Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Bukan Lagi Angkat Senjata, Generasi Muda Sumsel Hadapi “Perang Baru” di Era Global

Bukan Lagi Angkat Senjata, Generasi Muda Sumsel Hadapi “Perang Baru” di Era Global

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Delapan puluh satu tahun setelah Indonesia merdeka, medan perjuangan generasi muda Sumatera Selatan (Sumsel) berubah. Tidak lagi berhadapan dengan penjajah dan mengangkat senjata, anak muda saat ini dituntut harus mampu memenangkan persaingan di era global melalui pengetahuan, keterampilan, karakter dan prestasi.

Tantangan itu terasa semakin besar karena persaingan saat ini tidak mengenal batas wilayah. Anak muda Sumsel bukan hanya berkompetisi dengan sesama daerah, tetapi juga harus siap menghadapi dunia yang bergerak cepat dan semakin terbuka.

Pesan tentang tantangan generasi muda tersebut mendapat perhatian dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Griya Agung Palembang, Senin (17/8/2026).

Pemerintah Provinsi Sumsel menggelar upacara dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Forkopimda, TNI/Polri, ASN, organisasi wanita hingga pelajar.

Para siswa SMA dari sejumlah wilayah di Sumsel juga mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka tampil membawakan lagu-lagu kebangsaan dan atraksi marching band yang ikut mewarnai peringatan kemerdekaan.

Keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dari momen tersebut, sebab, setelah generasi sebelumnya berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tanggung jawab berikutnya berada di tangan generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi dan perubahan global.

Perjuangan generasi sekarang pun memiliki bentuk yang berbeda. Pendidikan dan penguasaan pengetahuan menjadi modal, sementara karakter dan keberanian mengambil peluang menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi.

Untuk Sumsel sendiri, tantangan itu juga berkaitan dengan bagaimana menyiapkan anak muda agar tidak hanya menjadi penonton perubahan.

Bahkan mereka perlu memiliki kemampuan untuk menciptakan prestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.

Semangat kemerdekaan, karena itu, tidak cukup berhenti pada upacara setiap 17 Agustus. Nilai perjuangan perlu diterjemahkan ke dalam tindakan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam kesempatan tersebut mengingatkan cara mengisi kemerdekaan memang sudah berubah dibandingkan masa perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, perubahan zaman tidak boleh membuat nilai patriotisme ikut hilang. Semangat tersebut harus tetap menjadi dorongan bagi masyarakat untuk bekerja keras, menjaga persatuan dan membangun semangat gotong royong.

“Cara mengisi kemerdekaan saat ini berbeda dengan era perjuangan dulu, roh serta nilai-nilai patriotisme para pahlawan tidak boleh luntur,” kata Herman Deru.

Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda Sumsel, agar memperkuat pengetahuan dan karakter sehingga berani bersaing di tingkat global.

Oleh sebab itu, “perang baru” generasi muda bukanlah perang dengan senjata. Medannya adalah kompetisi, dan kemenangan ditentukan dengan seberapa siap mereka membekali diri dengan kemampuan untuk menghadapi dunia yang terus berubah. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo, Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen!

    Ayo, Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen!

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    PADA tanggal 18 Januari 2021, Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen. Transfusi plasma Konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien COVID-19 bergejala berat dan kritis, sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pada pasien COVID-19. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dan rasa solidaritas […]

  • 41 Lahan Terdampak Sedimentasi di Desa Celikah Bakal Diganti Rugi

    41 Lahan Terdampak Sedimentasi di Desa Celikah Bakal Diganti Rugi

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id. Kayuagung –  Sebanyak 41 lahan yang terkena sedimentasi maupun gagal tanam di Desa Celikah akan segera dilakukan ganti rugi oleh PT Waskita menyusul adanya permintaan Kedeputian 1 Kantor Staf Presiden yang menggelar rapat di Hotel Dinasti II, Selasa (12/2/9). Kedeputian I Kantor Staf Presiden, Febri Calvin mengatakan, saat ini progres pengerjaan baik Tol PPKA dan Kapal Betung […]

  • “Kenangan Manis H. AW “

    “Kenangan Manis H. AW “

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

     Kisah kawan sejati yang kini hilang tinggal kenangan.  Ujang : “Idak disangko ruponyo umur uwong itu katek yang tau yo Kacibob ??? “  Kacibob : “ Iyo nian jang perasaan baru kemaren kito samo-samo !!! “  Ujang : “ Mungkin itulah jalan hidupnyo “  Kacibob : “ Katek lagi rewang maen gap??? “  Ujang : […]

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 89, Ini Pesan Sekda Sumsel Untuk Generasi Muda

    Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 89, Ini Pesan Sekda Sumsel Untuk Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928. Saatnya kita berani bersatu untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia

  • Grab dan Good Doctor Hadirkan Pusat Vaksin di Palembang

    Grab dan Good Doctor Hadirkan Pusat Vaksin di Palembang

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    Grab Fatigon Vaccine Center di Palembang, Sumatera Selatan melakukan pendekatan teknologi untuk pelaksanaan proses vaksinasi yang efisien Dalam tiga hari pelaksanaannya, pusat vaksin ini akan melakukan vaksinasi kepada 4.600 masyarakat Palembang yang terdiri dari lansia dan pekerja publik sektor transportasi dan pariwisata Grab mendorong para mitra pengemudi dan mitra pengantaran untuk berpartisipasi mendukung Program Vaksinasi […]

  • BI : IIMEFC  ke-7 Himpun 251 Makalah Dari Penulis Berasal Dari 27 Negara

    BI : IIMEFC  ke-7 Himpun 251 Makalah Dari Penulis Berasal Dari 27 Negara

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    PENGEMBANGAN instrumen kebijakan ekonomi tidak lepas dari penelitian eksploratif yang berkalitas. Hal itu diharapkan dapat mengembangkan berbagai opsi kebijakan yang dapat ditempuh, termasuk yang ditawarkan ekonomi dan keuangan syariah dalam berperan mendukung pemulihan ekonomi setelah merebaknya pandemi Covid-19. Demikian mengemuka dalam acara konferensi internasional The 7th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference & Call for […]

expand_less
WordPress Archive Gentech – IT Solutions & Startup WordPress Theme Gentlecut – Hair Salon and Barbershop WordPress Theme GeoDirectory Advanced Search Filters GeoDirectory AffiliateWP Integration GeoDirectory Ajax Duplicate Alert GeoDirectory Booster GeoDirectory BuddyPress Integration GeoDirectory Claim Listings GeoDirectory Compare Listings GeoDirectory Custom Google Maps