Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Lentera Merilis Aplikasinya dengan Mengadakan Diskusi Literasi “Buku Cetak vs Buku Digital: Membangun Ekosistem Literasi yang Kolaboratif dan Multifaset”

Lentera Merilis Aplikasinya dengan Mengadakan Diskusi Literasi “Buku Cetak vs Buku Digital: Membangun Ekosistem Literasi yang Kolaboratif dan Multifaset”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
  • visibility 800
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lentera App meluncurkan aplikasi perpustakaan digitalnya di Indonesia International Book Fair, dengan menggelar diskusi tentang kolaborasi buku digital dan cetak dalam literasi. CEO Lentera, Annastasia Puspaningtyas, menekankan pentingnya modernisasi literasi tanpa mengancam penerbitan cetak, serta berperan sebagai agen sastra untuk penulis dan penerbit. Selain itu, Lentera aktif mendukung pertumbuhan minat baca masyarakat Indonesia.

 

Sumselterkini.co.id, [vritimes],  – Di era di mana teknologi digital terus berkembang pesat, pertanyaan tentang peran buku digital dalam dunia literasi menjadi topik yang sangat hangat. Banyak pihak yang menuding kehadiran buku digital membunuh eksistensi buku cetak, mematikan industri penerbitan karena penulis dapat langsung memasarkan karyanya, hingga mematikan aliran royalti bagi penulis dan penerbit karena buku digital sangat rentan untuk disebarkan secara ilegal. Namun, benarkah demikian? Bila industri kreatif lainnya seperti industri film dan musik bisa bersinergi antara pelaku usaha dan platform digital, mengapa tidak demikian bagi industri literasi?

Menjawab pertanyaan yang menjadi keresahan banyak pelaku literasi ini, Lentera App mengadakan kegiatan bincang-bincang dengan mengangkat tema “Buku Cetak vs Buku Digital: Membangun Ekosistem Literasi yang Kolaboratif dan Multifaset”, pada momen peluncuran aplikasinya yang diadakan pada 27 September 2023, di ajang Indonesia International Book Fair di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Tangerang. Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah narasumber ternama dari berbagai bidang, yaitu, John H. McGlynn selaku Direktur Penerbit Yayasan Lontar, Gol A Gong selaku Duta Baca Indonesia, Reynald selaku Inisiator Komunitas Book Clan, dan Annastasia Puspaningtyas selaku Founder & CEO Lentera. Acara diskusi akan dimoderatori oleh Feby Indirani selaku Penulis dan Jurnalis.

Annastasia Puspaningtyas, CEO dan Founder Lentera mengatakan, “Dengan bangga, Lentera meluncurkan aplikasi Lentera App, sebuah aplikasi perpustakaan digital yang juga berfungsi sebagai digital book marketplace bagi pelaku industri literasi, khususnya di Indonesia. Saya berharap kehadiran Lentera App dapat membawa angin segar pembaruan dan dapat dimanfaatkan sebagai wadah/platform untuk memasarkan karya literasi ke seluruh pelosok Indonesia maupun ke dunia internasional. Lentera App hadir untuk memberikan solusi modern bagi dunia literasi, bukan sebagai ancaman bagi industri penerbitan cetak. Sebagai buktinya, kami pun merangkul beberapa penerbit cetak untuk berkolaborasi bersama Lentera App. Kami pun mengadakan kegiatan bincang-bincang pada hari peluncuran kami, untuk menjembatani jurang yang selama ini memisahkan antara pelaku industri buku cetak dan buku digital.”

John H. McGlynn, Direktur Penerbit Yayasan Lontar yang menaungi tiga penerbitan cetak, turut menyampaikan, “Buku cetak adalah warisan berharga yang telah melahirkan banyak generasi penikmat literasi, termasuk karya sastra di Indonesia. Namun, kita juga tidak boleh menutup mata terhadap perubahan zaman saat ini. Kehadiran buku digital menjadi sebuah bentuk kemajuan menuju inklusi literasi yang lebih luas dalam dunia modern. Dengan adanya kolaborasi yang tepat, saya percaya bahwa seluruh ekosistem penerbit, terutama penerbit cetak, tetap dapat bertahan.”

Sebagai pegiat literasi, Gol A Gong, Duta Baca Indonesia periode masa bakti 2021-2025, telah melakukan safari literasi ke berbagai wilayah di Indonesia, dan telah melihat secara langsung bagaimana tingkat literasi masyarakat setempat. “Tingkat literasi masyarakat Indonesia memang masih belum merata, terutama karena sulitnya akses untuk mendapatkan buku-buku bermutu. Semoga kehadiran Lentera App dapat sedikit banyak membantu pemerataan akses buku-buku bermutu. Dengan demikian, tingkat literasi masyarakat Indonesia bisa semakin tinggi dan merata.”

Reynald, Inisiator Komunitas Book Clan, komunitas membaca bareng yang mayoritas anggotanya adalah generasi Z, berpendapat bahwa buku digital lebih mudah diterima oleh generasi muda dibandingkan dengan generasi senior, karena kemudahan akses yang ditawarkan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Ia menambahkan, “Kehadiran buku digital memang cukup digandrungi oleh para generasi muda, mengingat akses membaca yang lebih simpel dan juga lebih ramah lingkungan. Namun tidak jarang, teman-teman komunitas yang sudah membaca buku versi digital, juga membeli versi cetaknya karena ingin dijadikan koleksi. Kehadiran dua format yang berbeda ini membawa warna tersendiri bagi pecinta literasi generasi muda, dan saya percaya setiap format memiliki pasarnya masing-masing.”

About Lentera App
Lentera, Lebih dari Sekadar Platform Buku Digital Selain hadir sebagai perpustakaan digital dan digital book marketplace, melalui produknya, Lentera App, Lentera juga hadir sebagai Literary Agent yang membantu penulis dan penerbit memasarkan hak ekonomi kekayaan intelektualnya ke dalam bentuk lain, semisal film, lagu, audio book, atau penerbitan dalam bahasa asing lainnya baik dalam bentuk cetak maupun digital. Lentera dapat diakses di seluruh dunia, dan juga menjalin kerja sama dengan penerbit manca negara. Lentera juga berkomitmen untuk memberdayakan komunitas-komunitas Literasi di Indonesia, sebagai kepeduliannya untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk nyatanya, Lentera akan menyuguhkan berbagai kegiatan diskusi Literasi selama ajang Indonesia International Book Fair, pada tanggal 27 September hingga 1 Oktober 2023 2023. Hadir di booth 88A, berikut berbagai kegiatan literasi yang diadakan oleh Lentera: 1. Diskusi “Berkumpul dengan Buku: Membangun Komunitas Membaca yang Kuat” bersama Reynald, Inisiator Komunitas BookClan, pada tanggal 27 September 2023. 2. Diskusi “Membangun Jejak Digital sebagai Penulis dengan SEO” bersama Jeffry Thurana, SEO Content Writer, pada tanggal 28 September 2023. 3. Diskusi “Menulis Untuk Pertumbuhan Pribadi” bersama Magdalena I. Ovi, Penulis, pada tanggal 29 September 2023. 4. Diskusi “Dari Halaman ke Layar: Strategi Mengadaptasi Naskah” bersama Ana Maryam, Penulis & Screenwriter, pada tanggal 30 September 2023. 5. Diskusi “Merawat Sastra, Menghidupkan Literasi” bersama Hasan Aspahani, Penulis & Penyair, pada tanggal 30 September 2023. 6. Diskusi “Menemukan Suara Penulis” bersama Lola Silaban, Penulis, pada tanggal 1 Oktober 2023. 7. Diskusi “Membangun Literasi Lokal” bersama Hudan Nur, Penulis dan Duta Baca Banjarbaru, pada tanggal 1 Oktober 2023. Keseluruhan kegiatan diskusi tersebut dapat juga dinikmati secara streaming melalui Instagram Live, TikTok Live dan YouTube Live di akun media sosial Lentera, agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati diskusi tersebut.
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 350 Unit Rumah Tak Layak Huni di Palembang Dibantu Teknologi Ferosemen, Begini Asa Harnojoyo

    350 Unit Rumah Tak Layak Huni di Palembang Dibantu Teknologi Ferosemen, Begini Asa Harnojoyo

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    SEBANYAK 350 unit rumah tak layak huni di Palembang mendapat bantuan dari Balai Pelaksana Penyedian Perumahan Sumatera V dengan menggunakan Teknologi Ferosemen. Pembukaan On Job Training (OJT) BSPS Teknologi Ferosemen  dilaksanakan di  Jalan. Sultan Mansyur Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat Satu oleh Balai Pelaksana Penyedian Perumahan Sumatera V dan dihadiri Walikota Palembang Harnojoyo, Senin […]

  • Inilah Kronologi Penusukan  Wiranto

    Inilah Kronologi Penusukan Wiranto

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Menkopolhukam Wiranto diserang menggunakan kunai atau senjata lempar ninja, saat tiba di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Akibat serangan itu Wiranto mengalami luka di bagian perut dan langsung dirawat di UGD RSUD Pandeglang. Wiranto tiba di Alun-alun Menes, Pandeglang, untuk menuju helikopter kembali kek Jakarta usai menghadiri acara di Universitas Mathlaul Anwar, Menes melansir […]

  • TEKNOLOGI PERBANKAN : QRIS Indonesia Antarnegara, UMKM & Perbankan Tembus Jepang

    TEKNOLOGI PERBANKAN : QRIS Indonesia Antarnegara, UMKM & Perbankan Tembus Jepang

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    MISALNYA di Shibuya, Jepang, seorang turis terkejut saat dompet digitalnya tiba-tiba menampilkan notifikasi “Transaksi berhasil!”. Rupanya, transaksi itu diterima oleh bu Jumi, pedagang kue klepon dari Jakabaring. Inilah QRIS Indonesia antarnegara, membuka peluang UMKM dan perbankan untuk beroperasi lintas negara. Di balik notifikasi itu, tersimpan inovasi sistem keamanan digital, strategi perbankan, dan cara unik UMKM […]

  • Lagi, Atlet Muda Muba Berprestasi, Siapa Saja ?

    Lagi, Atlet Muda Muba Berprestasi, Siapa Saja ?

    • calendar_month Minggu, 9 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  – Atlet tenis binaan binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Muba kembali merebut juara di tingkat nasional, Minggu (9/12/2018) atlet tenis laki-laki PPLPD Muba atas nama Jones Pratama berhasil mendapatkan juara 1 dan atlet tenis perempuan Indah Septiana Putri berhasil meraih juara II pada ajang Junior Master Nasional U-16 di Lapangan […]

  • HUT Palembang 1342, Bangun Kebersamaan Lewat Peluh

    HUT Palembang 1342, Bangun Kebersamaan Lewat Peluh

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada pepatah lama yang berbunyi “Ikan mulai bau dari kepalanya”. Tapi dalam konteks Palembang, kita harus bikin versi baru “Kemeriahan kota harus dimulai dari ujung gang, bukan cuma dari ruang rapat Parameswara”. Wali Kota Palembang, Pak Ratu Dewa, katanya mau gelar lomba olahraga buat memeriahkan HUT Palembang ke-1342. Nah, ini ide bagus. Tapi, […]

  • Gelumbang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke- XXXVII Muara Enim, Asisten III Ingatkan Tetap Terapkan Protokes 5M & Peserta Tunjukan Rapid Tes

    Gelumbang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke- XXXVII Muara Enim, Asisten III Ingatkan Tetap Terapkan Protokes 5M & Peserta Tunjukan Rapid Tes

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.579
    • 0Komentar

    ASISTEN III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Muara Enim Maryana mengingatkan suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII (37) Tingkat Kabupaten Muara Enim dilaksanakan di Kecamatan Gelumbang pada tanggal 4 – 10 April 2021 harus tetap menerapkan protokel kesehatan [protokes] 5 M [(Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas dan interaksi]. Meskipun, menurutnya MTQ […]

expand_less
WordPress Archive Restoca – Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Restorja – Restaurant & Food Elementor Template Kit Restrict Content By Token For Walogin (WordPress & WooCommerce) Restrict Content for Elementor Restrict Content Pro Restrict Content Pro ActiveCampaign Restrict Content Pro AWeber Pro Restrict Content Pro ConvertKit Restrict Content Pro Custom Redirects Restrict Content Pro Drip Content