Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Festival Malay Food Cultural Ajak Milenial Cicipi Ragam Pindang Khas Sumsel

Festival Malay Food Cultural Ajak Milenial Cicipi Ragam Pindang Khas Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
  • visibility 1.675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Indonesia merupakan salah satu Negara yang kaya akan ragam budaya, dan setiap daerah nya mempunyai keunikan yang mampu menarik para wisatawan domestic maupun mancanegara. Salah satu daerah yang terkenal dengan ragam kulinernya ialah Kota Palembang, kota yang akrab di sebut sebagai Kota Pempek. Namun penting diketahui bahwa Kota Palembang tak hanya menyajikan pempek sebagai kuliner khas, tetapi ada juga pindang, mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, pindang adalah Ikan yang digarami dan dibumbui kemudian diasapi atau direbus sampai kering agar dapat tahan lama.

Untuk melestarikan salah satu identitas budaya serta membangkitkan kembali industri kuliner tradisional, maka diperlukan wadah untuk mempromosikan kembali makanan khas nusantara salah satunya dengan menghadirkan festival kuliner, Festival Malay Food Cultural merupakan project dari Malay Decultural (MDC) Production yang dibuat oleh mahasiswa//I ilmu komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan Festival Malay Food Cultural ini bertajuk “traditional Culinary” yang diselenggarakan di Kopi Mibar, pada tanggal 19 Agustus 2023.

Festival Malay Food Cultural ini menyajikan berbagai jenis pindang, yakni, pindang SP Padang, pindang meranjat, pindang pegagan, tempoyak, serta berbagai jenis lalapan. Berbagai jenis pindang tersebut dihadirkan langsung oleh berbagai rumah makan yang turut serta menyukseskan festival ini, seperti Rumah Makan Pindang Bu Henny, Rumah Makan Dharmawanita, serta Rumah Makan Pindang Kurnia. Tak hanya itu dalam kegiatan ini juga menyajikan special performance seperti penampilan puisi dan pantun hingga menghadirkan band lokal yakni House Of Joy, juga didukung oleh tim Podcast Sans Uin Raden Fatah dan Komunitas Rumah Sriksetra.

Festival ini juga menghadirkan pakar budaya sekaligus sastrawan indonesia yakni Taufik Wijaya, menelisik dari materi yang di sampaikan beliau, ada beberapa kesimpulan yang didapat yakni pindang merupakan akulturasi budaya karena bumbu pindang berasal dari komoditas perdagangan di nusantara, seperti cabai yang berasal dari portugis, jahe dari china, dan kunyit dari india, serta berbagai bumbu-bumbu dari bermacam daratan yang mempresentasikan bahwa pindang merupakan makanan yang terdiri dari berbagai macam pengaruh Negara lain. Kedua yakni pindang merupakan media ekspresi para perempuan, hal ini dikarenakan dalam proses pembuatannya, para perempuan biasanya akan menceritakan dan berbagi informasi kepada sesama mereka di sela proses pembuatan pindang itu sendiri, kegiatan ini biasanya di sebut sebagai tradisi mindang oleh masyarakat Sumatera Selatan. Ketiga ramah lingkungan dan dapat di konsumsi semua lapisan masyarakat. Ramah lingkungan di karena bahan utama yakni ikan yang berasal dari sungai, sehingga dengan menjaga sungai berarti juga menjaga eksistensi pindang, jika sungai, daerah aliran sungai, mangrove di Sumatera Selatan rusak maka masakan berbahan ikan khususnya Pindang tentu akan terancam dan hal ini juga akan berpengaruh terhadap sumber ekonomi masyarakat.

Sasaran festival ini adalah kaum milenial atau anak muda, hal ini dtujukan agar kaum muda lebih mengenal makanan khas sumatera selatan dan melek terhadap kuliner pindang, dalam kegiatan ini kaum muda diberi ruang untuk mencicipi satu per satu jenis pindang yang dihidangkan. Tak hanya mencicipi tetapi juga diberikan informasi seputar jenis pindang, hal ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian kaum muda terhadap kuliner khas Sumatera Selatan yang satu ini.

Putri aula tsabitah selaku ketua pelaksana menuturkan “diharapkan dengan festival ini dapat menambah wawasan anak muda, termasuk saya dan teman teman yang lain untuk lebih terbuka terhadap makanan tradisional, karena pada dasarnya makanan merupakan rumah bagi lidah kita, dengan lebih mengenal makanan tradisional berarti kita juga melestarikan identitas rumah, tempat kita berasal, kegiatan ini juga merupakan salah satu kepedulian kita sebagai generasi milenial terhadap kuliner melayu yang kian hari kian terlupakan oleh karena itu dengan terselenggarakan nya festival ini juga menjadi pembuka bagi kaum milenial untuk bisa mendalami dan melestarikan budaya kuliner khas sumatera selatan.” ujarnya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Pandemi, Pemprov Sumsel Extra Awasi 10 Kabupaten Rawan Karhutla

    Meski Pandemi, Pemprov Sumsel Extra Awasi 10 Kabupaten Rawan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel tidak hanya fokus dengan Covid-19 yang saat ini sedang melanda namun juga Pemprov Sumsel tetap fokus dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Seperti yang dilakukan Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar menggelar Rapat penjelasan Bantuan Gubernur dalam rangka pencegahan dan kesipasiagaan kebakaran hutan dan lahan tahun 2020 di 10 Kabupaten/Kota di […]

  • Santuni Rumah Warga Roboh dan Hanyut Dampak Banjir di Sekayu

    Santuni Rumah Warga Roboh dan Hanyut Dampak Banjir di Sekayu

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Nasib malang menimpa dua warga di Sekayu yang rumahnya roboh dan hanyut diterpa serbuan arus luapan air Sungai Musi, Kamis (25/1/2024). Salah satunya rumah Tony yang merupakan warga Kecamatan Sekayu. Mendapati informasi tersebut Pemkab Muba melalui Dinas Sosial dan jajaran Kecamatan Sekayu langsung gerak cepat (gercep) turun ke lokasi serta memberikan sejumlah bantuan. […]

  • Kurangi Ketimpangan Sosial, Presiden Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang

    Kurangi Ketimpangan Sosial, Presiden Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang, di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/01/2021) pagi. Dalam kesempatan itu Kepala Negara juga meresmikan Brand Ekonomi Syariah. Dalam sambutannya Presiden mengungkapkan, pada tahun ini Pemerintah akan terus mencari jalan dan menemukan terobosan untuk mengurangi ketimpangan sosial dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Tanah Air. […]

  • Di OKI, bayar pajak bisa gunakan kanal Virtual Account serta QRIS

    Di OKI, bayar pajak bisa gunakan kanal Virtual Account serta QRIS

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Akselerasi Perluasan Transaksi Digital terus dilakukan oleh Pj. Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si meskipun daerah ini  telah dikategorikan sebagai Kabupaten Digital dengan skor 93,3% dalam Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Teranyar, Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama Bank Sumsel Babel akan menghadirkan kemudahan bagi para wajib pajak […]

  • Aksi Mujahid 212 Hari Ini Angkat 4 Isu

    Aksi Mujahid 212 Hari Ini Angkat 4 Isu

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    KETUA panitia ustadz Edy Mulyadi mengatakan, titik kumpul aksi berada di Bundaran HI mulai pukul 08.00 WIB dan bergerak menuju Istana. Menurutnya ada empat isu yang akan diangkat Mujahid 212. Salah satunya mengenai sikap aparat yang dinilainya represif saat menghadapi demo mahasiswa. “Umat Islam bersama arus besar perubahan yang digelorakan mahasiswa dan para pelajar SMU. Kami ingin […]

  • Otoritas Pasar Modal: Kerajaan telah capai peringkat terdepan dalam indikator yang terkait dengan pasar keuangan

    Otoritas Pasar Modal: Kerajaan telah capai peringkat terdepan dalam indikator yang terkait dengan pasar keuangan

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.617
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, RIYADH, Arab Saudi,(GLOBE NEWSWIRE) – Kerajaan Arab Saudi telah membuat kemajuan luar biasa dalam peringkat Buku Tahunan Daya Saing Dunia IMD 2023. Dari tahun 2022 hingga 2023, Kerajaan naik dari peringkat 24 ke peringkat 17, menandai lompatan luar biasa dalam kedudukan globalnya. Menurut buku tahunan, enam dari dua belas indeks pasar modal menunjukkan langkah […]

expand_less
WordPress Archive Profile Builder Pro WordPress Profile Plugin Profile Card for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) Profile Card V2 – Addon for WPBakery Page Builder Progress Ads – WordPress Skippable Ads Plugin Progress Bar addon for Elementor Progress Loader — WordPress Site Preloader Progress Map, Draw a Search – WordPress Plugin Progress Map, List & Filter – WordPress Plugin Progress Map WordPress Plugin Progresser – Progress Bar and Progress Circle for Elementor