Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » “Ngopi Bareng Bank Sumsel Babel: Laba Ngalir, Rumah Warga pun Jadi Makin Adem”

“Ngopi Bareng Bank Sumsel Babel: Laba Ngalir, Rumah Warga pun Jadi Makin Adem”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 577
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

(Cerita tentang Bank yang Bukan Cuma Jago Ngitung, Tapi Juga Pandai Menata Hidup Warga)

KOTA Palembang, sebuah kota yang dialiri Sungai Musi, ada lembaga keuangan yang tidak cuma jago menata angka, tapi juga mulai bisa diajak ngobrol soal hati. Namanya Bank Sumsel Babel, Dikalangan jurnalis “Wong Kito” menyebutnya BSB.

Tapi, jangan salah, ini bukan bank yang cuma sibuk ngitung margin dan cari nasabah bermodal tebal. Bank ini juga punya hati dan ternyata hatinya tidak berbentuk rekening, tapi rumah warga.

Iya.., rumah warga. Yang tadinya bocor waktu hujan, panas kayak oven waktu siang, dan bolong-bolong kayak cerita cinta yang gagal dilanjutkan.

Rumah-rumah itu sekarang mulai bersolek, berkat program CSR yang gak cuma formalitas. Ini bukan CSR yang dipajang di papan nama lalu hilang kayak mantan pas habis gajian. Namun CSR yang beneran turun ke lapangan, nyentuh tanah, dan nyapu debu.

Nah, di balik dinding kantor ber-AC dan seragam formal itu, ternyata ada kabar bahagia laba Bank Sumsel Babel semester I tahun 2025 tembus Rp367,4 miliar.

Itu artinya udah 112,79 persen dari target RBB. Kalau ini pertandingan bola, skornya udah menang jauh sebelum peluit akhir. Bahkan komentator pun belum sempat nyeruput kopi, eh bank ini udah cetak goal terus.

Total aset mereka juga naik, jadi Rp38,1 triliun. Itu kalau ditukar jadi gorengan, bisa bikin planet Mars buka cabang tukang bakwan. Tapi yang menarik bukan cuma duitnya, tapi bagaimana duit itu dikelola. Dana pihak ketiga (DPK) tembus Rp28,4 triliun, naik 4,89 persen yoy. Kredit pun ngalir, naik 3,47 persen yoy ke angka Rp24,9 triliun.

Jangan kaget juga, indikator kesehatan bank ini lebih sehat dari anak muda yang rajin minum infused water dan yoga tiap pagi. CAR 22,39 persen, LDR 87,52 persen. ROA-nya 1,95 persen, ROE 12,15 persen, dan NPL-nya cuma 0,63 persen rendah banget, kayak kadar gula di teh tawar.

Artinya apa? Ini bank bukan cuma ‘besar karena rakus’, tapi besar karena rapi. Dia tahu cara jaga uang, tahu cara muter duit, dan tahu bahwa ‘uang bisa tumbuh kalau dia tahu tanah mana yang subur’.

Pepatah bilang “Orang bijak menanam padi, bukan benalu”. Nah, bank ini kayaknya lebih suka jadi petani daripada makelar.

Laba jadi Lumbung, Kantor jadi Kampung

Tapi tunggu dulu, di sinilah letak drama dan kehangatan cerita kita.

Apa jadinya kalau bank gak cuma nyetor bunga, tapi juga nyumbang genteng? Inilah yang terjadi ketika mereka turun tangan bantu rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Sumsel dan Babel.

Rumah warga yang dulu catnya luntur, atapnya miring, dan kamar mandinya hanya punya dua kemungkinan becek atau jeblos, sekarang sudah punya atap yang bisa tidur nyenyak tanpa mimpi kehujanan.

“Melalui program CSR RTLH, Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah,” kata Pak Teddy Kurniawan, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan. Gaya bicaranya mungkin formal, tapi isinya bikin adem kayak habis minum es cendol waktu panas-panas.

Laba besar? Bagus..Mantap!, Aset tumbuh? Keren…Tapi ketika uang itu berubah jadi senyum nenek-nenek yang rumahnya gak bocor lagi, itu yang gak bisa ditulis di laporan keuangan.

Karena sejatinya, pembangunan itu bukan cuma tentang angka-angka, tapi juga tentang siapa yang merasa hidupnya lebih nyaman hari ini dibanding kemarin.

Bank Sumsel Babel bukan bank dongeng. Tapi kisahnya bisa kita ceritakan ke anak-anak nanti tentang lembaga keuangan yang tahu bahwa “sebaik-baiknya investasi adalah membetulkan atap rumah warga yang nyaris roboh”.

Oleh karena itu, jangan salah kira, bank itu bukan cuma tempat naruh uang dan nabung pensiun. Bank juga bisa jadi tukang servis atap kalau mereka mau turun dari menara gading dan main ke lorong-lorong kampung.

Pepatah Palembang versi update berkata “Bank yang bijak bukan yang cuma ngitung untung, tapi yang ngerti kalau rakyat tenang, ekonomi pun senang”

Jadi, kalau kamu masih mikir bank itu urusan jas dan dasi, coba ngopi sebentar di teras rumah yang baru direnovasi Bank Sumsel Babel. Di sana kamu akan lihat, bahwa laba bisa tumbuh di laporan, tapi kasih sayang tumbuh di kampung-kampung.

Dan mungkin, itulah laba yang sebenarnya.[***]

 

Narasi ini ditulis sebagai bentuk apresiasi atas inovasi keuangan dan kepedulian sosial Bank Sumsel Babel. Semoga makin banyak lembaga keuangan yang tahu, uang bisa dicetak, tapi empati harus ditanam.

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan Aset, Ini Manfaatnya Kata  Ketua KPK

    Pengelolaan Aset, Ini Manfaatnya Kata  Ketua KPK

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    KETUA KPK RI Komjen Pol Drs Firli Bahuri MSi mengungkapkan dalam rangka menjamin terlaksananya seluruh program yang disusun oleh pemerintah, maka KPK melaksanakan tugas pokoknya tugas KPK sesuai undang-undang nomor 19 tahun 2019 dimana disebutkan yang pertama adalah melakukan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi. “Jadi hari ini kita lakukan salah satu kegiatan untuk mencegah tidak […]

  • Beri Peluang Ikut Ajang Pameran Terbesar Se-Indonesia, Pertamina Beri Fasilitas UMKM untuk Mendaftar di Inacraft 2022

    Beri Peluang Ikut Ajang Pameran Terbesar Se-Indonesia, Pertamina Beri Fasilitas UMKM untuk Mendaftar di Inacraft 2022

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.817
    • 0Komentar

      PT Pertamina (Persero) melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para UMKM binaannya dengan memberikan fasilitas pendaftaran hingga tanggal 17 Maret 2022 pukul 24.00 WIB untuk mengikuti The International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2022 yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 23 – 27 Maret 2022 di Balai Sidang […]

  • Tetap Waspada, Gunung Semeru Kembali Keluarkan Awan Panas

    Tetap Waspada, Gunung Semeru Kembali Keluarkan Awan Panas

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 748
    • 0Komentar

      GUNUNG Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, kembali meluncurkan awan panas guguran sejauh 3 kilometer pada Minggu (19/12/2021) sehingga masyarakat sekitar harus selalu waspada. “Berdasarkan pengamatan secara visual pada periode Minggu pukul 00.00-06.00 WIB dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur terpantau […]

  • Lirik SNS, Wujudkan Smart Regency

    Lirik SNS, Wujudkan Smart Regency

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin segera wujudkan smart regency guna meningkatkan layanan publik ke masyarakatnya, menuju Muba Maju Berjaya 2022. Seperti yang diketahui, Kabupaten Muba ini merupakan salah satu Kabupaten yang terpilih menjadi peserta dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City. Oleh sebab itu, Pemkab Muba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Muba yang dikomandoi Herryandi Sinulingga […]

  • Miliki Layanan Hemodialisa, RSUD Kayuagung Bisa Cuci Darah, Bupati OKI : Warga Kurang Mampu Bisa Gunakan BPJS

    Miliki Layanan Hemodialisa, RSUD Kayuagung Bisa Cuci Darah, Bupati OKI : Warga Kurang Mampu Bisa Gunakan BPJS

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Utamanya mereka yang menderita gagal ginjal atau harus cuci darah. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE meresmikan pengembangan pelayanan Hemodialisis (Hd) untuk pengobatan penyakit gagal ginjal itu pada Selasa (20/4/2021). “Ini adalah upaya kita untuk memberikan layanan Kesehatan kepada masyarakat. Warga OKI […]

  • Sidak ke OPD-OPD

    Sidak ke OPD-OPD

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    Palembang – Usai sidak di lingkungan Setda Provinsi Sumsel hari Senin (6/5), Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar kembali melakukan sidak ke sejumlah OPD mengecek kedisiplinan pegawai ASN, Selasa (7/5/2019). OPD yang pertama kali disisir rombongan Sekda, BKD dan Inspektorat dan Kasat Pol PP ini adalah Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Sumsel. Sambil menunggu daftar absensi […]

expand_less
WordPress Archive New Learning | Premium Moodle Theme New Zealand Post Shipping For WooCommerce Newark – Writing and Personal Blog WordPress Theme Newpress – Blog Magazine WordPress Theme News Addons for Elementor – Ultimate News, Blog and Magazine Widgets News Magazine Papr – News Magazine WordPress Theme News Revolution Layouts for Elementor WordPress Plugin News Ticker For Elementor News24 – Elementor Blog Magazine NewsAtlas – News & Magazine Elementor Template Kit