Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “Kalau Sawah & Desa Nunggu Sultan Muda, Siapa yang Mau Jadi Raja Panen Digital?”

“Kalau Sawah & Desa Nunggu Sultan Muda, Siapa yang Mau Jadi Raja Panen Digital?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 549
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Bilingual Article / Artikel Dua Bahasa: 🇮🇩 Indonesia – 🇬🇧 English Summary Below)

SEANDAINYA kalau sawah dan desa bisa ngomong, mungkin mereka udah ngetik status di WA “Lagi nunggu Sultan Muda, yang dulu janji nggak cuma nyari sinyal, tapi juga nanam harapan”.

Nah, memang benar, ternyata program Sultan Muda Digination Fest Piala Gubernur Sumsel 2025 ini datang di saat yang pas. Apalagi anak muda hari ini terlalu sering diadu cepat buka aplikasi, tapi jarang diajak buka ladang, padahal, ladang itu sekarang bukan sekadar urusan cangkul dan keringat, udah zamannya drone terbang, sensor tanah, dan aplikasi panen otomatis.

Gubernur H. Herman Deru udah  nyiapkan 100 ribu Sultan Muda, tapi  kalau bisa tidak hanya diarahkan ke e-sport, poster digital, atau lomba lari biar keringetan dikit, ayo sekalian lari ke ladang!, karena masa depan bukan cuma soal viral, tapi soal vital kita makan apa kalau petani tinggal nama?.

Sumsel memiliki potensi cukup dan penghasil beras masuk 5 besar malah kabarnya naik jadi nomor 3 secara Nasional, bahkan  bisa disebut  Lumbung, bukan Lumpang!.

Kalau generasi mudanya lebih milih jualan skincare online daripada nanam cabai, bisa-bisa lima tahun lagi kita impor seledri dari Singapura.

Harusnya, Sultan Muda itu bukan cuma calon wirausaha kuliner kekinian, tapi  harus lebih difokuskan  CEO sawah digital, komisaris kebun hortikultura, dan direktur desa wisata agro!, itu porsinya harus lebih dbanding usaha lain, sebab desa di Sumsel  menaruh harapan dengan sultan-sultan muda itu.

“Kalau anak muda bisa ngoding website, kenapa nggak sekalian ngoding irigasi?”

Sumsel bisa mencontoh negeri lain, sebut saja Jepang, rata-rata petani pegang tablet lebih sering daripada cangkul. Mereka pake AI buat atur pupuk, sensor kelembaban, bahkan cuaca!. Di Belanda, pertanian hidroponik dalam kontainer bisa panen tomat tanpa nunggu musim.

Di Korea Selatan, ladang stroberi bisa jadi tempat wisata selfie + tempat edukasi + tempat panen digital — 3-in-1 kayak kopi saset!.

Program Sultan Muda udah keren, tapi jangan kebanyakan gayanya, harus ada arah ke desa, dan perencanaan yang kuat, harus ada Sultan Ladang, bukan cuma Sultan Slide presentasi. Harus bikin subprogram “Sultan Ladang Digital” khusus petani muda berbasis teknologi.

Gandeng kampus pertanian, pesantren agrotech, dan komunitas agropreneur, libatkan Kementerian Pertanian + BUMDes dan koperasi anak muda, alokasikan dana insentif buat desa yang berhasil munculkan petani milenial., kembangkan desa sebagai “Kampus Agro Digital”, bukan cuma tempat mudik!.

Untuk anak muda harus sadar, seperti anak-anak muda di negara yang condong kembali terlibat dalam pembangunan desa, umpanya “jangan jadi anak muda yang lebih paham algoritma TikTok daripada sistem irigasi”.

“Kalau bisa nanam like di Instagram, harusnya bisa juga nanam tomat di pekarangan”

“Sultan sejati bukan yang naik Alphard, tapi yang bisa bikin hasil panen jadi bahan ekspor”.

“Kalau Pak Prabowo bisa jadi Presiden dari desa, kenapa kamu nggak bisa jadi pengusaha dari ladang sendiri?”

“Jadilah generasi yang panen ide dari tanah, bukan cuma scroll konten tiap malam”

Sumsel punya potensi luar biasa, tapi tanpa anak muda yang mau turun tangan (atau setidaknya remote drone), semua itu cuma angan-angan.

Desa dan sawah sedang menunggu, tapi bukan sekadar menunggu cuaca cerah, mereka menunggu Sultan Muda yang mau jadi Raja Panen Digital.[****]

———————————————————————————————————————–

“While Fields and Villages Wait for Young Sultans, Who Will Be the King of Digital Harvest?”

If rice fields could post on social media, they’d write “Still waiting for young sultans  not just to search for a signal, but to sow real hope.”

The Sultan Muda Digination Fest 2025 arrives at just the right time. Too many youth race to launch apps, but not enough are being trained to launch harvests. Yet today, farming is no longer about sweat and soil it’s about drones, AI, and automated agriculture.

South Sumatra is already Indonesia’s 3rd largest rice producer, but that title is under threat. If young people keep choosing online selling over planting, soon we’ll import lemongrass from Taiwan!

Gubernur Herman Deru’s 100,000 Young Sultans must include:

  • Agri-entrepreneurs,

  • Farm-tech innovators,

  • Village tourism developers.

Because farming is now future-facing, tech-driven, and highly profitable   if done right.

  • Japan’s farmers are armed with tablets.

  • The Netherlands grows lettuce in shipping containers with AI.

  • Korea turns strawberry farms into tourism + learning + e-commerce hubs.

Friendly Critique, Serious Advice The Digination Fest needs less gaming, more growing.

Don’t let young minds stop at digital posters—let them plant digital farms!

Recommendations:

  • Launch “Digital Field Sultan” program

  • Collaborate with universities, agri-schools, and youth co-ops

  • Build a real agri-tech ecosystem in villages

  • Support youth-run agri-startups with national funding

  • Create digital farming internships

From the village, national leaders were born.
Now it’s time for the fields to raise future kings of harvest.
Not with capes or crowns but with smart apps, soil sensors, and sustainable dreams.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahan Baku Halal Mudahkan Sertifikasi Produk UMK Ekspor, Mari Gunakan

    Bahan Baku Halal Mudahkan Sertifikasi Produk UMK Ekspor, Mari Gunakan

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    KETERSEDIAAN bahan baku halal sangat penting dalam memudahkan dan mempercepat pelaksanaan sertifikasi halal produk usaha mikro kecil (UMK) berorientasi ekspor. Hal itu ditekankan Plt. Kepala BPJPH Kemenag, Mastuki, dalam Workshop Diversifikasi & Adaptasi Produk Ekspor bertema “Pentingnya Sertifikasi Halal untuk Ekspor Dalam Peningkatan Daya Saing Produk Ekspor Indonesia” yang digelar Kementerian Perdagangan. “Sertifikasi halal adalah […]

  • FGD Diorama Sumsel

    FGD Diorama Sumsel

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.925
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Keberadaan arsip dinilai penting bagi suatu badan usaha, kelembagaan maupun pemerintahan. Dimana arsip merupakan rekaman atau catatan atas kinerja yang telah dilakukan. Arsip tidak hanya sebagai langkah untuk membukukan suatu kegiatan yang telah dilakukan, namun hal itu dapat menjadi sarana untuk mencatat suatu peristiwa yang sebelumnya pernah terjadi sehingga nantinya dapat bermanfaat […]

  • 1 Minggu Jalan Lahat -Pagar Alam Ditargetkan Bisa Dilewati

    1 Minggu Jalan Lahat -Pagar Alam Ditargetkan Bisa Dilewati

    • calendar_month Sabtu, 2 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel Herman Deru melalui Plt Kepala Dinas PUBM dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Darma Bhudi  memastikan paling lambat satu pekan, jalan Lahat -Pagaralam yang putus Sabtu (2/2/2019) dini hari akan bisa dilewati kembali oleh kendaraan. Hal itu diungkapkannya usai membuka Try Out Akbar 2019 di PSCC, Sabtu (2/2/2019). “Iya itu jalan […]

  • Udang Indonesia Mendarat di 10 Pelabuhan Utama AS

    Udang Indonesia Mendarat di 10 Pelabuhan Utama AS

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    PRODUK udang Indonesia kini tersedia di 10 pelabuhan strategis AS, termasuk Los Angeles, Houston, Oakland, New York, Chicago, Kansas, Baltimore, Norfolk, Savannah, dan Miami, menegaskan efisiensi distribusi global industri perikanan nasional. Distribusi udang Indonesia ke 10 pelabuhan utama AS menunjukkan strategi logistik dan rantai pasok yang matang. Setiap kontainer dikemas dengan standar industri tinggi dan […]

  • Idul Fitri Menyeimbangkan Habluminallah dan Habluminannas

    Idul Fitri Menyeimbangkan Habluminallah dan Habluminannas

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    DEMI menjalin silaturhami di hari yang fitri, Gubernur Sumsel H.Herman Deru tak hanya menggelar open house di rumah dinas tapi juga di kediaman pribadinya di kawasan Taman Kenten, Jumat (7/6/2019). Di rumahnya itu HD membuka pintu rumah selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan dirinya dan keluarga. Moment ini tak disia-siakan warga, merekapun datang berbondong-bondong […]

  • Ini Harus Didukung, Prolegnas RUU Tahun 2022 Menuju Pemerataan Pembangunan 

    Ini Harus Didukung, Prolegnas RUU Tahun 2022 Menuju Pemerataan Pembangunan 

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menyambut baik dilakukannya sosialisasi tahap I Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas Tahun 2022. Dia menilai sosialisasi Prolegnas ini sangat penting dalam menuju pembangunan Sumsel kedepan. “Terima kasih atas sosialisasi Prolegnas dalam  rangka mewujudkan sistem hukum nasional yang tertib, terencana sesuai prioritas pembangunan,” katanya saat menerima kunjungan kerja Badan […]

expand_less
WordPress Archive Mitti – Home Decor & Crafts – WooCommerce Theme MitUp – Event & Conference WordPress Theme Mixana – Startup & SaaS WordPress Theme Mixmart – Handmade Shop WordPress WooCommerce Theme Mixology – Bar & Cocktails Elementor Template Kit Mixone – WordPress Music Magazine with Ajax and Continuous Playback Mixy – Organic Food Store WordPress Theme Mizar — Private Teacher & Education Elementor Template Kit MJ Simple – Responsive WooCommerce theme MMX – Make Me Christmas