Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Bengkulu Lepasliarkan Anak Penyu, Ada Berapa Ekor ?

Bengkulu Lepasliarkan Anak Penyu, Ada Berapa Ekor ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
  • visibility 1.097
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melalui Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melepasliarkan 145 ekor tukik (anakan penyu) di pantai Taman Wisata Alam (TWA) Air Hitam, Desa Sinar Laut, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubang TU) BKSDA Bengkulu Suharno, yang mewakili Kepala BKSDA Bengkulu mengungkapkan pelepasliaran 145 tukik tersebut merupakan rangkaian kegiatan Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2021 dan Hari Penyu Sedunia yang diperingati setiap 23 Mei.

“145 ekor tukik tersebut terdiri atas 29 ekor Penyu Belimbing (Dermochelys Coriacea) dan 116 ekor Penyu Lekang (Lepidochelys Clivacea),” ujar Kasubag TU BKSDA Bengkulu dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik pada Selasa (25/5/2021).

Lebih lanjut Kasubag TU BKSDA Bengkulu menjelaskan pelepasliaran tukik ini juga merupakan hasil program konservasi penyu di TWA Air Hitam, yang merupakan kerjasama antara BKSDA Bengkulu dengan Yayasan SIPEF (Société Internationale de Plantations et de Finance) Indonesia, Kelompok Pemuda Pemudi Peduli Alam dan Lingkungan Hidup (KP3ALH) Air Hitam dan Kelompok Masyarakat Pelestari Penyu (KMPP) Sinar Laut.

Kerjasama tentang penguatan fungsi kawasan konservasi penyu di TWA Air Hitam ini, kata dia, diperkuat oleh perjanjian yang ditandatangani oleh semua pihak tersebut pada 14 Maret 2018 lalu.

“Semua pihak bekerjasama menjadi motor penggerak program ini,” imbuh dia.

Lebih lanjut Kasubag TU BKSDA Bengkulu menjelaskan Penyu Belimbing dan Penyu Lekang termasuk dalam daftar satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa dan peraturan turunannya, yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

Badan Konservasi dunia International Union for Conservation of Nature (IUCN) juga telah memasukkan Penyu Belimbing, Penyu Hijau, Penyu Lekang, dan Penyu Tempayan sebagai golongan satwa yang terancam punah.

Oleh karenanya dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyakarat dan kelompok yang telah berperan aktif dan mendukung upaya konservasi satwa liar dilindungi jenis penyu.

“Semoga dengan upaya-upaya konservasi yang telah dilakukan dapat terus dilanjutkan dan keanekaragaman hayati.InfoPublik.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusdalops-PB BPBD Banyuasin Serahkan Bantuan APD Untuk Puskesmas

    Pusdalops-PB BPBD Banyuasin Serahkan Bantuan APD Untuk Puskesmas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.605
    • 0Komentar

    BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)-Kesbangpol Banyuasin menyerahkan Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk sejumlah Puskesmas di Wilayah Kabupaten Banyuasin. Selasa,[12/5/2020]. Bantuan APD tersebut ditujukan kepada tenaga medis yang tersebar di 5 titik baik Puskesmas maupun Posko Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di Kabupaten Banyuasin, diantaranya Puskesmas Sri Kraton, Posko Covid-19 Kecamatan Air Saleh, Puskesmas Telang […]

  • UMKM Terus Berinovasi & Jangan Kaku

    UMKM Terus Berinovasi & Jangan Kaku

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    KEBERADAAN Usaha Mickro Kecil Menengah (UMKM) dinilai harus dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat di Bumi Sriwijaya. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menjelaskan pemerintah tidak akan tinggal diam dalam mendukung  tumbuhnya kelompok usaha rakyat yang diharapkan nantinya menjadi kekuatan ekonomi bagi daerah. Di hadapan ratusan pelaku  UMKM  kali ini, ia meminta pelaku usaha kecil […]

  • Menteri PMK : Nasyiatul Aisyiyah Ikut Berperan Aktif Atasi Stunting

    Menteri PMK : Nasyiatul Aisyiyah Ikut Berperan Aktif Atasi Stunting

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta agar Nasyiatul Aisyiyah [NA] berperan aktif dalam mengatasistunting [gizi kronis] pada anak, karena sekarang ini keberadaannya masih sangat tinggi di Indonesia. Menurut dia, pengurangan masalah stunting itu menjadi perioritas dalam pemerintahan sekarang ini. Masalah gizi kronis sendiri, yakni kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. “Nah, peran NA sangat […]

  • Langkah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Ini 

    Langkah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Ini 

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    NEGARA-negara di berbagai belahan dunia saat ini menghadapi ancaman gelombang ketiga pandemi Covid-19 atau third wave. Gelombang ketiga ini menunjukkan bahwa kenaikan kasus secara signifikan pada suatu periode tertentu dan jika terjadi, maka lonjakan kasus untuk kali ketiganya terjadi. “Indonesia saat ini berusaha sebaik mungkin untuk tidak mengalami lonjakan dengan melakukan berbagai upaya,” jelas Juru […]

  • Laporan Penerapan SPM untuk OKI, Begini Hasilnya..

    Laporan Penerapan SPM untuk OKI, Begini Hasilnya..

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    HASIL evaluasi laporan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Ogan Komering Ilir raih capaian tertinggi tingkat nasional seluruh Kabupaten di Indonesia dengan perolehan skor xxxxxxxx “Standar Pelayanan Mininal ini merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar dan menjadi urusan pemerintahan yang wajib diperoleh setiap warga negara secara minimal”, terang Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan […]

  • Vingroup & VinFast Berhasil Kumpulkan Pinjaman Sindikasi Hijau Internasional Pertama

    Vingroup & VinFast Berhasil Kumpulkan Pinjaman Sindikasi Hijau Internasional Pertama

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.277
    • 0Komentar

    HANOI, VIETNAM – Ini merupakan transaksi pinjaman sindikasi berkelanjutan pertama, dan transaksi penggalangan dana berkelanjutan internasional kedua oleh Vingroup. Sebelumnya, Vinpearl – perusahaan anggota Grup, serta pengembang dan operator terkemuka layanan pariwisata dan rekreasi di Vietnam, berhasil menerbitkan obligasi pertukaran berkelanjutan senilai USD 425 juta pada September 2021. Hasil dari pinjaman akan digunakan oleh VinFast […]

expand_less
WordPress Archive AIT CSV Import / Export AIT Easy Admin AIT Elements Toolkit AIT Events Pro AIT Food Menu AIT Get Directions AIT Infobar AIT Item Extension AIT Item Reviews AIT Languages