Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Presiden Mengajak Kolaborasi Ciptakan Talenta Unggul Indonesia, Syaratnya Ada Dua Program Yang Harus Dipenuhi

Presiden Mengajak Kolaborasi Ciptakan Talenta Unggul Indonesia, Syaratnya Ada Dua Program Yang Harus Dipenuhi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
  • visibility 860
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROGRAM Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka akan mempercepat penyiapan talenta unggul di dalam negeri. Sehingga, mampu menghadapi berbagai disrupsi yang kerap muncul seiring dengan perkembangan jaman.

“Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka ini akan menjadi percepatan penyiapan talenta Indonesia,” ujar Presiden Joko Widodo melalui siaran virtual yang ditayangkan Sekretariat Presiden pada Selasa (15/6/2021).

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan yang terkait harus mampu berkolaborasi dalam mendukung program tersebut. Dengan cara membuka diri terhadap faktor-faktor yang mendukung terwujudnya talenta unggul di Indonesia, agar dapat terjadi dalam waktu yang relatif lebih singkat.

“Program ini membutuhkan kolaborasi dari kita semuanya, baik kampus, mahasiswa, industri dan semua pihak yang akan diuntungkan,” tuturnya.

Adanya kedua program tersebut, lanjut Presiden, akan membawa dampak positif terhadap lima hal yakni, Pertama, lulusan dalam negeri harus sangat kuat dedikasinya untuk kemajuan bangsa yang mengadopsi nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan. Sehingga, nilai tersebut dapat tumbuh subur di tengah-tengah peradaban kaum generasi penerus bangsa.

“Toleransi dalam kebhinekaan itu watak yang tidak boleh ditawar,” katanya.

Kedua, lulusan kedua program tersebut dapat memiliki karakter dan keterampilan yang kuat dalam hal memperbaharui pengetahuan. Artinya, dapat senantiasa beradaptasi dengan setiap perubahan jaman yang terjadi.

“Kita harus memiliki karakter dan skill pembelajar yang kuat. Selalu belajar hal yang baru update pengetahuan karena hal ini sangat penting di masa depan,” katanya.

Ketiga, lulusan dalam negeri memiliki kemampuan akademik yang senantiasa mampu memberikan inovasi terhadap berbagai perkembangan jaman. Sehingga, setiap permasalahan dari berbagai aspek dapat dipecahkan melalui terobosan yang diciptakan.

“Memiliki kemampuan inovasi yang kuat yang mampu menjadi problem solver,” tuturnya.

Keempat, lulusan dalam negeri dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang terbaru. Maksudnya, berbagai teknologi yang berkembang sesuai dengan jamannya dapat dikuasai oleh para lulusan dari dalam negeri.

“Kita harus menguasai iptek yang terbaru. Iptek yang terbaru mungkin saja, iptek terbaru itu belum belum dikuasai oleh kampus,” katanya.

Kelima, lulusan dalam negeri dapat menciptakan lapangan pekerjaan di masa depan. Dengan begitu, pendidikan kewirausahaan menjadi sangat penting untuk dikembangkan dalam beberapa waktu ke depan.

“Kita jangan hanya siap mengisi lapangan kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” pungkasnya.
InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUA PPAS APBD Kabupaten Muba TA 2021 Disetujui

    KUA PPAS APBD Kabupaten Muba TA 2021 Disetujui

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    RANCANGAN Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas & Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun Anggaran 2021 akhirnya disepakati oleh DPRD dan Pemkab Muba. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Bupati dengan Pimpinan DPRD Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (5/10/2020). Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin […]

  • Biar Aman, Nurdin Halid Sarankan Dodi Berkoalisi dengan PDI-P, Giri kah ?

    Biar Aman, Nurdin Halid Sarankan Dodi Berkoalisi dengan PDI-P, Giri kah ?

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    ” Mau tidak mau kita harus berkoalisi karena untuk memenuhi syarat pencalonan itu, jika sendiri tidak cukup kursi, Gak mungkin Golkar plus Golkar, “

  • Dampak Buruk akibat Kesehatan Mental yang Tidak Baik

    Dampak Buruk akibat Kesehatan Mental yang Tidak Baik

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    KESEHATAN mental dan kesehatan fisik sudah sepatutnya jalan beriringan. Pasalnya, kedua hal ini saling terkait dan mempengaruhi satu dengan lainnya. Pendiri Aplikasi KALBU (platform online untuk kesehatan mental masyarakat) Iman Hanggautomo mengatakan keluhan kesehatan mental bahkan dapat memicu munculnya masalah pada kesehatan fisik. “Seperti halnya fisik yang sakit harus diobati, maka mental yang sakit juga […]

  • Hasil Negatif GeNose C19 Berlaku 1 x 24 Jam Per 1 April

    Hasil Negatif GeNose C19 Berlaku 1 x 24 Jam Per 1 April

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    PELANGGAN KA Jarak Jauh yang menggunakan hasil pemeriksaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan, diharuskan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA. Aturan tersebut berlaku mulai 1 April 2021. Sedangkan untuk hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, pengambilan sampelnya tetap maksimal […]

  • Kominfo dan Dewan Pers Jajaki Aturan Penerbit

    Kominfo dan Dewan Pers Jajaki Aturan Penerbit

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, dan Dewan Pers sekarang ini sedang menjajaki model payung hukum rancangan aturan hak-hak penerbit (publisher right). Penjajakan model payung hukum tersebut masih dalam tahap awal karena rancangan aturan ini masih dalam penyusunan naskah akademik dengan menggandeng Universitas Padjajaran (Unpad) di Bandung. “Ya memang masih ada beberapa hal […]

  • Begini Kata Gubernur Terkait Jalan di Sumsel Belum Maksimal Diperbaiki

    Begini Kata Gubernur Terkait Jalan di Sumsel Belum Maksimal Diperbaiki

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Total keseluruhan jalan provinsi di Kabupaten dan kota se-Sumsel sepanjang 1.513.653 Km.

expand_less
WordPress Archive SkillUp – Online Education WordPress Theme Skin Beauty – Spa WordPress Skinera – Dermatology & Skincare Elementor Template Kit Skola – LMS Online Courses WordPress Theme Skolka | A Contemporary E-Commerce Theme Skote – HTML & Laravel 12 Admin Dashboard Template + Sketch SKU Shortlink For WooCommerce Skudmart – Minimal WooCommerce Theme Skuzz – Single Product WordPress Theme Sky Mega Menu