Digital Ekonomi

Agar Pelaku UMKM Tak Terpuruk di Tengah Pandemi Covid-19, Muba Resmikan Pasar Tradisional Online

foto : ist

PEMERINTAH Kab. Muba meresmikan pasar tradisional online unggulan Nasional di Kabupaten Muba, melalui Pasar.id, pasar online ini merupakan pertama di luar Jawa.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama dengan pimpinan Bank rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sekayu menghadiri peresmian pasar tersebut di halaman kantor UPTD pasar Randik Sekayu.

Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan di tengah pasar di tengah para pedagang dan para pelaku UMKM artinya pedagang pelaku UMKM di Muba Ini mendapat prioritas dari Pemkab Muba.

Dia menegaskan Pemkab Muba sangat komitmen dan sangat memikirkan nasib pedagang kecil UMKM yang ada di Muba agar tidak terpuruk  dalam menghadapi pandemi bahkan menghadapi kebiasaan baru.

“Ini bukan hanya untuk menghadapi atau mensiasati Pandemi Virus Corona tapi kedepan belanja online ini adalah sesuatu yang harus menjadi kebiasaan,”urainya, kemarin.

Dia menambahkan adaptasi New Normal atau normal baru itu pasti banyak orang yang mengurangi interaksi fisik di marketplace.

“Jadi Disperindag silahkan dikolaborasikan dan ditingkatkan lagi, apa lagi BRI akan dorong ke depannya. Inilah cara kita menghidupkan pedagang, menghidupkan para tukang ojek, dan juga tentu memudahkan masyarakat untuk belanja,”ungkapnya.

Pimpinan BRI Cabang Sekayu Irma Elizabeth menerangkan Pasar.id Pasar Randik Sekayu tersebut merupakan wujud nyata solusi Bank BRI kepada pedagang pasar support Bank BRI kepada pengelola dan pedagang pasar berupa website yang berisikan informasi pedagang dan barang dagangannya, yang dapat diakses secara luas (khususnya calon pembeli) dengan tujuan menghubungkan pedagang dan pembeli untuk dapat bertransaksi secara online (tanpa tatap muka).

Menurut Irma melalui platform pasar.id dapat menampilkan jumlah transaksi dan rupiah omset transaksi. Sehingga pengelola pasar dapat mengetahui jumlah transaksi dan volumenya. [***]

Irwan Wahyudi

 

 

Comments

Terpopuler

To Top