Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Indonesia Tak Kebagian, Ini Alasannya

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Indonesia Tak Kebagian, Ini Alasannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan jalur lintasan gerhana tidak melewati wilayah Nusantara dan fase utama fenomena tersebut berlangsung saat Indonesia berada pada malam hari.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan masyarakat di sejumlah wilayah dunia berkesempatan menyaksikan Gerhana Matahari Total secara langsung.

Wilayah tersebut meliputi Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara.

Sementara masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti fenomena tersebut dapat menyaksikannya melalui kanal resmi NASA.

“Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Ayu di Jakarta, Sabtu (8/8).

Jadwal Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Rangkaian Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dimulai dengan fase Gerhana Matahari Sebagian (P1) pada pukul 15.34 UT atau 22.34 WIB.

Fase gerhana kemudian memasuki tahap Gerhana Total di lokasi awal (U1) pada pukul 16.57 UT atau 23.57 WIB.

Puncak gerhana berlangsung pada pukul 17.45 UT. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia bagian barat, puncak tersebut terjadi pada pukul 00.45 WIB, Kamis, 13 Agustus 2026.

Seluruh rangkaian gerhana berakhir pada pukul 19.57 UT atau 02.57 WIB pada 13 Agustus 2026.

Meski waktu puncaknya tercatat pada dini hari waktu Indonesia, fenomena tersebut tetap tidak dapat diamati dari Nusantara karena posisi Matahari berada di bawah horizon.

Gerhana Matahari Total Terjadi Saat Bulan Menutupi Matahari

Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus pada fase Bulan Baru.

Dalam kondisi itu, Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Dari wilayah yang berada dalam jalur bayangan inti atau umbra, piringan Bulan akan menutupi piringan Matahari secara penuh.

Wilayah yang berada di dalam jalur umbra akan mengalami fase Gerhana Matahari Total. Kondisi ini membuat langit menjadi gelap selama beberapa saat meskipun peristiwa berlangsung pada siang hari.

Sementara itu, wilayah yang berada di bawah bayangan samar atau penumbra hanya akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian.

Karena jalur umbra tidak melewati Indonesia, masyarakat di Tanah Air tidak dapat menyaksikan fase total secara langsung.

BMKG Ingatkan Bahaya Melihat Matahari Langsung

BMKG mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah pengamatan untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan.

Pengamatan Matahari harus menggunakan kacamata khusus dengan filter Matahari yang sesuai. Penggunaan pelindung diperlukan untuk menjaga keselamatan mata selama proses pengamatan gerhana.

Bagi masyarakat Indonesia, pengamatan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dapat dilakukan melalui siaran daring dari kanal resmi NASA, mengingat seluruh fase penting fenomena tersebut tidak dapat dilihat secara langsung dari wilayah Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bedanya Orang yang Sering Baca & Jarang Baca Buku

    Bedanya Orang yang Sering Baca & Jarang Baca Buku

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    LITERASI Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Susy Imelda Beni Hernedi menghadiri Silaturahmi dan Audiensi Bunda Literasi Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando. Bertempat di Kantor Perpusnas RI Jakarta, Kamis (10/2/2022). Dikatakan Syarif Bando, kegemaran membaca sejak dini perlu terus dibina, karena membaca adalah merupakan salah satu pekerjaan yang […]

  • Nggak Sia-sia Ikuti Pelatihan MVC, 12 Pencaker Asal Muba Diterima di Perusahaan Ini di Halmahera Tengah Maluku Utara

    Nggak Sia-sia Ikuti Pelatihan MVC, 12 Pencaker Asal Muba Diterima di Perusahaan Ini di Halmahera Tengah Maluku Utara

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    12 pemuda pencari kerja (pencaker) Muba yang juga merupakan alumni dari pusat pelatihan Muba Vocational Centre (MVC) diterima kerja di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Halmahera Tengah Maluku Utara. “Ini realisasi dan langkah nyata menunjukan alumni cetakan MVC tidak hanya berhasil terserap di perusahaan di Muba tetapi juga di level perusahaan nasional yang […]

  • “Warga Buru Heboh, Lah, Sakit Sekarang Nggak Seribet Dulu?”

    “Warga Buru Heboh, Lah, Sakit Sekarang Nggak Seribet Dulu?”

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 618
    • 0Komentar

    PEPATAH baru yang belum sempat dicetak di buku motivasi, yakni “Harapan bisa dibangun, asal fondasinya niat dan atapnya menyelamatkan nyawa”. Kurang lebih beginilah semangat yang kini sedang tumbuh di Pulau Buru, Maluku, ketika Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menancapkan batu pertama RSUD Buru, bukan cuma batu biasa, tapi batu harapan, batu penanda, bahwa hidup tak […]

  • Pemerintah Terus Siapkan SDM Berkualitas, Pendidikan Usia Dini dan Kesetaraan Sekarang Ini Meningkat

    Pemerintah Terus Siapkan SDM Berkualitas, Pendidikan Usia Dini dan Kesetaraan Sekarang Ini Meningkat

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 623
    • 0Komentar

    PADA tahun sebelumnya, nilai satuan biaya per peserta didik PAUD dan pendidikan kesetaraan sebesar Rp600 ribu per tahun. Sekarang, menjadi Rp600 ribu sampai Rp1,2 juta per tahun yang berarti untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas meningkat. Yang jelas, pemerintah terus menyiapkan generasi yang cerdas dan berkarakter menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemerintah tidak hanya mengembangkan pendidikan […]

  • Total Covid -19 Sumsel 1.158 Kasus, Sembuh 47 Orang

    Total Covid -19 Sumsel 1.158 Kasus, Sembuh 47 Orang

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel mengumumkan, kasus positif baru di Sumsel sebanyak 29 orang, sehingga total 1.158 kasus positif di Sumsel. Sedangkan kasus sembuh sebanyak 47 orang. Awal pekan minggu kedua di bulan Juni, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sumsel kembali membawa kabar baik. Dimana sebanyak 47 pasien yang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh setelah […]

  • Densus 88 Ringkus 2 Orang Diduga Teroris di Palembang

    Densus 88 Ringkus 2 Orang Diduga Teroris di Palembang

    • calendar_month Senin, 14 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 959
    • 0Komentar

    “Dari pengakuannya, mereka mau berbuat amaliah di Mako Brimob Kelapa Dua,”

expand_less
WordPress Archive Oganic – Organic Food Elementor Template kit Ogena – Minimal Elementor Template Kit OGGI – Fashion Store WooCommerce Theme OGO – Creative Multipurpose WordPress Theme Ohio - Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Ohlala - Cake Shop, Ice Cream & Juice Bar WordPress Theme Oitech – Technology WordPress Theme Okab – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme + RTL Oktan – Oil & Gas Industry WordPress Theme Oktilcal – Eye Care WordPress Theme