Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Transformasi Layanan Publik ala Pemerintah Digital: Dari Silo Jadi Satu, Jangan Kayak Tukang Jualan Pisang Goreng Sendiri-sendiri!

Transformasi Layanan Publik ala Pemerintah Digital: Dari Silo Jadi Satu, Jangan Kayak Tukang Jualan Pisang Goreng Sendiri-sendiri!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 995
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU pelayanan publik dulu itu ibarat jualan pisang goreng yang masing-masing pedagang berdiri sendiri-sendiri, berteriak sendiri tanpa tahu tetangga sebelah jual apa, sekarang zamannya berubah! Pemerintah Indonesia sedang ngotot banget buat mengubah gaya lama yang “government-centric” alias cuma mikirin kantornya sendiri, jadi “citizen-centric” fokus ke masyarakat, pengguna layanan. Bayangin, cukup sekali data dikasih, nanti instansi pemerintahnya yang saling ngerjain sambil kerja bareng, nggak lagi kerja silo-silo kayak lomba joget sendirian di panggung.

Begitulah kira-kira gambaran yang disampaikan Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Kominfo, Mbak Mira Tayyiba, pas pidato kunci di acara Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX), 6 Agustus 2025 lalu. Tema acaranya “Tackling Issues in Modernizing Digital Government” memang pas banget untuk menembus gap soal infrastruktur, keamanan, dan kemampuan SDM dalam dunia digital pemerintahan yang makin ngebut.

“Jadi transformasi digital bukan cuma soal bikin jalan tol internet di pemerintah, tapi gimana bikin layanan publik yang lancar kayak seluncuran di taman bermain, aman kayak brankas nenek, dan fokus ke masyarakat sebagai raja di keraton digital,” jelas Mbak Mira penuh semangat.

Dulu, kalau mau urus sesuatu di pemerintah, rasanya kayak nyari pisang goreng yang pedagangnya nggak mau kerja bareng, malah saling tutupin warung. Data harus dikasih berkali-kali, proses lambat kayak siput naik gunung. Sekarang, era sudah berubah. RPJMN 2025-2029 secara tegas mengamanatkan bahwa pemerintah harus bisa berkolaborasi, saling terhubung, dan berbasis data supaya masyarakat nggak pusing tujuh keliling.

Mbak Mira bilang, “Bayangin kalau data masyarakat cuma disetor sekali, lalu instansi pemerintah lain sudah bisa pakai data itu buat layanan yang lain. Ini ibarat rombongan jajan bareng, nggak usah lagi repot masing-masing beli pisang goreng.”

Nah, cerita soal data ini nggak kalah penting, pemerintah sudah punya Pusat Data Nasional (PDN) yang jadi gudang penyimpanan data semua instansi pusat dan daerah. Tapi sekarang, pendekatannya makin kece, PDN jadi ekosistem yang melibatkan penyedia cloud dari pihak ketiga, asal aman dan taat aturan. Jadi, bukan cuma rumah pemerintah aja, tapi juga tetangga yang mau nebeng asal punya sertifikat keamanan.

“Ini ibarat punya rumah besar, tapi tetangga juga boleh nebeng, asal nggak bawa maling dan bikin gaduh,” kata Mbak Mira sambil senyum.

Maka dari itu, pemerintah mengundang pelaku industri data center buat gabung. Kolaborasi ini bukan cuma bikin layanan makin cepet dan aman, tapi juga bikin masyarakat dapat manfaat nyata, tanpa drama antri berjam-jam.

Kalau boleh kasih pepatah, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” cocok banget buat transformasi digital ini. Pemerintah nggak bisa jalan sendiri, harus bareng-bareng dengan swasta, industri, dan masyarakat. Supaya layanan publik yang dulu ribet dan njelimet, jadi seamless dan penuh rasa empati.

Pokoknya, era pelayanan publik “government-centric” yang kaku dan terkotak-kotak sudah tamat masa berlakunya. Sekarang zamannya “citizen-centric”, semua fokus buat masyarakat yang pengin layanan mudah, cepat, dan aman. Dengan data cukup sekali dikasih, proses instansi pemerintah jadi kayak orkestra yang nyatu, harmonis, tanpa cacat.

Jadi jangan sampai deh, kita sebagai masyarakat malah bingung karena pemerintahnya masih kerja sendiri-sendiri, kayak tukang pisang goreng yang nggak mau gabung pasar. Ingat, “Bersatu kita teguh, bercerai kita pisang goreng sendiri-sendiri.”

Kalau transformasi digital pemerintah berjalan mulus, masyarakat yang untung besar. Waktu lebih efisien, data lebih aman, dan pelayanan makin bikin hati senang. Semoga Mbak Mira dan timnya di Kemkomdigi makin semangat buka ruang kolaborasi, karena hanya dengan gotong royong digital kita bisa wujudkan layanan publik yang modern, aman, dan penuh perhatian.

Kalau begini terus, jangan heran kalau suatu hari nanti urus KTP atau pajak tinggal klik, kopi dan pisang goreng sudah tersedia, dan kamu bisa senyum-senyum sambil bilang, “Wah, Indonesia sudah siap jadi negeri digital sejati!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bom Bunuh Diri di  Makasar Adalah Musuh Islam Bertujuan Devide et Impera dan Fitnah Islam

    Bom Bunuh Diri di  Makasar Adalah Musuh Islam Bertujuan Devide et Impera dan Fitnah Islam

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    PELAKU terorisme dan bom bunuh diri dipastikan tidak berlandaskan pada ajaran Islam. Dalam Islam tidak dibenarkan melakukan aksi terorisme, apalagi bom bunuh diri yang mengorbankan orang kecil, seperti yang terjadi menjelang peringatan Paskah di Makassar barusan. Hal ini ditegaskan oleh Penggagas Gerakan Kebersamaan Nasional, Haris Rusly Moti, di Jakarta, Minggu (28/3). “Pelaku terorisme dan aksi […]

  • Kawal THR, Kemenaker Buka Website Pengaduan

    Kawal THR, Kemenaker Buka Website Pengaduan

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi Aplikasi Posko Pengaduan THR Keagamaan Tahun 2022 untuk mengawal pelaksanaan pembayaran THR 2022 dari pengusaha kepada pekerja/buruh melalui https://poskothr.kemnaker.go.id supaya hak pekerja itu dapat dipantau. Menurut Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang, layanan Posko Pengaduan THR berbasis web ini dibuat untuk mengantisipasi terjadinya keluhan, ketidaktahuan, ketidaksesuaian dalam pelaksanaan […]

  • SAFARI JUMAT – Pj Bupati : Jaga ukhuwah islamiyah 

    SAFARI JUMAT – Pj Bupati : Jaga ukhuwah islamiyah 

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati H Sandi Fahlepi menghimbau agar  tetap menjaga ukhuwah islamiyah  kerukunan antar keluarga, tetangga dan masyarakat dan saling tolerasi walaupun berbeda keyakinan. Pesan itu disampaikan saat kunjungan Safari Jumat ke ke Masjid Baitussholihin Desa Senawar Jaya Kecamatan Bayung Lencir, Jumat (17/5/2024). Pj Bupati Muba juga turut didampingi Asisten II, para kepala OPD, […]

  • Kunker ke Muba, Puan Maharani Ngaku Seperti Rumah Sendiri

    Kunker ke Muba, Puan Maharani Ngaku Seperti Rumah Sendiri

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    “Tanpa guru kita semua (saya) tidaklah ada apa-apa.,”

  • Sumsel Segera Bikin Edaran Absensi ASN Tanpa Finger Print

    Sumsel Segera Bikin Edaran Absensi ASN Tanpa Finger Print

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    MENGANTISIPASI pandemi global Corona Virus Disease (Covid 19), Sekda Sumsel Nasrun Umar segera membuat edaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi Sumsel agar selama wabah covid 19, absensi kehadiran ASN tidak menggunakan finger print. Hal itu disampaikan Nasrun Umar ketika menjadi Pembina upacara gabungan seluruh OPD Sumsel yang rutin dilaksanakan setiap bulan pada tanggal […]

  • Pengacara Sebut Perkara Ahmad Yani Dilatari Untuk Menjatuhkan Firli Bahuri

    Pengacara Sebut Perkara Ahmad Yani Dilatari Untuk Menjatuhkan Firli Bahuri

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 813
    • 0Komentar

    SIDANG lanjutan dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani. Dalam eksepsi yang dibacakan dihadapan majelis hakim, Mahdir Ismail kuasa hukum Ahmad Yani, bahkan  mengatakan bahwa perkara dugaan suap yang menjerat kliennya, dilatarbelakangi konflik internal dalam KPK yang ingin menjatuhkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK yang baru terpilih. Bahkan Mahdir mengatakan,bahwa perkara ini […]

expand_less
WordPress Archive DOKANS – Multitenancy Based Ecommerce Platform (SAAS) Dolan – Personal Portfolio Elementor Template Kit Dometric – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Domex – Night Club WordPress Theme Domik – Responsive Architecture WordPress Theme Domina – Domain For Sale & Auction Plugin Dominus – Tattoo Studio Elementor Template Kits Domnoo – Pizza & Restaurant WordPress Theme Don Peppe – Pizza and Fast Food WordPress Theme Donalfarm | Agriculture Organic Farming WordPress Theme