Motif Batik Muara Enim Diminta Segera Dilindungi HaKI, Ini Alasannya
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 30 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Motif batik Muara Enim diminta segera didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Langkah ini dinilai penting untuk menjaga identitas karya daerah sekaligus memberikan perlindungan bagi para perajin agar motif khas yang mereka hasilkan tidak mudah ditiru atau digunakan pihak lain.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, saat memimpin Rapat Pembinaan dan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Balai Agung Serasan Sekundang, Kecamatan Muara Enim, Jumat (21/8/2026).
Feby meminta setiap kecamatan yang memiliki motif batik khas daerah segera mengurus pendaftaran HaKI. Menurutnya, karya yang lahir dari kreativitas masyarakat perlu memiliki perlindungan hukum agar identitas budaya lokal tetap terjaga.
Selain perlindungan karya, penguatan UMKM juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Feby mendorong pelaku usaha memperbaiki kualitas kemasan agar produk lokal Muara Enim lebih menarik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Ia mengatakan Sumatera Selatan telah memiliki Rumah Kemasan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mendapatkan pendampingan terkait kemasan produk. Upaya tersebut diharapkan membantu produk daerah memiliki nilai jual dan daya saing yang lebih baik.
Di sisi lain, Pemkab Muara Enim terus mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui dukungan permodalan dan pemasaran bagi pelaku UMKM. Plt. Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, menyebut pemerintah daerah telah bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menyediakan bantuan modal usaha tanpa agunan dan tanpa bunga.
Pemkab Muara Enim juga menyiapkan pembentukan Kampung Songket di Kecamatan Muara Belida. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu ikon kerajinan daerah sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat berbasis warisan budaya.
Dalam kegiatan itu, TP PKK Provinsi Sumatera Selatan turut menyerahkan sejumlah bantuan kepada TP PKK Kabupaten Muara Enim. Bantuan tersebut berupa buku hasil Rakernas X PKK, banner alat penyuluhan, daun Alquran, alat permainan edukatif, tempat sampah tiga lubang, serta bantuan nutrisi bagi penderita TB paru.
Kunjungan pembinaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan TP PKK dan Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan ke 17 kabupaten/kota. Selain mengevaluasi pelaksanaan program, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk melihat potensi dan persoalan yang dihadapi kader PKK hingga tingkat daerah. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
