Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Migas, Anak Muda & Proposal Magang Duduk Semeja

Migas, Anak Muda & Proposal Magang Duduk Semeja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 818
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANTOR PPSDM Migas di Cepu tampak lebih ramai dari biasanya hari ini, bukan karena ada inspeksi mendadak atau kunjungan dadakan, tapi karena banyak tamu datang dari berbagai daerah dan instansi. Ada yang datang pakai jas rapi, ada yang gayanya simpel, tapi satu hal sama, semua datang dengan agenda serius.

Nama acaranya Partnership Gathering PPSDM Migas 2026. Kedengarannya resmi, agak berat, dan biasanya bikin orang langsung pasang mode serius. Tapi di balik agenda formal itu, obrolan yang muncul justru dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama soal anak muda dan urusan masa depan kerja.

Acara dibuka  Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, sambutannya runtut, jelas, dan penuh harapan. Hadir pula jajaran penting sektor energi nasional, mulai dari BPSDM ESDM, SKK Migas, hingga BPH Migas. Lengkap. Kalau diibaratkan, ini seperti rapat keluarga besar, cuma bedanya yang dibahas bukan arisan, tapi SDM migas.

Begitu sesi daerah mulai berbagi cerita, suasana jadi lebih cair dari Musi Banyuasin, Kadisnakertrans Herryandi Sinulingga menyampaikan kabar yang cukup bikin senyum. Tahun ini, 15 generasi muda Muba dinyatakan lulus seleksi siap didik di PPSDM Cepu melalui dukungan anggaran APBN 2026.

Lima belas orang ini mungkin tidak duduk di kursi acara gathering, tapi cerita mereka terasa hadir. Karena setiap kali bicara soal pelatihan dan sertifikasi, ujung-ujungnya selalu ke satu topik yang sama setelah ini, langkahnya ke mana?

Di situlah kata magang mulai sering muncul, bukan magang sekadar numpang lewat, tapi magang yang benar-benar memberi pengalaman kerja. Karena semua sepakat, pelatihan itu penting, sertifikat juga penting, tapi pengalaman kerja tetap jadi bekal utama.

Sinulingga menyampaikan harapan agar ke depan ada kolaborasi lebih kuat antara PPSDM Migas, kementerian terkait, dan perusahaan migas yang beroperasi di daerah. Tujuannya sederhana supaya anak-anak muda yang sudah dididik tidak kebingungan saat masuk dunia kerja.

Cerita serupa datang dari Kadisnakertrans Kabupaten Rokan Hilir, Firdaus. Ia menyampaikan dukungan terhadap penguatan SDM daerah penghasil migas. Menurutnya, standardisasi dan sertifikasi menjadi kunci agar tenaga kerja lokal siap bersaing dan relevan dengan kebutuhan industri.

Obrolan makin seru karena sudut pandang yang dibawa beragam. Pemerintah pusat bicara kebijakan, pemerintah daerah bicara kebutuhan lapangan, industri bicara standar kerja, dan akademisi bicara pendidikan. Semuanya duduk satu meja, saling dengar, tanpa saling mendahului.

Perwakilan industri migas seperti Pertamina Group, ExxonMobil Cepu Ltd, dan Medco E&P Indonesia turut hadir. Kehadiran mereka menambah warna diskusi. Karena dari sisi industri, yang dibutuhkan memang tenaga kerja yang siap pakai, paham aturan, dan bisa langsung menyesuaikan diri di lapangan.

Di sela-sela diskusi, suasana tidak melulu tegang. Ada tawa kecil, ada obrolan santai, ada juga cerita ringan soal pengalaman mendampingi peserta pelatihan. Hal-hal kecil seperti ini yang bikin gathering terasa hidup, tidak kaku, dan tidak sekadar formalitas.

PPSDM Migas sendiri berada di posisi tengah. Sebagai lembaga pengembangan SDM, perannya memang menjembatani banyak kepentingan. Mulai dari kebutuhan industri, kebijakan pemerintah, sampai harapan daerah. Tugasnya tidak ringan, tapi justru di situlah letak pentingnya forum seperti ini.

Menariknya, meski topiknya berat, pembahasan tetap membumi. Tidak berputar-putar di istilah yang susah dicerna. Intinya jelas bagaimana menyiapkan SDM migas yang kompeten dan punya kesempatan berkembang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Peserta saling bertukar pandangan, menyampaikan ide, dan mencatat peluang kerja sama. Diskusi seperti ini sering kali terlihat sederhana, tapi justru di situlah banyak kesepahaman awal terbentuk.

Gathering ditutup dengan peluncuran Booklet Layanan PPSDM Migas. Booklet ini menjadi panduan layanan dan kerja sama ke depan. Isinya ringkas, tapi fungsinya penting sebagai acuan bersama.

Partnership Gathering PPSDM Migas 2026 ini terasa seperti pertemuan yang sederhana tapi bermakna. Tidak berlebihan, tidak ribet, tapi fokus pada satu tujuan besar, menyiapkan anak muda agar siap masuk dunia kerja migas.Tidak ada yang muluk-muluk. Semua sepakat bahwa prosesnya bertahap. Mulai dari pelatihan, sertifikasi, magang, sampai akhirnya bekerja. Yang penting, jalurnya jelas dan terbuka.

Dan mungkin, beberapa tahun ke depan, anak-anak muda yang hari ini sedang dididik itu akan kembali ke Cepu. Bukan lagi sebagai peserta pelatihan, tapi sebagai bagian dari industri migas itu sendiri.

Karena dari obrolan santai yang terjadi di satu meja, sering kali lahir langkah-langkah nyata. Dan hari itu, migas, anak muda, dan proposal magang memang benar-benar duduk semeja membicarakan masa depan dengan cara yang sederhana. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Hidup Normal, Total Covid -19 di Sumsel 1.680 Kasus, Palembang Bertambah 78 Kasus

    Menuju Hidup Normal, Total Covid -19 di Sumsel 1.680 Kasus, Palembang Bertambah 78 Kasus

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    POSITIF Covid -19 di Sumsel kembali meningkat setelah, jumat kemarin ada tambahan 84 orang sehingga total mencapai 1.680 kasus. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan sebelumnya 1.596 kasus dengan bertambah jumlahnya sebanyak 84 orang sehingga menjadi 1.680 orang,” katanya kemarin. Kasus konfirmasi 84 orang ini meliputi Palembang 78 orang, Banyuasin 1 […]

  • Pemprov MoU Kanwil DJP Sumsel-Babel Bikin Kesepakatan

    Pemprov MoU Kanwil DJP Sumsel-Babel Bikin Kesepakatan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    BERBAGAI upaya dilakukan Pemprov Sumsel untuk mengoptimalisasikan penerimaan pajak dan retribusi. Salah satunya dengan melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Gathering Wajib Pajak antara Pemprov Sumsel dengan Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung, di Aula Lantai V Kantor Kanwil DJP Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung, kemarin. Menurut HD, sinergi keduabelah pihak ini memang perlu dilakukan untuk […]

  • Dampak Covid-19, Baznas Banyuasin Salurkan Bansos

    Dampak Covid-19, Baznas Banyuasin Salurkan Bansos

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuasin melakukan aksi sosial menyentuh masyarakat tataran bawah guna meringankan beban kehidupan masyarakat di Kabupaten Banyuasin yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan sosial yang disalurkan Baznas berupa  sembako dan masker tersebut disalurkan kepada kaum dhuafa maupun jemaah yang sholat dimasjid. Ketua Baznas Kabupaten Banyuasin, Mubarik melalui Wakil Ketua IV, Emi […]

  • Astra Internasional UD Trucks Optimistis Bisnis Berkembang di Sumsel

    Astra Internasional UD Trucks Optimistis Bisnis Berkembang di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 5 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Winarto Martono, COO Astra International UD Trucks Sales Operations optimistis bisnis Astra Internasional UD Trucks berkembang di Sumsel, terutama di Kota Palembang menyusul Palembang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dimana keberadaan transportasi darat tetap menjadi sebuah faktor penting. “Ini adalah alasan mengapa kami sangat yakin bahwa UD Trucks Quester CKE, […]

  • Jaga Kesehatan Pengungsi, Kodam XVI/Pattimura Bangun MCK

    Jaga Kesehatan Pengungsi, Kodam XVI/Pattimura Bangun MCK

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 559
    • 0Komentar

    PENINGKATAN kesehatan menjadi salah satu poin penting dalam program unggulan Kodam XVI/Pattimura “Mutiara Pattimura” yang digagas oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon terutama para pengungsi. Implementasinya dapat dilihat pada kepedulian Kodam XVI/Pattimura terhadap masyarakat pengungsi yang ada di Aboru dengan membangun delapan unit Sarana Mandi, Cuci dan Kakus (MCK). Minggu (25/4/2022), delapan unit MCK […]

  • Cegah Konflik, Dodi Instruksikan Camat Wajib Stand by Di Wilayah Masing-Masing

    Cegah Konflik, Dodi Instruksikan Camat Wajib Stand by Di Wilayah Masing-Masing

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu –  Bupati Musi Banyuasin [Muba] Dodi Reza Alex Noerdin menginstruksikan kepada seluruh Camat agar  tetap stand by  di wilayahnya masing-masing guna mendekteksi konflik sejak dini terutama di daerah pinggiran. “Camat wajib stand by di wilayah masing-masing, lakukan deteksi dini bersama Forkopicam untuk mengantisipasi potensi terjadinya konflik pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres,” tegas Dodi […]

expand_less
WordPress Archive Interactive Timeline addon for elementor Interactive US Map – WordPress Plugin Interactive World Map for Elementor – Mapper Interactive World Map – WordPress Plugin Interactive World Maps Interi – Creative Elementor Template Kit Interi – Interior Design Elementor Template Kit Interia – Interior Design Service Elementor Template Kit Interiocity – Home Decor Blog and Interior Design Magazine WordPress Theme Interior – Architecture and Interior Design WordPress Theme