Pendidikan

HMI LK II Nasional Palembang, Sumsel Siap Libatkan UMKM

ist

PALEMBANG  bersiap menjadi pusat pertemuan ratusan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah dalam Intermediate Training Raya (LK II) Tingkat Nasional yang digelar 11–18 Juni 2026 di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Di balik agenda kaderisasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan skema pelibatan UMKM lokal sebagai bagian dari upaya menggerakkan perputaran ekonomi daerah.

Rencana itu ditegaskan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang saat menerima audiensi Pengurus HMI Cabang Palembang di ruang kerjanya, Selasa (26/05/2026). Ia menyebut setiap kegiatan berskala nasional di Sumsel harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya berhenti pada agenda seremonial organisasi.

“Pemprov Sumsel sangat terbuka dengan kegiatan dari teman-teman HMI. Kegiatan berskala nasional seperti ini kami harapkan dapat menggerakkan UMKM lokal di Palembang,” ujar Cik Ujang.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa Pemprov tidak hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tetapi juga mendorong agar event besar seperti LK II berdampak langsung pada sektor ekonomi mikro, mulai dari kuliner, transportasi, hingga usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

Cik Ujang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam membangun daerah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci agar setiap agenda tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga produktif bagi masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita semua di Sumsel ini tetap kompak dan bersatu. Perlu adanya persamaan persepsi dalam membangun daerah agar bisa saling berkolaborasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Palembang, Bayu Pratama, mengatakan LK II merupakan jenjang kaderisasi formal lanjutan yang dilaksanakan sesuai AD/ART organisasi.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan dipusatkan di JSC dan diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini agenda kaderisasi nasional, dan Palembang menjadi tuan rumah pelaksanaannya,” ujar Bayu.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang penguatan intelektual kader, tetapi juga menjadi momentum perputaran ekonomi lokal yang melibatkan UMKM Palembang secara langsung selama kegiatan berlangsung. (***)

To Top