Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Bangun Ekosistem Inklusi, dari Gebyar Portadin hingga Senyum Anak Istimewa

Bangun Ekosistem Inklusi, dari Gebyar Portadin hingga Senyum Anak Istimewa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 731
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GEBYAR Portadin di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial akhir pekan lalu, menjadi momen penting untuk membangun ekosistem inklusi pendidikan dan peluang usaha bagi penyandang disabilitas. Acara ini menunjukkan betapa pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah serta memberi kesempatan  anak-anak disabilitas untuk berkembang.

Gebyar ini bukan sekadar perayaan biasa, tapi perwujudan nyata dari cita-cita luhur membangun ekosistem inklusi pendidikan dan peluang usaha berbasis disabilitas.

Fatma Saifullah Yusuf, Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, hadir sebagai keynote speaker, menyuarakan harapan besar agar inklusi tak cuma jadi jargon manis, tapi benar-benar dirasakan anak-anak disabilitas di seluruh Indonesia.

Membangun ekosistem inklusi ibarat merawat tanaman langka di taman yang penuh duri. Butuh kesabaran ekstra, perawatan khusus, dan tentu, cinta yang tak pernah putus.

Fatma menegaskan, inklusi bukan sekadar mengizinkan anak-anak disabilitas masuk ke sekolah, seperti memberi kunci rumah tanpa memastikan pintunya bisa dibuka. Tapi menciptakan lingkungan yang ramah, kurikulum yang cocok, serta guru yang mengerti cara mendampingi. Karena “Sekolah itu bukan hanya bangunan, tapi rumah kedua bagi anak-anak yang ingin tumbuh dan berkembang”

Dalam kesempatan itu, Fatma juga menyoroti sisi pemberdayaan ekonomi, dia bilang, peluang usaha bagi penyandang disabilitas ibarat “benih emas” yang bisa tumbuh subur, jika dipupuk dengan modal, pelatihan, dan jaringan yang tepat.

Contohnya, program dukungan UMKM disabilitas dari Kemensos yang membuka akses modal dan pelatihan fisik, menjadi jembatan penghubung dari mimpi jadi kenyataan.

Seperti kata pepatah lama, “Beri orang ikan, dia makan sehari. Ajari orang memancing, dia makan seumur hidup.” Nah, di sini Kemensos sedang mengajarkan memancing   bukan cuma kasih ikan.

Acara ini semakin hidup dengan keceriaan anak-anak disabilitas yang menari Tari Indang dan Ondel-Ondel. Ada Selvi Sarinah, penyandang disabilitas intelektual, dengan sumringah tampil menari ondel-ondel, menunjukkan bahwa kebahagiaan itu tak mengenal batas.

Di tengah celoteh polos dan tawa mereka, kita diajak menyadari bahwa anak-anak ini bukan ‘orang luar biasa’, tapi ‘orang biasa dengan keistimewaan luar biasa’. Mereka mengajarkan kita arti kegigihan, keikhlasan, dan kebahagiaan sederhana.

Gebyar Portadin juga seperti pasar rakyat mini, dengan 31 sentra UMKM menawarkan produk handmade mulai dari aksesoris hingga makanan. Ini bukti nyata bahwa disabilitas bukan penghalang, melainkan peluang. Seperti lampu kecil di tengah malam, mereka menerangi jalan dengan kreativitas dan semangat yang membara.

Namun, dibalik keceriaan itu tersimpan pesan moral yang dalam, dukungan dari keluarga dan masyarakat adalah kunci utama.

Fatma mengapresiasi orang tua yang ibarat benteng kuat, menahan badai kesulitan dengan cinta yang tak tergoyahkan.

“Memiliki anak istimewa butuh kekuatan fisik, kesabaran, dan keteguhan hati,” ujarnya.

Memang, seperti kata bijak, “Orang tua adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang senantiasa berjuang tanpa pamrih”

Gebyar Portadin menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu mewujudkan mimpi inklusi. Di sini, semua elemen bersatu membangun taman bunga inklusi, di mana setiap anak berhak tumbuh dan mekar sesuai warna dan bentuknya masing-masing.

Lucunya, Fatma bahkan ikut menari Maumere di akhir acara, membuktikan bahwa semangat inklusi itu memang harus dibawa dengan hati riang dan tawa lepas.

Membangun ekosistem inklusi pendidikan dan peluang usaha berbasis disabilitas bukanlah pekerjaan mudah, tapi jelas bukan hal yang mustahil. Dengan cinta, kerja sama, dan komitmen, kita bisa menjadikan Indonesia tempat di mana setiap anak, apapun kondisinya, punya kesempatan yang sama untuk bersinar. Seperti peribahasa, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” mari kita bawa misi ini bersama dengan senyum, tawa, dan hati yang penuh harapan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Bank Indonesia Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Capaian Inflasi Sumsel

    Gubernur Bank Indonesia Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Capaian Inflasi Sumsel

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Capaian inflasi Sumsel yang mencapai titik terendah sejak 3 bulan terakhir (2018) serta pertumbuhan ekonomi Sumsel yang mencapai 6,1% (lebih tinggi dari nasional) menuai pujian Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Ungkapan tersebut disampaikannya saat menghadiri upacara serah terima jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel yang baru Yunita Resmisari, di Gedung […]

  • Danrem Gapo Silaturahmi Dengan Forkopinda,  Walikota Palembang Minta Warga Tetap Terapkan Prokes Ketat

    Danrem Gapo Silaturahmi Dengan Forkopinda, Walikota Palembang Minta Warga Tetap Terapkan Prokes Ketat

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

      KOMANDAN Korem 044/Gapo Brigjen TNI Naudi Nurdika S.I.P., S.Sos., M Tr (Han) melaksanakan Silaturahmi dan Ramah Tamah dengan Walikota dan Forkopimda Palembang bertempat di Rumah Dinas Walikota Palembang Jalan Tasik Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil, Kemaren. Kegiatan ini merupakan kunjungan dalam rangka meningkatkan Komunikasi Sosial antar pejabat dilingkungan wilayah Teritorial Korem 044/Gapo serta […]

  • Peringati Hari Air Dunia, Ajak Masyarakat Sumsel Buat Kegiatan Nyata

    Peringati Hari Air Dunia, Ajak Masyarakat Sumsel Buat Kegiatan Nyata

    • calendar_month Kamis, 22 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Usaha pengembangan dan pengelolaan SDA secara terpadu berwawasan lingkungan dengan cara konservasi SDA.

  • TAWA TAPI TAHU : “Kacamata Progresif: Solusi Mata Rabun, Biar Nggak Lagi Meraba-raba Muka Orang di Mall”

    TAWA TAPI TAHU : “Kacamata Progresif: Solusi Mata Rabun, Biar Nggak Lagi Meraba-raba Muka Orang di Mall”

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.346
    • 0Komentar

    KACAMATA progresif itu ibarat jalan tol tiga jalur, tapi buat mata, jalur atas buat lihat jauh, jalur tengah buat lihat jarak menengah, dan jalur bawah buat baca dekat. Jadi kalau kamu lagi di mall, kamu bisa lihat spanduk diskon 70% di lantai 2, nyari eskalator di lantai 1, dan baca harga kaos di rak depan […]

  • Si Jago Merah Ngebet Ngontrak, Warga Kompak Usir Bareng-bareng!

    Si Jago Merah Ngebet Ngontrak, Warga Kompak Usir Bareng-bareng!

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau api bisa ngomong, mungkin dia bakal bilang, “Aku cuma numpang lewat, jangan galak-galak amat, dong!”. Tapi sayangnya, si jago merah ini bukan tipe tamu yang tahu aturan. Baru aja lewat jam makan siang, Kamis (tanggal menyesuaikan), di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, dua rumah langsung dilahapnya habis-habisan. […]

  • Hijab, Transportasi & Ketekunan Seorang Maharani: “Bisnis Itu Serius, Tapi Dimulai dengan Mimpi”

    Hijab, Transportasi & Ketekunan Seorang Maharani: “Bisnis Itu Serius, Tapi Dimulai dengan Mimpi”

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.528
    • 0Komentar

    R.A. KARTINI  dulu memperjuangkan hak perempuan lewat tulisan dan pemikiran, kini para Kartini muda era saat ini mewujudkan semangat itu lewat dunia usaha. Mereka tidak lagi sekadar berdiri di balik layar, tapi justru jadi sutradara utama mengatur jalan cerita bisnis dengan tangan sendiri. Salah satunya adalah R Maharani Ayu Diningrum, perempuan muda dari Bekasi yang […]

expand_less
WordPress Archive Petiva – Pet Care and Pet Shop WordPress Theme PetMania – Pet Care Shop Ecommerce WordPress Theme PetMark – Responsive WooCommerce WordPress Theme Petopia – Pet Care Service Elementor Template Kit Petopio - Pet Grooming & Vetenary Elementor Template Kit Petro – Industrial Company WordPress Theme Pets Land | Domestic Animals Shop & Veterinary WP Petshop Storefront WooCommerce Theme Petto – Vetenary Pet Clinic Template Kit Petxon – Pet Care & Pet Shop WordPress Theme