Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “Rumah Jadi Mesin Uang, KUR Perumahan Angkat UMKM Naik Kelas”

“Rumah Jadi Mesin Uang, KUR Perumahan Angkat UMKM Naik Kelas”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 1.129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MISALNYA rumah Anda bukan cuma tempat tidur nyenyak, tempat rebahan manja sambil nonton drakor, atau tempat sembunyi dari debt collector. Tapi rumah itu bisa berubah jadi ATM berjalan. Serius, bukan guyon, dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang lagi digembar-gemborkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (Ara) bareng HIPMI, rumah sekarang bisa jadi modal bisnis sekaligus mesin uang.

Kalau kata pepatah, “jangan jadikan rumahmu sekadar papan, tapi jadikan ia tumpuan harapan”. Nah, program ini kira-kira ingin mewujudkan pepatah itu, biar rumah tak cuma jadi atap berteduh, tapi juga jadi pondasi usaha.

Menteri Ara ngomongnya simpel tapi dalam plafon KUR perumahan buat pengusaha muda, minimal Rp 5 miliar sampai maksimal Rp 20 miliar. Itu kalau diibaratkan, bukan lagi saweran di kondangan, tapi lebih kayak modal kawin plus biaya resepsi sekampung.

Yang dapat siapa? Kontraktor, pengembang, sampai pengusaha toko bangunan. Bahkan, buat demand side, ada juga pedagang online dan catering. Jadi bayangkan, kalau dulu usaha cuma di dapur sempit kontrakan, sekarang bisa punya rumah + dapur produksi sendiri. Dari jualan bakso online bisa punya “pabrik pentol skala rumahan”.

Selama ini UMKM banyak yang terjebak di lingkaran sewa, sewa kios, sewa rumah produksi, sewa gudang. Akibatnya, uang tiap bulan habis buat bayar sewa, bukan buat pengembangan usaha. Seperti pepatah, “air hujan jatuh ke genteng orang, air mata jatuh ke dompet sendiri”

Nah, dengan KUR perumahan ini, pengusaha muda bisa beli atau bangun properti yang sekaligus bisa dipakai buat usaha. Jadi, rumah bukan sekadar “tempat tinggal”, tapi tempat tinggalin masalah biaya sewa.

Biasanya, HIPMI itu identik dengan acara kumpul, pakai batik keren, networking, terus foto bareng pejabat buat dipajang di Instagram. Tapi kali ini, HIPMI ditantang untuk benar-benar jadi pilot project ekosistem KUR Perumahan. Artinya, bukan cuma selfie, tapi juga self-improvement.

Menteri Ara bahkan sudah set deadline 8 Oktober 2025 evaluasi, jadi ini kayak tugas sekolah, kalau HIPMI malas-malasan, bisa-bisa remedial. KPI-nya jelas seberapa cepat KUR ini diserap, dan seberapa banyak efek ganda alias multiplier effect yang lahir. Dari rumah ke usaha dan   kerjaan serta ke kesejahteraan.

Coba kita bayangkan sederhana, ada warung kopi di gang kecil. Dulu, pemiliknya ngontrak tempat 3×4 meter, kursi cuma dua, meja bolong-bolong. Setiap bulan bayar sewa, untung ludes.

Sekarang, dengan KUR perumahan, dia bisa punya rumah sendiri. Lantai satu dipakai buat warung kopi, lantai dua buat tempat tinggal. Dari situ, omzet naik, bisa rekrut karyawan, bahkan bisa buka cabang.

Rumah yang tadinya cuma jadi tempat rebahan, sekarang jadi pabrik ide dan mesin uang, seperti pepatah Jawa “ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake” – usaha bisa menang tanpa harus nginjak orang lain.

Tapi, jangan lupa, namanya kredit tetap kredit, kalau salah kelola, bisa jadi rumah idaman berubah rumah tanggungan. UMKM harus hati-hati punya NIB, sudah jalan minimal 6 bulan, masuk SIKP Kemenkeu. Jangan sekadar ikut-ikutan karena “lagi tren KUR.”

Di sinilah pentingnya literasi finansial, jangan sampai uang Rp 5 miliar dipakai buat beli mobil mewah atau liburan ke Maldives. Ingat pepatah, “lebih baik makan tempe punya rumah, daripada makan sushi ngontrak terus”

KUR perumahan ini memberi pencerahan rumah itu bukan beban, tapi bisa jadi aset hidup, bukan sekadar warisan, tapi warisan yang produktif. Anak cucu nanti bisa bangga “Rumah ini bukan hanya tempat kita tumbuh, tapi juga tempat usaha keluarga berkembang”

Seperti filosofi rumah adat, atap melindungi, dinding menopang, lantai menghidupi. Itulah yang coba diwujudkan pemerintah lewat skema ini.

Pada akhirnya, KUR Perumahan bukan sekadar angka Rp 5 miliar atau Rp 20 miliar, ia adalah peluang agar UMKM, khususnya pengusaha muda HIPMI, bisa naik kelas, dari rebung kecil yang rapuh, jadi bambu kokoh yang bisa meneduhkan banyak orang.

Rumah tidak lagi dipandang sebagai beban cicilan bulanan, tapi sebagai mesin uang yang produktif, dari dapur rumah lahir produk kuliner, dari garasi rumah lahir startup digital, dari ruang tamu lahir ide-ide bisnis brilian.

Seperti kata pepatah, “setiap rumah adalah sekolah, dan setiap usaha adalah guru”, semoga KUR perumahan ini benar-benar jadi jalan terang bagi UMKM Indonesia untuk mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Dan kalau kata orang Palembang, “dak usah mikir ribet, yang penting rumah dak cuma tempat bobok, tapi jugo tempat bikin cuan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konstruksi paling inovatif dan berkelanjutan berpadu di Tomorrow.Building World Congress

    Konstruksi paling inovatif dan berkelanjutan berpadu di Tomorrow.Building World Congress

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, BARCELONA, Spanyol, Oct. 27, 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Memamerkan proyek-proyek paling revolusioner untuk mendorong konstruksi inovatif dan berkelanjutan. Itulah sasaran utama Tomorrow.Building World Congress (TBWC), acara yang diselenggarakan oleh Fira de Barcelona ini mengundang perusahaan terdepan di kancah transformasi sektor konstruksi, serta beragam perusahaan rintisan yang memiliki prakarsa-prakarsa inovatif. Selain itu, TBWC juga bertujuan […]

  • Pemda Muba Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah Sambut Pilkada Serentak 2024

    Pemda Muba Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah Sambut Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.619
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak yang akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang, Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi tek henti-hentinya meminta seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusifitas wilayah agar agenda tersebut berjalan dengan sukses dan lancar. Hal ini juga disampaikan H. Sandi Fahlepi saat melangsungkan kegiatan rutin Safari Jum’at Pemkab Muba bersama […]

  • Ingat..! LRT Bakal Dilaunching 18 April

    Ingat..! LRT Bakal Dilaunching 18 April

    • calendar_month Jumat, 6 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Sekda Sumsel H. Nasrun Umar mempimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Persiapan Kedatangan Trainset Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan di Ruang Rapat Sekda, Jumat (6/4/2018). Dalam kesempatan itu Nasrun Umar memastikan kedatangan trainset LRT dari 8 trainset yang akan dioperasikan untuk LRT Sumatera Selatan tak lama lagi. “Perdananya akan datang 2 trainset yang […]

  • Resmikan Kantor BPR Berkat Sejati, Ini Permintaan HD

    Resmikan Kantor BPR Berkat Sejati, Ini Permintaan HD

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.507
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Walikota Palembang H. Harnojoyo meresmikan Kantor Pusat PT. Bank Perkreditan Rakyat Berkat Sejati Palembang di Jalan Kapten A. Rivai No. 9, Senin(29/10/2018). Dikatakan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat ini keadaan perekonomian memang dalam keadaan baik. Salah satu indikatornya adalah banyaknya muncul usaha-usaha di bidang perbankan. […]

  • Hidup Itu Kayak Ceret, Panas Dulu, Bermanfaat Kemudian

    Hidup Itu Kayak Ceret, Panas Dulu, Bermanfaat Kemudian

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    HALO, kenalin dulu, aku ini ceret, atau ada juga yang manggil teko, jangan salah, walaupun penampilanku sederhana, tugasku di dapur itu besar, aku ibarat bodyguard air panas, setia menampung, memanaskan, lalu menuangkan dengan sabar. Dari dapur kecil sampai kafe fancy, aku selalu ada. Setiap kali api menyala di bawah perutku, aku rasanya kayak masuk ruang […]

  • Dua Anak Harimau Sumatra Tumbuh Sehat di Kerinci Seblat

    Dua Anak Harimau Sumatra Tumbuh Sehat di Kerinci Seblat

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Dua anak Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) kembali terekam kamera jebak di bentang alam Kerinci Seblat, Sumatera Barat, dalam kondisi sehat. Satwa yang pertama kali terpantau pada September 2025 itu kini telah memasuki fase remaja, menjadi sinyal positif proses reproduksi Harimau Sumatra di habitat alaminya masih berlangsung dengan baik. Hasil pemantauan diperoleh melalui […]

expand_less
WordPress Archive Softa - SaaS, Software & WebApp WordPress Softa – SaaS, Software & WebApp WordPress Theme Softconic – Software and IT Solutions WordPress Theme SoftEase – Multipurpose Software / SaaS Product WordPress Theme Softec – Software & Technology WordPress Theme + RTL Softek – Software IT Solutions Elementor Template Kit SoftLab - Technology & Software SaaS Elementor Pro Template Kit Softo IT Solutions & Business Elementor Template Kit SoftUp – Saas & Startup Elementor Template Kit Software Service Lunatic – App Landing WordPress Theme