Seni & Budaya

Ketika 1.000 Pelajar Cetak Rekor Muri di Lomba Kaligrafi Aksara Arab

Sumselterkini.co.id, Palembang –  Sebelum pukul 08.00 WIB di pelataran Benteng Kuto Besak [BKB] diramaikan oleh ribuan pelajar berkumpul.

Cuaca  di Sabtu pagi [16/3/2019] itu sangat bersahabat, langit di terlihat cerah, ditambah lagi angin sepoi-sepoi yang berhembus dari Sungai Musi menambah sejuk suasana acara Lomba Kaligrafi Aksara Arab yang akan dicatat di Rekor Muri Kategori terbanyak 1.000 orang pelajar dalam rangka kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran Tingkat Kota Palembang.

 

 

Ribuan pelajar yang notabone berasal dari SD, SMP dan SMA se- Kota Palembang terlihat duduk lesehan tanpa alas dan kanvas putih terbentang memanjang di hadapan mereka sebagai media tempat mereka menggoreskan spidol berwarna, pastel, dan koas untuk melukiskan Aksara Arab.

Meskipun mereka membaur menjadi satu kesatuan [SD, SMP dan SMA], namun mereka duduk lesehan dengan tertib, di baris paling depan berkumpul sejumlah pelahar SD. Tanpa rasa aku para pelajar SD yang masih mengenakan pakaian seragam sekolah merah putih, lelaki terlihat memakai seragam kameja koko dan mengenakan peci, sementara perempuan mengenakan hijab putih.

Mereka terlihat serius, dan menghayati goresan demi goresan Aksara Arab di kanvas tersebut. Tanpa sadar pun terlihat dari ekspresi mereka dalam menggoreskan koas ataupun spidol berwarna itu, sembari membukukan badannya seperti bersujud, ada juga terlihat sambil tiduran yang penting sepertnya mereka nyaman.

Itulah beragam gambaran dari ekspresi para pelajar SD yang tengah mengikuti lombat tersebut yang terlihat sangat meriah.

Seni memadukan warna  memang sangat ditonjolkan dalam lomba tersebut, karena warna merupakan elemen yang paling dominan, dan juga aspek yang paling relatif  dalam kehidupan manusia, persepsi terhadap warna melibatkan respon psikologi dan fisiologi manusia.

Apabila ditinjau dari psikologi manusia makna warna – warna yang ada bisa menunjukkan kesan perasaan akan suatu objek, cahaya, mata dan otak terlibat dalam proses esensi dan persepsi yang kompleks.

Dari warna itu akan menghasilkan sesuatu yang menarik yang memiliki nilai seni. Seperti yang dilakukan  Ranti (10), siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri 59 Palembang, yang melukiskan Aksara Arab ” Al Ilmu ” bersama 1.000 peserta lainnya.

Kesan biasa dan santai saat Ranti melukis huruf Arab Al – Ilmu, dengan warna pink, dan dia sepertinya paham betul dengan warna itu, dan berhasil mengesensikan makna warna itu dan arti tulisannya sebagai bentuk kecintaan dengan pengetahuan yang diberikan oleh Rabb nya. “Saya suka warna pink” ucapnya singkat, di BKB.

Mengetahui sesuatu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dengan pengetahuan yang pasti, itulah arti secara bahasa, al-ilmu yang di tulis Ranti dan Peserta dari tingkat SD dalam ajang Kota Palembang memecahkan rekor MURI untuk kategori Kaligrafi terpanjang, dimana Kaligrafi berbahan kanvas sepanjang 500 meter tersebut, terbentang di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), oleh siswa SD, SMP dan SMA se Kota Palembang.

 

 

Walikota Palembang H Harnojoyo memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas digelarnya Lomba Kaligrafi untuk Pemecahan Rekor MURI tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan hal yang sangat luar biasa.

“Pesan kami semoga kaligrafi yang dituliskan berisi pesan-pelan dan dapat direalisasikan. Jangan hanya pandai menulisnya tapi juga bisa melakukannya, bukan hanya sekedar seremonial pemecahan rekor saja,” ujarnya.

Harnojoyo mencontohkan, bila kita bisa menuliskan ‘kebersihan adalah sebagian daripada iman’, maka harus pula mampu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Ridho Al Amin, selaku Manager Muri, pihaknya menyatakan rekor itu dalam skala kuantitas, dimana pada hari ini, pihak Muri berkesempatan untuk memverifikasi lomba kaligrafi dengan peserta pelajar terbanyak di Palembang.

“Tadi sudah kami cek, ada sekitar 1.100 slot kanvas yang disediakan panitia, sepertinya penuh, peserta akan diberikan waktu selama 1 jam, kemudian Kita akan menilainya, dan kegiatan ini Muri mencatat rekor yang pertama dipecahkan dalam kategori lomba tulis Aksara Arab dengan peserta terbanyak,” terangnya.[**]

 

Penulis : Faldy

 

 

Comments

Terpopuler

To Top