Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Pertunjukan Drone Indonesia Pukau Jakarta di HUT ke-80 RI: Kreativitas Anak Bangsa & Teknologi Futuristik

Pertunjukan Drone Indonesia Pukau Jakarta di HUT ke-80 RI: Kreativitas Anak Bangsa & Teknologi Futuristik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
  • visibility 834
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALAM di Bundaran HI berubah bak langit planet lain, bahkan  ribuan mata menatap ke atas, bukan hanya untuk kembang api yang meledak seperti popcorn raksasa, tapi juga untuk 1.400 drone Indonesia yang menari di langit dengan formasi menakjubkan. Drone-drone itu menampilkan perjalanan kemerdekaan Indonesia dari bambu runcing hingga burung Garuda, dan bahkan “emoji makanan” untuk program Makan Bergizi Gratis, minggu 17 Agustus 2025.

Kalau biasanya drone dipakai buat selfie atau, (eh ingat!! jangan ditiru ngintip tetangga], malam itu anak-anak bangsa membuktikan  teknologi bisa jadi medium seni, edukasi, dan patriotisme. Menteri Ekraf Teuku Riefky mengatakan, pertunjukan drone ini persembahan anak bangsa, merepresentasikan kekuatan persatuan sekaligus optimisme menuju masa depan.

Melihat  langit Jakarta malam itu sebagai kanvas raksasa, drone-drone ini seperti kuas futuristik yang melukis proklamasi kemerdekaan, burung Garuda, bambu runcing, dan enam program prioritas pemerintah. Lucu? Banget. Tapi di balik gelak tawa itu, terselip pesan serius teknologi harus bermanfaat untuk rakyat.

Wamen Ekraf Irene Umar menjelaskan, konsep pertunjukan ini ingin menekankan bahwa negara kita kaya luar biasa, sehingga banyak yang ingin menguasainya di masa lalu. Kini, anak bangsa “merebut langit” dengan kreativitasnya, membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi simbol kebanggaan nasional.

Seperti pepatah Jawa bilang, “Alon-alon asal kelakon”, setiap drone harus dikontrol teliti, kalau salah satu drone nyasar, burung Garuda bisa berubah jadi ayam kampung futuristik.

Selain drone, Bundaran HI juga dihiasi pertunjukan air mancur menari dengan cahaya laser membentuk wajah para pahlawan kemerdekaan. Kembang api menutup langit Jakarta bak pesta lampu disco raksasa. Semua elemen drone, air mancur, laser, kembang api bekerja seperti orkestra teknologi, menciptakan symphony visual yang mendidik sekaligus menghibur.

Dari sisi teknis, pertunjukan ini bukan main-main, sinkronisasi 1.400 drone Indonesia membutuhkan software canggih, algoritma formasi kompleks, dan koordinasi presisi hingga detik. Tengoklah seperti menari dalam koreografi, tapi setiap penari robotik harus tahu kapan naik, turun, belok, dan membentuk simbol tanpa tabrakan. Ini adalah bukti nyata bahwa drone anak bangsa tidak sekadar alat mainan mahal, tapi teknologi kreatif yang bisa bersaing di level global.

Kalau diibaratkan, drone itu seperti “prajurit digital” yang bertugas mengangkat sejarah ke langit, sambil menebar senyum dan pesan moral. Mereka mengajarkan kita bahwa inovasi tidak harus megah tapi harus bermanfaat, sama seperti pepatah, “Air tenang menghanyutkan”. Anak bangsa yang kadang tak terlihat kemampuannya, ternyata mampu membuat gelombang kebanggaan nasional.

Lebih jauh, pertunjukan drone ini adalah contoh kolaborasi teknologi dan seni, yang bisa diadaptasi di banyak kota karena setiap festival, ulang tahun kota, atau acara edukatif memanfaatkan drone Indonesia, bukan hanya menyenangkan mata, tapi juga mendidik, menanamkan rasa cinta tanah air, dan menstimulasi kreativitas generasi muda.

Tak kalah menarik, pertunjukan ini juga menekankan integrasi teknologi kreatif Indonesia. Mulai dari program Swasembada Pangan, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, hingga Koperasi Merah Putih, semuanya divisualisasikan dalam langit Jakarta. Drone tidak hanya terbang, tapi bercerita membawa sejarah, program pemerintah, dan pesan edukatif ke tingkat baru.

Apa pesan moralnya?, sederhana tapi mendalam: kreativitas anak bangsa + teknologi = masa depan yang membanggakan.

Kita tidak perlu iri melihat negara lain, karena Indonesia punya potensi untuk menciptakan inovasi lokal yang mendunia. Lagipula, kalau kata pepatah, “Tak kenal maka tak sayang”, artinya masyarakat harus mengenal inovasi lokal agar bangga dan mendukungnya.

Malam itu, pertunjukan drone Indonesia di HUT ke-80 RI bukan sekadar hiburan. Ini adalah panggung edukatif, simbol persatuan, dan bukti nyata bahwa anak bangsa mampu menggabungkan seni, teknologi, dan sejarah dalam satu paket spektakuler.

Drone-drone itu bukan sekadar alat, tapi simbol masa depan, inspirasi bagi generasi muda, dan bukti bahwa inovasi kreatif Indonesia bisa mengangkat nama bangsa ke langit dunia.

Saat malam itu menutup tirainya, kembang api meledak, drone kembali mendarat dengan tertib, penonton pulang dengan senyum lebar. Tapi lebih penting, kita pulang dengan hati bangga, menyadari bahwa drone Indonesia bukan sekadar mainan mahal, tapi manifestasi kreativitas, semangat juang, dan optimisme anak bangsa. Kalau anak bangsa bisa “menari di langit” dengan teknologi, tentu kita juga bisa menaklukkan tantangan di bumi dengan semangat yang sama.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Keamanan Pangan Terpadu, OKI Gandeng BPOM Palembang

    Wujudkan Keamanan Pangan Terpadu, OKI Gandeng BPOM Palembang

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 821
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir berupaya mewujudkan Keamanan Pangan Terpadu dengan menjalin kerjasama dengan BPOM Palembang serta mendukung program prioritas nasional Desa Pangan Aman/Pasar Aman Berbasis Komunitas/Panfan Jajanan Anak Usia Dini. “Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, maka dari itu sinergitas menjadi kunci untuk mengoptimalkan program GERMAS SAPA di OKI”, terang Bupati OKI melalui Asisten […]

  • Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh Covid di Muba Bertambah 6 Orang, Positif Tidak Ada

    Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh Covid di Muba Bertambah 6 Orang, Positif Tidak Ada

    • calendar_month Minggu, 6 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (6/6/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus positif dan bertambah 6 kasus sembuh. “Tidak ada penambahan kasus positif dan bertambah 6 kasus sembuh per 6 Juni 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba ini menyebutkan, hingga 6 Juni 2021 ada sebanyak 1534 kasus diantaranya […]

  • AOC Perkuat Posisinya Sebagai Merek No. 1 di Monitor Gaming Paling Populer Selama 3 Tahun Berturut-turut, Memulai Turnamen AOC Masters Allstar 2022 dengan KOL Teratas September ini!

    AOC Perkuat Posisinya Sebagai Merek No. 1 di Monitor Gaming Paling Populer Selama 3 Tahun Berturut-turut, Memulai Turnamen AOC Masters Allstar 2022 dengan KOL Teratas September ini!

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 557
    • 0Komentar

    BANGKOK, THAILAND –  AOC memperkuat posisinya sebagai pangsa pasar No. 1 untuk monitor gaming (100Hz ke atas) selama tiga tahun berturut-turut di IDC Quarterly Gaming Tracker Q4 2021 Peringkat Global. Pertama untuk mengambil posisi teratas pada tahun 2019 dan dan tetap menjadi pemimpin selama 3 tahun terakhir. Bangkit di medan pertempuran AOC Masters Allstar 2022, […]

  • Begini Reaksi Ketua DPRD Sumsel Saat Paripurna Tak di Hadiri Gubernur Sumsel & Minim OPD

    Begini Reaksi Ketua DPRD Sumsel Saat Paripurna Tak di Hadiri Gubernur Sumsel & Minim OPD

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.920
    • 0Komentar

    KETUA DPRD Prov. Sumsel, RA Anita Noeringhati kecewa lantaran melihat daftar yang hadir [absensi] Organisasi Perangkat Daerah [OPD] di Pemprov. Sumsel sangat minim dalam Rapat paripurna ke IV dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan dan penelitian Pansus tata tertib, kode etik, tata beracara serta rencana kerja DPRD Sumsel, di ruang paripurna DPRD Sumsel, Selasa (29/10/2019). “Pak […]

  • Lawan Uzbekistan, 24 Pemain Berebut Tempat di Timnas U-17 David Nascimento

    Lawan Uzbekistan, 24 Pemain Berebut Tempat di Timnas U-17 David Nascimento

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Timnas Indonesia U-17 kembali mendapat kesempatan mengukur kemampuan melalui pertandingan internasional. Kali ini, skuad Garuda Muda akan menghadapi Uzbekistan dalam dua laga uji coba di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 24 dan 27 Agustus 2026. Kedua laga digelar secara tertutup dan tidak disiarkan secara langsung. Pelatih David Nascimento mengatakan dua pertandingan […]

  • Presiden Serahkan Secara Simbolis, Atlet Berprestasi di SEA Games Terima Bonus

    Presiden Serahkan Secara Simbolis, Atlet Berprestasi di SEA Games Terima Bonus

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.457
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kontingen Indonesia yang telah berjuang di SEA Games ke-31 di Vietnam, sekaligus menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan para pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia. Acara tersebut digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/06/2022). “Hari ini saya bangga, saya senang bahwa dari 499 atlet yang kita kirim […]

expand_less
WordPress Archive Medicate – Health & Medical Elementor Template Kit MediCenter – Health Medical Clinic WordPress Theme MediCenter – Health Medical Template Mediclick – Medical Landing Page WordPress Theme Medicora – Doctor & Medical Clinic Elementor WordPress Theme Medicox – Health & Medical WordPress Theme MedicPress — Medical WordPress Theme for Clinics and Private Doctors Mediczop – Responsive WordPress Theme MediDove – Health & Medical WordPress Theme Medific – Medical Elementor Template Kit