Kapan Sumsel Masuk Musim Hujan ? Ini Prediksi BMKG Sumsel
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Sabtu, 26 Okt 2019
- visibility 961
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika [BMKG] Provinsi Sumsel memprediksi musim hujan akan terjadi di Wil. Sumsel pada akhir Oktober
Kota Palembang dan Kabupaten OKI saat ini mengalami 30 Hari Tanpa Hujan (HTH), dimana kondisi ini menjadi sumber pemicu kekeringan di beberapa lahan gambut yang mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan, terlebih di kawasan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang memang notabene lahan nya merupakan lahan gambut.
Update Dinamika Atmosfer per September Dasarian, prediksi El-Nino hingga akhir tahun diperkirakan dalam kategori lemah hingga netral. Secara umum saat ini Provinsi Sumsel sedang berlangsung musim kemarau diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober dasarian 2 tahun 2019.
Pada Oktober Dasarian 2, diperkirakan Angin Monsun Australia masih akan berlangsung hingga November, Dasarian 1. Hal itu masih akan menghambat pembentukan awan terutama diwilayah Indonesia Bagian Selatan.
Jadi prediksinya hujan baru terjadi di akhir Oktober sekitar tanggal 27-30 Oktober atau di Dasarian I November sekitar 1 November. Potensi awan di tanggal tersebut harus dimanfaatkan untuk hujan buatan.
Sementara itu, suhu udara di kawasan Palembang pada Oktober rata-rata mencapai 36,2 Derajat Celcius dan terendah terjadi di Februari yang mencapai 34,2 derajat Celcius. Hal tersebut turut menjadi penyebab terjadinya kebakaran di sejumlah kawasan terutama di Selatan wilayah Sumsel seperti di Kabupaten OKI.
Saat puncak musim kemarau terjadi di daerah – daerah yang perlu diwaspadai dan sering terjadi karhutbunla dengan sifat hujan di musim kemaraunya dibawah normal (lebih kering) antara lain Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten OKI, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muba dan beberapa daerah lainnya.
“Prakiraan awal masuk musim hujan tahun 2019-2020 provinsi Sumsel secara umum akan masuk pada bulan oktober Dasarian 3 tahun 2019. Setelahnya akan berlangsung merata di seluruh wilayah Sumsel. Tapi, BPBD juga harus mengantisipasi terjadinya bencana banjir,” tutup Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang Nuga.[**]
Penulis : one
- Penulis: Irwan Wahyudi

Saat ini belum ada komentar