Exqute – Painting Company WordPress Theme Extendons WooCommerce Dynamic Pricing Plugin & Bulk Discounts External Importer Pro Extinct – Retro Vintage Portfolio WordPress Theme