Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SMK Sumsel Didorong Jadi “Iron ManWong Kito”

SMK Sumsel Didorong Jadi “Iron ManWong Kito”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEJAK awal kegiatan LKS SMK Sumsel 2026 dimulai di SMK Negeri 2 Palembang, suasananya terlihat sudah dipenuhi siswa dari berbagai daerah yang datang membawa keterampilan masing-masing untuk diuji di tingkat provinsi.

Ada yang datang dengan wajah serius, ada yang santai, ada juga yang kelihatannya sudah “mode fokus total” seperti mau menghadapi ujian hidup, padahal ini baru lomba keterampilan.

Tapi, memang begitulah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Sumatera Selatan 2026 ini. Bukan hanya acara tahunan yang formal dan rapi di atas kertas, tapi arena tempat anak SMK unjuk kemampuan, dari teknik, teknologi, sampai keterampilan yang nanti ujungnya diharapkan bisa dipakai di dunia nyata.

Di tengah suasana itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, memberi pesan yang cukup tegas, tapi disampaikan dengan gaya yang membumi. Ia tidak hanya bicara soal lomba, tapi soal arah.

“Bangunlah teknologi yang bisa membantu petani karet kita, ciptakan mesin yang meringankan kerja nelayan Sungai Musi, dan kembangkan aplikasi yang mengangkat UMKM lokal wong kito,” ujarnya.

Kalau diterjemahkan ke bahasa santai, kira-kira begini maksudnya, jangan sampai anak SMK cuma jago di bengkel atau lab, tapi bingung ketika disuruh bantu menyelesaikan masalah di lapangan.

Dan dari situ muncul gambaran yang agak menarik kalau boleh sedikit dibumbui imajinasi, anak SMK Sumsel ini seperti sedang disiapkan jadi “Iron Man versi Wong Kito”.

Bukan pakai armor futuristik atau terbang di langit, tapi pakai solder, kabel, mesin, dan laptop yang kadang kipasnya bunyi lebih keras dari suara kelas.

Iron Man versi ini kerjanya lebih membumi, bantu petani karet supaya kerja lebih efisien, bantu nelayan Sungai Musi supaya alat tangkapnya lebih efektif, atau bantu UMKM lokal biar dagangannya bisa naik kelas, bukan cuma naik status WhatsApp.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Mondyaboni, menjelaskan LKS tahun ini mempertandingkan 31 bidang lomba. Seperti 31 “ruang latihan” yang berbeda-beda, masing-masing punya tantangan sendiri, tapi ujungnya sama, menguji kemampuan siswa SMK.

Ada yang serius mengerjakan teknis, ada yang sibuk merancang, ada yang mungkin kelihatannya diam tapi pikirannya lagi “full loading”. Namanya juga kompetisi, semua orang punya mode masing-masing.

Di sisi lain, LKS ini juga bukan akhir cerita. Para pemenang dari tingkat provinsi akan melanjutkan ke LKS tingkat nasional yang dijadwalkan 26 Juli hingga 1 Agustus 2026. Jadi apa yang terjadi di Palembang ini sebenarnya baru “bab latihan”, bukan finalnya.

Bengkel ide

Kalau dilihat dari sudut yang lebih santai, LKS ini seperti semacam “audisi besar-besaran” calon tukang solusi. Bukan audisi nyanyi atau akting, tapi audisi kemampuan bikin sesuatu yang bisa dipakai orang lain.

Dan di sinilah pesan Wagub terasa masuk akal. Karena kalau ilmu hanya berhenti di sekolah, ya dia cuma jadi teori yang rapi di buku. Tapi kalau bisa turun ke masyarakat, dia bisa berubah jadi alat bantu yang benar-benar terasa manfaatnya.

Petani karet tidak butuh teori panjang, mereka butuh alat yang memudahkan kerja. Nelayan Sungai Musi tidak butuh penjelasan rumit, mereka butuh solusi yang bisa dipakai langsung. UMKM juga tidak butuh jargon teknologi, mereka butuh cara agar dagangannya lebih laku.

Oleh sebab itu, di tengah semua itu, SMK jadi titik penting. Tempat di mana teori pelan-pelan harus belajar “turun ke bumi”.

Kalau boleh ditarik dengan gaya santai, mungkin begini, SMK Sumsel sekarang sedang diminta bukan cuma jadi tempat belajar, tapi juga jadi “bengkel ide” yang hasilnya bisa langsung dipakai masyarakat.

Bukan berarti semua harus langsung jadi sempurna. Tapi setidaknya, arah besarnya jelas ilmu bukan untuk disimpan, tapi untuk dipakai.

Sehingga dari LKS SMK Sumsel 2026 harapannya bukan cuma lahir juara lomba, tapi juga lahir generasi yang kalau melihat masalah di sekitar, refleksnya bukan “ini sulit”, tapi “ini bisa kita bantu bagaimana ya?”

Itu mungkin versi paling sederhana dari “Iron Man Wong Kito” yang dimaksud bukan superhero film, tapi anak SMK yang pelan-pelan belajar jadi solusi nyata di dunia nyata.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Borong 23 PROPER Emas 2021

    Pertamina Borong 23 PROPER Emas 2021

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 991
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) berhasil meraih 23 penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) Emas 2021 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).  Jumlah ini meningkat tajam dibanding tahun 2020 dengan 16 Proper Emas. Proper Emas 2021 di Lingkungan Pertamina Grup diraih oleh semua sektor bisnis mulai hulu (upstream) pengolahan (midstream) dan […]

  • Suaka Margasatwa Ko’mara: Ada Monyet Dare hingga Hutan Penjaga Air yang Wajib Dijaga

    Suaka Margasatwa Ko’mara: Ada Monyet Dare hingga Hutan Penjaga Air yang Wajib Dijaga

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Suaka Margasatwa Ko’mara bukan saja rumah bagi monyet dare dan beragam flora khas Sulawesi, kawasan konservasi ini juga berperan menjaga fungsi tata air serta menjadi penyangga kehidupan masyarakat di sekitar Gowa-Takalar. Di kawasan hutan seluas sekitar 2.972 hektare ini, berbagai kekayaan hayati masih menjadi bagian penting dari ekosistem Sulawesi. Keberadaan satwa endemik seperti […]

  • Palembang Galang Dana Lampung Selatan,  Harobin : Tak Ada Kata Terlambat Bantu Korban Bencana

    Palembang Galang Dana Lampung Selatan,  Harobin : Tak Ada Kata Terlambat Bantu Korban Bencana

    • calendar_month Selasa, 15 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang  – Musibah yang terjadi beberapa waktu lalu di Lampung selatan menjadikan Pemerintah kota Palembang bersama unsur tim bantuan sosial, secara langsung menggalang donasi untuk meringankan beban saudara yang ada disana. Sekertaris Daerah Pemkot Palembang sekaligus Ketua Jeep Palembang Nian Harobin Mustofa, mengatakan semua elemen harus peduli terhadap bencana tsunami di Lampung Selatan. “Ya […]

  • 3 Desa Di Muba Peroleh Anugerah Desa Terbaik Kategori Tata Kelola Keuangan

    3 Desa Di Muba Peroleh Anugerah Desa Terbaik Kategori Tata Kelola Keuangan

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    Sekayu- Setelah dilakukan penilaian dan evaluasi oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sekayu, tiga Desa di bumi Serasan Sekate berhasil mendapatkan Penganugerahaan Desa Terbaik Kategori Tata Kelola Keuangan Tahun 2018 oleh KPPN Sekayu. Penganugerahaan ini diserahkan secara langsung oleh Kepala KPPN Sekayu Sugeng Hermanto didampingi Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin kepada Kepala Desa Sidorejo […]

  • Cerita dari 229 Desa yang Tak Suka Basa-basi

    Cerita dari 229 Desa yang Tak Suka Basa-basi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau membangun ekonomi rakyat diibaratkan menanam singkong, maka Muba sudah punya ladang, cangkul, pupuk, bahkan panennya pun tinggal nunggu waktu. Sementara daerah lain masih sibuk debat kusir soal jenis bibit dan posisi matahari, Muba sudah naik ke traktor dan tancap gas membentuk Koperasi Merah Putih di seluruh penjuru desa dan kelurahan. Sungguh ini […]

  • Resep Malbi Palembang Asli, Daging Empuk, Gurih, Harum, Bumbunya Meresap Sampai ke Dalam

    Resep Malbi Palembang Asli, Daging Empuk, Gurih, Harum, Bumbunya Meresap Sampai ke Dalam

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Resep malbi Palembang asli pasti punya cara sendiri untuk membuat sepiring nasi terasa jauh lebih istimewa. Daging sapi yang dimasak perlahan bersama rempah, kecap manis, bawang, dan bumbu khas menghasilkan rasa gurih-manis yang pekat, aroma harum yang menggoda perut, dan bikin lidah ingin pencicipinya, ditambah dengan tekstur daging empuk yang mudah dikunyah, menjadi […]

expand_less
WordPress Archive LearnDash LMS Slack Integration LearnDash LMS Stripe Integration LearnDash LMS Toolkit Addon LearnDash LMS Visual Customizer LearnDash LMS WooCommerce Integration Addon LearnDash LMS WordPress Plugin LearnDash LMS Zapier Integration LearnDash Notes LearnKit – e-Learning Elementor Template Kit Learnomatic – Udemy Affiliate Plugin for WordPress