Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » “Kuasai Mesinmu Sendiri”

“Kuasai Mesinmu Sendiri”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 660
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KECERDASAN buatan (AI) itu ibarat pesta pernikahan digital, maka selama ini Indonesia lebih sering jadi tamu undangan yang cuma dapat sisiran kue, bukan jadi empunya hajatan, duduk manis di pojokan, ikut tepuk tangan, tapi nggak punya suara soal musik apa yang diputar.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, akhirnya nyenggol kita semua untuk sadar diri jangan terus jadi penonton, ayo mulai nyusun panggung sendiri.

AI itu kayak gorengan, semua doyan, tapi nggak semua bisa bikin sendiri, di dunia, yang bisa bikin ‘gorengan AI’ level tinggi ya masih negara-negara barat.

Mereka punya minyak panasnya (komputasi), adonannya (data), sampai bumbunya (algoritma) sendiri. Kita? masih sibuk beli dari mereka, lalu dimakan rame-rame sambil nanya “Ini resepnya pakai apa ya?”.

Nezar nggak mau Indonesia cuma jadi ladang panen data buat AI luar negeri, beliau ngajak mikir, masa kita punya nikel, boron, sama segala macam mineral langka yang jadi ‘bahan baku AI’, tapi kitanya nggak punya dapur? Pepatah bilang, “Punya padi jangan cuma bikin bubur di warung orang”.

Masalahnya, selama ini kita kayak anak kos yang pengen bikin nasi goreng, tapi baru punya rice cooker dan niat doang.

Dana R&D kita baru 0,24% dari PDB, ibarat mau bikin sate kambing tapi baru punya tusuknya doang, komputasinya lemah, infrastrukturnya masih bolong-bolong, dan talenta digital kita masih kurang sekitar 2,7 juta orang. Waduh, kalau ini lomba estafet AI, kita baru ngikat sepatu.

Lucunya, walaupun AI itu ‘cerdas’, tapi tetap punya sifat ‘ikut siapa yang bikin’. Foundation model AI hari ini lahir di barat, dilatih dengan data-datanya bule, dan nilai-nilainya pun kearah situ semua, jadi jangan heran kalau AI sering ngasih jawaban bias, stereotip, bahkan kadang-kadang salah alamat.

Bayangkan kalau AI disuruh bikin skripsi tentang budaya lokal, bisa-bisa “rendang” disangkanya varian sambal Meksiko!

Nezar bilang kita harus mulai bikin regulasi sendiri, tapi regulasi yang bukan cuma copy-paste dari barat, melainkan yang ngerti “rasa” Indonesia. Kita harus punya ‘Atlas AI’ versi lokal, biar kecerdasan buatan juga paham, kearifan lokal itu bukan bug, tapi fitur.

Soal talenta? Ini nih PR besar, kalau talenta digital kita ini seperti sepakbola, Indonesia butuh pemain timnas sebanyak 12 juta orang, tapi yang sudah siap baru 9,3 juta.

Sisanya? mungkin masih nunggu dipanggil seleksi, atau masih sibuk main Mobile Legends. Nezar yakin, kalau SDM kita kuat, kita bisa akalin keterbatasan infrastruktur. Bahasa kampungnya, “Kalau otaknya encer, ember bocor pun bisa jadi gayung”.

Satu pesan penting, transformasi digital jangan dipisah-pisah kayak warteg, yang satu ambil ayam, yang satu tempe. Ini bukan lauk pauk, tapi satu rantai ekosistem.

Pendidikan, keamanan, ekonomi, hingga nilai lokal semua dan harus ikut muter roda digital bareng. Kalau satu macet, yang lain bisa oleng. Kayak motor triplek boncengan lima, kalau yang di depan ngantuk, yang di belakang bisa masuk parit.

Sudah waktunya Indonesia stop jadi konsumen pasif di meja makan AI dunia, punya bahan,  punya selera, tinggal  bangun dapurnya.

Jangan sampai anak cucu  nanti cuma bisa bilang “AI-nya pintar, tapi bukan buatan kita,”. Kata orang tua zaman dulu, “Orang bijak menanam pohon, meski tahu dia tak akan makan buahnya”.  Tanam sekarang, biar generasi mendatang bisa panen AI yang berdaulat, bermartabat, dan pakai rasa lokal!

Kalau AI itu masa depan, harus pastikan masa depan itu punya KTP Indonesia, jangan cuma numpang lewat di WhatsApp, tapi harus tumbuh dari tangan kita.

Ingat!, kecerdasan buatan itu penting, tapi yang lebih penting jangan sampai kita jadi bangsa yang kehilangan kecerdasan asli.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaku Hilang Mata Pencarian, Ratusan Sopir Truk Angkutan Batubara Demo di Kantor Gubernur

    Ngaku Hilang Mata Pencarian, Ratusan Sopir Truk Angkutan Batubara Demo di Kantor Gubernur

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Ratusan sopir truk angkutan batubara berunjuk rasa di kantor Gubernur Sumsel, mereka mengaku akibat dari pencabutan Pergub No.23 tahun 2012 sudah menghilangkan mata pencariannya. Menurut Koordinator Lapangan (korlap) Arismawan dalam orasinya Peratutan Gubernur Sumsel No.74 tahun 2018 tentang pencabutan peraturan Gubernur Sumsel No. 23 tahun 2012 tentang tata cara pengangkutan batubara melalui […]

  • Gubernur Teguhkan Komitmen Tetap Selaraskan Pembangunan dengan Potensi Daerah

    Gubernur Teguhkan Komitmen Tetap Selaraskan Pembangunan dengan Potensi Daerah

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 597
    • 0Komentar

    PEMERATAAN pembangunan di kabupaten dan kota  tetap menjadi komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya (HDMY). Melalui program Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) ke  Kabupaten/kota diharapkan terjadi percepatan dan pemerataan pembangunan di Sumsel ini. Saat mendengarkan paparan Wali Kota Pagar Alam, Alfian Maskoni terkait dengan usulan pembangunan infrastruktur serta sarana dan […]

  • Kasus COVID-19 Naik Signifikan Selama Dua Pekan, Satgas Maksimalkan Pencegahan

    Kasus COVID-19 Naik Signifikan Selama Dua Pekan, Satgas Maksimalkan Pencegahan

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 885
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Grobogan terus menggenjot upaya pengendalian COVID-19, yang cenderung mengalami kenaikan selama dua pekan terakhir. Adapun kegiatan yang meliputi disinfeksi dilakukan dengan menyasar beberapa lokasi seperti Kantor Bank Mandiri Taspen, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan dan Hotel Catra, sebagai tempat isolasi […]

  • Kasus Meningkat Pada Nataru, Gugus Tugas : Sikap Abai Bukan Semata Pada Masyarakat, Tapi….

    Kasus Meningkat Pada Nataru, Gugus Tugas : Sikap Abai Bukan Semata Pada Masyarakat, Tapi….

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    “Temuan minggu ini sangatlah berbahaya. Karena menggambarkan adanya sikap abai di tengah masyarakat atas pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sikap abai ini bukan hanya semata-mata kesalahan masyarakat, tetapi juga bagian tidak berhasilnya penegakan dan pengawasan dari masing-masing pemerintah daerah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis lalu.  Meski demikian, […]

  • Hingga Awal April, Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp29,3 T

    Hingga Awal April, Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp29,3 T

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 581
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) menyampaikan bahwa realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2022 hingga 1 April mencapai Rp29,3 triliun atau mencapai 6,4 persen dari yang dianggarkan. “Per April realisasinya Rp29,3 triliun atau 6,4 persen dari alokasi Rp455,62 (triliun),” ungkap Airlangga dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan […]

  • Gempa

    Gempa M 7,1 Guncang Malut

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan hingga saat ini peringatan mengenai potensi tsunami belum dicabut. Dwikorita mengatakan SOP pencabutan peringatan tsunami diakhiri dalam dua jam. “Kaya di Palu, tsunami. Makanya kami belum bisa mengakhiri peringatan tsunami karena masih berbagai kemungkin SOP-nya dua jam,” kata Dwikorita saat dilaporkan detik, Jumat (15/11/2019). Dwikorita […]

expand_less
WordPress Archive CK – Lawyer Template Kit CL Team – Team Showcase WordPress Plugin Claire – Personal Portfolio Elementor Template Kit Clamby – Fashion Ecommerce Elementor Template Kit ClanyEco– Cleaning Services WordPress Theme ClaPat – Creative Masonry Blog WordPress Theme Classiads - Classified Ads WordPress Theme Classiera – Classified Ads WordPress Theme Classified Ads Script – Infinity Market Classifieds – Classified Ads WordPress Theme