Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Alasan Pandemic Covid-19, Bolehkah Tidak Berpuasa ?…

Alasan Pandemic Covid-19, Bolehkah Tidak Berpuasa ?…

  • account_circle Asri
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
  • visibility 1.272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Di zaman pandemic covid 19 ini apakah mereka yang berstatus ODP, PDP, pasien yang positif Covid 19 dan para tenaga medis yang mengobati boleh tidak berpuasa?”

Jawaban:

Memang benar bahwa Allah swt berfirman di dalam Al-Quran:

 

فَمَنْ كاَنَ مِنْكُمْ مَرِيْضاً أَوْ عَلىَ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَر

 

Dan siapa yang dalam keadaan sakit atau dalam perjalanan maka menggantinya di hari lain (QS Al-Baqarah: 85)

Para ulama memberikan penjelasan bahwa tidak semua bentuk sakit bisa menjadi alasan diperbolehkannya berbuka, setidak sakit yang dimaksud harus memenuhi dua kriteria: (1) Sakit yang dikhawatirkan karena berpuasa ia akan bertambah parah. (2) Sakit yang dikhawatirkan karena sebab puasa akan memperlambat  kesembuhannya.

Lebih lanjut, ulama besar asli Nusantara, Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani dalam kitab fikihnya Nihayah az-Zain memberikan penjelasan yang cukup rinci dalam hal sakit ini, menurut al-Bantani, sakit itu ada tiga kondisi: (1) sakit yang diprediksi ada kemungkinan bakal menjadi parah, maka penderita sakit seperti ini makruh baginya untuk berpuasa. (2) sakit yang benar-benar parah, atau diduga sangat kuat akan menjadi parah yang dapat menyebabkan kematian atau disfungsi salah satu organ tubuh, maka penderita seperti ini haram berpuasa dan wajib berbuka. (3) sakit ringan, maka penderita seperti ini tidak boleh berbuka dan tetap wajib berpuasa.

Tentu dalam menilai level sakit ringan, sedang atau parah (kritis) membutuhkan bantuan orang-orang yang ahli dalam bidang kesehatan yang dalam hal ini adalah dokter, maka jika dalam penilaian para ahli medis bahwa pasien yang positif Covid 19 masuk dalam katagori nomor dua, yaitu sakit yang sudah parah atau diduga kuat akan menyebabkan sakitnya tambah parah yang bukan tidak mungkin bisa menyebabkan kematian, maka yang seperti ini bukan hanya boleh tidak puasa tapi bahkan wajib tidak puasa, terlebih karena mereka juga harus minum obat secara berkala, sedangkan untuk pasien yang ODP atau PDP juga disesuaikan dengan petunjuk medis, jika keduanya dianggap masih ringan, maka tetap wajib berpuasa, dan jika masuk dalam katagori diprediksi bakal parah maka makruh berpuasa, walaupun jika berpuasa tetap sah.

Adapun untuk para tenaga medis yang bekerja dalam penanganan pasien Covid 19 ini, maka kebolehan berbuka atau tidaknya tetap menyesuaikan dengan tingkat berat dan tidaknya apa yang mereka lakukan, jika tugasnya hanya mendata pasien di ruang administrasi maka yang demikian tetap wajib berpuasa, untuk mereka yang menggunakan APD dan langsung berhadapan dengan pasien, jika dirasa sampai pada taraf sangat haus karena keringat yang sangat banyak dan dikahwatirkan malah membuatnya pingsan atau hal negatif lainnya maka tentu boleh baginya untuk berbuka. Namun untuk para tenaga medis yang bekerja keras dalam penanganan Covid 19 ini tetap harus memulai harinya dengan berpuasa, barulah jika memang di tengah jalan kondisinya berat atau bahkan sangat berat maka boleh berbuka. Dengan Catatan mereka wajib mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain.

Untuk para pasien covid 19, jika mereka sehat maka mereka wajib meng-qadha (mengganti) sejumlah hari puasa yang mereka tinggalkan, dan jikapun seandainya ada yang meninggal dunia karena terpapar virus ini maka keluarga almarhum membayarkan fidyah atas mereka sejumlah hari yang ditinggalkan. Fidyah itu adalah memberi makan orang miskin perhari puasa yang ditinggalkan, dengan ukuran minimal perharinya 1 mud, yaitu seperempat dari zakat fitrah (jika ada kelebihan harta boleh lebih.

Dan akhirnya kita sama-sama berdoa kepada Allah swt, semoga wabah ini segera berakhir, yang sakit semoga disembuhkan, dan kita juga tidak lupa untuk berdoa semoga mereka yang meninggal dunia karena wabah ini mendapat pahala “syahid” di sisi Allah swt. Wallahu A’lam.

 

Ust. Saiyid Mahadhir, Lc., M.A

Dosen di STIT Raudhatul Ulum Sakatiga Inderalaya

  • Penulis: Asri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Bona Taun

    Pesta Bona Taun

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    PLT (Plt) Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP, hadiri Pesta Bona Taon atau yang biasa disebut pesta perayaan tradisi syukuran tahun baru, bagi suku Batak yang ada di Wilayah Muba. Kegiatan ini  dilaksanakan di Taman TogaMangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Senin (28/2/2022). Dalam sambutannya Beni Hernedi mengatakan, Pesta Bona Taon ini sebagai momentum untuk memperkuat […]

  • obat

    Terkait Pengedar Obat Ilegal Sudah di Tangkap, Jokowi Sebut Gak Cukup Dipenjara, Tapi Perlu Digebuki Ramai-ramai

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal dengan peredaran obat ilegal, ia pun meminta penjelasan Kabreskrim Komjen Pol Ari Dono soal penanganan pengedar obat ilegal. Ari Dono sendiri mengaku sudah memenjarakan sejumlah pengedar obat ilegal.

  • HUT RI ke 75, Paskibraka Muba Sekses Jalankan Tugas

    HUT RI ke 75, Paskibraka Muba Sekses Jalankan Tugas

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.391
    • 0Komentar

    SETELAH sukses melaksanakan upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada pagi hari, Kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar upacara di sore hari. Kali ini, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi bertindak sebagai Inspektur upacara Parade Senja Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, petang di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate,Senin (17/8/2020) […]

  • Merpati Siap Terbang Lagi,Tapi Jangan Ingkar Janji!

    Merpati Siap Terbang Lagi,Tapi Jangan Ingkar Janji!

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.791
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Maskapai Merpati akan beropersai kembali pada tahun 2019 sejak terakhir menyatakan berhenti beroperasi pada 1 Februari 2014 akibat kesulitan keuangan. “Rencana perusahaan pada saat dimulainya operasi penerbangan tahun depan akan dilakukan di Biak, Provinsi Papua, yang selama ini merupakan salah satu basis utama Merpati,” kata Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) […]

  • Pemkot Palembang Gelar Sosialisasi E- LHKPN

    Pemkot Palembang Gelar Sosialisasi E- LHKPN

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang menggelar sosialisasi tata cara pengisian formulir E E-LHKPN tahun 2019 guna menciptakn transparan pejabatnya terkat harta kekayaan. Menurut Asisten 1 Pemerintah Kota Palembang,  Sulaiman Amin penyusunan pelaporan E-LHKPN ini  secara langsung dikelolah operetor, sehingga di dalam pelaporan ini benar-benar materi yang dilakukan sesuai dengan kenyataan. “Sistem yang digunakan […]

  • Wah… Perjaka di OKI Bisa Bantu Urusan Ini

    Wah… Perjaka di OKI Bisa Bantu Urusan Ini

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya mengatakan dengan  Program Perusahaan Jaga Keterjangkauan Harga (Perjaka)  perusahaan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi perekonomian daerah. Oleh sebab itu,  Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengapresiasi keterlibatan para perusahaan mitra dalam menyukseskan program pengendalian inflasi melalui rogram Perusahaan Jaga Keterjangkauan Harga (Perjaka). “Kami mengapresiasi kerjasama […]

expand_less