Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Lentera Merilis Aplikasinya dengan Mengadakan Diskusi Literasi “Buku Cetak vs Buku Digital: Membangun Ekosistem Literasi yang Kolaboratif dan Multifaset”

Lentera Merilis Aplikasinya dengan Mengadakan Diskusi Literasi “Buku Cetak vs Buku Digital: Membangun Ekosistem Literasi yang Kolaboratif dan Multifaset”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
  • visibility 789
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lentera App meluncurkan aplikasi perpustakaan digitalnya di Indonesia International Book Fair, dengan menggelar diskusi tentang kolaborasi buku digital dan cetak dalam literasi. CEO Lentera, Annastasia Puspaningtyas, menekankan pentingnya modernisasi literasi tanpa mengancam penerbitan cetak, serta berperan sebagai agen sastra untuk penulis dan penerbit. Selain itu, Lentera aktif mendukung pertumbuhan minat baca masyarakat Indonesia.

 

Sumselterkini.co.id, [vritimes],  – Di era di mana teknologi digital terus berkembang pesat, pertanyaan tentang peran buku digital dalam dunia literasi menjadi topik yang sangat hangat. Banyak pihak yang menuding kehadiran buku digital membunuh eksistensi buku cetak, mematikan industri penerbitan karena penulis dapat langsung memasarkan karyanya, hingga mematikan aliran royalti bagi penulis dan penerbit karena buku digital sangat rentan untuk disebarkan secara ilegal. Namun, benarkah demikian? Bila industri kreatif lainnya seperti industri film dan musik bisa bersinergi antara pelaku usaha dan platform digital, mengapa tidak demikian bagi industri literasi?

Menjawab pertanyaan yang menjadi keresahan banyak pelaku literasi ini, Lentera App mengadakan kegiatan bincang-bincang dengan mengangkat tema “Buku Cetak vs Buku Digital: Membangun Ekosistem Literasi yang Kolaboratif dan Multifaset”, pada momen peluncuran aplikasinya yang diadakan pada 27 September 2023, di ajang Indonesia International Book Fair di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Tangerang. Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah narasumber ternama dari berbagai bidang, yaitu, John H. McGlynn selaku Direktur Penerbit Yayasan Lontar, Gol A Gong selaku Duta Baca Indonesia, Reynald selaku Inisiator Komunitas Book Clan, dan Annastasia Puspaningtyas selaku Founder & CEO Lentera. Acara diskusi akan dimoderatori oleh Feby Indirani selaku Penulis dan Jurnalis.

Annastasia Puspaningtyas, CEO dan Founder Lentera mengatakan, “Dengan bangga, Lentera meluncurkan aplikasi Lentera App, sebuah aplikasi perpustakaan digital yang juga berfungsi sebagai digital book marketplace bagi pelaku industri literasi, khususnya di Indonesia. Saya berharap kehadiran Lentera App dapat membawa angin segar pembaruan dan dapat dimanfaatkan sebagai wadah/platform untuk memasarkan karya literasi ke seluruh pelosok Indonesia maupun ke dunia internasional. Lentera App hadir untuk memberikan solusi modern bagi dunia literasi, bukan sebagai ancaman bagi industri penerbitan cetak. Sebagai buktinya, kami pun merangkul beberapa penerbit cetak untuk berkolaborasi bersama Lentera App. Kami pun mengadakan kegiatan bincang-bincang pada hari peluncuran kami, untuk menjembatani jurang yang selama ini memisahkan antara pelaku industri buku cetak dan buku digital.”

John H. McGlynn, Direktur Penerbit Yayasan Lontar yang menaungi tiga penerbitan cetak, turut menyampaikan, “Buku cetak adalah warisan berharga yang telah melahirkan banyak generasi penikmat literasi, termasuk karya sastra di Indonesia. Namun, kita juga tidak boleh menutup mata terhadap perubahan zaman saat ini. Kehadiran buku digital menjadi sebuah bentuk kemajuan menuju inklusi literasi yang lebih luas dalam dunia modern. Dengan adanya kolaborasi yang tepat, saya percaya bahwa seluruh ekosistem penerbit, terutama penerbit cetak, tetap dapat bertahan.”

Sebagai pegiat literasi, Gol A Gong, Duta Baca Indonesia periode masa bakti 2021-2025, telah melakukan safari literasi ke berbagai wilayah di Indonesia, dan telah melihat secara langsung bagaimana tingkat literasi masyarakat setempat. “Tingkat literasi masyarakat Indonesia memang masih belum merata, terutama karena sulitnya akses untuk mendapatkan buku-buku bermutu. Semoga kehadiran Lentera App dapat sedikit banyak membantu pemerataan akses buku-buku bermutu. Dengan demikian, tingkat literasi masyarakat Indonesia bisa semakin tinggi dan merata.”

Reynald, Inisiator Komunitas Book Clan, komunitas membaca bareng yang mayoritas anggotanya adalah generasi Z, berpendapat bahwa buku digital lebih mudah diterima oleh generasi muda dibandingkan dengan generasi senior, karena kemudahan akses yang ditawarkan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Ia menambahkan, “Kehadiran buku digital memang cukup digandrungi oleh para generasi muda, mengingat akses membaca yang lebih simpel dan juga lebih ramah lingkungan. Namun tidak jarang, teman-teman komunitas yang sudah membaca buku versi digital, juga membeli versi cetaknya karena ingin dijadikan koleksi. Kehadiran dua format yang berbeda ini membawa warna tersendiri bagi pecinta literasi generasi muda, dan saya percaya setiap format memiliki pasarnya masing-masing.”

About Lentera App
Lentera, Lebih dari Sekadar Platform Buku Digital Selain hadir sebagai perpustakaan digital dan digital book marketplace, melalui produknya, Lentera App, Lentera juga hadir sebagai Literary Agent yang membantu penulis dan penerbit memasarkan hak ekonomi kekayaan intelektualnya ke dalam bentuk lain, semisal film, lagu, audio book, atau penerbitan dalam bahasa asing lainnya baik dalam bentuk cetak maupun digital. Lentera dapat diakses di seluruh dunia, dan juga menjalin kerja sama dengan penerbit manca negara. Lentera juga berkomitmen untuk memberdayakan komunitas-komunitas Literasi di Indonesia, sebagai kepeduliannya untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk nyatanya, Lentera akan menyuguhkan berbagai kegiatan diskusi Literasi selama ajang Indonesia International Book Fair, pada tanggal 27 September hingga 1 Oktober 2023 2023. Hadir di booth 88A, berikut berbagai kegiatan literasi yang diadakan oleh Lentera: 1. Diskusi “Berkumpul dengan Buku: Membangun Komunitas Membaca yang Kuat” bersama Reynald, Inisiator Komunitas BookClan, pada tanggal 27 September 2023. 2. Diskusi “Membangun Jejak Digital sebagai Penulis dengan SEO” bersama Jeffry Thurana, SEO Content Writer, pada tanggal 28 September 2023. 3. Diskusi “Menulis Untuk Pertumbuhan Pribadi” bersama Magdalena I. Ovi, Penulis, pada tanggal 29 September 2023. 4. Diskusi “Dari Halaman ke Layar: Strategi Mengadaptasi Naskah” bersama Ana Maryam, Penulis & Screenwriter, pada tanggal 30 September 2023. 5. Diskusi “Merawat Sastra, Menghidupkan Literasi” bersama Hasan Aspahani, Penulis & Penyair, pada tanggal 30 September 2023. 6. Diskusi “Menemukan Suara Penulis” bersama Lola Silaban, Penulis, pada tanggal 1 Oktober 2023. 7. Diskusi “Membangun Literasi Lokal” bersama Hudan Nur, Penulis dan Duta Baca Banjarbaru, pada tanggal 1 Oktober 2023. Keseluruhan kegiatan diskusi tersebut dapat juga dinikmati secara streaming melalui Instagram Live, TikTok Live dan YouTube Live di akun media sosial Lentera, agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati diskusi tersebut.
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2021,Bangun Jalan Poros Sepanjang 38,7 Km di Lalan Bisa Pangkas Biaya Komoditas

    2021,Bangun Jalan Poros Sepanjang 38,7 Km di Lalan Bisa Pangkas Biaya Komoditas

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    PADA 2021 mendatang, Pemerintah Kab. Muba akan membangun jalan poros dari barat sampai ke timur di Kecamatan Lalan di sepanjang 38,7 kilometer yakni dari P20 Desa Suka Makmur sampai Karang Makmur Primer hingga tembus jalan negara. Hal ini diungkapkan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat Groundbreaking Penerangan Jalan Umum Tenaga […]

  • Pemprov Distribusikan  6.400 Vaksin Covid-19 ke Kabupaten OKI

    Pemprov Distribusikan  6.400 Vaksin Covid-19 ke Kabupaten OKI

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel kembali melanjutkan  mendistribusikan vaksin Covid-19 Sinovac ke sejumlah daerah di Sumsel. Setelah beberapa hari sebelumnya didistribusikan ke Kota Palembang, selanjutnya sebanyak 6.400 vaksin didistribusikan untuk Kabupaten Ogan Komering Olir (OKI). Pendistribusian vaksin tersebut sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Sumsel H Herman Deru agar Dinkes melakukan langkah cepat dalam pendistribusian vaksin […]

  • Hadiri Grand Final Lomba Menulis Kritis, Gubernur: Sumsel  Butuh  SDM   Berdaya Saing Tinggi

    Hadiri Grand Final Lomba Menulis Kritis, Gubernur: Sumsel Butuh SDM Berdaya Saing Tinggi

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 924
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menyambut baik digelarnya lomba menulis kritis yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. Sebab melalui kegiatan ini diarapkan akan mengasah sikap kritis mahasiswa ditengah pesatnya kemajuan teknologi dewasa ini. Sehingga akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi. “Kemajuan teknologi sekarang memang seharusnya […]

  • Tips Perhiasan Emas Agar Tetap Stylish dan Terjangkau

    Tips Perhiasan Emas Agar Tetap Stylish dan Terjangkau

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kenaikan harga emas global dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak orang berpikir dua kali sebelum membeli perhiasan. Meski demikian, industri perhiasan di Indonesia terus berinovasi agar produk tetap menarik, modern, dan bisa dijangkau konsumen. Para pengrajin menghadapi tantangan ini dengan strategi kreatif, menyesuaikan kadar emas, memodifikasi desain, dan menawarkan variasi produk yang fleksibel. […]

  • Laga Uji Coba di Yogya,Laskar Ranggonang Kalahkan Persikup 2-0 

    Laga Uji Coba di Yogya,Laskar Ranggonang Kalahkan Persikup 2-0 

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    FEBRI Setiadi Hamzah  berhasil menyumbang gol untuk Muba United. Tepatnya dalam laga uji coba perdana Muba United hadapi Persikup Kulon Progo di Lapangan Margosari, Pengasih, Yogyakarta, Minggu (21/7/2019). Febri Setiadi Hamzah mantan pemain Arema FC (2016-2017) ini cetak gol lewat heading pada menit 50. Sebelumnya pemain kelahiran, 3 Februari 1984 ini memanfaatkan umpan lambung dari sepakan […]

  • Perkembangan Kasus Paska Idul Fitri Harus Menjadi Pembelajaran Memperbaiki Penanganan Pandemi, Kasus Covid Sekarang Meningkat

    Perkembangan Kasus Paska Idul Fitri Harus Menjadi Pembelajaran Memperbaiki Penanganan Pandemi, Kasus Covid Sekarang Meningkat

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    PERBANDINGAN perkembangan penanganan pandemi tahun 2020 dan 2021 harus menjadi pembelajaran. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan beberapa hal yang dapat dipetik sebagai pembelajaran untuk memilah hal-hal yang perlu dihindari dan ditingkatkan. Serta inovasi dan intervensi kebijakan yang akan diterapkan termasuk peningkatan kualitas SDM menjadi modal yang kuat memperbaiki penanganan pandemi. Pembelajaran […]

expand_less
WordPress Archive Restoca – Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Restorja – Restaurant & Food Elementor Template Kit Restrict Content By Token For Walogin (WordPress & WooCommerce) Restrict Content for Elementor Restrict Content Pro Restrict Content Pro ActiveCampaign Restrict Content Pro AWeber Pro Restrict Content Pro ConvertKit Restrict Content Pro Custom Redirects Restrict Content Pro Drip Content