Senin, 9 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » AI Bisa Tiru Suara & Tipu Warga, Sosialisasi Digital Harus Ngebut Sebelum Korban Bertambah

AI Bisa Tiru Suara & Tipu Warga, Sosialisasi Digital Harus Ngebut Sebelum Korban Bertambah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 722
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ZAMAN sekarang, nelpon gak cukup cuma denger suara, soalnya, suara bisa ditiru. Teknologi AI makin canggih, bisa nyamar jadi siapa aja dari suara anak minta pulsa sampai gaya bicara Pak RT ngajak arisan. Masalahnya, banyak warga di pelosok belum tahu kalau teknologi itu bisa juga dipakai buat nipu. Mereka belum siap hadapi dunia digital yang makin licin kayak belut diminyakin.

Di kota, orang-orang mulai terbiasa sama istilah AI (Artificial Intelligence). Tapi di desa, AI masih terdengar seperti nama warung kopi baru. Padahal AI ini udah bisa bikin video palsu, tiru wajah orang, bahkan minta transfer dana pakai suara yang mirip banget sama anak sendiri.

Itulah kenapa sosialisasi soal AI jadi kebutuhan mendesak. Bukan hanya supaya rakyat melek digital, tapi supaya mereka gak jadi korban tipu-tipu teknologi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam gelaran Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2025, menyebut bahwa AI bisa ningkatin produktivitas nasional sampai 3,5 persen per tahun. Tapi di sisi lain, AI juga bisa jadi alat penipuan kalau tidak dibarengi literasi digital yang memadai.

“Teknologi tanpa pemahaman, kayak naik motor kenceng tapi gak tahu cara ngerem.”

Itulah pentingnya program digitalisasi tidak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga edukasi. BTS 4G boleh berdiri megah, Pusat Data Nasional boleh canggih, 10.000 Desa Digital boleh jadi target, tapi kalau Mbah Karti di pelosok belum tahu suara di video bisa palsu, maka AI jadi ancaman tersembunyi.

Presiden Prabowo punya visi besar tentang ekonomi digital, pertumbuhan 8 persen, dan Indonesia Emas 2045. Tapi agar visi itu gak cuma jadi slogan, pemerintah harus turun langsung ke lapangan bawa pemahaman, bukan hanya sinyal.

AI bukan sesuatu yang harus ditakuti, tapi juga bukan untuk ditertawakan. Ini alat, kalau diajarin dengan benar, bisa bantu petani atur jadwal tanam, bantu UMKM kelola stok, dan bantu siswa belajar lebih cepat. Tapi kalau dibiarkan tanpa edukasi, AI bisa berubah jadi penipu yang gak bisa ditangkap polisi karena gak punya KTP.

Sosialisasi AI ke daerah bukan soal ikut-ikutan tren, tapi soal perlindungan rakyat, karena korban AI palsu bukan hanya orang kota.

Warga desa yang belum pernah dengar istilah deepfake, bisa langsung percaya karena melihat wajah cucunya di video. Padahal itu editan AI.

Pesan moral”Makin canggih teknologi, makin penting literasi, karena suara bisa ditiru, wajah bisa dipalsukan, tapi pemahaman tak bisa dimanipulasi”

Kalau benar pemerintah ingin bangun Indonesia digital yang inklusif, jangan cuma bangun sinyal, tapi juga bangun nalar.
Biar rakyat tahu mana suara asli, mana AI bajakan, karena kadang, yang nelfon itu bukan anak kita.
Cuma AI yang lagi nyamar, nunggu kita lengah… dan transfer.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Tercepat Memutakhirkan Data SDGs akan Diberi Penghargaan, Ayo Mari Tingkatkan Kinerja

    Desa Tercepat Memutakhirkan Data SDGs akan Diberi Penghargaan, Ayo Mari Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    DESA yang paling cepat merampungkan pemutakhiran data berbasis Tujan Pembangunan Berkelanjutan atau Sutainable Development Goals (SDGs) Desa dipastikan akan diberi penghargaan. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar berharap pemberian penghargaan ini bisa memotivasi para Pendamping dan Perangkat Desa dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. “Bagi yang sudah selesai pertanggal 31 Mei […]

  • Sidang Perdana Gugatan Keluarga Pasien PDP Covid-19 PALI Ditunda

    Sidang Perdana Gugatan Keluarga Pasien PDP Covid-19 PALI Ditunda

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim melakukan sidang perdana atas gugatan keluarga pasien PDP Covid-19 almahrumah ibu Hj. Sukowati dengan nomor perkara 18/Pdt.G/2020/PN Mre, Senin, (13/7/2020) di ruang Sidang Cakra pukul 14.30 s/d 14.50 wib.   Agenda sidang perdana untuk proses mediasi dibuka oleh ketua Majelis Hakim dengan verifikasi administrasi dan penyampaian perbaikan berkas dari […]

  • Pemkab Muba Buka Lowongan 3.238 CASN PPPK, Ini Jadwalnya

    Pemkab Muba Buka Lowongan 3.238 CASN PPPK, Ini Jadwalnya

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 959
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di  Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba Tahun 2023. Tak tanggung-tanggung jatah yang diberikan untuk Muba melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 546 Tahun 2023 […]

  • KSSS Wadah Cari Peslalom,  Upaya Kurangi Balap Liar

    KSSS Wadah Cari Peslalom, Upaya Kurangi Balap Liar

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    KOMUNITAS Slalom Sumatera Selatan sebagai wadah untuk mencari peslalom berbakat dan upaya mengurangi balap liar. Gubernur Sumsel H Herman Deru saat melantik pengurus Komunitas Slalom Sumatera Selatan (KSSS) 2021 belum lama ini mengatakan bahwa organisasi itu juga dalam rangka mempersiapkan Atlet Slalom Sumsel menuju PON ke XXI mendatang. Dalam kesempatan itu, gubernur mengucapkan selamat dan […]

  • ‘Mimpi Jadi Kenyataan’

    ‘Mimpi Jadi Kenyataan’

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.638
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  6 Tahun sudah penantian Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk membangun Kampus B di Jakabaring. Kini, penantian dan mimpi tersebut menjadi kenyataan menyusul  bakal terwujudnya pembangunan Kampus B. Hal ini diungkapkan Rektor UIN Raden Fatah, Prof Sirozi, saat acara peletakan batu pertama kampus B di Jakabaring, Rabu(31/10/18). “Tanah ini kita […]

  • Waspa, Cacar Monyet Dapat Menular

    Waspa, Cacar Monyet Dapat Menular

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 579
    • 0Komentar

    WHO terus memberikan peringatan akan bahaya penyakit menular. Kali ini adalah cacar monyet. Bila tak waspada bisa menular lewat berbagai festival musim panas 2022 Eropa sehingga harus selalu waspada. Lonceng peringatan waspada kembali dibunyikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kali ini yang disebut WHO sebagai outbreak (kejadian luar biasa) adalah cacar monyet (monkeypox). Status outbreak […]

expand_less
WordPress Archive Outdoor – Creative Photography / Portfolio WordPress Theme Outgrid - Multi-Purpose Elementor WordPress Theme Outlet Storefront WooCommerce Theme Outmedia – Outdoor Advertising & Billboard Agency WordPress Theme Outstock – WooCommerce Responsive Furniture Theme Ovation – Wedding & Event Photography WordPress Theme Ovent – Event Conference WordPress Theme Overlap – High Performance WordPress Theme Overton – Creative Theme for Agencies and Freelancers Ovix – Digital Agency & Creative Portfolio WordPress Theme