Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Masih Di Siaga, Jarak Luncur Awan Panas Erupsi Merapi Capai 1.500 Meter

Masih Di Siaga, Jarak Luncur Awan Panas Erupsi Merapi Capai 1.500 Meter

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
  • visibility 1.045
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUNUNG Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan awan panas pada Jumat (2/4/2021).

Hal tersebut berdasarkan pantauan visual pada pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih di tingkat III atau ‘Siaga.’

Pusat pemantauan gunung api menginformasikan pada durasi waktu tersebut, gunung terlihat jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan ketinggian 20 m di atas puncak kawah. Petugas pemantau mengamati adanya awan panas guguran sebanyak tiga kali dengan jarak luncur 700 hingga 1.500 meter. Awan panas guguran mengarah ke barat daya. Sedangkan guguran lava pijar, sebanyak 16 kali teramati dengan jarak luncur 700 m ke barat daya.

melansir situs resmi bnpb, jumat [2/4/2021]  aktivitas vulkanik hingga hari ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih merekomendasikan, pertama, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Kedua, masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Ketiga, masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Keempat, penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

Kelima, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

Keenam, jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

KRB merupakan kawasan yang pernah terlanda atau diidentifiaksi berpotensi terancam bahaya erupsi gunungapi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2011.

PVMBG mengidentifikasi wilayah atau kawasan rawan bencana di sekitar puncak ke dalam tiga kategori, yaitu KRB III, II dan I.

KRB III merujuk pada kawasan rawan bencana gunungapi tinggi. Kawasan yang berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, guguran lava, lontaran batu (pijar) dan/atau gas beracun.

KRB II merujuk pada kawasan rawan bencana gunungapi menengah. Kawasan yang berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, lontaran batu (pijar) dan/atau guguran lava, hujan abu lebat, hujan lumpur panas, aliran lahar dan gas beracun.

Sedangkan KRB I, ini merujuk pada kawasan rawan bencana gunungapi rendah. Kawasan yang berpotensi terlanda lahar, tertimpa material jatuhan berupa hujan abu dan/atau air dengan keasaman tinggi.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajib Tes Rapid Antigen, 320 Pebulutangkis Ikut Ramaikan Kejuaraan HUT Muba ke -65

    Wajib Tes Rapid Antigen, 320 Pebulutangkis Ikut Ramaikan Kejuaraan HUT Muba ke -65

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 635
    • 0Komentar

    SETELAH sukses melaksanakan event Kejurnas Motoprix di tengah pandemi COVID-19,  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba kembali menggelorakan samangat olahraga dengan pertandingan bulutangkis. Hal ini dilakukan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Muba ke 65. “Jadi malam ini kami mencoba untuk mulai melakukan aktivitas olahraga yang melibatkan beberapa pihak. Kemarin […]

  • Paripurna ke-81 : Penyampaian pengantar laporan keterangan pertanggung jawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) tahun anggaran 2023

    Paripurna ke-81 : Penyampaian pengantar laporan keterangan pertanggung jawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) tahun anggaran 2023

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,  – Rapat paripurna LXXXI (81) DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan agenda penyampaian pengantar laporan keterangan pertanggung jawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) tahun  anggaran 2023 serta pembentukan pansus berdasarkan komposisi komisi-komisi diruang Rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan berjalan lancar, senin [25/3/2024]. Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Dr Hj Anita Noeringhati. SH. MH., serta Wakil […]

  • Berdarah-Darah, Arti, Makna, dan Penggunaan Kata dalam Bahasa Indonesia

    Berdarah-Darah, Arti, Makna, dan Penggunaan Kata dalam Bahasa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Berdarah-darah merupakan ungkapan yang sering digunakan untuk menggambarkan sebuah perjuangan yang tidak mudah. Seseorang bisa disebut berjuang berdarah-darah ketika ia harus mengerahkan tenaga, pikiran, waktu, harta, dan berbagai pengorbanan untuk mendapatkan sesuatu yang diperjuangkan. Dalam kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia, ungkapan ini terasa semakin kuat karena jalan menuju kemerdekaan tidak ditempuh dengan mudah, melainkan […]

  • “Bye-bye Dolar? ASEAN Kompak Pakai Uang Sendiri”

    “Bye-bye Dolar? ASEAN Kompak Pakai Uang Sendiri”

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    ASEAN mulai melawan kebiasaan dolar dengan tameng finansial, mata uang lokal, dan fintech. Apa artinya bagi stabilitas kawasan dan kantong rakyat? MISALNYA kamu lagi nongkrong di angkringan Yogyakarta, kamu pesan kopi klotok harga Rp5 ribu, tapi bayarnya pakai lembaran dolar. Penjualnya langsung bingung dan berkata “Mas, recehnya mana? Mau saya kembalikan pakai permen?”. Nah, kira-kira […]

  • Hasil Akan Transparan, KPU Luncurkan Aplikasi  Sirekap

    Hasil Akan Transparan, KPU Luncurkan Aplikasi Sirekap

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.390
    • 0Komentar

    KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI mengharapkan sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) dapat menjadikan proses penghitungan dan rekapitulasi suara pemilhan umum (Pemilu) lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel serta dapat dipantau dari rumah. Hal tersebut disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam keterangan tertulisnya, mewakili Ketua KPU RI Ilham […]

  • Palembang Siap Gelar MTQH & Tabligh Akbar

    Palembang Siap Gelar MTQH & Tabligh Akbar

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.485
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan Sosial dan Kemasyrakatan Zanariah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menggelar Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) dan Tabligh Akbar tingkat Kota Palembang. “Pelaksanaan MTQH dan Tabligh Akbar tingkat Kota Palembang tahun 2023 akan dibuka di Halaman Rumah Dinas Wali Kota, Kambang Iwak Palembang, Kamis 16 Maret […]

expand_less
WordPress Archive Bookly Stripe (Add-on) BookMe – Personal Booking Appointment Plugin Bookmify – Appointment Booking WordPress Plugin Booknetic – Appointment Booking & Appointment Scheduling & Calendar reservation [SaaS] Booknetic - Conditional Prices Addon Booknetic - Coupons Addon Booknetic - Custom Durations Addon Booknetic - Custom Forms Addon Booknetic - Customer Panel Addon Booknetic - Email Notifications Addon