Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » “Balita-Balita Bahagia & Para Ibu Bisa Ngantor Tanpa Bawa Wajan, Cerita dari TAS Harapan Ibu”

“Balita-Balita Bahagia & Para Ibu Bisa Ngantor Tanpa Bawa Wajan, Cerita dari TAS Harapan Ibu”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • visibility 519
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI TENGAH gegap gempita peringatan Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Sosial bikin gebrakan yang bukan kaleng-kaleng membuka kembali Taman Anak Sejahtera (TAS) Harapan Ibu, sebuah tempat penitipan anak yang bikin para ibu bisa kerja tanpa harus bawa anak dan slow cooker ke kantor. Balita gembira, ibu bahagia, atasan pun lega, karena rapat pagi tak lagi diiringi suara rengekan minta susu atau lemparan empeng ke lantai.

Namanya juga ibu-ibu zaman now, kalau punya keluhan bukan nulis surat pakai burung merpati, tapi DM langsung ke Penasihat I Dharma Wanita Persatuan, Bu Fatma Saifullah Yusuf. Isinya keluh kesah soal susahnya cari pengasuh bayi, padahal kerjaan di kantor lagi numpuk. “Bu, tolong hidupkan lagi TAS, kami pengen kerja tenang, bukan sambil gendong,” begitu kira-kira isi curhatannya.

Seperti gayung bersambut, ide itu pun jadi kenyataan, lalu lahirlah kembali TAS Harapan Ibu, bukan sekadar tempat nitip anak, tapi juga taman bahagia tempat balita bisa belajar sambil main masak-masakan, baca buku, naik mobil-mobilan, dan tentu saja tidur siang seperti pangeran dan putri kecil.

7 Karakter Hebat di Balik TAS Harapan Ibu Bu Fatma, Penasihat bijak yang peka membaca DM dan paham bahwa tangisan anak bisa lebih seram dari deadline. Pak Menteri Saifullah Yusuf,  Bos besar yang mendukung dengan senyum dan keputusan politik yang penuh empati. Agung Suhartoyo,  Direktur Rehsos Anak yang kerja tak kenal lelah demi anak-anak yang belum bisa milih partai.Intan Jabo & Veronika Robben, Tim DWP yang memastikan TAS bukan sekadar daycare, tapi daycare plus-plus.

26 Balita Ceria- Tokoh utama yang sibuk main lego dan tidur siang, kadang pipis sembarangan tapi tetap lucu.Para Pengasuh,  Manusia-manusia berhati kapas, sabar dan penuh cinta meski ditarik rambut tiga kali sehari. Para Ibu Pegawai, Pejuang ASI dan laporan bulanan yang kini bisa kerja tanpa drama bayi di kolong meja.

Kata orang tua dulu, “Anak-anak itu titipan Tuhan, bukan bahan sidang evaluasi” . Maka TAS hadir bukan sekadar penitipan, tapi investasi masa depan. Karena seperti kata pepatah, “Jika ingin membangun bangsa, mulailah dari tempat bermain anak-anak”

Di sinilah anak-anak belajar berbagi, bukan rebutan sandal jepit atau remote TV, tapi berbagi boneka dan cerita. Di sinilah pula para ibu bisa kerja tanpa rasa bersalah, karena tahu anaknya di tempat aman, bukan di rumah sendirian nonton YouTube sampai tertidur.

Kalau biasanya kantor identik dengan formulir dan finger print, sekarang kantor Kemensos punya sisi lain  ruangan cerah penuh tawa anak-anak. TAS Harapan Ibu bukan cuma ruang penitipan, tapi oase kasih sayang di tengah gersangnya birokrasi.

Dan siapa tahu, dari tangan-tangan mungil itulah kelak lahir Menteri Sosial masa depan yang dulunya pernah pipis di pojokan TAS. Maka jaga mereka baik-baik, karena seperti kata Bu Fatma “Dari tangan-tangan kita ini, masa depan bangsa dibentuk. Tapi tolong, jangan bentuknya jadi rebutan remote ya”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir, Bukan Sekedar Nunggu ‘Kering’, Tapi Butuh Tata Kelola

    Banjir, Bukan Sekedar Nunggu ‘Kering’, Tapi Butuh Tata Kelola

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau kita ngomongin banjir, rasanya tuh kayak nungguin seseorang yang udah janji bakal balik tapi nggak pernah datang. Gimana nggak, tiap musim hujan, air yang kebanyakan itu selalu jadi “tamu tak diundang” yang datang ngacauin rumah orang. Apalagi di Palembang, kota yang terkenal dengan Sungai Musi-nya, eh, malah kebanjiran juga, tuh. Tapi jangan […]

  • HD Buatkan Loket Bagi Warga yang Tak Mampu Bayar BPJS 

    HD Buatkan Loket Bagi Warga yang Tak Mampu Bayar BPJS 

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dengan resmi membuka Forum Group Discussion Pajak Rokok tahun 2018 yang diselenggarakan di Hotel Ultima Horisson, Rabu (31/10/2018). Forum ini menindak lanjuti terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 128/PMK.07/2018 tentang Tata Cara Pemotongan […]

  • Habib Rizieq Pulang, FPI Kota Pagaralam Tak Ikut Menjemput 

    Habib Rizieq Pulang, FPI Kota Pagaralam Tak Ikut Menjemput 

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.085
    • 0Komentar

    FRONT Pembela Islam (FPI) Kota Pagaralam memastikan tak ikut menjemput kedatangan Habib Rizieq Sihab di Jakarta.Hal ini disampaikan Ketua FPI Kota Pagaralam Ustad Muhaimin, Minggu, (8/11/2020). Ia mengatakan, dapat dipastikan FPI Pagaralam tidak ikut hadir saat penjemputan Habib Rizieq di Jakarta. “Kami perkirakan situasi penjemputan di Jakarta sangat ramai, untuk itu kami memilih untuk tidak […]

  • Reformasi Birokrasi, Mengubah Mental Birokrasi Priyayi Menjadi Birokrasi yang Melayani

    Reformasi Birokrasi, Mengubah Mental Birokrasi Priyayi Menjadi Birokrasi yang Melayani

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    REFORMASI Birokrasi (RB) sebagai sebuah strategi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik telah menjadi kebijakan nasional. Agenda reformasi diarahkan pada penataan ulang berbagai penyelenggaraan pemerintahan, antara lain pembenahan terhadap aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, dan sumber daya manusia. Penerapan RB memiliki tiga sasaran utama, yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN serta […]

  • Ini Harapan Petro Muba Dibangunnya Station Storage Minyak dan Station Setling

    Ini Harapan Petro Muba Dibangunnya Station Storage Minyak dan Station Setling

    • calendar_month Sabtu, 15 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.823
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Direktur  Utama Petro Muba H. Yuliar,SE menjelaskan dibangunnya Station Storage Minyak dan Station Setling merupakan permintaan Bupati Muba Dodi Reza Alex agar mampu meminimalisir kegiatan ilegal drilling, ilegal tapping, ilegal mining, dan ilegal mini refenery di Muba yang memang banyak terdapat sumur tua. Penampungan minyak dari sumur tua itu merupakan terobosan baru […]

  • Jokowi Rela Tidak Disukai Asal Hidup Rakyat Bisa Diperbaiki

    Jokowi Rela Tidak Disukai Asal Hidup Rakyat Bisa Diperbaiki

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bunyi sila kelima dalam Pancasila itu benar-benar ingin diwujudkan Joko Widodo (Jokowi) ketika terpilih menjadi Presiden RI pada Pilpres 2014 lalu dalam menjalankan roda pemerintahan. “Adil bagi rakyat menurut saya adalah bukan sekedar membagikan hadiah atau stimulus rata pada rakyat sehingga yang senang semakin senang dan […]

expand_less
WordPress Archive Malta – Windsurfing, Kitesurfing & Wakesurfing Center WordPress Theme Mamo – Creative Portfolio / Multipurpose WordPress Theme Mana – Responsive Multi-Purpose Theme ManageOrder – WooCommerce Quick Order manage, Invoices, Packing Slips PDF & Print, Shipment Tracking Manaka – Architecture & Interior Elementor Template Kit Mangan – Restaurant Elementor Template Kit Manggis – Creative Portfolio WordPress Theme Mango – Portfolio WordPress Theme for Creatives Manice – Business Elementor Template Kit Manila – Portfolio WordPress Theme