Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Merawat Kedamaian ala Sumsel, Maulid Nabi 1447 H & Istighasah Kebangsaan

Merawat Kedamaian ala Sumsel, Maulid Nabi 1447 H & Istighasah Kebangsaan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 910
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICARA soal Sumatera Selatan, orang biasanya langsung ingat Palembang Kota Pempek, tapi sekarang ada satu menu istimewa lain yang nggak kalah gurih status zero conflict alias bebas ribut-ribut, bukan karena wong Palembang malas debat, tapi karena mereka tahu pepatah klasik “Coba-coba ribut, cuma bikin capek tanpa dapat pempek gratis”.

Belum lama ini di Asrama Haji Palembang, ribuan jamaah datang bukan buat rebutan tekwan, tapi untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dibungkus dengan istighasah dan doa kebangsaan. Acara ini dihadiri pejabat lengkap dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Gubernur H. Cik Ujang, sampai Dubes Seychelles, lengkap sudah, tinggal tukang es kacang merah yang absen.

Gubernur Herman Deru dalam sambutannya bilang, Sumsel sudah lama dikenal sebagai daerah zero conflict, alias, wong sini adem ayem, nggak gampang kepancing isu receh. Kalau ada kabar hoaks di medsos, biasanya malah dibales dengan komentar, “Iyo, iyo, tapi kapan traktir makan pindang?”

Beda dengan daerah lain yang kadang gampang panas, wong Sumsel lebih pilih adem, karena mereka paham pepatah “Api kecil bisa jadi kawan, kalau api gede bisa bikin gosong ikan belido”, jadi ya mending damai-damai bae.

Perayaan Maulid Nabi 1447 H ini sebenarnya bukan cuma soal shalawat dan doa, lebih dari itu, ini jadi momentum buat ngaca ke ajaran Nabi Muhammad SAW yang rahmatan lil alamin. Rasulullah itu bukan sekadar pemimpin, tapi teladan kedamaian.

Kalau Nabi dulu bisa menyatukan suku Aus dan Khazraj yang dulu ribut kayak fans bola beda klub, kenapa kita yang satu provinsi nggak bisa akur? Wong cuma beda selera pempek, ada yang suka kapal selam, ada yang suka adaan. Toh ujung-ujungnya sama-sama dicocol cuko.

Uniknya, acara ini nggak hanya level lokal, karena terhubung via Zoom, acara ini jadi nasional, bahkan ada Dubes Seychelles hadir, luar biasa, kan? Sumsel bukan cuma zero conflict, tapi juga zero gaptek.

Bayangkan, para jamaah istighasah sambil terhubung ke layar Zoom, bedanya sama meeting kantor, kali ini nggak ada yang pura-pura mati lampu biar nggak disuruh presentasi, semua serius, karena ini doa buat bangsa.

Sumsel itu miniatur Indonesia, ada banyak suku, agama, dan bahasa, tapi hidup damai, kalau orang tanya rahasianya apa, mungkin jawabannya sederhana, wong kito lebih suka sibuk di dapur bikin pempek ketimbang ribut di jalan.

Pepatah Palembang bisa jadi rumus “Kalau masih bisa ngopi bareng, buat apa berantem?” . Nah, di Maulid Nabi ini, kopi, doa, shalawat, semua campur jadi satu. Hasilnya? damai terasa kental, kayak kuah model Palembang.

Ada pepatah Jawa bilang, “Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah”, kalau diterjemahin versi Sumsel “Rukun bikin santai, ribut bikin ngeluh”

Coba seandainya warga Sumsel itu gampang ribut, Stadion Jakabaring bisa penuh bukan karena nonton bola, tapi karena demo tiap minggu, untungnya wong kito cerdas, lebih baik energi dipakai nyanyi shalawat dan doa kebangsaan, daripada marah-marah nggak jelas.

Kalau ada provokasi, biasanya dijawab dengan humor, misalnya ada yang coba manas-manasin, “Eh, kau ndak marah dipanggil gitu?” Dijawab santai “Marah apo? Marah lapar yo?”

Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Palembang ngasih pesan jelas, damai itu bukan hadiah, tapi hasil kerja sama. Pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, semua ikut andil.

Seperti pepatah “Air tenang menghanyutkan, air bergelora bikin orang mabuk laut”. maka lebih baik kita jadi air tenang, ngalir pelan tapi memberi manfaat. Sumsel sudah buktikan itu dengan status zero conflict.

Dari Sungai Musi yang tenang, kita belajar bahwa kedamaian bisa jadi identitas, dari pempek yang beragam, kita belajar bahwa perbedaan bisa bikin rasa makin lengkap, dari Maulid Nabi 1447 H, kita belajar bahwa doa dan shalawat bisa jadi energi menjaga bangsa.

Sumatera Selatan bukan cuma terkenal karena pempek dan Sriwijaya, tapi juga karena Sumsel zero conflict, simbol harmoni di tengah perbedaan. Semoga Indonesia bisa meniru, nggak perlu ribut, nggak perlu gaduh, cukup rukun dan saling menghargai.

Karena, kata pepatah wong kito “Lebih baik sibuk bikin pempek ketimbang bikin keributan”.[****]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Juara Ranau Gran Pondo, Peserta Asal Inggris Juarai SRGF 2021 

    Ini Dia Juara Ranau Gran Pondo, Peserta Asal Inggris Juarai SRGF 2021 

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    EMMA Jean Paynie asal Inggris keluar sebagai juara 2 kategori Road Bike wanita pada event SRGF 2021. Juara kategori Timing Wheel Wanita 1. Rindi Fitriana asal Lampung 2. Eka Oktaviani asal Sumsel 3. Riani Erma asal Sumsel Juara kategori Timing Wheel pria 1. Zulkifli asal Kalimantan Barat 2. Dwi asal Jawa Timur 3. Rian Setiawan […]

  • Silaturahmi Agar Tetap Terjaga.

    Silaturahmi Agar Tetap Terjaga.

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Menghubungkan tali kekerabatan dengan cara saling berkunjung terutama terhadap saudara atau anggota keluarga sendiri bahkan terhadap tetangga atau saudara seiman, itulah hakekat dari makna silaturahmi dan menyambung silaturahmi adalah salah satu amalan yang mulia dan kewajiban dalam agama. Seperti yang diungkapkan oleh, Calon Legislatif (Caleg) Dapil Palembang nomor urut 1 dari partai Hanura, […]

  • Stop !! Illegal Fishing, Mancing Yuk…

    Stop !! Illegal Fishing, Mancing Yuk…

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.326
    • 0Komentar

    SETELAH kemarin turut langsung bersilaturahmi dan mengunjungi beberapa sungai yang telah dikunjungi yaitu Sungai Batanghari Leko, Sungai Muara Punjung, Sungai Ampalau Muara Rawas, dengan aspirasinya sama yakni sangat mengeluhkan dengan adanya aktifitas secara illegal fishing, yaitu cara menangkap ikan yang tidak berkelanjutan. Demikian di ungkapkan Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi di sela-sela kegiatan bersilaturahmi dengan […]

  • Era Moderen, Generasi Muda Banyak Lupakan Budaya Palembang Darussalam

    Era Moderen, Generasi Muda Banyak Lupakan Budaya Palembang Darussalam

    • calendar_month Kamis, 10 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam, Alfa Siti Aisah Gaja Nata menilai di era moderen para pemuda banyak yang melupakan warisan budaya Palembang Darussalam. Oleh sebab itu, ungkapnya pelantikan bertujuan mengajak para pemuda di Sumsel mengenal dan melestarikan warisan Budaya Palembang Darussalam. Dia memaparkan, melalui Angkatan Muda tersebut diharapkan […]

  • Begini Cerita Alex, Terkait Perbaikan Kerusakan Hutan di Sumsel

    Begini Cerita Alex, Terkait Perbaikan Kerusakan Hutan di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Bahkan tak segan berkeliling 15 negara demi melakukan perbaikan atas kerusakan lahan yang mencapai 700 ribu hektare lebih.

  • Tinjau Lampu Jalan

    Tinjau Lampu Jalan

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.577
    • 0Komentar

    Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda setelah berbuka puasa intens melakukan peninjauan lampu jalan di Kota Palembang. Wawako melakukan peninjauan dari pukul 20.30 sampai pukul 21.30 hal itu dilakukannya semalam. Dia melakukan peninjauan di tiga tempat. Yakni, lampu jalan di kawasan Al Falah belakang TVRI, di jalan Bening Sari depan SMP 9 dan terakhir […]

expand_less
WordPress Archive Glee – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme + RTL Glekk – Elementor Blog & Magazine WordPress Theme Glider 3D Photo Slider WordPress Plugin v1.10 GlideX – Single Product WooCommerce Theme Glint – Personal Portfolio WordPress Theme Glitch Heading for Elementor Global Gallery – WordPress Responsive Gallery Glofia - Golf Club & Course Elementor Template Kit Gloreya – Food Ordering & Delivery Restaurant WordPress Theme Glorious WP – Multi-purpose Elementor WooCommerce Responsive Theme