Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Masih Di Siaga, Jarak Luncur Awan Panas Erupsi Merapi Capai 1.500 Meter

Masih Di Siaga, Jarak Luncur Awan Panas Erupsi Merapi Capai 1.500 Meter

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
  • visibility 1.036
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUNUNG Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan awan panas pada Jumat (2/4/2021).

Hal tersebut berdasarkan pantauan visual pada pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih di tingkat III atau ‘Siaga.’

Pusat pemantauan gunung api menginformasikan pada durasi waktu tersebut, gunung terlihat jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan ketinggian 20 m di atas puncak kawah. Petugas pemantau mengamati adanya awan panas guguran sebanyak tiga kali dengan jarak luncur 700 hingga 1.500 meter. Awan panas guguran mengarah ke barat daya. Sedangkan guguran lava pijar, sebanyak 16 kali teramati dengan jarak luncur 700 m ke barat daya.

melansir situs resmi bnpb, jumat [2/4/2021]  aktivitas vulkanik hingga hari ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih merekomendasikan, pertama, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Kedua, masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Ketiga, masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Keempat, penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

Kelima, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

Keenam, jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

KRB merupakan kawasan yang pernah terlanda atau diidentifiaksi berpotensi terancam bahaya erupsi gunungapi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2011.

PVMBG mengidentifikasi wilayah atau kawasan rawan bencana di sekitar puncak ke dalam tiga kategori, yaitu KRB III, II dan I.

KRB III merujuk pada kawasan rawan bencana gunungapi tinggi. Kawasan yang berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, guguran lava, lontaran batu (pijar) dan/atau gas beracun.

KRB II merujuk pada kawasan rawan bencana gunungapi menengah. Kawasan yang berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, lontaran batu (pijar) dan/atau guguran lava, hujan abu lebat, hujan lumpur panas, aliran lahar dan gas beracun.

Sedangkan KRB I, ini merujuk pada kawasan rawan bencana gunungapi rendah. Kawasan yang berpotensi terlanda lahar, tertimpa material jatuhan berupa hujan abu dan/atau air dengan keasaman tinggi.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Balui, Cerita Hidup Desa

    Air Balui, Cerita Hidup Desa

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.936
    • 0Komentar

    PAGI itu, jalan di Air Balui masih basah setelah hujan semalam. Genangan kecil mengintai, siap membuat siapa saja yang melintas tersandung lumpur. Tapi warga sudah terbiasa. Mereka tertawa sambil menapaki jalan, bercanda tentang “kolam renang gratis” yang selalu muncul setelah hujan. Hidup di sini memang penuh tantangan, tapi tawa adalah senjata rahasia. Di balai desa, […]

  • SFC Berhasil Jinakan Bhayangkara 2-1   

    SFC Berhasil Jinakan Bhayangkara 2-1  

    • calendar_month Sabtu, 12 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Serangan ke dua kesebelasan tersebut sama-sama kandas, dan pada akhirnya babak pertama ke dua kesebelasan bermain kacamata.

  • Belajar Pertenakan di Muba

    Belajar Pertenakan di Muba

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    MEMAJUKAN dunia pertanian dan peternakan di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Sejumlah anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Bangka melakukan kunjungan kerja ke Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peteranakan Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (16/7). Pemilihan Bumi Serasan Sekate sebagai tempat belajar, khususnya di bidang peternakan lantaran dinilai sudah memiliki tata kelola peternakan yang baik. Bahkan Muba […]

  • Di Palembang, Menhub Kasih Kiat Berkendaraan

    Di Palembang, Menhub Kasih Kiat Berkendaraan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa untuk menjadi pengendara yang baik syaratnya sangat sederhana dan mudah. Karena berkendara ini merupakan kegiatan sehari-hari dan juga hobi. “Mereka ini kita ajak duduk bersama agar merasa menjadi bagian dari jadi bagian dari kita. Setelah menjadi bagian kita baru kita ajak bicara yang umum […]

  • Terkait Longsor di Belakang SMAN 2 Sungai Lilin, Pemkab Kucurkan Dana BTT

    Terkait Longsor di Belakang SMAN 2 Sungai Lilin, Pemkab Kucurkan Dana BTT

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, MUBA- Setelah ditinjau langsung Pj Bupati Muba H. Apriyadi Mahmud lokasi longsor di Desa Berlian Makmur (C.2), Kecamatan Sungai Lilin, tepatnya di belakang SMA N 2 Sungai Lilin beberapa waktu lalu, mulai Jumat (10/11/2022) perbaikan longsor mulai dilakukan dan mobilisasi alat berat ke lokasi oleh Dinas PUPR Muba bersama tim BPBD Muba.   “Hari […]

  • Pengemudi Taxi Online : Biar Adil, Bus Metromini Juga Harus di Uji KIR, Masih Banyak Asapnya Hitam

    Pengemudi Taxi Online : Biar Adil, Bus Metromini Juga Harus di Uji KIR, Masih Banyak Asapnya Hitam

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Bahkan, apabila tuntutan ini tidak digubris demo akan dilakukan seminggu penuh sampai tuntutan didengarkan.

expand_less
WordPress Archive Bookly Stripe (Add-on) BookMe – Personal Booking Appointment Plugin Bookmify – Appointment Booking WordPress Plugin Booknetic – Appointment Booking & Appointment Scheduling & Calendar reservation [SaaS] Booknetic - Conditional Prices Addon Booknetic - Coupons Addon Booknetic - Custom Durations Addon Booknetic - Custom Forms Addon Booknetic - Customer Panel Addon Booknetic - Email Notifications Addon