Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Mengenal “Zombie”

Mengenal “Zombie”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
  • visibility 3.099
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Zombie adalah makhluk mitos yang sering dikaitkan dengan dunia maya dan fiksi horor. Istilah “zombie” berasal dari budaya voodoo di Haiti dan merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan spiritual di sana. Sejarah zombie memiliki akar yang panjang dan beragam, tetapi saya akan memberikan gambaran umum tentang bagaimana konsep zombie berkembang seiring waktu.

Asal-usul zombie dapat ditelusuri kembali ke agama Voodoo yang dipraktikkan di Haiti. Voodoo adalah agama sinkretik yang menggabungkan unsur-unsur agama tradisional Afrika dengan agama Katolik Roma.

Dalam praktik voodoo, terdapat keyakinan bahwa seseorang bisa dibangkitkan kembali setelah mati dan diperbudak oleh dukun voodoo melalui penggunaan ramuan dan mantra khusus. Zombie dalam konteks ini mengacu pada manusia yang telah dibangkitkan kembali, tetapi kehilangan kehendak dan kebebasan mereka.

Pada awal abad ke-20, kisah-kisah tentang zombie dari Haiti mulai menarik perhatian penulis dan seniman Barat.

Novel yang sangat berpengaruh yang memperkenalkan konsep zombie kepada masyarakat Barat adalah “The Magic Island” (1929) karya William Seabrook. Buku ini mengisahkan pengalaman Seabrook di Haiti dan memperkenalkan pembaca Barat pada praktik-praktik voodoo termasuk kepercayaan tentang zombie.

Namun, popularitas dan citra modern tentang zombie lebih berkaitan dengan film-film horor. Film “White Zombie” (1932) menjadi salah satu film pertama yang memperkenalkan zombie dalam konteks horor kepada penonton Barat.

Film ini mengisahkan tentang seorang pria yang menggunakan kekuatan voodoo untuk mengubah orang-orang menjadi zombie.

Tetapi, perubahan besar dalam citra dan popularitas zombie terjadi pada tahun 1968 dengan rilis film “Night of the Living Dead” karya George A. Romero. Film ini menggambarkan zombie sebagai mayat hidup yang haus darah dan memunculkan konsep zombie yang kita kenal hari ini. Film ini memicu kebangkitan kembali genre zombie dalam industri hiburan dan menjadi titik tolak bagi banyak film dan serial TV yang mengeksplorasi tema serupa.

Sejak saat itu, konsep zombie telah menjadi elemen penting dalam budaya populer. Film, serial TV, komik, dan permainan video sering mengambil inspirasi dari ide zombie. Zombie juga sering muncul dalam literatur, baik fiksi maupun non-fiksi, sebagai simbol kehancuran, pandemi, dan ketakutan kolektif.

Meskipun zombie tidak memiliki dasar sejarah yang nyata, mereka telah menjadi ikon budaya yang mengilhami banyak cerita menakutkan dan mendebarkan dalam dunia hiburan.

Ide tentang zombie dalam konteks fiksi horor modern, seperti yang kita kenal hari ini, secara signifikan dipopulerkan oleh George A. Romero.

Romero adalah sutradara dan penulis naskah yang terkenal dengan film kultusnya, “Night of the Living Dead” (1968). Film ini menggambarkan para zombie sebagai mayat hidup yang haus darah dan menandai perubahan penting dalam konsep zombie.

Romero tidak menciptakan konsep zombie secara keseluruhan, tetapi ia memberikan interpretasi baru yang mempengaruhi banyak karya horor setelahnya. Dia mengambil inspirasi dari berbagai sumber, termasuk legenda Voodoo Haiti dan film-film horor sebelumnya, untuk menciptakan citra zombie modern.

Dalam “Night of the Living Dead” dan film-film lanjutannya seperti “Dawn of the Dead” (1978) dan “Day of the Dead” (1985), Romero menggambarkan zombie sebagai makhluk yang lambat, lapar darah, dan tanpa henti yang mengancam kehidupan manusia. Film-filmnya menyelidiki tema-tema sosial, termasuk konsumerisme dan kekacauan sosial, melalui latar belakang zombie yang mengerikan.

Karya-karya Romero memainkan peran penting dalam mengubah pandangan populer tentang zombie dan membentuk dasar bagi representasi zombie dalam budaya populer saat ini. Setelah kesuksesan film-film Romero, banyak karya fiksi lainnya mengadopsi dan mengembangkan konsep zombie yang diperkenalkannya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalamo, Potret Baru Nelayan Indonesia Timur

    Kalamo, Potret Baru Nelayan Indonesia Timur

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Katanya, “rezeki itu nggak pernah ketukar”. Tapi kalau nggak ada gudang es, rezeki bisa meleleh kayak hati ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Itulah nasib nelayan zaman dulu di banyak pesisir Indonesia. Ikan segar hasil tangkapan malah keburu bau amis sebelum sempat dijual, karena fasilitas penyimpanan minim, pasar pun entah di mana, dan tengkulak lebih […]

  • Mulai Berdatangan, Bandara Soekarno Hatta Sambut Kedatangan Delegasi G20

    Mulai Berdatangan, Bandara Soekarno Hatta Sambut Kedatangan Delegasi G20

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    BANDARA Soekarno-Hatta (Soetta) mulai menyambut kedatangan delegasi G20 dari berbagai negara dan berbagai lembaga finansial, serta lembaga global untuk menghadiri dua pertemuan di Jakarta dalam Presidensi G20 Indonesia 2022. Dua pertemuan itu adalah pertemuan Finance and Central Bank Deputies (FCBD) pada 15 – 16 Februari 2022, dan pertemuan Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) […]

  • Presiden Minta Kepada Yang Wilayah Dilintasi Tol Harus Dapat Bangkitkan 4 Sektor Ini

    Presiden Minta Kepada Yang Wilayah Dilintasi Tol Harus Dapat Bangkitkan 4 Sektor Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.286
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo [Jokowi] meminta kepala daerah, yang wilayahnya dilintasi tol agar mampu menghubungkan sentra-sentra ekonomi, pariwisata, kawasan Industri, sentra pertanian, hingga sentra perkebunan ke jalur lintas tol trans Sumatera. Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan peresmian Tol Kayuagung-Palembang sepanjang 42,5 Km, selasa [26/1/2021]. Menurut Jokowi keberadaan jalan tol bukan hanya untuk konektivitas antar […]

  • Raih Predikat Nindya, Muba Kembali Dinobatkan Jadi Kabupaten Layak Anak

    Raih Predikat Nindya, Muba Kembali Dinobatkan Jadi Kabupaten Layak Anak

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Musi Banyuasin, dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyandang gelar Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021 Tingkat Nindya. Penghargaan ini diterima Bupati Muba secara virtual di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (29/7/2021). Yang juga diterima oleh 275 provinsi, dan kabupaten kota seluruh Indonesia, dengan predikat […]

  • Ini Tanggapan JK Terkait Cemilan Muba

    Ini Tanggapan JK Terkait Cemilan Muba

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta- Hasil olahan produk pangan sehat atau eco food dari lahan gambut di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yakni berupa Nanas Kering, Keripik Kelapa, Beras Merah, Beras Hitam, Beras Putih, Sambal Tabur Nanas, dan Selai Nanas pada 1 April 2019 lalu diterima secara langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Istana Wakil […]

  • Duh..PJ Bupatinya Ketemu Lagi dengan Keluhan Petani Terkait Masalah Klasik & Akut Ini Setiap Kunjungan ke Desa-desa, Ntah Siapa yang Salah ?

    Duh..PJ Bupatinya Ketemu Lagi dengan Keluhan Petani Terkait Masalah Klasik & Akut Ini Setiap Kunjungan ke Desa-desa, Ntah Siapa yang Salah ?

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.312
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Petani di Desa Kabupaten selalu mengeluh terhadap pasokan pupuk subsidi ketika memasuk musim tanam. Kelangkaan pupuk memang sangat klasik, bahkan sudah sangat akut, ntah siapa yang salah ?Persoalan kelangkaan pupuk subsidi dan non subsidi di Kabupaten Muba menjadi perhatian serius Pj Bupati Apriyadi Mahmud. Bahkan, di setiap kunjungan kerja ke desa-desa Pj Bupati […]

expand_less
WordPress Archive Kilio – Sport Shop WooCommerce WordPress Theme Kimberly – WordPress Blog & Shop Theme Kimchi – Asian Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Kimono – Photography Portfolio WordPress Theme Kinco – Day Care & Kindergarten Elementor Template Kit Kindedo – Kindergarten & School WordPress Theme + RTL Kinerio – Video Production Agency Elementor Template Kit Kinesi – Physiotherapy WordPress Theme Kinetika | Photography Theme for WordPress King Size || Creative Portfolio WordPress Theme