ISRA Mi’raj bikin hati tenang, gimana dengan kamu,? kalau hidup lagi ribet, kepala panas, hati ikut panas, kadang kita lupa pelajaran sederhana dari peristiwa ini bahwa menenangkan hati itu penting, meski dunia lagi kacau balau.
Selasa lalu, ribuan orang di Musi Banyuasin memadati Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate. Suasana penuh sholawat dan lantunan Al-Quran bikin pendopo kayak ‘spa rohani’.
Wakil Bupati Muba, Kyai Abdur Rohman Husen bilang, “Isra Mi’raj mengingatkan kita menenangkan hati, bukan cuma ritual formal.”
Nah, yang seru, hati tenang itu nggak selalu soal ritual ibadah. Bisa lewat dzikir, sholawat, atau sekadar senyum ke orang lain.
Ky Mahfud Masduqie, Rais Syuriah PCNU Muba, bilang, “Hati yang tenang itu investasi paling mahal, lebih berharga dari emas.”
Setuju banget, kan? misalnya nih, uang banyak tapi hati panas terus… percuma ya nggak ibarat rasanya kayak makan kerupuk pedas tanpa air mineral, panas di lidah tapi pahit di hati.
Awalnya bete, tapi setelah ikut sholawat, Insya Allah hati jadi mellow. “Rasanya kayak diangkat ke langit, tapi tetap bisa scroll Instagram.“
Ini bukti nyata kalau spiritualitas bisa bikin mental kita jadi santuy.
Sekarang, coba tanya diri sendiri, hati kamu udah tenang belum? Atau masih sering panik, iri, galau, kepo urusan orang lain? dengan Isra Mi’raj sebenarnya bisa ngajarin kita.
Sebab perjalanan nabi naik langit bisa jadi inspirasi untuk menenangkan dan memperbaiki hati kita.” dan naiki kualitas hati sendiri.
Kalau nabi bisa menghadapi tantangan langit ketujuh, kita juga bisa hadapi drama kerjaan, tetangga, keluarga, dan WA grup kantor dengan kepala dingin.
Selain itu, peringatan massal ini nunjukin satu hal penting tenang itu lebih mudah kalau bareng-bareng.
Ribuan orang hadir dari berbagai kecamatan, ikut sholawat, dzikir, saling sapa. Energi positif komunitas bikin hati ikutan adem. Kadang kita lupa, hati tenang itu nggak cuma soal diri sendiri, tapi juga lingkungan sekitar.
Isra Mi’raj bukan cuma cerita Nabi naik ke langit. Ini simbol perjalanan hati kita sendiri. Tarik napas, dzikir, sholawat, tersenyum, dan jangan lupa turun ke bumi dengan hati santuy.
Jadi dengan Isra Mi’raj itu bisa bikin hati kita tenang, dan pertanyaannya sekarang, gimana dengan kamu? Kalau belum, mulailah dari sekarang.
Ingat kata pepatah itu “Hati yang tenang lebih berharga dari emas, tapi hati yang panas bisa bikin suram seluruh hari.”
Mulai muhasabah diri, tarik napas, dan biarkan hati santuy bukan cuma naik langit, tapi juga turun dengan senyum. (***)