Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Terbang ke Aceh, Kepala BNPB Ingin Belajar ‘Smong’ dari Kearifan Lokal

Terbang ke Aceh, Kepala BNPB Ingin Belajar ‘Smong’ dari Kearifan Lokal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
  • visibility 1.067
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Simeulue, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh, Selasa (20/4).

Doni beserta rombongan terbang dari Banda Aceh dan mendarat di Simeulue melalui Bandara Lasikin pukul 17.30 WIB. Setelah menginjakkan kaki di Simeulue, Doni langsung disambut dengan kalungan syal hasil kerajinan tangan warga lokal oleh Bupati Simeulue Erli Hasan.

Kehadiran Doni di pulau lepas pantai barat Aceh yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia itu secara khusus untuk mempelajari tentang hakikat ‘smong’ atau fenomena tsunami dalam bahasa dan kearifan lokal setempat.

“Kami ingin belajar apa yang dimiliki Simeulue tentang kearifan lokalnya dalam menghadapi fenomena alam khususnya ‘smong’ atau tsunami,” ucap Doni kepada Bupati Erli setibanya di Bandara Lasikin.

Simeulue memang menjadi nama daerah yang acap kali disebut Doni di setiap kunjungan kerja ke beberapa wilayah, khususnya dalam rangka penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan gempabumi dan tsunami.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perihal yang menarik dan memantik perhatian Doni hingga merasa harus datang ke Simeulue ini tak lepas dari budaya kearifan lokal yang dirawat masyarakatnya secara turun temurun terkait upaya penyelamatan dan evakuasi mandiri besar-besaran dari gelombang pasang air laut yang diawali oleh gempabumi.

Menurut catatan, istilah ‘smong’ mulai dikenal masyarakat sejak 4 Januari 1907, dimana saat itu terjadi tragedi tsunami yang melanda wilayah perairan Simeulue. Adapun peristiwa itu berhasil direkam dalam buku Belanda berjudul S-Gravenhage karya Martinusnijhif pada tahun 1916, yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Dari peristiwa tersebut, kemudian masyarakat Simeulue menyampaikan peringatan tradisional tsunami melalui ‘tutur’ secara turun temurun dari generasi ke generasi sehingga menjadi memori kolektif. Bahkan riwayat syair tentang ‘smong’ dapat ditemukan pada senandung pengantar tidur anak-anak di Pulau Simeulue.

Pada peristiwa Tsunami Aceh 2004 silam, Pulau Simeulue juga menjadi salah satu wilayah yang terkena gelombang tsunami pertama kali. Lebih dari 1.700 rumah hancur tersapu tsunami yang dipicu oleh gempabumi berkekuatan 9,1-9,3 skala magnitudo, akan tetapi jumlah korban jiwa yang meninggal adalah 6 jiwa.

Dalam pemodelan sederhana, apabila rata-rata penghuni satu rumah adalah 5 jiwa, maka total manusia yang rumahnya diterjang Tsunami Aceh 2004 kala itu lebih dari 8.500 jiwa, atau sekitar 10 persen dari jumlah total penduduk Simeulue pada saat itu.

Dari perhitungan tersebut, maka dapat disimpulkan pada saat itu ada proses evakuasi besar-besaran secara mandiri dalam kurun waktu kurang dari 10 menit secara serempak di seluruh wilayah Pulau Simeulue. Peristiwa mobilisasi penduduk secara massal tersebut menjadi luar biasa, mengingat infrastruktur telekomunikasi sangat terbatas pada saat itu.

Adapun syair tentang ‘smong’ dari tutur masyarakat Pulau Simeulue adalah sebagai berikut;

Enggel mon sao curito (Dengarlah sebuah cerita)
Inang maso semonan (Pada jaman dahulu)
Manoknop sao fano (Tenggelam satu desa)
Uwi lah da sesewan (Begitu mereka tuturkan)
Unen ne alek linon (Diawali gempabumi)
Fesang bakat ne mali (Disusul ombak besar sekali)
Manoknop sao hampong (Tenggelam seluruh negeri)
Tibo-tibo mawi (Tiba-tiba saja)
Anga linon ne mali (Jika gempabuminya kuat)
Uwek suruik sahuli (Disusul air laut yang surut)
Maheya mihawali (Maka segeralah cari)
Fano me singa tenggi (Tempat kalian yang lebih tinggi)
Ede smong kahanne (Itulah ‘smong’ namanya)
Turiang da nenekta (Sejarah nenek moyang kita)
Miredem teher ere (Ingatlah ini betul-betul)
Pesan dan navi da (Pesan dan nasihatnya)(***)Ril.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produk Halal, Selangkah Lagi Indonesia Urutan Pertama Dunia

    Produk Halal, Selangkah Lagi Indonesia Urutan Pertama Dunia

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    PRODUK makanan halal (halal food) Indonesia berada di peringkat dua dunia berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 yang dirilis DinarStandard, 31 Maret 2022 dan selangkah lagi akan berada diurutan pertama. Indonesia kalah dari Malaysia pada kategori makanan dan minuman halal. Sedangkan untuk kategori modest fashion serta farmasi dan kosmetik, Indonesia menduduki […]

  • Tak Perlu Jauh-jauh Lagi Urus Paspor ke Palembang, Muba Bakal Ada UKK Imigrasi

    Tak Perlu Jauh-jauh Lagi Urus Paspor ke Palembang, Muba Bakal Ada UKK Imigrasi

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin [Muba] berkomitmen meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat, salah satu tengah digarap, yakni membukan Unit Kerja Kantor [UKK] Imigrasi. Dalam waktu dekat, Pemkab Muba akan menggandeng Kantor Imigrasi Kelas 1A Palembang. UKK Imigrasi bertujuan untuk mempermudah melayani warga Muba dan Kabupaten terdekat Muba untuk pembuatan paspor. “Jadi, dengan adanya UKK di Muba, warga Muba bisa buat […]

  • 3.500 Lebih Peserta di Digital Entertainment Leadership Forum (DELF) 2023, 90 Pakar Berkumpul di Forum untuk menganalisis Tren Hiburan Digital Masa Depan di Era Web3

    3.500 Lebih Peserta di Digital Entertainment Leadership Forum (DELF) 2023, 90 Pakar Berkumpul di Forum untuk menganalisis Tren Hiburan Digital Masa Depan di Era Web3

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 10.838
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR – Acara khas tahunan, Digital Entertainment Leadership Forum (DELF), berakhir hari ini di Cyberport. Acara yang berlangsung selama tiga hari (25-27 Agustus 2023) ini menghadirkan 90 pembicara dan lebih dari 3.500 peserta yang berpartisipasi secara fisik dan daring. DELF merupakan salah satu kegiatan perayaan 20 tahun Cyberport dan merupakan bagian penting […]

  • Pemkab Muba Berduka, Istri Wakil Bupati Rosada Rohman Dimakamkan di Sungai Lilin dengan Suasana Haru

    Pemkab Muba Berduka, Istri Wakil Bupati Rosada Rohman Dimakamkan di Sungai Lilin dengan Suasana Haru

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    DUKA  mendalam menyelimuti Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Istri Wakil Bupati Muba, Rosada Rohman, meninggal dunia pada Rabu malam (20/8/2025) pukul 21.44 WIB di RSUD Sekayu. Kepergian almarhumah yang dikenal ramah dan peduli sosial itu membuat ribuan warga tumpah ruah mengiringi pemakaman di Sungai Lilin. Almarhumah dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada tepat di depan rumah […]

  • Cantiknya Kain Songket Palembang 

    Cantiknya Kain Songket Palembang 

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.833
    • 0Komentar

    Palembang- Kampung tenun songket Sumatera Selatan menjadi pusat percontohan dan inspirasi bagi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Barat. Hal tersebut terungkap dalam  kunjungan  Ketua Dekranasda Sumbar,  Nefi Zuraina ke Dekranasda Sumsel, yang dipusatkan  di pendopoan rumah Dinas Gubernur Sumsel yang diterima Wakil Ketua Dekranasda Sumsel Fauziah Mawardi Yahya yang juga Wakil Ketua TP […]

  • Setiap Kelurahan Di Palembang Sudah Miliki Rumah Tahfidz 

    Setiap Kelurahan Di Palembang Sudah Miliki Rumah Tahfidz 

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Program Pemerintah Provinsi Sumsel yaitu satu desa satu rumah tahfidz sampai saat ini terus berjalan. Bahkan untuk di Kota Palembang sendiri yang mana Gubernur Sumsel H. Herman Deru menargetkan untuk satu desa kelurahan satu rumah tahfidz saat ini sudah melebih target yang diinginkan. Tak tanggung-tanggung, dari jumlah ratusan kelurahan yang ada di Kota Palembang kini […]

expand_less
WordPress Archive BWD Count Down addon for elementor BWD creative buttons elementor addon BWD Flip Box addon for elementor BWD Map Masking addon for elementor BWD Pricing Table addon for elementor BWD Social Icon addon for elementor BWL Advanced FAQ Manager BWL Poll Manager BXSCO – Business Multipurpose Elementor Template Kit Bygge – Construction Theme