Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Kerjasama BNPB, Kemen PPPA Canangkan Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak saat Darurat

Kerjasama BNPB, Kemen PPPA Canangkan Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak saat Darurat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
  • visibility 747
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menjamin adanya perlindungan khusus terhadap perempuan dan anak dalam situasi darurat, salah satunya dilakukan dengan jaminan pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak kelompok rentan saat pandemi COVID-19 dan kepada korban bencana di berbagai daerah.

Bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat menangani pandemi COVID-19, Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, mencanangkan pemberian bantuan spesifik kepada perempuan dan anak dalam situasi darurat. Bantuan itu dimaksudkan untuk melengkapi bantuan sosial (bansos) yang sudah digulirkan, baik dari Presiden ataupun Kementerian Sosial.

“Perempuan dan anak kelompok rentan yang menjalani masa isolasi, atau keluarga pra sejahtera mendapat bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik dari Kemen PPPA. Sebagian besar masyarakat menerima bansos berupa sembako dan kebutuhan dasar pangan lainnya, namun kebutuhan spesifik bagi ibu hamil, anak balita, bayi, perempuan remaja, dewasa, dan lansia kurang diperhatikan atau dianggap sekunder,” kata Menteri PPPA, Kemaren.

Kemen PPPA telah menyalurkan sebanyak 30.533 paket bantuan kebutuhan spesifik sejak pandemi. Bantuan tersebut mencakup vitamin, makanan siap saji, masker, pembalut, pakaian dalam, obat-obatan, diapers khusus lansia. Kebutuhan anak berupa obat untuk bayi, vitamin, diapers anak, susu formula, dan selimut bayi.

Bantuan spesifik diberikan kepada para perempuan dan anak yang mengalami kesulitan memperoleh pendapatan dan kebutuhan hidup sebagai dampak kebijakan pembatasan skala besar, yakni para perempuan pra sejahtera, perempuan kepala keluarga, perempuan dengan balita, perempuan dengan anak penyandang disabilitas. Bantuan diberikan antara lain, kepada perempuan dan anak di area kampung kumuh dan daerah tempat pembuangan akhir (TPA) seperti di Cinere dan Bantar Gebang.

Kemen PPPA juga menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik di Bogor, Bekasi, dan Tangerang kepada perempuan kepala keluarga, perempuan tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), seperti perempuan pemulung, buruh perempuan, dan para lansia.

Menteri PPPA menegaskan, pemenuhan kebutuhan spesifik sangat penting bukan hanya dilaksanakan saat pandemi, namun dalam situasi darurat apapun untuk melindungi perempuan dan anak. Ditegaskannya, perempuan dan anak sering dihadapkan dalam situasi darurat yang menyebabkan mereka rentan ditelantarkan dan mengalami kekerasan. Karena itu, program ini dikedepankan sebagai program strategis Kemen PPPA dalam memberikan perlindungan khusus bagi perempuan dan anak.

Karena itu, bantuan kebutuhan spesifik semakin dirasakan relevansinya ketika beberapa bencana menimpa berbagai daerah di Indonesia pada 2021. Penyaluran bantuan kebutuhan spesifik di lakukan bagi perempuan dan anak korban bencana di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kabupaten Lumajang, dan Nusa Tenggara Timur. Perempuan anak korban bencana di Sleman, Yogyakarta, dan Semarang. Bersama komunitas offroad, Menteri Bintang coba menjangkau daerah pegunungan yang masih terisolasi karena sulitnya akses jalan seperti di pedesaan Cileungsi dan Sukabumi.

Terhadap anak-anak di daerah bencana, bantuan khusus terhadap mereka disalurkan di Majene, Sulawesi Utara, Nias, Malang, Indramayu, Bekasi, Kabupaten Sikka, Batu, Sidoarjo, dan Tangerang Selatan. Pada, 2020, bantuan kebutuhan spesifik anak sudah mulai disalurkan terhadap anak korban gempa di Wamena dan Ambon, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dan Kalimantan Tengah, banjir di Pasigala, Lebak, Kampung Pulo, dan Luwu Utara.

Perhatian Menteri PPPA juga tertuju pada anak-anak di lembaga permasyarakatan khusus anak, perempuan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Tangerang dan Tomohon. “Selain itu, turut disalurkan kepada anak-anak pemulung, di Cakung, Bekasi, Bintaro serta anak-anak yang kehilangan pengasuhan yang orang tuanya meninggal akibat COVID-19 di Setu-Bekasi, Karang Asem, Jembrana, dan seluruh kabupaten di Bali, Biak, Jayapura, Tomohon, dan Manado. Paket bantuan yang disalurkan untuk anak-anak korban bencana telah diterima oleh sekitar 2.459 anak,” katanya.

Menteri PPPA juga telah meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di seluruh Indonesia mengalokasikan anggarannya untuk pemberian bantuan spesifik bagi perempuan dan anak kelompok rentan di daerah masing-masing. Selain itu, ia juga menggalang 20 dunia usaha untuk ikut serta dalam penyaluran bantuan spesifik dan menggandeng Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Yayasan Kalyanamitra, dan Yayasan Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Pasundan, serta kantor urusan perempuan di DKI Jakarta.
(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sumsel Bangun Jalur Evakuasi Bencana Untuk  Keselamatan Masyarakat

    Gubernur Sumsel Bangun Jalur Evakuasi Bencana Untuk  Keselamatan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 632
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN infrastruktur kian serius dilakukan Gubernur Herman Deru dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Seperti pada kunjungan kerjanya Desa Sindang Panjang Kabupaten Lahat, Selasa (21/6) petang. Dimana Gubernur Herman Deru melaunching dan melakukan groundbreaking pembangunan jalur evakuasi dua dua kecamatan yakni Tanjung Sakti Pumi dan Tanjung Sakti Pumu, kabupaten Lahat. “Kita melakukan pembangunan jalur evakuasi ini untuk […]

  • “Nongol Juga! Perantara KUR Mikro, Masalahnya Jumbo, Akhirnya Ditahan 20 Hari”

    “Nongol Juga! Perantara KUR Mikro, Masalahnya Jumbo, Akhirnya Ditahan 20 Hari”

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.494
    • 0Komentar

    JIKA pepatah bilang “rajin pangkal pandai, malas pangkal hilang peluang”, sepertinya para tersangka kasus dugaan korupsi KUR Mikro Semendo ini memilih jalur ketiga, yaitu “nakal pangkal ditahan”. Cerita ini bermula datang  dari drama klasik, dipanggil penyidik, mangkir, lalu ujung-ujungnya datang juga, begitulah kisah DS, salah satu dari tujuh tersangka yang diduga ikut bermain dalam pemberian […]

  • 2019, Bupati Muba Urut Pertama Termegah Kuasai Panggung Pemberitaan Nasional

    2019, Bupati Muba Urut Pertama Termegah Kuasai Panggung Pemberitaan Nasional

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    BUPATI Musibanyuasin [Muba] Dodi Reza Alex menjadi urut pertama dari 10 bupati di Tanah Air yang menguasai pemberitaan di Media Online. Indonesia Indicatir (12) sebuah perusahaan media dengan menggunakan piranti lunak Artificial Intelligence, menyebutkan sepanjang 2019, Bupati Muba menjadi sorotan media massa sepanjang 2019. Indonesia Indicator (I2) mencatat, 10 nama Bupati dan Wali Kota di […]

  • Bupati Muba, Satu-satunya Kepala Daerah di Sumsel Yang Bergelar Doktor

    Bupati Muba, Satu-satunya Kepala Daerah di Sumsel Yang Bergelar Doktor

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dodi Reza Alex resmi dan sah menyandang gelar Doktor dari Universitas Padjajaran, bahkan disebut-sebut saat ini Dodi Reza merupakan satu-satunya Kepala Daerah di Sumsel yang menjabat dengan menyandang gelar Doktor. Pencapaian akademik tertinggi ini diraih setelah hampir dua jam Dodi Reza Alex dicecar delapan penguji kompeten dari Univeritas Padjajaran di Graha Sanusi Hardjadinata […]

  • Pahami Penyebab Karhutla & Sanksi Hukumnya

    Pahami Penyebab Karhutla & Sanksi Hukumnya

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    TAK lama lagi Prov. Sumsel bakal menghadapi musim kemarau, salah satu yang dihadapi musim kemarau, yakni kekeringan, akibatnya sejumlah lahan gambut di Sumsel terancam mengalami kebakaran. Untuk itu, demi menjaga dan mengatisipasi serta mencegah masalah tersebut, diselenggarakan Sosialisasi Penegakan Hukun Kebakaran Hutan dan Lahan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup […]

  • Bendungan Bintang Bano Karya Abipraya Diresmikan Akhir Tahun

    Bendungan Bintang Bano Karya Abipraya Diresmikan Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    DIKENAL sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara) konstruksi yang terunggul dalam pembangunan bendungan, salah satu karya bendungan garapan PT Brantas Abipraya (Persero) mulai tahun 2015 ini bakal diresmikan akhir tahun 2021, yaitu Bendungan Multifungsi Bintang Bano yang terletak di Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bendungan multifungsi ini adalah salah satu […]

expand_less
WordPress Archive Visva – Architecture WordPress Theme Vitae – CV Resume Elementor Template Kit Vitameals – Fruits & Vegetables Store Elementor Template Kit VitaSana – Pharmacy & Medical Store WordPress Theme Vitech – Technology & IT Solution Elementor Template Kit Vitepos Pro Vitic – Tools WooCommerce WordPress Theme Vitpro – Herbal Health Elementor Template kit Vivo – Health & Medical WordPress Theme Vixan – Digital Agency Portfolio Elementor WordPress Theme