Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “Daripada Ngontrak Seumur Jagung, Mending Punya Rumah Sendiri: Strategi Pemerintah Biar Pengantin Baru Gak Berujung Jadi Keluarga Kontrakan Nasional!”

“Daripada Ngontrak Seumur Jagung, Mending Punya Rumah Sendiri: Strategi Pemerintah Biar Pengantin Baru Gak Berujung Jadi Keluarga Kontrakan Nasional!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 642
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUMAH murah untuk pengantin baru, kini bukan lagi sekadar janji manis kayak undangan pernikahan cetak glossy. Pemerintah lewat Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, resmi meluncurkan strategi yang bisa bikin pengantin baru dan tukang somay sekalipun manggut-manggut haru program Rumah untuk Semua yang bukan cuma judul seminar, tapi juga potensi solusi dari krisis “kontrakan nasional” yang sudah mewabah sampai ke grup WhatsApp RT.

Bayangkan ini, dua sejoli baru nikah, masih anget kayak gorengan pasar subuh, mereka baru saja melepas masa lajang dengan mahar seperangkat alat salat dan seikat utang resepsi. Hari berikutnya? Mereka dihadapkan pada dilema abadi rakyat kecil “Ngontrak di gang sempit atau numpang di rumah mertua yang dindingnya setipis kerupuk?”

Nah, di sinilah Wamen Fahri Hamzah datang bagai superhero pakai rompi proyek. Dalam diskusi publik “Rumah untuk Semua: Strategi Pemerintah Mempercepat Akses Hunian Layak”, beliau menabuh genderang revolusi tiga jurus pamungkas sektor perumahan bakal digeber tahun depan!

Tiga Jurus Rumah Anti-Ngamen

Jurus Satu, Renovasi Dua Juta Rumah
Cocok buat yang rumahnya sudah ada, tapi bocor tiap hujan, lantainya masih tanah, dan gentengnya mirip puzzle. Pemerintah alokasikan Rp43 triliun! Ini bukan renovasi ala tukang palsu yang cuma ganti keramik jadi kramik, tapi renovasi serius agar rumah benar-benar layak huni, bahkan kalau bisa layak posting di Instagram.

Jurus Dua: Bangun Satu Juta Rumah Baru
Nah, ini surganya pengantin baru dan pedagang kecil! Pemerintah gandeng swasta buat bangun rumah-rumah baru yang terjangkau dan gak di tengah hutan. Fokusnya bukan cuma kuantitas, tapi juga kualitas biar gak kejadian rumahnya jadi sarang nyamuk demam berdarah dan kenangan mantan.

Jurus Tiga: Rumah Vertikal di Pesisir
Buat masyarakat pesisir dan urban warrior yang hidupnya setengah darat, setengah laut, program rumah vertikal hadir biar mereka gak selamanya hidup di bangunan semi permanen yang goyang kalau angin laut kenceng.

Di sinilah perumpamaan yang paling ngena “Kalau mau goreng tempe, pegang dulu wajan. Kredit itu cuma minyaknya”

Subsidi selama ini terlalu banyak diarahkan ke bunga kredit, kata Pak Wamen, dunia sudah berubah, negara harus kuasai tanahnya, atur zonasinya, baru bangun rumahnya. Biar rumah rakyat gak jadi mainan developer yang orientasinya lebih mirip juragan tahu bulat untung cepat, kualitas lewat.

Pemerintah rancang skema sewa jangka panjang ala cicilan jajan anak SD. Jadi, misalnya tukang gorengan penghasilan Rp70 ribu per hari bisa tetap nyicil rumah, asal nggak boros beli skin Mobile Legends.

“Kalau rumah bisa digratiskan setelah cicilan lunas, kenapa harus ngontrak seumur hidup?” kata Wamen.

Bukan salah pengantin baru kalau harus ngontrak, salahnya kalau negara gak sigap kasih jalan keluar. Dulu ada pepatah “lebih baik hujan batu di rumah sendiri daripada hujan emas di rumah kontrakan orang”. Tapi sekarang? Kita butuh rumah yang gak sekadar tempat berteduh, tapi juga tempat masa depan bisa disusun rapi kayak rak piring.

Saran Kocak tapi Serius pemerintah daerah jangan cuma plang proyek, tapi sediakan lokasi!. Jangan sampai ada rumah subsidi, tapi lokasinya di belakang pabrik tahu busuk.

Swasta Ayo Ikut Nyemplung!, jangan cuma bangun apartemen buat sultan, bangun juga buat rakyat yang makannya masih pakai sambal dan kerupuk.

Buat Portal Khusus untuk Pendaftaran Rumah Pertama, biar rakyat gak kebingungan kayak nyari jodoh di usia 40.

Rumah bukan sekadar bangunan dari bata dan semen, rumah adalah mimpi yang dikonversi jadi kenyataan pakai surat-surat lengkap dan atap yang gak bocor.

Kalau negara berhasil bikin program ini berjalan, maka pengantin baru tak perlu lagi bermusuhan dengan kontrakan, dan tukang somay bisa pulang bukan ke gerobak, tapi ke rumah sendiri.

Karena sejatinya, lebih baik capek nyicil rumah sendiri daripada nyaman di kontrakan orang yang tiap tahun naik harga dan pas mau pindah harus cuci tirai dulu.”Gaji pas-pasan, tapi bisa punya rumah sendiri? Program ini jawabannya! Pengantin baru dan tukang somay merapat, solusi kontrakan ada di depan mata!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gebrakan Dinas Pendidikan Ogan Ilir Dengan Kedepankan Creative Learning 

    Gebrakan Dinas Pendidikan Ogan Ilir Dengan Kedepankan Creative Learning 

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    DINAS Pendidikan Ogan Ilir membuat gebrakan untuk Pendidikan Anak Usia Dini melalui kegiatan pelatihan membuat cerita bergambar (cergam) digital yang diikuti oleh puluhan guru PAUD dan TK yang digelar di TK Negeri Pembina Sukaraja Baru, Inderalaya Selatan, Rabu (24/3). “Kita terus berupaya untuk berinovasi, beradaptasi melakukan penyesuaian untuk dunia pendidikan di era digital. Apalagi sesuai […]

  • Aplikasi Pro Perkenalkan Fitur Canggih yang Dirancang untuk iPad

    Aplikasi Pro Perkenalkan Fitur Canggih yang Dirancang untuk iPad

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

      CUPERTINO, CALIFORNIA Apple hari ini meluncurkan Final Cut Pro dan Logic Pro untuk iPad. Pembuat video dan musik kini dapat membuka kreativitas mereka dengan cara baru yang hanya dapat dilakukan di iPad. Final Cut Pro dan Logic Pro untuk iPad menghadirkan antarmuka sentuh baru yang memungkinkan pengguna menyempurnakan alur kerja mereka dengan kesegeraan dan […]

  • Zaman Millenial, Manfaatkan Android untuk Sarana Promosi dan Pendidikan Positif

    Zaman Millenial, Manfaatkan Android untuk Sarana Promosi dan Pendidikan Positif

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 822
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Humas Univeristas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Kemas Ari Panji mengatakan situs [website] seharusnya dikelola dengan baik dan selalu update berita guna memberikan edukasi kepada mahasiswa dan masyarakat yang ingin mengetahui, seperti apa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah pada umumnya. Banyak cara sebanarnya menurutnya untuk memperbaiki masalah […]

  • Jasad Nelayan yang Hilang Ini Ditemukan BPBD Banyuasin dengan Tubuh Tinggal Separuh

    Jasad Nelayan yang Hilang Ini Ditemukan BPBD Banyuasin dengan Tubuh Tinggal Separuh

    • calendar_month Senin, 9 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 8.551
    • 0Komentar

    SETELAH waktu beberapa hari lalu dinyatakan hilang, akhirnya Sidik yang sehari – hari berprofesi sebagai nelayan ditemukan jasadnya. Besar kemungkinan tubuh Warga Desa Pagarbulan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin ini dimangsa buaya. Peristiwa hilangnya Sidik tersebut pada (7/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, saat ia mencari kepiting di daerah Benawang Sungai Sembilan, Banyuasin, hari  ini, Senin (9/12/2019) […]

  • Resmikan Kantor Bupati Muratara, Gubernur Minta Pelayanan Lebih Maksimal

    Resmikan Kantor Bupati Muratara, Gubernur Minta Pelayanan Lebih Maksimal

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 674
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru kembali meresmikan infrastruktur Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021 di Kabupaten Muratara dengan total dana sebesar Rp104.180.228.997  yang meliputi jalan, Kantor Bupati serta bangunan lainnya. Pembiayaan pembangunan yang terus digelontorkan oleh Gubernur Herman Deru kepada 17 kabupaten/kota di Sumsel ini berujuan dalam mempercepat tercapainya i kesejahteraan masyarakat. Bahkan dia mengaku bangga […]

  • Alasan S3 dukung Ratu Dewa maju Pilwako Palembang,  

    Alasan S3 dukung Ratu Dewa maju Pilwako Palembang,  

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.302
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Keluarga Minang Solok Saiyo Sakato (S3) Kota Palembang mendukung Ratu Dewa untuk maju mencadi Walikota dalam Pemilihan Kepala Daerah [Pilkada] Walikota Palembang Nopember 2024. Hal itu terungkap saat Pj Walikota Palembang Ratu Dewa menghadiri langsung halal bihalal pengurus S3 Kota Palembang kemarin malam di Gedung SAS Palembang. Ketua S3 Sumsel AKBP Purn H […]

expand_less
WordPress Archive EnvArch – Architecture & Single Property Elementor Template Kit Envato Market Affiliate Forms for Elementor Envira Gallery – Albums Addon Envira Gallery | Breadcrumbs Addon Envira Gallery | CSS Addon Envira Gallery | Deeplinking Addon Envira Gallery | Defaults Addon Envira Gallery | Downloads Addon Envira Gallery | Dropbox Importer Addon Envira Gallery | Dynamic Addon