Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “Kalau Sawah & Desa Nunggu Sultan Muda, Siapa yang Mau Jadi Raja Panen Digital?”

“Kalau Sawah & Desa Nunggu Sultan Muda, Siapa yang Mau Jadi Raja Panen Digital?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 532
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Bilingual Article / Artikel Dua Bahasa: 🇮🇩 Indonesia – 🇬🇧 English Summary Below)

SEANDAINYA kalau sawah dan desa bisa ngomong, mungkin mereka udah ngetik status di WA “Lagi nunggu Sultan Muda, yang dulu janji nggak cuma nyari sinyal, tapi juga nanam harapan”.

Nah, memang benar, ternyata program Sultan Muda Digination Fest Piala Gubernur Sumsel 2025 ini datang di saat yang pas. Apalagi anak muda hari ini terlalu sering diadu cepat buka aplikasi, tapi jarang diajak buka ladang, padahal, ladang itu sekarang bukan sekadar urusan cangkul dan keringat, udah zamannya drone terbang, sensor tanah, dan aplikasi panen otomatis.

Gubernur H. Herman Deru udah  nyiapkan 100 ribu Sultan Muda, tapi  kalau bisa tidak hanya diarahkan ke e-sport, poster digital, atau lomba lari biar keringetan dikit, ayo sekalian lari ke ladang!, karena masa depan bukan cuma soal viral, tapi soal vital kita makan apa kalau petani tinggal nama?.

Sumsel memiliki potensi cukup dan penghasil beras masuk 5 besar malah kabarnya naik jadi nomor 3 secara Nasional, bahkan  bisa disebut  Lumbung, bukan Lumpang!.

Kalau generasi mudanya lebih milih jualan skincare online daripada nanam cabai, bisa-bisa lima tahun lagi kita impor seledri dari Singapura.

Harusnya, Sultan Muda itu bukan cuma calon wirausaha kuliner kekinian, tapi  harus lebih difokuskan  CEO sawah digital, komisaris kebun hortikultura, dan direktur desa wisata agro!, itu porsinya harus lebih dbanding usaha lain, sebab desa di Sumsel  menaruh harapan dengan sultan-sultan muda itu.

“Kalau anak muda bisa ngoding website, kenapa nggak sekalian ngoding irigasi?”

Sumsel bisa mencontoh negeri lain, sebut saja Jepang, rata-rata petani pegang tablet lebih sering daripada cangkul. Mereka pake AI buat atur pupuk, sensor kelembaban, bahkan cuaca!. Di Belanda, pertanian hidroponik dalam kontainer bisa panen tomat tanpa nunggu musim.

Di Korea Selatan, ladang stroberi bisa jadi tempat wisata selfie + tempat edukasi + tempat panen digital — 3-in-1 kayak kopi saset!.

Program Sultan Muda udah keren, tapi jangan kebanyakan gayanya, harus ada arah ke desa, dan perencanaan yang kuat, harus ada Sultan Ladang, bukan cuma Sultan Slide presentasi. Harus bikin subprogram “Sultan Ladang Digital” khusus petani muda berbasis teknologi.

Gandeng kampus pertanian, pesantren agrotech, dan komunitas agropreneur, libatkan Kementerian Pertanian + BUMDes dan koperasi anak muda, alokasikan dana insentif buat desa yang berhasil munculkan petani milenial., kembangkan desa sebagai “Kampus Agro Digital”, bukan cuma tempat mudik!.

Untuk anak muda harus sadar, seperti anak-anak muda di negara yang condong kembali terlibat dalam pembangunan desa, umpanya “jangan jadi anak muda yang lebih paham algoritma TikTok daripada sistem irigasi”.

“Kalau bisa nanam like di Instagram, harusnya bisa juga nanam tomat di pekarangan”

“Sultan sejati bukan yang naik Alphard, tapi yang bisa bikin hasil panen jadi bahan ekspor”.

“Kalau Pak Prabowo bisa jadi Presiden dari desa, kenapa kamu nggak bisa jadi pengusaha dari ladang sendiri?”

“Jadilah generasi yang panen ide dari tanah, bukan cuma scroll konten tiap malam”

Sumsel punya potensi luar biasa, tapi tanpa anak muda yang mau turun tangan (atau setidaknya remote drone), semua itu cuma angan-angan.

Desa dan sawah sedang menunggu, tapi bukan sekadar menunggu cuaca cerah, mereka menunggu Sultan Muda yang mau jadi Raja Panen Digital.[****]

———————————————————————————————————————–

“While Fields and Villages Wait for Young Sultans, Who Will Be the King of Digital Harvest?”

If rice fields could post on social media, they’d write “Still waiting for young sultans  not just to search for a signal, but to sow real hope.”

The Sultan Muda Digination Fest 2025 arrives at just the right time. Too many youth race to launch apps, but not enough are being trained to launch harvests. Yet today, farming is no longer about sweat and soil it’s about drones, AI, and automated agriculture.

South Sumatra is already Indonesia’s 3rd largest rice producer, but that title is under threat. If young people keep choosing online selling over planting, soon we’ll import lemongrass from Taiwan!

Gubernur Herman Deru’s 100,000 Young Sultans must include:

  • Agri-entrepreneurs,

  • Farm-tech innovators,

  • Village tourism developers.

Because farming is now future-facing, tech-driven, and highly profitable   if done right.

  • Japan’s farmers are armed with tablets.

  • The Netherlands grows lettuce in shipping containers with AI.

  • Korea turns strawberry farms into tourism + learning + e-commerce hubs.

Friendly Critique, Serious Advice The Digination Fest needs less gaming, more growing.

Don’t let young minds stop at digital posters—let them plant digital farms!

Recommendations:

  • Launch “Digital Field Sultan” program

  • Collaborate with universities, agri-schools, and youth co-ops

  • Build a real agri-tech ecosystem in villages

  • Support youth-run agri-startups with national funding

  • Create digital farming internships

From the village, national leaders were born.
Now it’s time for the fields to raise future kings of harvest.
Not with capes or crowns but with smart apps, soil sensors, and sustainable dreams.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Rawan Akan Bencana, Sekda Harapkan Gema Keadilan Dapat Berikan Edukasi Untuk Menimalisir Bencana

    Sumsel Rawan Akan Bencana, Sekda Harapkan Gema Keadilan Dapat Berikan Edukasi Untuk Menimalisir Bencana

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Provinsi Sumsel SA Supriono membuka langsung Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Gema Keadilan Sumsel di Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (19/2). Pada kesempatan itu, Supriono berharap agar Gema Keadilan Sumsel dapat meningkatkan perannya dalam mendorong kemajuan daerah. “Pemerintah mengapresiasi setiap langkah yang telah dilakukan Gema Keadilan. Saya harap Gema terus membuat […]

  • Jelang Nataru, Dinas Perhubungan & BNNK – Polres Pagaralam Gelar Razia

    Jelang Nataru, Dinas Perhubungan & BNNK – Polres Pagaralam Gelar Razia

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.347
    • 0Komentar

    JELANG Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Dinas Perhubungan dan BNNK Pagaralam berkolaborasi  dengan  Polres melakukan razia kendaraan angkutan umum serta angkutan barang di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Pagaralam, Senin (23/12/2019). Pantauan di lapangan Satlantas dan Dishub melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan serta cek fisik kelayakan kendaraan tersebut sedangkan Dokes dari Polres serta BNNK memgecek […]

  • Sempat Jatuhkan Barang Bukti ke Laut, Kapal Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina Diamankan KKP, Sempat Kejar Kejaran

    Sempat Jatuhkan Barang Bukti ke Laut, Kapal Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina Diamankan KKP, Sempat Kejar Kejaran

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) dibawah kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono kembali membuktikan komitmennya dalam memerangi aksi penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan negara Republik Indonesia (WPPNRI). Kali ini aksi pencurian ikan oleh kapal asing berbendera Malaysia di Perairan Selat Malaka dan kapal berbendera Filipina di ZEEI Laut Sulawesi berhasil dibekuk Kapal Pengawas […]

  • Dinilai Dedikasi Total Soal Ini, Palembang Diganjar Penghargaan

    Dinilai Dedikasi Total Soal Ini, Palembang Diganjar Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang -GATRA Media Group menyatakan “Penghargaan GATRA Awards 2022 dengan tema “Dedikasi Total Mengakselerasi Pemulihan Bangsa” memberikan penghargaan kepada pihak yang dinilai berkontribusi melakukan berbagai terobosan selama ini, membantu dan memberikan solusi kepada masyarakat. Hal ini merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan usaha kolaboratif semua pihak, baik itu dari kementerian, lembaga pemerintah, BUMN, […]

  • pilkada-sumsel-2018

    Setuju, Ini Dia Kata-kata Bijak dari Dua Kandidat Pilkada Gubernur Sumsel

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 9.289
    • 0Komentar

    Calon-calon kandidat Gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 nanti sudah mulai terlihat. Meski dari sejumlah figur tersebut hingga kini belum satu pun yang mendeklarasikan bersama pasangannya, tetapi beberapa nama yang bakal ikut meramaikan Pilkada Gubernur/wakil gubernur sudah tak asing lagi di Bumi Sriwijaya.

  • Pulau-Komodo

    Wow, Pulau Bernama RI Bertambah 16.056 Pulau

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan hingga kini pulau bernama di Indonesia bertambah menjadi total 16.056 pulau setelah sebelumnya 2015 hingga Juli 2017, Indonesia telah memverifikasi sebanyak 2.590 pulau bernama.

expand_less
WordPress Archive Mitti – Home Decor & Crafts – WooCommerce Theme MitUp – Event & Conference WordPress Theme Mixana – Startup & SaaS WordPress Theme Mixmart – Handmade Shop WordPress WooCommerce Theme Mixology – Bar & Cocktails Elementor Template Kit Mixone – WordPress Music Magazine with Ajax and Continuous Playback Mixy – Organic Food Store WordPress Theme Mizar — Private Teacher & Education Elementor Template Kit MJ Simple – Responsive WooCommerce theme MMX – Make Me Christmas