Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “Kunci Rumah Baru, Buka Pintu Rezeki, Tutup Aib Lama di Bantaran Sungai”

“Kunci Rumah Baru, Buka Pintu Rezeki, Tutup Aib Lama di Bantaran Sungai”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 566
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Dari gembok bocor ke kunci berkode, hidup warga Muba mulai bab baru)

ADA satu momen sakral yang mungkin tidak akan dilupakan Aji Jiad seumur hidup ketika sebuah kunci kecil berpindah dari tangan bupati ke tangannya, bukan kunci warung, bukan juga kunci lemari, tapi kunci rumah sebuah logam mungil yang nilainya lebih besar dari sepeda motor bekas atau cincin kawin berbatu akik.

Dan, seperti pepatah dari kampung sebelah “Kunci yang baik bisa membuka pintu harapan, tapi juga bisa menutup pintu kenangan pahit di rumah lama.”

Dulu, rumah Aji di pinggir Sungai Musi ibarat panggung sandiwara. Dindingnya dari papan bekas, atapnya berdoa tiap angin datang, dan jambannya… ya, kalau kita sebut ‘alam terbuka’, itu masih terlalu mewah.

Kalau hujan turun, rumahnya berubah jadi kapal Titanic versi darat. Tikus bisa berenang di bawah kolong ranjang, dan ember jadi langganan naruh air bocoran dari langit-langit.

Namun semua berubah ketika Bupati Toha dan Wakil Bupati Rohman datang dengan Program Relokasi, Bedah Rumah, dan Sanitasi Sehat, seperti host reality show, mereka menyerahkan “kunci rumah baru” lengkap dengan senyum dan sambutan warga yang udah masak kue lapis.

Kunci memang kecil, bahkan bisa nyelip di saku celana sebelah. Tapi jangan remehkan benda satu ini. Ia ibarat hidup kecil, berliku, tapi kalau pas, bisa membuka apa saja.

Dulu, hidup Aji dan warga lain seperti pintu rusak susah dibuka, susah ditutup, dan gampang dijebol tikus atau banjir. Tapi sekarang, mereka punya pintu yang bisa dikunci rapat-rapat, baik dari maling maupun kenangan buruk.

Kunci itu bukan cuma buka pintu rumah, tapi juga membuka rasa percaya diri. Anak-anak bisa belajar tanpa was-was, ibu-ibu bisa masak tanpa khawatir kompor jatuh karena lantai miring.

Babak Baru

Kita boleh saja bilang “rumah adalah tempat pulang”, tapi kalau rumahnya nyaris hanyut tiap seminggu sekali, pulang pun terasa seperti misi penyelamatan.

Program rumah relokasi Muba ini sejatinya bukan cuma soal bangun fisik, tapi bangun mental. Karena orang yang dulu merasa jadi ‘warga pinggiran’, kini merasa jadi bagian dari masyarakat yang diperhatikan.

Dan seperti kata kakek saya dulu “Orang bisa hidup seadanya, asal tidak tinggal seadanya”

Apa yang dilakukan Muba ini, walau skalanya belum selevel negara-negara besar, tapi aroma niat baiknya satu frekuensi dengan negara-negara yang lebih dulu sadar bahwa rumah bukan sekadar bangunan, tapi soal martabat.

Di Singapura, ada program HDB (Housing and Development Board), di mana pemerintah bangun apartemen rapi nan padat karya untuk warga menengah ke bawah. Rumah-rumah itu tak cuma tempat tinggal, tapi juga punya taman, sekolah, dan kadang tempat cari jodoh. Cicilan murah, kualitas bagus pemerintah turun tangan langsung.

Di Brasil, ada Favela Bairro Project, upaya serius pemerintah memindahkan warga dari kawasan kumuh ke permukiman lebih manusiawi. Mereka tidak hanya bangun rumah, tapi juga ruang terbuka, fasilitas olahraga, bahkan pelatihan keterampilan agar rumah baru juga membawa hidup baru.

Di India, mereka punya program Pradhan Mantri Awas Yojana, targetnya jutaan rumah untuk warga miskin, dengan fasilitas sanitasi, listrik, dan air bersih. Negara datang bukan sekadar sebagai pembangun, tapi juga sebagai pengasuh dan pendamping.

Jadi, kalau Muba hari ini membagikan kunci rumah ke warganya, artinya kita sedang ikut berdiri di barisan negara-negara yang paham rumah bukan hadiah, tapi hak dasar rakyat.

Kadang kita sibuk mencari pintu rezeki, pintu jodoh, atau pintu surga. Tapi lupa satu hal punya kunci yang cocok adalah langkah pertama.

Program ini menunjukkan bahwa pemerintah bisa jadi ‘tukang kunci’ rakyat membuka akses, mengunci risiko, dan memperbaiki gembok-gembok hidup yang berkarat.

Bagi warga Muba, menerima kunci rumah bukan akhir cerita, tapi justru awal dari hidup yang lebih terarah, lebih sehat, dan mungkin lebih romantis (karena tidur nggak perlu ditemani suara tikus lagi).

Membangun rumah memang bisa diselesaikan dalam hitungan bulan. Tapi membangun peradaban dari rumah baru butuh komitmen panjang dari pemerintah, dari warga, dan dari kita semua yang percaya bahwa hidup layak itu hak, bukan bonus.

Dan jangan lupa “Rumah boleh baru, tapi sikap jangan ikut jadi sombong, karena kadang, pintu paling kokoh pun bisa jebol kalau isinya cuma gaya-gayaan”

Selamat menempati rumah baru, warga Muba. Jaga kuncinya baik-baik, jangan sampai jatuh di got, karena hidup yang baik, kadang cukup dimulai dari sebuah pintu…yang bisa ditutup dengan tenang.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

    Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.558
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Jakarta – Pembangunan infrastruktur dinilai memiliki dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain mengatasi ketimpangan antara pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur dapat mengurangi biaya produksi menjadi lebih murah. “Infrastruktur yang sudah dibangun Presiden Jokowi cukup drastis dan dampaknya pada perekonomian cukup besar. Secara makro faktual, kalau misalnya presiden tidak menyediakan Rp300 triliun-Rp400 triliun untuk infrastruktur […]

  • Harapan Sumsel Sebagai Tuan Rumah Jamselinas ke-9

    Harapan Sumsel Sebagai Tuan Rumah Jamselinas ke-9

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Sebagai tuan rumah yang baik, tentu Sumsel berupaya memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi tiap peserta. Hal ini sebagai wujud tanggung jawab atas kepercayaan yang sudah diberikan.

  • Teater Wong Gerot Mementaskan Cerpen, Tak Terhalang Pandemi

    Teater Wong Gerot Mementaskan Cerpen, Tak Terhalang Pandemi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.095
    • 0Komentar

    Genre prosa disajikan menjadi genre drama memang bukan baru. Tapi, jarang dilakukan. Kali ini, Teater Wong Gerot memanggungkan sebuah ceperpen karya Umar Kayam berjudul  “Seribu Kunang- Kunang di Manhattan”. Pementasan ini pun tidak dilakukan secara luring, melaingkan secara daring. Dan dilakukan serangkaian Festival Pembacaan Naskah Lakon dengan Tema “Naskah Lakon Dalam Medium Digital” Dalam rangka […]

  • Selayar Bakal Jadi Destinasi Wisata Swaenergi

    Selayar Bakal Jadi Destinasi Wisata Swaenergi

    • calendar_month Rabu, 2 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    PLTS Selayar ini merupakan proyek perdana konsorsium, yang berencana membangun setidaknya 100 MW di Indonesia bersama Scatec Solar Norwegia, yang dipimpin CEO Jan Eide.

  • Promosikan Wisata Sumsel, Gubernur Gandeng Komunitas Vespa

    Promosikan Wisata Sumsel, Gubernur Gandeng Komunitas Vespa

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    MENGAWALI aktivitas, Minggu (6/2/202) Gubernur Sumsel H Herman Deru melepas dan riding bersama Komunitas Vespa se Sumsel. Bapak Pembangunan Sumsel ini bersama komunitas vespa berkeliling melalui rute Griya Agung- Jalan Angkatan 45- Kapten A. Rivai- Jendral Sudirman- Merdeka- SMP 1 – Makrayu. Gubernur mengaku bangga dapat berkumpul bersama komunitas vespa se Sumsel. Menurutnya kecintaan terhadap […]

  • Kasus COVID-19 Naik Signifikan Selama Dua Pekan, Satgas Maksimalkan Pencegahan

    Kasus COVID-19 Naik Signifikan Selama Dua Pekan, Satgas Maksimalkan Pencegahan

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 885
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Grobogan terus menggenjot upaya pengendalian COVID-19, yang cenderung mengalami kenaikan selama dua pekan terakhir. Adapun kegiatan yang meliputi disinfeksi dilakukan dengan menyasar beberapa lokasi seperti Kantor Bank Mandiri Taspen, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan dan Hotel Catra, sebagai tempat isolasi […]

expand_less
WordPress Archive aWeather Forecast Awebani – Restaurant WordPress Theme Aweber Connect Jetpack CRX Addon Awesome Gallery - Instagram, Flickr, Facebook galleries on your site Awesome Support Jetpack CRX Addon AWSM – One Page CV / Resume & Personal Portfolio WordPress Theme Awwa – Portfolio WordPress Theme Axel – Single Property Real Estate Theme Axial – Construction Company Elementor Template Kit Axios – Digital Agency WordPress Theme