Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Migas, Anak Muda & Proposal Magang Duduk Semeja

Migas, Anak Muda & Proposal Magang Duduk Semeja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 830
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANTOR PPSDM Migas di Cepu tampak lebih ramai dari biasanya hari ini, bukan karena ada inspeksi mendadak atau kunjungan dadakan, tapi karena banyak tamu datang dari berbagai daerah dan instansi. Ada yang datang pakai jas rapi, ada yang gayanya simpel, tapi satu hal sama, semua datang dengan agenda serius.

Nama acaranya Partnership Gathering PPSDM Migas 2026. Kedengarannya resmi, agak berat, dan biasanya bikin orang langsung pasang mode serius. Tapi di balik agenda formal itu, obrolan yang muncul justru dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama soal anak muda dan urusan masa depan kerja.

Acara dibuka  Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, sambutannya runtut, jelas, dan penuh harapan. Hadir pula jajaran penting sektor energi nasional, mulai dari BPSDM ESDM, SKK Migas, hingga BPH Migas. Lengkap. Kalau diibaratkan, ini seperti rapat keluarga besar, cuma bedanya yang dibahas bukan arisan, tapi SDM migas.

Begitu sesi daerah mulai berbagi cerita, suasana jadi lebih cair dari Musi Banyuasin, Kadisnakertrans Herryandi Sinulingga menyampaikan kabar yang cukup bikin senyum. Tahun ini, 15 generasi muda Muba dinyatakan lulus seleksi siap didik di PPSDM Cepu melalui dukungan anggaran APBN 2026.

Lima belas orang ini mungkin tidak duduk di kursi acara gathering, tapi cerita mereka terasa hadir. Karena setiap kali bicara soal pelatihan dan sertifikasi, ujung-ujungnya selalu ke satu topik yang sama setelah ini, langkahnya ke mana?

Di situlah kata magang mulai sering muncul, bukan magang sekadar numpang lewat, tapi magang yang benar-benar memberi pengalaman kerja. Karena semua sepakat, pelatihan itu penting, sertifikat juga penting, tapi pengalaman kerja tetap jadi bekal utama.

Sinulingga menyampaikan harapan agar ke depan ada kolaborasi lebih kuat antara PPSDM Migas, kementerian terkait, dan perusahaan migas yang beroperasi di daerah. Tujuannya sederhana supaya anak-anak muda yang sudah dididik tidak kebingungan saat masuk dunia kerja.

Cerita serupa datang dari Kadisnakertrans Kabupaten Rokan Hilir, Firdaus. Ia menyampaikan dukungan terhadap penguatan SDM daerah penghasil migas. Menurutnya, standardisasi dan sertifikasi menjadi kunci agar tenaga kerja lokal siap bersaing dan relevan dengan kebutuhan industri.

Obrolan makin seru karena sudut pandang yang dibawa beragam. Pemerintah pusat bicara kebijakan, pemerintah daerah bicara kebutuhan lapangan, industri bicara standar kerja, dan akademisi bicara pendidikan. Semuanya duduk satu meja, saling dengar, tanpa saling mendahului.

Perwakilan industri migas seperti Pertamina Group, ExxonMobil Cepu Ltd, dan Medco E&P Indonesia turut hadir. Kehadiran mereka menambah warna diskusi. Karena dari sisi industri, yang dibutuhkan memang tenaga kerja yang siap pakai, paham aturan, dan bisa langsung menyesuaikan diri di lapangan.

Di sela-sela diskusi, suasana tidak melulu tegang. Ada tawa kecil, ada obrolan santai, ada juga cerita ringan soal pengalaman mendampingi peserta pelatihan. Hal-hal kecil seperti ini yang bikin gathering terasa hidup, tidak kaku, dan tidak sekadar formalitas.

PPSDM Migas sendiri berada di posisi tengah. Sebagai lembaga pengembangan SDM, perannya memang menjembatani banyak kepentingan. Mulai dari kebutuhan industri, kebijakan pemerintah, sampai harapan daerah. Tugasnya tidak ringan, tapi justru di situlah letak pentingnya forum seperti ini.

Menariknya, meski topiknya berat, pembahasan tetap membumi. Tidak berputar-putar di istilah yang susah dicerna. Intinya jelas bagaimana menyiapkan SDM migas yang kompeten dan punya kesempatan berkembang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Peserta saling bertukar pandangan, menyampaikan ide, dan mencatat peluang kerja sama. Diskusi seperti ini sering kali terlihat sederhana, tapi justru di situlah banyak kesepahaman awal terbentuk.

Gathering ditutup dengan peluncuran Booklet Layanan PPSDM Migas. Booklet ini menjadi panduan layanan dan kerja sama ke depan. Isinya ringkas, tapi fungsinya penting sebagai acuan bersama.

Partnership Gathering PPSDM Migas 2026 ini terasa seperti pertemuan yang sederhana tapi bermakna. Tidak berlebihan, tidak ribet, tapi fokus pada satu tujuan besar, menyiapkan anak muda agar siap masuk dunia kerja migas.Tidak ada yang muluk-muluk. Semua sepakat bahwa prosesnya bertahap. Mulai dari pelatihan, sertifikasi, magang, sampai akhirnya bekerja. Yang penting, jalurnya jelas dan terbuka.

Dan mungkin, beberapa tahun ke depan, anak-anak muda yang hari ini sedang dididik itu akan kembali ke Cepu. Bukan lagi sebagai peserta pelatihan, tapi sebagai bagian dari industri migas itu sendiri.

Karena dari obrolan santai yang terjadi di satu meja, sering kali lahir langkah-langkah nyata. Dan hari itu, migas, anak muda, dan proposal magang memang benar-benar duduk semeja membicarakan masa depan dengan cara yang sederhana. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Dapat Dipadamkan, Pertamina EP Limau Beroperasi Kembali

    Api Dapat Dipadamkan, Pertamina EP Limau Beroperasi Kembali

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.576
    • 0Komentar

    STASIUNS Kompresor Gas I (SKG I) Pertamina EP Limau Field (PEP Limau) di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, sudah beroperasi normal sebagai penyuplai kebutuhan gas sendiri atau own use gas di Limau Field setelah api dapat dipadamkan. Hal itu disampaikan Senior Manager Limau Field, Zulfikar Akbar, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (10/5/2022). Zulfikar […]

  • Dorong Pasarkan Produk Sentra UMKM Dapur Herbal “Bunga Tanjung”

    Dorong Pasarkan Produk Sentra UMKM Dapur Herbal “Bunga Tanjung”

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.530
    • 0Komentar

    TP PKK Muba, Plt Ketua TP PKK Muba Susi Imelda Beni Hernedi mengunjungi Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya, Kamis (4/11/2021). Plt Ketua TP PKK Musi Banyuasin Susi Imelda Beni mengunjungi Sentra UMKM Dapur Herbal “Bunga Tanjung” Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya didampingi  Sekretaris TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin […]

  • “Jangan Biarkan Messi Lahir di Kebun Tebu, PSSI & FIFA Sedang Nyemai Bakat di Tanah Garuda”

    “Jangan Biarkan Messi Lahir di Kebun Tebu, PSSI & FIFA Sedang Nyemai Bakat di Tanah Garuda”

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    “Setiap anak yang menendang bola di lapangan berdebu suatu hari bisa jadi pahlawan di panggung dunia, asalkan ada jalan yang membawanya ke sana.” -Nova Arianto, pelatih Timnas U-17 Indonesia (dalam sesi TDS 2025) DARI sebuah lapangan rumput hijau di Yogyakarta, bukan cuma bola yang bergulir, tapi juga harapan. Harapan bahwa bocah-bocah dengan dengkul belepotan lumpur, […]

  • Tangkap Peluang Pasar, Dorong Produksi  Film Pendek & Dokumenter di Masa Pandemi

    Tangkap Peluang Pasar, Dorong Produksi Film Pendek & Dokumenter di Masa Pandemi

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.712
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan para industri di bidang ekonomi kreatif subsektor film dapat menangkap peluang untuk menjadikan potensi pasar domestik film agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/10/2021) menjelaskan, […]

  • Camat di OKI Dikumpulkan, Ada Apa !

    Camat di OKI Dikumpulkan, Ada Apa !

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama dengan Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan gelar Pengarahan untuk Pengendalian dan Pencegahan Karhutlah di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Bupati OKI, H. Iskandar, SE dalam laporannya menyampaikan dalam kurun 2,5 bulan belakang ini potensi Karhutlah jadi perhatian serius untuk segera bisa dikendalikan. “Kabupaten Ogan Komering Ilir telah menetapkan Status […]

  • Muba tetap UHC, cover 660 ribu lebih peserta 

    Muba tetap UHC, cover 660 ribu lebih peserta 

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Kabupaten Muba tetap mempertahankan predikat Universal Health Coverage (UHC) yang merupakan komitmen untuk memfasilitasi serta mengcover jaminan kesehatan warga masyarakat di Bumi Serasan Sekate kalangan pra sejahtera secara gratis. Hal ini diketahui saat Kepala Dinas Kesehatan dr Azmi Dariusmansyah Mars melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Jonadi SKM, MKes yang didampingi Kepala Bidang Pelayanan […]

expand_less
WordPress Archive Interactive Timeline addon for elementor Interactive US Map – WordPress Plugin Interactive World Map for Elementor – Mapper Interactive World Map – WordPress Plugin Interactive World Maps Interi – Creative Elementor Template Kit Interi – Interior Design Elementor Template Kit Interia – Interior Design Service Elementor Template Kit Interiocity – Home Decor Blog and Interior Design Magazine WordPress Theme Interior – Architecture and Interior Design WordPress Theme